The first 200 lines.
Kau berdiri di hadapan ratu Tujuh Kerajaan
dengan naga Klan Targaryen.
Aku tidak berencana merebutnya!
Apa yang kau inginkan?
Mempelajari jalan Penunggang Naga.
Serta melayani ratuku.
Yang Mulia.
Kau cepat berlutut untuk seseorang yang derajatnya tiba-tiba naik.
Naga ini mendatangiku, bukan sebaliknya.
Aku telah berjuang keras untuk melayani Klan Velaryon.
Aku mungkin seperti rakyat jelata
tapi aku tahu lebih banyak tentang pelayanan.
Jika dewa memanggilku untuk hal lebih besar, aku tak bisa menolak.
Berdiri.
Siapa orang tuamu?
Ibuku pembuat kapal.
Ayahku
bukan orang penting.
Leluhurmu? Ada dari Klan Targaryen?
Kami bukan keluarga yang mencatat silsilah, Yang Mulia.
Siapa namamu?
Addam. Dari Hull.
Kau telah melakukan sesuatu
yang kukira mustahil
Addam dari Hull.
Aku senang dengan itu.
Apa kau bisa membawanya ke Dragonstone?
Bisa kucoba.
Sepanjang hidupku
aku telah berusaha melayani klanku dan kerajaan.
Namun, entah bagaimana, semua itu tak penting.
Kita disingkirkan.
Atau dibenci.
Kau akan punya bekas luka
tapi akan mudah disembunyikan.
Tidak ada yang bersih di sini.
Aku ingin keluar, Ser Rickard.
Keluar?
Kurasa ke Kingswood.
Aku akan meminta pelayan menyiapkan pengiring.
Tidak perlu.
- Kalau begitu, pelayan wanita. - Tidak perlu.
Hanya kau.
Apa hukuman mereka? Dipenggal atau sangkar gagak?
Tembok Besar.
Pemangku murah hati.
Mereka memulai kerusuhan.
Kurasa keadilan telah ditegakkan.
Aku menerima kabar tentang masalah yang sangat penting.
Rumor penampakan naga Seasmoke
dengan seorang penunggang.
Informasi yang bagus.
Kini kau ingin disenangi
dengan menyampaikannya pada Pangeran Aemond.
Sebenarnya, aku ingin meminta nasihatmu, Lord Larys
karena informasi adalah bidangmu.
Berlututlah di hadapan Pemangku Aemond Targaryen.
Namun, ini informasi darimu, Lord Jasper, bukan aku.
Namun, jika menurutmu berharga
mungkin kau bisa menyampaikannya
dan disenangi oleh Aemond.
Kalian akan menukar jubah putih dengan jubah hitam
dan menjalani hidup di Tembok Besar.
Siapa penunggangnya?
Itu kurang jelas.
Namun, pasti Lady Rhaena.
Dia sudah lama menginginkan naga.
Benar, tapi dia sudah mencobanya saat berusia 14 tahun.
Seasmoke hampir melahapnya. Siapa lagi?
Pilihannya memang tidak banyak.
Dari mana kau mendengarnya?
Ajudanku.
Dia mendengarnya dari pengurus kandang kuda
yang mendengarnya dari ayahnya, seorang nelayan
yang rekan kapalnya mengaku melihatnya.
Kau tentu saja boleh menyampaikan berita ini kepada Pemangku
tapi mungkin ini termasuk informasi yang sebaiknya diabaikan.
Ratu tidak terluka.
Bagaimana penunggangnya? Apa kita tahu siapa dia?
Dia pembuat kapal yang kau pekerjakan, Lord Tangan Kanan.
Rakyat jelata?
Mengenai pekerjamu, Lord Corlys
rakyat jelata tidak bisa dibiarkan menangkap naga.
Pencurinya sudah diamankan?
Yang Mulia memerintahkan dia tetap di sini sebagai tamu.
Yang Mulia ingin dia diajari cara menunggang naga
dan aku harus mengajarinya bahasa Valyria Halus.
Kita tak tahu apa pun tentang dia, kecuali dia rakyat jelata.
Bagaimana, Lord Tangan Kanan?
Kita akan menunggu laporan Ratu sebelum memberikan penilaian.
Di mana Ratu?
Yang Mulia mengirim kabar bahwa beliau tidak akan hadir.
Jadi, dia melayanimu dan bukan dirinya sendiri.
Itu beruntung.
Beruntung? Atau ditahbiskan?
Seasmoke memilihnya. Ada darah Targaryen dalam dirinya.
Naga itu pasti merasakannya. Akan ada yang lain.
Kita cari penunggang untuk Vermithor dan Silverwing.
Kau percaya padanya?
Apa pilihanku? Dia punya naga.
Tanpanya, hanya ada Syrax
yang mungkin bisa membuat Aemond ragu.
Pertanyaannya adalah, aku harus mencari ke mana?
Darah Targaryen mungkin terlalu sedikit di Ser Steffon Darklyn.
Jika bisa menemukan yang lain dengan garis keturunan langsung...
Maafkan aku, Yang Mulia.
Namun, kau lebih baik mencari di bawah seprai dan tumpukan kayu.
Aku pernah bekerja di bordil tempat banyak pangeran Targaryen
bersenang-senang.
Setidaknya ada 80 keturunan anak haram mereka yang kukenal.
Pasti ada lebih banyak.
Mungkin ada beberapa di Dragonstone
anak haram dari klanmu.
Kau bicara tentang rakyat jelata.
Mereka juga bisa melayanimu seperti kaum bangsawan
mungkin lebih.
Namun, dalam keluarga bangsawan
ada kesetiaan kuno.
Ada kehormatan.
Para saudara tirimu, Aegon dan Aemond
yang berdarah murni
yang berperang melawanmu demi takhtamu
apa mereka terikat kehormatan?
Pembuat kapal biasa bersumpah melayanimu
sementara saudara-saudaramu ingin menghancurkanmu.
Tatanan telah berubah, Yang Mulia.
Kenapa tidak menerimanya?
Selama 20 tahun, para penguasa dunia ini
menghina putra-putraku di belakangku.
Kalau begitu
mari bentuk pasukan anak haram.
Tuan.
"Tuan"?
Derajatmu telah meningkat.
Aku ingin meminta izin untuk berhenti sebagai pembuat kapalmu.
Ada banyak orang baik dan kuat yang bisa menggantikanku.
Permintaanmu dikabulkan.
Bagus.
Lord Tully menjawab panggilanmu dan membawa para Lord Sungai, Rajaku.
Aku turut berduka atas kematian kakekmu.
Namun, kerajaan memberimu selamat atas kenaikanmu menjadi kepala klan
dan penguasa Dataran Sungai. Sungguh luar biasa, bagus.
Aku tak berbuat apa pun.
Namun, kau di sini, dan itu yang penting.
Kau sebelumnya mengusirku dengan cepat.
Kau tidak penting bagiku saat itu. Namun, sekarang...
Aku akan mendapatkan pasukan besar.
Kau harus membuat keputusan.
Kurasa sudah jelas bagimu mana keputusan yang benar.
Maafkan aku, Yang Mulia.
Aku tak berpengalaman dalam hal ini, seperti yang kau katakan
tapi tampaknya kau membuat kekacauan di sini
menampilkan kebiadaban atas nama Ratu.
Kau di pihak siapa?
Dataran Sungai disatukan oleh sumpah.
Klan Tully bersumpah pada Raja Viserys.
Kami mengakui otoritas pewaris takhta, Ratu Rhaenyra
dan otoritasmu sebagai suami ratu.
Bagus.
Kita akan temui pengikutmu dan panggil panjimu untuk berperang.
Itu mungkin sulit, Rajaku.
Begini...
Aku diberi tahu mereka akan tunduk
saat Klan Tully menyatakan kesetiaannya.
Mungkin begitu
tapi belum jelas apakah mereka akan mengindahkan
wewenangku yang masih muda ini.
Ada masalah lain.
Mereka semua membencimu.
Aku tidak butuh cinta mereka, tapi pedang mereka.
Yang Mulia, Tuan, para Lord Sungai menunggu.
Kita tak bisa menunda lebih lama lagi.
Ayo, Lord Oscar.
Dalam kegelapan pekat, datanglah fajar.
Lord baru, awal yang baru.
Mari lupakan semua permusuhan lama.
Selamat datang, Tuan-tuan.
Terima kasih sudah menjawab panggilanku.
Aku tahu aku tak seperti kakekku
tapi aku ingin memulai dengan baik dan melanjutkan dari sana.
Bagus sekali.
Satu hal yang jelas.
Orang-orang sungai menghormati cara lama dan mematuhi tradisi.
Kalau begitu, inilah tradisinya.
Grover Tully sudah mati, Lord Oscar menggantikannya.
Kalian dipanggil kemari untuk bersumpah setia kepadanya
dan sebagai panjinya, menjawab panggilannya.
Apa panggilannya?
Dengan bijak, dia telah menjanjikan klannya dan kalian kepadaku.
Lord Oscar, kami telah dipandu selama beberapa generasi
oleh penilaian leluhurmu.
Untuk apa kami mengikuti bocah yang lebih muda dari putraku
saat kau akan bersekutu dengan orang
yang menganiaya orang tak bersalah demi mencapai tujuannya?
Aku hanya melakukan yang diperlukan, Tuan.
Kini kupersembahkan pengkhianat Amos Bracken dan putranya.
Kau juga telah berkhianat, Willem Blackwood.
Aku menerima kata-katamu, Lord Piper.
Aku setuju, aku masih muda.
Aku pun tak suka Daemon Targaryen.
No comments yet. Be the first to leave one.