The first 200 lines.
Terus maju!
PERKEMAHAN OLAF JALAN KE VINGULMÖRK
Di mana dia?
Hei!
Di mana Olaf?
Ditawan!
Ditawan oleh Forkbeard!
BERDASARKAN SERI VIKINGS KARYA MICHAEL HIRST
Panahku menusuk dahulu.
Kau yang memasak.
Jangan terlalu cepat.
Panahku mengenai jantung.
Kau tak hanya memasak, tetapi kau membawanya.
NORWEGIA, HÅLOGALAND 322 KILOMETER DI UTARA KATTEGAT
Biar kuganti perbannya.
Rasanya sudah sembuh.
Aku yang akan menilainya.
Biar kulihat itu.
Lukanya utup.
Infeksinya hilang.
Sudah kukatakan.
Namun belum pulih betul.
Cukup pulih bagiku untuk pergi ke Kattegat.
Kau yang membalut.
Freydis.
Aku tak bisa tetap di sini.
Aku harus bertemu Forkbeard dan meminta milikku.
Kau berharap dia memberimu Norwegia begitu saja?
Canute berikrar kepadaku.
Ya, tetapi ayahnya tidak begitu.
Forkbeard tak bawa pasukan ke Kattegat untuk lindungi perjanjianmu.
Dia akan paham saat kujelaskan.
Dia memburu Olaf!
Menurutmu kenapa dia tak memburumu?
Lagi pula, kita tak tahu apa-apa tentang kondisi Kattegat
atau yang masih hidup.
Satu alasan lagi untuk kembali.
Aku tak takut Forkbeard.
Mungkin kau harus takut.
Kau lebih suka bagaimana?
Tetap di hutan ini?
Ya.
Atau tempat lain.
Kenapa tak besarkan anak di tempat yang damai alih-alih perang?
Anak-anakku ditakdirkan menjadi penguasa Norwegia,
bukan bersembunyi di hutan!
Anak-anakmu?
Anak-anak kita.
Jika kita diberkati.
Freydis,
aku harus kembali.
Kau tahu ini.
Aku mau kau ikut denganku.
Aku tahu riskan untuk kembali, tetapi aku harus.
Olaf perlu mendapat ganjaran.
Ayo. Kumohon.
Kita harus lanjutkan.
Ibu!
Selamat datang di Kattegat! Bukankah ini hebat?
Menyenangkan.
- Kematian terlalu baik untukmu. - Ayolah, Yang Mulia. Ayo!
Itulah dirimu!
Selamat pagi, Yang Mulia.
Kapal datang membawa kabar dari Denmark.
Raja Canute mengirim kabar. Mereka menang dua pertempuran lawan Wends.
- Ada kabar kepulangannya ke Inggris? - Tidak saat ini.
Dia menyatakan kecemasannya atas keselamatan Anda.
Akan kutulis surat untuknya memastikan keselamatanku,
kukirim denganmu saat kau berlayar.
Suamiku tak akan mencemaskan keamananku
jika tak diberi alasan.
Kuberi dia alasan sebab tugasku menjaga keamanan Anda
dan London saat dia tak ada.
Kudengar gunjingan di kedai bir.
Aku tak mencemaskan gunjingan di kedai bir.
Keamanan kami sempurna.
Para huscarl tak akan izinkan ancaman di sini,
kuyakinkan Canute tentang itu di suratku.
Kenapa kau pergi?
Ratu tak akan mencariku setidaknya satu jam ini.
Hingga Canute kembali dan kudapat restunya,
kita harus rahasiakan kunjungan ini dari Ratu.
Jika dia tahu tentang kita, kau akan diusir.
Aku tak bisa terima.
Kau sungguh cemaskan keselamatan Ratu?
Keselamatan kita semua.
Raja ada di Denmark, Forkbeard di Kattegat.
- Ancaman amat dekat. - Gunjingan di kedai bir.
Tentu tak bisa dipercaya.
Kupercayai semua ancaman.
Saat kau kehilangan segalanya sepertiku,
kau terbiasa bersiap untuk hal terburuk
agar tak akan terjadi lagi.
Biasakanlah itu tentangku.
Itulah diriku.
Itu tak beri banyak ruang bagi kebahagiaan.
- Apa impianmu? - Impian?
Ya. Harapanmu.
Saat menutup matamu,
bagaimana kau melihat kita 20 tahun ke depan?
Kulihat banyak anak.
Mereka akan mendapat cinta murnimu.
Mereka akan tumbuh tanpa rasa takut.
Saat mereka dewasa, kupencar mereka,
punya kerajaan sendiri, di sana mereka makmur.
Kecuali yang sulung.
Dia akan istimewa.
Pejuang hebat, berpendidikan tinggi, dan bijaksana.
Kelak,
dia menjadi raja.
- Raja Inggris? - Ya.
Keluargamu atau keluargaku bukan berdarah biru.
Walau mereka begitu,
dua putra Ratu dengan Æthelred
dan anak-anak Canute
akan membuat impian itu mustahil.
Kau menanyakan impianku.
Kapan impian pernah mustahil?
Kau melihat apa?
Aku...
Kukira kulihat serigala,
tetapi aku salah.
Sungguh?
Hanya karena tak ada di sini, bukan berarti kau tak melihatnya.
Apa kau merasa terancam?
Tidak, hanya,
kaget, terkejut.
Bagus.
Ingat itu.
Kenapa? Apa artinya?
Pertanda yang kaucari dengan susah payah ada di mana-mana, Freydis,
jika saja kau memercayai yang kau lihat dan rasakan.
Aku muak dengan teka-teki tentang masa depan ini.
Kau tak menjawab apa-apa.
Ini tempat yang damai,
tetapi jeritan yang membuatmu lari, tak berhenti
hanya karena kau tak mendengarnya.
Kau baik-baik saja?
Sedang apa kau?
Aku ikut ke Kattegat.
Kursimu bagus untuk acaranya.
Katanya Sweyn Forkbeard akan menggantung Olaf.
Menggantung, tradisi Inggris.
Seharusnya elang darah.
Itu baru eksekusi Viking yang layak.
Namun, banyak cara lama yang mulai lenyap.
Pergilah.
Kau Leif Eriksson, bukan?
Adik Freydis.
Namaku Jorundr.
Mau minum?
Tidak.
Apa kakakmu akan datang untuk eksekusi?
Kau peduli apa?
Masih banyak yang menganggapnya putri terakhir Uppsala.
Aku berpikir dia ingin memastikan tiran Kristen, Olaf Haraldsson,
mendapat ganjaran setimpal.
Dia akan dapat ganjarannya.
Aku paling benci dengan pengkhianat.
Kau, Olaf Haraldsson,
kau pengkhianat.
Tidak.
Canute mengkhianatiku
dan menjanjikan milik sahku kepada adikku!
Aku menggunakan hakku.
Kau tak punya hak.
Norwegia tak pernah jadi milikmu,
tetapi kau buat pasukan diam-diam.
Bersekongkol dengan yang lain untuk merenggutnya dari kerajaan putraku.
Aku harus membunuhmu.
Bunuh aku!
Jangan menceramahiku lagi.
Aku tak berniat membunuhmu.
Aku punya rencana lain.
Tidak!
Canute terjebak dalam pertempuran untuk Denmark, aku harus ikut.
Aku menjadikan cucuku, Svein,
sebagai raja Norwegia.
Svein?
Dia tak akan bertahan sebulan sebelum para jarl membunuhnya.
Tidak akan.
Sebab kau akan melindunginya.
Jika kau pikir aku akan jadi penjaga anak itu
hanya untuk menyelamatkan nyawaku, kau bodoh.
Aku lebih baik mati.
Ya, aku tahu kau begitu.
Makanya bukan nyawamu yang kau selamatkan.
Ayah.
Tunggu!
Magnus!
Ini tawaranku.
Lindungi cucuku, pandu dia menjadi raja,
seorang Viking, pria,
lindungi dia dari semua musuh ibarat dia anakmu,
kulakukan sama dengan putramu.
Jika kau melakukan ini,
aku berjanji bila saatnya tiba,
mahkota Norwegia,
walau tak akan jadi milikmu lagi,
akan jadi miliknya.
No comments yet. Be the first to leave one.