نخستین 173 خط.
Aku terpikir soal strategi untuk menjatuhkan Sisi Siang.
Dan tugas terpenting sebagai bagian dari strategi ini,
kuserahkan padamu.
Akan kujelaskan taktik Sisi Siang.
WASPADA
Seperti yang kalian ketahui, aku menjalankan sebuah rencana.
Aku membuat tiga orang bodoh Sisi Siang membawa 1,91 miliar, seluruh aset kita.
BODOH 1 - BODOH 2 - BODOH 3
Orang-orang bodoh itu adalah pilihanku sendiri.
Aku juga telah memastikan bahwa uangnya hilang.
ATM SISI MALAM
Aku mengira bahwa rencanaku berhasil.
Namun, uang yang dibawa oleh ketiga orang bodoh ini
tak pernah disetor ke ATM Sisi Malam.
Malahan, Sisi Siang menyembunyikannya di suatu tempat.
Kalau begitu bagaimana?
Di permainan ini, setiap transaksi terekam sistem komputer.
Berarti, 1,91 miliar yen ini
pasti ada di dalam rekening kita di ATM di Sisi Siang.
Akiyama memakai ini sebagai dalih
membujuk tiga orang kita ini untuk mengkhianati Sisi Malam.
Tujuannya adalah memindahkan seluruh aset di ATM Sisi Malam
ke ATM Sisi Siang.
Mereka meniru strategi kita?
Benar. Dan dua orang ini dengan lugunya termakan rencana Akiyama.
Inilah yang hendak mereka lakukan.
Pertama, Sisi Siang berencana
menyatukan semua aset di ATM Sisi Malam ke satu rekening.
Lalu, mereka akan menyembunyikan kartu itu di tempat yang sulit ditemukan.
Saat salah satu pengkhianat menyelundup,
dia angkat kartunya ke arah jendela.
Itu sinyal agar Akiyama memberi tahu lokasi kartunya.
DI LUAR ATM SISI MALAM DI BAWAH KARPET
Penyelundup mengambil kartunya,
menarik tunai, dan menyetornya di ATM Sisi Siang.
ATM SISI SIANG
Penyelundup lalu mengembalikan kartu itu ke Akiyama.
Apa pemahamanku benar?
Ya, cocok dengan penjelasan Akiyama.
Itu juga cocok dengan pengakuan Shibayama.
Aku yakin inilah strategi mereka.
Strategi Sisi Siang cukup cerdas.
Aku masih belum yakin bahwa Akiyama berkata jujur.
Berarti, strategi kita masih bisa berjalan tanpa gangguan?
Ya.
Meski demikian, ini semua masih spekulasi.
Mari terus waspada akan kedua skenario itu sambil menyusun rencana.
Mari berpura-pura ikut rencana mereka untuk sementara.
Jadi, kita memindahkan uangnya?
Tentu tidak.
Itu tipuan kita. Kali ini, kita sembunyikan uangnya di sisi kita.
ATM SISI MALAM RUANG INTEROGASI
Kita ikuti langkah awalnya.
Kita tetap mulai dengan menarik aset dari ATM Sisi Malam dan memindahkannya.
Namun, alih-alih menyetornya di ATM di Sisi Siang, tetap lanjut
ke arah ruang interogasi.
Sembunyikan uangnya di koridor kita.
Setelah masuk ke ruang interogasi, berpura-puralah mengikuti rencananya
dan kembalikan kartunya.
Setelah interogasinya usai,
pindahkan aset yang disembunyikan ke ruangan ini.
Misi berhasil.
Apa rencana ini berhasil?
Jika gagal,
berarti Akiyama berpura-pura soal menyembunyikan 1,91 miliar yen itu.
Benar juga…
Tapi sulit memastikan apa Akiyama berbohong.
Ada caranya.
Jika Akiyama berpura-pura, dia akan mengakui kebenarannya.
"Aku menyimpan 1,91 miliar itu di ATM di Sisi Malam."
Kenapa dia akan mengaku?
Uangnya memang dipindahkan, tapi kita masih saling bergantung.
Paling tidak, begitu pikir Sisi Siang.
Mereka masih butuh kita memindahkan 1,91 miliar agar mereka menang.
Karena itu,
pasti dia akan meminta salah satu dari kalian memindahkan uang lagi.
Jika ya, itu tandanya kita telah menang.
Kemenangan besar kita jadi jelas.
Seperti rencana awal, kita kalah telak dari rekening penampungan,
dan meninggalkan permainan dengan mengantongi uang.
Kalian akan membohongi Akiyama dan mengatakan bersedia memindahkan lagi,
tapi itulah terakhir kalinya dia berhadapan dengan kalian bertiga.
Dia tak bisa memindahkan barang tanpa penyelundup.
Sisi Siang hanya bisa melihat diri mereka menuju keterpurukan.
Bagaimana jika kita tak diminta memindahkan uangnya?
Berarti Sisi Siang memang menyembunyikan uang itu.
Tapi karena jumlah uang yang kita sembunyikan hampir sama,
kita akan menemui jalan buntu.
ESTIMASI YOKOYA SOAL DISTRIBUSI UANG
Tapi kita membuat Sisi Siang mengira bahwa total aset mereka melebihi kita.
ESTIMASI AKIYAMA SOAL DISTRIBUSI UANG
Poin ini penting.
Tujuan Sisi Siang adalah kalah dengan keuntungan.
Mereka ingin meningkatkan aset rekening penampungan Sisi Malam.
Dengan itu sebagai keuntungan kita, mari tingkatkan angka kita.
Kita akan menang telak di akhir permainan.
Kita memang takkan kalah dan meraup untung,
tapi kalian bisa menutup utang kalian sambil maju ke tahap berikutnya.
Bagus!
Untunglah.
Jadi, Akagi. Keberhasilan rencana ini bergantung padamu.
Aku mau kau jadi penyelundup berikutnya.
Kau akan membawa kembali
uang yang Akiyama serahkan padamu.
Jika berhasil, kuhapus penaltimu dari Permainan Pengakuan,
dan bahkan memberimu 100 poin kesetiaan.
Seratus poin kesetiaan?
Itulah bobot tanggung jawabmu.
Tuntaskan misi ini,
dan kita akan menang.
Aku bisa melakukannya… Untuk menyelamatkan diri!
SISI SIANG
Si bandana penyelundup berikutnya.
Jadi? Kau mau pergi?
Saat giliranku tiba, kutunjukkan kartuku ke jendela.
Dari sinyalku,
dia akan memberi tahu lokasi kartunya.
Apa?
Kenapa berlama-lama? Pergi sana.
Tapi… Dia tak membalas tandaku.
Apa?
Akiyama… tak memberi tahu lokasi kartunya.
Bagaimana ini?
Jaga pandanganmu.
Jangan buat dia tahu bahwa kau berbicara dengan kami.
Baik.
Tunjukkan kembali kartumu.
-Ya. -Jika dia masih tak bereaksi,
bisa jadi dia menguji kita.
Menguji kita?
Akiyama pasti berwaspada
karena bisa jadi Akagi berpindah sisi lagi.
Dia melawan ekspektasi kita untuk melihat reaksi kita.
Dengan tak memberi tahu lokasi kartunya?
Ya. Jika Akagi panik, menghadap ke arahku, dan mulai berisik,
atau tak jadi menyelundup,
maka sama saja dengan membeberkan soal dirinya.
Pergilah ke ruang interogasi sekarang.
Baik.
Jika Akiyama datang, tanya ini padanya:
"Kenapa kau tak memberi tahu lokasi kartunya?"
Merepotkan.
Kau dari mana, Nearco?
Rupanya salah satu pengeras suara dari Sisi Siang malafungsi.
Untungnya, pengeras suara yang lain beroperasi seperti biasa.
Gangguan ini takkan menghalangi permainan.
Lagi pula, bangunan ini memang akan diruntuhkan.
Kondisinya sudah tak baik.
Ada apa?
Tidak… Ada perkembangan menarik
saat kau pergi.
Oh, ya? Mari kita lihat…
AKHIR RONDE 29 - REKENING PENAMPUNGAN
1.669.400.000 YEN 1.751.670.000 YEN
Hei, bagaimana?
Jangan bilang kau beberkan strategi kita.
Lepaskan aku.
Pak Yokoya.
Kecurigaan Akiyama pada kita membuatnya lebih waspada.
Begitukah?
Namun, tampaknya dia tak memiliki bukti.
Tampaknya dia sendiri pun punya banyak pertanyaan.
Dia menginterogasiku.
Berarti, maksudmu…
Dia bertanya, "Kenapa Yokoya memercayakan kartunya pada penyelundup?"
Begitukah?
Di permainan ini, strategi sejelas apa pun tak ada artinya
jika kartu ATM-nya jatuh ke genggaman tim lawan.
Jika satu sisi memegang kartu kedua negara,
sisi itu bisa menyatukan seluruh asetnya ke satu rekening
dan menyapu bersih seluruh kemenangan.
Katanya, kau selalu berhati-hati,
jadi kenapa kau memercayakan kartu ini padaku?
No comments yet. Be the first to leave one.