The first 200 lines.
MAD CONCRETE DREAMS
SUATU HARI, 5 TAHUN LALU
Asyik, 'kan?
Ini menyenangkan.
Astaga, Yi-gyeong!
Tolong!
Siapa pun, tolong!
Yi-gyeong, kau baik-baik saja?
Tunggu, Yi-gyeong.
Apa yang terjadi?
Tolong!
Ada apa?
Tolong!
Seon!
Ada apa?
Dasar...
- Kau gila. - Kau mengagetkanku!
Jangan begitu di tempat seperti ini.
Ada apa denganmu? Jangan bercanda begitu di sini.
Kau sungguh kekanak-kanakan.
Min Hwal-sung, ada apa denganmu?
Katakan.
Jangan bercanda di sini.
Astaga.
Kau akan menyelamatkan Seon jika dia tenggelam?
Kau tidak melihatku melompat ke air?
- Ini hari yang indah. - Ya.
Apa yang mereka bicarakan?
Aku tidak akan menyelamatkannya.
Kenapa tidak?
Yi-gyeong sangat berharga.
Kau terdengar serius.
Aku bercanda, Bodoh.
Bergabunglah dengan kami!
Lompat!
Baiklah.
MAD CONCRETE DREAMS
- Tangkap dia. - Berhenti.
EPISODE 3
- Tangkap dia! - Berhenti!
Jangan biarkan dia lolos!
- Hei! - Buka pintunya.
- Buka pintunya. - Buka.
Cegat mobil itu! Tangkap dia!
Hei.
- Halo. - Kau sudah datang.
Bagaimana?
Di mana pelakunya?
Kalian kehilangan dia?
Kalian...
Sial.
- Turunlah dan periksa! - Baik, Pak!
Hwal-sung.
- Dia masih bernapas. - Kami di parkiran Bugwang Sky Road.
Tolong aku.
Bisakah seseorang menyelamatkanku?
Jangan sakiti aku!
Apa ada masalah?
Kau baik-baik saja?
Bensin mobilku habis.
Kau sudah menelepon jasa asuransimu?
Ponselku mati.
Tunggu.
Ada pom bensin di dekat sini.
Aku akan pergi ke sana dan membelikanmu bensin.
Tidak perlu.
- Tidak, kita harus saling membantu. - Tidak perlu.
Hujannya deras. Tunggu di mobil.
Aku tidak akan lama.
Astaga.
Apa yang terjadi?
Ke mana dia pergi?
Dia meninggalkan ini?
Tolong!
Tolong aku!
Tidak bisakah kita pulang untuk tidur?
Sersan menyuruh kita bersiaga.
Aku mau ke sauna untuk mandi.
- Aku bisa gila. - Astaga.
Halo, Pak.
Duduklah. Kau sedang berdoa?
Dengar. Bu Jeon menemui komisaris kita.
Habislah kita jika tidak menemukan uang dan putrinya.
Kita hanya perlu menangkap pelakunya.
Kau yang membiarkan pelaku lepas di depan matamu.
Ini Tim Dua Unit Jatanras Kepolisian Yongdaemun.
Apa?
- Mereka menemukan putrinya. - Apa?
Di mana?
Munyang, Provinsi Gyeonggi.
Semuanya.
Pergilah ke sana, kalian semua!
Terima kasih. Kami akan segera ke sana.
- Sampai nanti. - Cepat!
Sial.
Wajahnya ditutupi sesuatu.
AMBULANS
PEMBANGUNAN ULANG TANPA MEKANISME ADIL SAMA DENGAN KEKERASAN!
GEDUNG SE-YOON
PENCULIKAN
BANYAK KASUS ANAK DI BAWAH UMUR DITIPU DI MEDIA SOSIAL
PENCULIKAN
ANAK TK DITEMUKAN DI MOBIL MENCURIGAKAN
HAPUS SEMUA VIDEO DARI LAYAR?
KONFIRMASI
Sampai kapan kau akan hidup seperti ini?
570 juta won.
580 juta won.
590 juta won.
Sudah kubilang akan kubayar kalian, Sialan.
SATU MILIAR WON
Sedang apa kau selarut ini?
Aku tidak bisa tidur.
Ayah tidak pulang semalam, 'kan?
Apa ada masalah?
Dia ada urusan.
Urusan apa?
Kau minum vitaminmu kemarin?
Belum, ya.
Berapa kali Ibu bilang jangan lupa meminumnya?
Haruskah Ibu suapi ke mulutmu?
Kau tidak akan cukup kuat untuk bertahan di Amerika.
Haruskah Ibu mengomel sepagi ini?
Ibu mengomel bukan untuk Ibu.
- Ini semua demi kau... - Benarkah?
Kurasa Ibu ingin aku ke luar negeri agar Ibu senang.
Apa?
Ada apa denganmu?
JEON YI-GYEONG
UNIT GAWAT DARURAT
Halo?
Aku bicara dengan Kim Seon?
Ya, siapa ini?
Ini nomor Yi-gyeong.
Aku menelepon dari rumah sakit.
Aku Koh Ju-ran, detektif Unit Jatanras Yongdaemun.
Bu Jeon bilang hanya kau
yang bisa dia mintai bantuan.
Begitu rupanya.
Siapa di sana?
Ini aku.
Buka pintunya.
Hei, apa yang terjadi?
Kau mau mengambil semua uangnya?
Apa maksudmu?
Kau pikir bisa lolos dengan itu?
Gi Su-jong.
Kau pikir bisa melakukannya?
Apa?
Gi Su-jong.
Kau ditangkap atas perampokan, penyerangan, dan ancaman penculikan.
Cepat berlutut!
Tidak mungkin.
Sial.
Tunggu sebentar.
Biarkan aku melunasi utangku.
Tolong biarkan aku melunasi pinjaman gedungku.
Kumohon.
Sayang.
Lepaskan aku. Jangan sentuh aku!
Lepaskan aku!
Lepaskan aku!
Tidak!
UNTUK ISTRIKU TERSAYANG
Untuk istriku tersayang, Seon.
Jika kau menerima surat ini
artinya, aku dalam situasi terburuk.
Halo?
Ponselmu tidak berfungsi?
Ponselku rusak.
Layar sentuhnya remuk dan...
Cepat ke Rumah Sakit Universitas Hanguk.
Kenapa?
Seorang detektif baru saja menelepon.
Hwal-sung dan Yi-gyeong ada di sana.
Hwal-sung tidak sadarkan diri.
Aku akan mengambil barang Yi-gyeong sebelum ke rumah sakit.
Kau juga harus segera ke sana.
Kau mendengarku?
Seon, masalahnya...
Aku harus pergi ke suatu tempat begitu fajar tiba.
Tidak bisakah aku ke rumah sakit nanti sore?
Apa?
Kau sudah gila?
Sahabatmu koma
dan kau mau pergi entah ke mana?
Sadarlah dan lakukan seperti yang kukatakan.
Pergilah ke rumah sakit dan periksa mereka dahulu.
Kau mengerti?
Baiklah, sampai jumpa.
Pak Gi.
Seseorang menghancurkan pot bunga dan membuat kekacauan.
Mari cek CCTV.
Aku akan melaporkannya ke polisi.
Baiklah.
Aku sedang terburu-buru.
- Sampai nanti. - Tunggu.
Sepertinya kau mau mendaki.
Memeriksa CCTV tidak butuh waktu lama.
Aku sungguh minta maaf.
No comments yet. Be the first to leave one.