Hand of God

Hand of God

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

Hand of God 2015 S02 WEBRip AMZN
A Commentary by tedi
Murni Retail AMZN | 10 eps Belum sinkron versi apapun

Tags

webdl
Published on: 2024-07-05
Downloads: 14
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Namanya Melanie Jazwinski.

Tembakan tunggal, kaliber kecil, ditembak dari jarak dekat ke tenggorokan.

Hal terakhir yang dia lihat di dunia adalah wajah pembunuhnya.

Semoga saja wajahnya tampan.

Tas ditemukan dekat jenazahnya.

Jenis tas bertali yang besar. Isinya hilang.

Laboratorium menemukan jejak kokaina, berwarna kekuningan.

Barang bagus. Jual beli narkoba yang berakhir buruk?

Tidak ada sidik jari, tidak ada saksi, tidak ada senjata.

Tidak ada yang kita miliki selain gadis cantik dengan lubang di lehernya.

Limpahkan saja ke bagian Narkotika.

Pejabat kota membuatku sibuk

menangani semua pembayaran tagihan lembur periode lalu.

Baiklah.

Hai, semua, kalian sedang mendengarkan radio terbaik di kota Stockton.

Jangan ganti saluran. Radio yang membuatmu ingin mendengarkan.

Ini kabar terkini. Pria tak dikenal berusia 39 tahun...

-Di mana dirimu? -Mobilku mogok.

Apa yang harus kulakukan sampai kau datang?

Kau harus ulur waktu.

Wilson, jangan menunggu Apex. Aku mau kau masuk ke mobilmu.

Sudah terlambat. Dia di sini. Jangan diputus.

Kau Apex?

-Kau punya uangnya? -Sedang diantarkan.

...belum ada tersangka.

TANGAN TUHAN

Pernell! Bangun!

-Apa? -Selamat jalan!

Apa-apaan kau, sudah gila?

Ya, lucu sekali mendengarnya darimu. Keluar dari rumahku.

Kau memberiku tiga hari.

Sekarang, aku membatalkannya.

Seperti kau menarik dukunganmu demi perubahan nama.

-Yudas! -Yudas?

Yudas Iskariot dengan tali kekang. Dan kau menjeratku.

"Apa saja demi teman", bukan?

Jangan terbentur pintu saat keluar.

Kau pikir aku mau tinggal di sini?

Aku tak punya rumah sejak kau beri tahu Crystal tentang Olonari.

Jadi ini tentang hal itu? Kau bayi besar. Kau menyalahkanku?

Kau bersumpah untuk diam. Sekarang, tak ada yang tahu dia di mana.

Karena suaminya adalah seorang idiot. Seorang pria tua yang ketagihan narkoba.

Kau membuatnya pergi, bukan aku.

Aku punya kesempatan, Bobo. Kau merenggut itu.

Jangan bicara lagi, mengerti? Pergi saja.

Kau keberatan jika aku memakai celana dulu?

Aku tak peduli apa yang kau lakukan.

Tanya saja Elvis atau Marilyn Monroe kau harus pakai celana atau tidak.

-Lakukan apa yang kau mau. -Aku akan melakukannya.

Ya. Kau bisa makan makananku, bukan?

Kau bisa meninggalkan jembutmu pada sabunku.

Kau bisa duduk saja di sana dengan muka patungmu

di depan TV-ku. Aku tak peduli.

Tapi kau tahu? Jika aku pulang bekerja nanti dan kau masih di sini,

aku akan menelepon 911 dan berkata aku menembak penyusup.

Pergi dari sini!

Crystal!

Sayang, apa kau terluka?

Dia mati.

Wilson mati.

Dia itu jantan.

Wilson mati.

Crys, kau sedikit memar akibat kantong udara.

Kau bisa berdiri? Ayo, Sayang.

Aku akan membantumu berdiri, ya? Ayo. Berdiri, Sayang.

Ayo, berdiri.

Ayo, akan kuantar kau pulang.

Tidak. Kita tak bisa meninggalkannya.

Tidak, kita bisa. Kita terpaksa, ya?

Aku akan menelepon jagawana. Kau masuklah ke dalam mobil, ya?

Aku akan segera kembali. Ke sini.

Pembatas akan ditambah lapisan cat.

-Kau tak pernah puas, ya? -Kita hampir selesai. Sebentar lagi.

Hanya sedikit perbaikan lagi. Harus mengganti rumah kuncinya.

Penutup sakelar lampu.

-Hei. -Lihat. Akan selesai hari ini.

Ini terlihat cantik.

-Jadi, apa yang akan kau lakukan? -Aku akan menjualnya.

Aku yakin rumah ini akan cepat terjual. Kawasan ini sedang naik daun.

Jadi, tidak akan kau tempati?

Aku sudah punya rumah impianku, KD.

Aku tak keberatan jika kau tinggal sampai ini terjual.

Aku menghargai itu.

Hei, aku...

Ini untukmu.

Tidak, tidak. Bukan begitu perjanjiannya.

-Kau tahu. -Ya, aku tahu.

Aku telah berpikir. Kau menjadikan tempat ini

lebih baik dari sebelum kebakaran.

-Kurasa ini adil. -Aku tak akan menerima uangmu.

Kau pakai saja untuk membeli truk baru.

Trukku cocok untukku.

Truk itu hampir tak bisa jalan.

-Kau tak ingin yang lebih bagus? -Aku tak tahu.

Saat pertama keluar dari penjara, aku pergi ke Pameran Negara di Sacramento.

Cukup murah. Makanannya enak. Banyak orang tersenyum.

Bagus untuk seorang narapidana, yang tidak terbiasa dengan itu.

-Pastinya. -Mereka mengundi sebuah Cadillac baru.

Lima dolar per tiketnya.

Uangnya akan digunakan untuk membangun balai pemuda baru. Jadi, aku beli dua.

Dan aku menang.

Wah, kau sangat beruntung.

Ya, hari itu aku memang beruntung.

Mobilnya tipe kecil, tapi bagus sekali.

Apa yang terjadi dengan mobilnya?

Aku banyak mengendarainya. Beberapa kali tidur di dalamnya.

Dan memutar radionya. Itu hal terbaik yang pernah aku miliki.

Tapi sekitar satu bulan setelah mereka mengantarkannya kepadaku,

aku menabrak bagian belakang truk seorang pria Spanyol.

Rusaknya tidak terlalu parah.

Aku tidak punya asuransi dan aku mabuk. Jadi, aku bertukar dengannya.

Tidak heran kau berhenti minum-minum.

Itu tidak ada hubungannya. Aku mungkin tetap akan menukarnya walau aku sadar.

Tapi aku mengalami kesulitan mempertahankan barang bagus.

Cukup.

-Bos. -Aku butuh kau untuk menelepon Olonari.

-Katakan apa saja agar dia mau ke sini. -Baiklah.

Aku serius.

Baiklah, tapi kau harus melihat ini.

WorldStar Seorang hakim meninju pendeta ini

Lakukan sesuatu!

Dan tak peduli seberapa keras kau memukul, atau seberapa jauh kau lari,

tidak mungkin lari dari-Nya.

Tidak diriku, dirimu, semua orang! Karena kau telah ditemukan!

Kau telah ditemukan!

Itu dia. Sensasi WorldStar.

Aku tebak, seperti setengah juta orang lainnya, dia telah melihatnya.

Katakan kepadaku dia tak akan mengajukan tuntutan.

Itu kekhawatiran terakhirku. Kau keberatan?

Hakim Stanton baru saja menolak mosi penundaan pemeriksaan saksi.

Tetapi semuanya bukti tidak langsung.

Dan perkiraan kasusku melawan McCauley? Tidak akan kalah.

Aku tak sedang memberi jaminan. Tetapi, aku sudah pernah membuat mukjizat.

-Tapi lalu, ada dirimu. -Aku sudah pernah dengar ini sebelumnya.

Aku akan mempertanyakan keakuratan DNA, memicu keraguan terhadap keterangan saksi,

tapi para juri tak akan peduli

karena mereka akan memperhatikanmu

dan memikirkan tentang video di mana kau meninju seorang pendeta di mukanya.

-Kau pikir dia mencintaiku? -Apa?

Crystal.

Aku bukan orang yang tepat untuk kau tanyakan hal itu.

Ayolah, Nick. Kau tahu dia. Kau bicara dengannya.

Cinta atau tidak, dia tak ingin bersamamu.

Kurasa itu tak akan berubah.

Aku sudah bicara dengan Olonari. Dia akan tiba di sini satu jam lagi.

Kita memberi mereka data kita,

dan mereka membuat rantai yang lebih cocok untuk kita.

Aku menciptakan Bathwater sebagai jawaban bagi kita untuk memutus rantai itu.

Kau mau masuk atau tidak?

Jika tak bisa lacak kita, maka tak bisa kontrol kita.

Hei.

Jika mereka tak bisa kontrol kita, kita mungkin...

-Bulu anjing sialan ada di mana-mana. -Kau akan pergi ke mana?

Aku hanya akan ke luar kota sebentar.

Aku harus tidak... Tidak berada di sini. Kau tahu?

-J, apa itu? -Itu adalah manifesto PJ. Maaf.

-Apa Pernell pernah melihat itu? -Aku tak tahu. Kurasa tidak.

-Ada apa? -Tidak apa-apa, itu terdengar tidak asing.

Itu memang terkenal di dunia maya setelah PJ meninggal, jadi...

Ya, memang.

Kau baik-baik saja mendengar suara PJ?

Aku tak yakin tentang baik-baik saja.

Tetapi, itu PJ yang aku kenal, kau tahu, sebelum semuanya...

Terjadi.

Dia sangat peduli terhadap banyak hal.

Dan itulah pria yang aku ingat.

Itulah pria yang memberiku kejutan pada hari jadi pertama kami.

Aku sedang makan siang bersama ibuku,

dan dia muncul berkostum gorila untuk beri tahu bahwa dia tergila-gila kepadaku.

-Ya, itu PJ yang aku kenal. -Itu PJ yang kupikir aku kenal.

Kupikir, aku harus mendengarkan itu, agar aku bisa ingat siapa dirinya.

-Aku hanya perlu mendengar berkali-kali. -Mungkin karena kau mencintainya, J?

Itu hanya sebuah gangguan kecil.

Apa yang kau mau, Pernell?

Aku ingin istriku kembali.

Tadinya aku akan berbohong dan bilang darahnya tidak dapat dicuci

dan merahasiakannya.

Namun karena Bambi merusak mobilmu, kupikir kau butuh mendengar kabar baik.

-Bu, TV kabelnya mati. -Sebentar.

Crystal. Sedang apa kau di sini?

Pernell. Dia mengikutiku bagai anak anjing tersesat.

-Aku hanya butuh istirahat sejenak. -Ini mungkin akan menghiburmu.

Manifesto PJ? Sudah ditonton 400.000 kali.

Sudah beruntung menemukan Bathwater?

Tidak.

Bagaimana dengan peretas yang kau bilang?

Wilson? Dia tak bisa bantu?

Baiklah. Mari kita pergi.

Panggil teknisinya. Dan jangan merokok. Ayo.

Ayo.

Aku ingin mampir ke tempat ayahku sebelum makan siang, 20 menit lagi.

-Baik, Pak. -Terima kasih.

Kau akan ikut bersamaku ke museum ini, bukan?

-Mungkin aku tak ikut, Ayah. -Kenapa?

Kau percaya Tuhan, bukan?

Tergantung siapa yang bertanya.

Maksudku, jika itu mafia AMC, maka Haleluya, Puji Tuhan,

berikan aku cek kosongnya.

-Aku serius. Kau percaya? -Jika ada Tuhan?

Ya.

More Indonesian subtitles for Hand of God

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left