The first 200 lines.
Siapakah yang tak pernah tertusuk kata-kata?
Sekecil apa pun dalam hidupnya.
Jika kata menjadi puisi cinta...
siapakah yang tidak dihidupkan olehnya?
Jika puisi bisa menghidupkan...
Ia pasti mampu membunuh.
Selalu bertemu
Seribu tragedi
Harapan
Surgawi yang...
Dalam kisah cinta
Saling berdoa
Harapan
Surgawi yang...
Surgawi, seribu tragedi
Surgawi, seribu tragedi
Sesungguhnya
Semua manusia tak bernama
Semua adalah Adam dan Hawa
Sesungguhnya
Semua manusia tak bernama
Semua adalah Adam dan Hawa
Makanan adalah
alam semesta.
Makanan adalah
tentang mistis,
dan kesehatan.
Contohnya bangle, yang menjadi bumbu dasar masyarakat Bali.
Ada lobak,
alpukat.
Silakan diamati masing-masing.
Alpukat mempunyai khasiat baik untuk tubuh kita.
Namun, juga dipercaya membawa kekuatan untuk mengusir roh.
Jangan lupa.
Alpukat begitu banyak dikenal oleh bangsa Meksiko.
Bahkan sejak 10,000 tahun yang lalu.
Dari peradaban kuno Guatemala.
Alpukat menjadi simbol kalender.
Simbol
sensualitas.
Namanya berasal dari kata Aguacate .
Yang berarti...
biji testis.
Hidup adalah...
soal tubuh.
Dan roh.
Kamu tahu, ya, aku akan ada di sebelah kamu?
Sudah jadi kebiasaan saya, selalu ada tempat kosong di sebelah saya.
Menarik.
Kamu kenal David Chang?
Pemilik grup restoran dan penulis terkenal.
Ia berkata...
"Segala sesuatu...
adalah tentang memasak.
Kemudian...
kita makan
dengan seseorang yang kita sayangi."
Nanti aku akan memasak di rumah kamu.
Ya, silakan dimulai.
Aku sudah berjanji
akan memasak di rumah kamu.
Watak seseorang bisa dilihat dari kamar tidurnya.
Aku jadi ingin lihat.
Asal kamu tahu,
aku selalu memasak dengan seluruh hatiku.
Jika untuk satu orang...
maka seluruh hatiku...
ada pada orang itu.
Lihat.
Ia meranum di tubuhmu.
Siapa pun
akan meranum denganmu.
Halo? Iya. Oke.
Maaf, saya harus berangkat kuliah.
Kunci juga harus saya titip ke petugas apartemen.
- Selamat ulang tahun! - Selamat ulang tahun!
Astaga. Hai!
Hai, Putri Malam.
Kami semua hamba semesta.
Mempersembahkan darah untuk Anda.
MENJADI KAYA SAAT BERTEMU DENGANKU
Selamat datang semua hamba-hambaku di acara Halloween -ku.
Di umur baruku...
kisah ini dimulai.
Kutunggu persembahan darah dari kalian.
Tapi kamu tidak boleh ikut. Tunggu di sini.
Dapat dari mana kamu?
Jangan bercanda.
Pasti kamu yang memberikannya untukku.
Dasar setan penggoda.
Sayang...
Sayang.
Hei.
Habis pesta, ya?
Malam ini, akan kupanggil semua iblis-iblis
ke ranjang kita.
Agar segalanya horor.
Kau puja aku lewat kata dan tubuh.
Pori-poriku bagai oasis air kehidupan.
Gairah indah setiap lubangnya.
Kini, puja kata kau buang.
Darah mengalir dari tubuhku.
Bagai jilatan lava.
Iblis membakarmu.
Bahaya laki-laki berdusta.
Selamat ulang tahun
Selamat ulang tahun
Selamat ulang tahun
Untukmu
Astaga!
Kekasihku...
kuberikan ciuman maut untukmu.
Mahakarya
dari kekasihku.
Hanya seorang koki, Kekasihku,
yang bisa membuat seperti wajahnya sendiri.
Selamat ulang tahun untukmu
Selamat ulang tahun untukmu
Selamat ulang tahun
Selamat ulang tahun
Selamat ulang tahun untukmu
Kamu baik-baik saja?
Keluar!
Ke studio aku, ya?
Ranum?
"Minumlah racun rahasiaku. Aku akan membuatmu jatuh cinta."
Bayangkan.
Kata-kata rayuan ini
disebarkan oleh pelaku pemerkosa terbesar dalam sejarah Inggris.
Pelaku melakukan pembiusan sebelum melakukan pemerkosaan.
Bahkan merekam korban-korbannya dalam 250 sampai 300 rekaman.
Korban terbukti mencapai 48 orang.
Namun, diperkirakan mencapai 195 orang.
Pelaku yang dikenal sebagai predator seks terbesar dalam sejarah Inggris ini
merupakan warga negara Indonesia,
bernama Reynhard yang tinggal di Manchester, Inggris,
dan sedang menempuh studi S3.
Coba kita lihat kasus tahun 1998. Ada Rian dari Jombang.
Mencincang dan membunuhnya, membakar korbannya.
Ia melakukan ini karena apa? Karena ia merasa sakit hati dan kecewa.
Ia merasa lega dengan membunuhnya.
Atau ada Siswanto alias Robot Gedek.
Membunuh 12 orang anak-anak.
Sembilan sampai 15 tahun, membelah perutnya.
Meminum darahnya.
Menyimpan anggota tubuh korbannya sebagai kenang-kenangan.
Halo, Bu?
Kamu baik-baik saja, Ranum?
Aku sudah lihat karya video fesyenmu.
Bagus.
Saya lagi kurang enak badan, Bu. Ada apa, ya?
Kamu tinggal mengerjakan beberapa tugas akhir,
lalu ujian akhir.
Belum selesai?
Saya belum siap, Bu.
Saya belum siap.
Aku mengerti.
Tapi kamu tidak ada hubungannya dengan peristiwa itu.
Polisi dan pihak kampus sudah jelas membuktikan
kamu ada sedang di studio saat peristiwa itu terjadi.
Jangan stres, Ranum.
Kamu tidak usah ke kampus,
boleh mengobrol di studioku.
Iya, Bu.
Terima kasih.
Aku berdoa...
Aku berdoa...
Aku tak bersalah!
Mereka menjahit untuk keindahan manusia lain.
Dan untuk menghidupi keluarga mereka.
Mereka melihat bertahun-tahun lekuk tubuh manusia.
Lekuk tubuh yang bukan hanya fisik.
Namun, perasaan dalam tubuh yang memakainya
Maka mereka mampu untuk menelisik tubuh dan perasaan para pelangganku.
Inilah keindahan.
Selalu dari luka berdarah.
Lihat, Ran.
Keindahan tubuh
selalu dibentuk oleh mereka yang sudah penuh luka mengalami hidup ini.
Terima kasih, Mbak Suri.
Kamu tidak ada luka.
Aku ingin membuatkan gaun untukmu.
Berbaringlah.
Saya bukan model, Bu. Saya tidak pantas.
Cara mengajarku seperti ini.
Demikian juga aku menilai mahasiswiku.
Tubuh saya kaku, Bu. Maaf, jangan saya.
Aku tidak menjahit kain.
Aku menjahit perasaan di lekuk tubuhmu.
Cerita Tiongkok menyebutkannya Yi Lau.
Dewa perjodohan,
simbol perkawinan dan kesetiaan.
Dengan mengikatkan benang merah di kaki.
Di Jepang...
diikatkan di jari.
Janji setia dua kelingking manusia.
Jika tidak setia...
akan dipotong jarinya.
Kalau kamu mau selesaikan karyamu,
pulang saja dulu.
No comments yet. Be the first to leave one.