ആദ്യത്തെ 200 വരികൾ.
Sub by ®VIU Running Man Episode 515
"Di sebuah gedung terpencil"
Ini penjara.
Tempat apa ini?
Astaga, itu penjara.
"Kebijaksanaan datang seiring pertambahan usia."
Aku dipenjara berulang kali setelah menjadi selebritas.
Aku tahu. Aku terlalu sering memakai seragam penjara ini.
Kita baru saja tiba, tapi disuruh masuk.
Kita akan masuk ke sana?
Masuklah, Tahanan.
Begini...
Seok Jin sedang buang air besar.
"Seok Jin sedang buang air besar"
Apa dia mencoba membuka toilet dan melarikan diri lagi?
- Tapi ini bagus. - Astaga, aku di penjara lagi.
Apa ini?
Kurasa kita harus memecahkan kombinasi gembok untuk keluar.
- Ruang pelarian. - Ada yang datang.
- Ini permainan melarikan diri. - Ini ruang pelarian.
Coba kulihat.
- Apa ini? - Ini bagus.
Ada seragam penjara tambahan.
Aku yakin akan ada orang lain.
Ada lebih banyak seragam.
"Menghela napas"
"Dia bersiap tidur seolah-olah ada di rumah"
So Min merencanakan sesuatu setibanya di sini.
Bukankah hanya kepala sel yang boleh tidur?
Inikah yang akan kita lakukan?
Bolehkah kita berbaring seperti itu?
"Apa ini kali pertamamu di sel penjara?"
Bisakah kalian bergegas, Berandal?
Ini tampak menyenangkan. Aku suka sesuatu seperti ini.
Kamu bawahan di sini karena terlambat, Seok Jin.
Lihat.
"Kebijaksanaan datang seiring pertambahan usia."
Seok Jin, waktu datang seiring pertambahan usia.
Bukankah "Penyakit datang seiring pertambahan usia"?
Mata rabun dekat.
Jika kamu membutuhkan kebijaksanaan, datanglah kepadaku.
Kurasa ada penjahat kelas teri di sini.
Aku tahu.
Aku bisa melihat beberapa.
Aku yakin kamu penjahat kelas teri.
Aku bukan penjahat kelas teri. Aku...
Begitu rupanya. Kamu penjahat ekonomi.
Apa dia penjahat kerah putih?
- Itu terdengar sempurna untuknya. - Ada kesalahpahaman.
Aku terpaksa datang ke sini
- Kamu penjahat ekonomi? - karena kesalahpahaman.
Sayang sekali.
Kamu tahu dia penjudi, bukan?
- Apa? - Dia penjudi.
- Benar juga. - Dia penjudi.
- Seorang penjudi. - Aku tidak keberatan dengan itu.
Dia anggota geng.
Dan dia bawahannya.
- Aku pengikutnya. - Anak buahnya.
- "Anak buah"? - Gangster dan anak buahnya.
Jika kamu tangani dengan baik, aku tidak perlu ke sini.
- Maafkan aku. Itu salahku. - Astaga.
Bagaimana denganmu? Kenapa kamu...
"Itu kejahatan karena nafsu"
Itu kejahatan karena nafsu.
Kejahatan karena nafsu?
Apa kamu wanita?
Itu pernikahan palsu.
Pernikahan palsu?
Dia bilang itu pernikahan palsu.
Kamu ketahuan melakukan perdagangan palsu?
Tidak. Aku dituntut karena membobol rumah.
Membobol rumah?
Kenapa kamu melakukan itu?
- Kenapa? - Kenapa?
- Kenapa? - Kenapa kamu membobol rumah?
Kamu membobol untuk tidur di sana?
- Membobol rumah? - Kulakukan untuk mencuri sesuatu.
Aku tidak tahu. Dia membobol rumah.
Kenapa kamu membobol rumah?
Aku penipu real estat.
Aku tidak bertanya.
- Masalahnya... - Bagaimana denganmu, 2365?
Sepertinya aku tidak bisa bicara dengan kalian.
- Ini seperti... - Dia penjahat kelas teri.
Ini tentang masalah sosial
dan internasional yang sensitif.
Itu konyol.
Ada kaitannya dengan perdagangan
- dan semacamnya. - Perdagangan?
Kurasa kamu melakukan perbuatan baik.
- Itukah alasanmu di sini? - Masalahnya...
Ini soal transaksi perdagangan antarnegara...
Kamu tahu hal seperti itu?
Jadi, kamu pencopet.
- Pencopet? - Aku bukan pencopet.
Aku yakin dia memang seperti itu.
Pria seperti dia biasanya dipukuli di film.
"Mari kita habisi dia!"
- Lalu dia menangis. - Kamu tahu sesuatu tentang WTO?
Omong-omong, kenapa kita terkurung di sini?
"Para tahanan terkurung di sini tanpa tahu alasannya"
Apa?
- Ada yang datang. - Siapa itu?
Diamlah.
Dia sipir.
"Seorang sipir muncul"
Penjaga penjara?
- Dia penjaga. - Dia sipir.
- Apa? - Dia adalah...
- Astaga. - Dia penjaga.
Jae Seok, dia komedian juniorku.
- Diamlah. - Apa?
Kamu kemari bukan untuk bermain.
Katanya Se Chan tidak bisa membuat gambar besar.
Benar.
Benar juga. Itu dia.
- Itukah dia? - Itu orangnya.
- Itu Gyu Jin. - Diam!
- Gyu Jin. - Benar.
"Se Chan dan Gyu Jin tampil bersama di 'Comedy Big League'"
"Kamu tidak bisa membuat gambaran besar"
"Dia memberi tahu Se Chan kebenaran yang pahit"
"Acara ragam akhir pekan tidak main-main"
"Kamu tampak malu"
Diamlah.
Se Chan yang tidak bisa membuat gambaran besar harus lebih awas.
- Aku? - Hati-hati.
Baik. Aku akan berhati-hati.
Kamu bilang pada Se Chan dia tidak bisa membuat gambaran besar.
- Ya, benar. - Benar.
"Ya, benar." Dia terdengar sopan kepada Jae Seok.
- Bukankah itu dari naskah? - Dia sedang diwawancara.
Kamu merasa gugup di dekat Jae Seok?
Bolehkah aku berhenti memainkan peranku di sini?
Tidak boleh.
Dia butuh wawancara. Kamu harus dengannya.
Aku akan terus memerankan karakterku.
Bagaimana kamu menggambarkan Se Chan?
Dia selalu bertanya apa aku sudah makan tiap kali kami bertemu.
Dia menawarkan ide bagus saat kami menyusun sketsa.
Dia sangat baik.
Bagaimana sebagai seniormu?
Kurasa tidak ada yang bisa kupelajari darinya.
"Tidak ada yang bisa kupelajari darinya"
- Kalau begitu... - Permisi, Sipir!
Lupakan semuanya. Apa pendapatmu tentang dia
dari sudut pandang penonton Running Man?
Sebagai penonton Running Man...
Untuk para anggota "Comedy Big League", Se Chan
- hampir seperti Jae Seok. - Sungguh?
- Ya. - Hei.
Jangan bilang... Maksudku, Sipir.
- Benarkah kamu bersikap begitu? - Tidak.
Dia sangat berkuasa atas kami.
- Sungguh? - Ya.
Sebenarnya, dia sangat berpengalaman.
Dia senior lama mereka.
Tapi melihatnya di Running Man,
dia hampir sama sepertiku.
Dia hampir sama sepertiku.
"Komedian junior Se Chan menyadari dia ikan besar di kolam kecil"
Hei, kamu merencanakan semua ini?
Penjaga itu berusaha menginjak-injakku.
Maksudku, sama sepertiku,
- Tentu. - aku melihat rasa gugup di matanya.
"Gyu Jin tidak gugup berkat Se Chan"
- Aku khawatir. - Omong-omong, Sipir.
- Ya? - Adakah kiat
tentang bagaimana kami harus bersikap di sini?
Tentu saja, kalian harus akur.
- Saat orang baru tiba, - Ya.
kalian harus memberi mereka pakaian dalam keranjang ini.
- Kami beri mereka seragam? - Pantas ada kamar ganti.
- Beri mereka seragam, - Ya.
- dan beri tahu mereka, ya? - Aku mengerti.
Orang baru, masuklah jika sudah siap.
- Siapa mereka? - Mereka sudah datang?
- Siapa mereka? - Apa mereka langsung masuk?
- Astaga. - Siapa mereka?
- Mereka datang... Apa? - Kudengar aktor...
- Young Min salah satunya. - Siapa?
- Dan Ji Seung Hyun juga. - Mereka...
- Aku tahu mereka. - Ji Seung Hyun.
- Halo. - Astaga.
- Yong Ji, hai. - Halo.
- Astaga. Halo. - Halo.
- Halo. - Astaga. Halo.
Kenapa pengacara datang ke sini?
- Kenapa pengacara berakhir di sini? - Halo.
"Ha Do Kwon, Ji Seung Hyun, Kim Yong Ji, Kim Young Min"
Pertama, silakan perkenalkan diri kalian.
Kamu masih memakai ini padahal "Hot Stove League" sudah lama usai.
"Dia meninggalkan kesan memerankan Kang Doo Ki di 'Hot Stove League'"
"Ha Do Kwon, aktor pendukung yang hebat"
"Aku tampil"
"Di Running Man!"
"Hot Stove League" sudah lama usai. Kenapa kamu masih memakainya?
- Dia pasti menghayati karakternya. - Benar sekali.
Aku masih giat berlatih bisbol.
No comments yet. Be the first to leave one.