The first 200 lines.
Sedang apa kau? Kau gila?!
Aku cuma perlu menghilang.
Agar semua ini bisa berakhir!
Aku ingin mati! Kenapa kau mencegahku?
Kenapa kau lakukan ini?
Apa yang ingin kau ketahui?
Kau.
Aku ingin lebih mengenalmu.
Dia terus mengusik pikiranku.
EPISODE 5
Tn. Do Eun-hyuk.
Kita perlu bicara.
Tak ada lagi yang perlu kukatakan.
Selamat malam.
Aku bertanya-tanya sampai kapan nasib buruk terjadi.
Rekan kerja.
Pasangan.
Dan bahkan orang tuamu.
PROPOSAL KONSINYASI PENJUALAN
PETA JALAN EKSEKUSI 6 MINGGU
MANAJEMEN RISIKO & STRATEGI KEMITRAAN
Kau tak akan menemukan proposal sebagus ini.
Kami paham kekhawatiranmu
karena Stiller terlalu eksklusif untuk dijual dengan mudah,
tapi kami akan menjamin penawaran tertinggi,
meski harus memakai penawar internal.
Apa yang akan terjadi pada Nn. Han
jika aku menitipkannya kepadamu?
Seperti yang kau tahu, akhir-akhir ini dia cukup problematik.
Dia juga tak akan lama ada di sini,
jadi sebaiknya kau berbisnis dengan orang yang akan bertahan untuk jangka panjang.
Begitu, ya.
Kau menggunakan kesempatan ini untuk menjatuhkannya sepenuhnya.
Ya, begitulah cara kerja di dunia profesional.
Terdengar kejam.
Mungkin ini sebabnya dia menyetujui ketentuanku.
Ya ampun.
Dua pertemuan di waktu yang sama.
Mumpung kita berkumpulโฆ
Apa kita selesaikan saja?
Kami menyiapkan usaha baru yang memakai fintech
untuk pembelian karya seni secara patungan.
RENCANA BISNIS YOUR ARTWORK
Kami butuh pakar untuk memberi saran soal daftar karya,
dan Nn. Han bersedia mengambil peran itu.
Ketua Kim juga mendorongku untuk melakukan yang terbaik.
Aku harus membalas budi,
jadi aku yakin kau mengerti posisiku.
Ya, tentu.
Berani sekali kedua bajingan itu bersekongkol untuk menjebakku?
Kalau boleh jujur,
aku ingin kau berperan lebih dari sekadar penasihat.
Apakah kau bersedia
mengambil peran sebagai CEO
di Your Artwork?
Terima kasih tawarannya,
tapi ada yang harus kulakukan di Royal Auction.
Aku akan memberimu 5% dalam opsi saham
dan melipatgandakan gajimu yang sekarang.
Aku tidak akan pindah kerja hanya demi uang.
Jadi, ini bukan soal uang atau gengsi.
Lalu apa sebenarnya
tujuanmu?
Itu kasus kebakaran fatal keluarga Cheongun.
Hanya Han Seol-ah yang selamat.
Permisi, Bu.
Halo.
Apa kau ingat sesuatu?
Oh, insiden ini.
- Ada kebakaran besar. - Kau tahu itu di mana?
Kupikir kau tidak akan datang.
Aku tahu kau akan hebohkan seluruh lingkungan.
Apa kau tahu
betapa kerasnya Seol-ah berjuang untuk dilupakan?
Mengungkit masa lalu seperti ini
adalah siksaan baginya.
Kalau begitu, kau saja yang cerita.
Aku tidak bicara soal artikel lama atau ingatan samar para tetangga.
Ceritakan yang kau tahu.
Aku tak mau menyiksanya.
Duduklah.
PELATIHAN KHUSUS UNTUK SELAM SCUBA APNEA DALAM, STATIS, DAN DINAMIS
Ini teh jahe.
Tubuh mulai kaku setelah lama berada di air dingin,
jadi ini menjadi kebiasaanku.
Tn. Han seniman miskinโฆ
Yang menghabiskan waktunya melukis
di kamar belakang yang sempit.
Dia sangat kesulitan
sampai harus utang ke rentenir.
Tolong, aku mohon. Jangan lakukan ini.
Apa kau pikir
kami takkan menemukanmu jika kau kabur?
Tolong, Pak, aku mohon.
Tidak!
Jangan sentuh anak kami!
Aku akan tanggung hukumannya!
Lampiaskan saja padaku!
Kubilang lampiaskan saja padaku!
- Hentikan! Tidak! - Lampiaskan padaku!
Dia tidak menangis.
Dia menerimanya
tanpa sekali pun berteriak.
Gigiku bergeretak hebatโฆ
Saat kusaksikan itu dari luar.
Tapi Seol-ahโฆ
Pasrah begitu saja.
Kebakaran itu terjadi tak lama setelah itu.
Mungkin Tn. Han
mengira akan lebih baik mati bersama.
Jadi, hanya anaknya yang selamat.
Pasti tak terasa seperti hidup.
Tidak setelah melihat orang tuanya terbakar sampai mati di depan mata.
Kau tak sanggup abaikan dia.
Apakah sejak itu kau mulai menjaganya?
Pertemanan mengharukan.
Atauโฆ
Haruskah kusebut itu cinta?
Jangan sok tahu
dengan apa yang kami lalui.
Hubungan kami
lebih dari sekadar persahabatan atau cinta.
Kita akhiri sampai di sini.
Berhentilah salah paham pada Seol-ah
dan jangan ganggu dia.
Emil Stiller telah dipilih sebagai lot utama.
Stiller?
Apa kita akan melihat penawaran tertinggi sepanjang sejarah?
Tentu saja.
Hal baik datang pada mereka
yang mencurahkan hati dan jiwa ke dalamnya.
Mungkin itu sebabnya
lukisan-lukisan bagus tampaknya selalu menghampirimu.
Ketulusanโฆ
Pada akhirnya akan membuahkan hasil.
Aku masih belum puas.
Perjalanan masih panjang.
Kembalilah bekerja.
Baik, Bu.
Mengganggu sekali.
Oh, hidup
Terus berjalan melewati
Padang belantara luas nan sunyi
Pesan ini segelas.
Boleh kutemani?
Karena kau sudah tahu soal orang tuanya,
kurasa tidak ada lagi yang perlu disembunyikan.
Saat itulah Seol-ah tinggal di tempat kami.
Kami sekolah di SMP dan SMA yang sama.
Meski aku gagal di ujian masuk kampus
dan tidak bisa kuliah,
aku terus menjaganya sejak saat itu.
Jadi, kami bukan teman biasa.
Kalian pasti sangat dekat.
Aku juga ingin berpikir begitu,
tapi dia tidak benar-benar terbuka.
Mungkin itu karena dia begitu terluka,
tapi yang dia tahu cuma cara sembunyikan kesedihan dan penderitaannya.
Itulah sebabnya orang sering salah paham padanya.
Tn. Do Eun-hyuk bilang begitu
dan menyuruhku berhenti mengganggunya.
Seol-ah tidak mungkin melakukan fraud asuransi.
Menjadi yatim piatu di usia 15 tahun,
cinta pertama tewas kecelakaan,
pernah berobat ke klinik kejiwaanโฆ
Apa dia terguncang setelah Su-ho tewas?
Sejak saat itu dia minum obat,
dan sekarang air mata serta emosinya hampir menghilang.
Kasihan sekali dia.
Nasibnya benar-benar sial.
Omong-omong,
kenapa kau membuka bar tepat di sebelah Royal Auction?
Apa?
Aku ingin memasok minuman untuk mereka, menjalin koneksi,
dan mungkin juga bertemu pria yang layakโฆ
Untuk apa aku cerita padamu?
Kau pasti lapar.
Kuambilkan camilan lagi.
Padahal aku tak makan.
Aku cuma perlu menghilang.
Agar semua ini bisa berakhir!
Aku tak peduli!
Aku ingin mati! Kenapa kau mencegahku?
HAN SEOL-AH(38).M4A
Bergadang lagi?
Aku tak bisa tidur saat di rumah.
Karya ini membuatku takut
karena hiperrealismenya.
Itulah sebabnya aku melihatnya.
Menghadapi kengerian kenyataan
membuat seolah tak ada yang lebih buruk.
Setiap kali aku tidur,
aku memimpikan hari ituโฆ
Di dermaga itu
melihatnya untuk kali terakhir.
Lebih menakutkan lagi
saat aku bangun dan sadar itu benar-benar terjadi.
Apa yang bisa kulakukan untukmu, Seol-ah?
Istirahatlah.
Aku dan Suk-ji perlu menemanimu?
No comments yet. Be the first to leave one.