Doona!

Doona! (이두나!)

Download Indonesian Subtitle

Release info

DoonaE07BersihkanUdara1080pNF
A Commentary by koleksifilmserial

Tags

1080
Published on: 2023-10-30
Downloads: 23
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 175 lines.

DOONA!

Siapa orang itu?

Jangan pergi.

Naiklah dahulu.

EPISODE 7 BERDAMAI

Kenapa datang?

Kau sakit flu?

Kau demam. Sudah ke rumah sakit?

Apa yang ingin kau katakan?

Bukankah kau yang ingin mengatakan sesuatu?

Kita bicara nanti di Seoul.

Kau harus berkarier lagi. Atau kau akan dilupakan.

Jika aku ingin dilupakan?

Olehmu dan semua orang.

Bagaimana jika aku ingin dilupakan?

Kau tak mau itu terjadi.

Bukankah itu yang paling kau takuti?

Ditelantarkan, dan ditinggal sendiri.

Jadi itu alasannya?

Kau meninggalkanku sendiri di rumah itu dan tak pernah menemuiku.

Agar aku tahu rasanya ditelantarkan.

Rupanya itu caramu menghukumku.

Hentikan mobilnya.

Aku mau turun.

Hentikan mobilnya!

Kubilang, berhenti!

Jangan lakukan itu.

Berhenti!

Hentikan, Lee Doona!

Jangan lakukan itu!

- Apa yang kau lakukan? - Lepas!

Lepaskan!

Lepaskan!

Sudah cukup.

Tenangkan dirimu.

Hentikan!

Kau senang?

Berkatmu, setiap hari aku merasa seperti terkubur dalam tanah.

Jangan berlebihan.

Kau tidak ada bedanya dengan ibuku!

Kau tahu bahwa aku menyukaimu.

Kau tahu betapa putus asanya aku menunggumu.

Bahkan kau tega memanfaatkan perasaanku?

Kau sangat menjijikan!

Kau menungguku karena menyukaiku?

Itu tidak benar.

Kau mengacau tanpa bisa membenahinya.

Kau hanya membutuhkanku sebagai jalan untuk kembali berkarier.

Mana pernah kau…

Apa kau tahu artinya mencintai seseorang?

Jika kau sungguh memikirkanku,

kau tak mungkin bertindak begitu

di panggung yang penting bagi hidupku dan timmu.

Jangan bertingkah seperti korban.

Aku tidak memanfaatkanmu!

Kaulah yang memanfaatkanku.

Bukan aku yang mengabaikanmu,

melainkan dirimu sendiri.

Lihat dirimu.

Kau menghancurkan dirimu sendiri.

PANGGILAN TERAKHIR

LEE DOONA

Halo.

Ya, benar. Itu hari ini.

Aku ada urusan.

Wali pasien Lee Doona?

Ya.

Tidak. Hari ini aku pasti ke sana.

Ya, tetapi,

apa harus diputuskan sekarang?

Ya. Aku segera kembali.

Cari tahu rumah sakit yang kusebut tadi.

Baiklah.

LEE WON-JUN

Kau bisa akrab dengan orang

yang sudah kenal lama.

Aku iri dengan itu.

Ini bukan punyaku.

Sekarang kau pandai berbohong.

Tunggu saja dan berhenti menghubungiku.

DUA TIKET BUS TERAKHIR KE SEOUL

IBU

Naiklah, kecuali kau tak mau menemuiku lagi.

Aku selalu takut mendengar itu.

Namun, kini tak terdengar menakutkan.

Lakukan sesukamu.

Kita tak perlu bertemu lagi.

Lalu, kenapa kau datang ke pertunjukan?

KEDAI MAKANAN LAUT KOOKSU

Hei, minumlah pelan-pelan.

Kau kenapa?

Kenapa semuanya terasa sulit?

Matematika itu paling mudah. Benar?

Sial. Itu hanya bagimu.

Siapa kekasih wanita seperti dia?

Siapa?

Mungkin dari kalangan mereka juga.

Mereka yang terkenal.

Jika aku jadi Doona,

aku akan memacari Son Heung-min. Wah!

Lihat tendangan bebas kemarin? Laju bolanya tidak masuk akal.

Itu bukan dari kaki manusia.

Sebelumnya aku suka Messi, tetapi sekarang aku pilih Son Heung-min.

PANGGILAN TERAKHIR LEE WON-JUN (15)

Lalu, kenapa kau datang ke pertunjukkan?

Bisa menari, 'kan?

LEE DOONA

Kelas dua SMP?

Lakukan saja yang kusuruh.

Dengan begitu, kau tak perlu khawatir.

Setelah tanda tangan kontrak, tempat tinggal, makanan dan pakaianmu,

semua akan kuurus.

Dengan syarat, jangan ada yang kau rahasiakan.

Semua akan berakhir.

Kenapa aku harus begitu?

Apa kita akan jadi keluarga?

Semacam itu.

Apa itu lebih mudah dipahami?

Apakah di sini?

Di sini?

Cukup untuk hari ini.

Ini sangat enak!

Gila sekali!

Astaga. Rumah ini sepi sekali, ya?

Yun-taek.

- Apa? - Begini.

Ada seseorang…

Siapa? Dia wanita?

Bukan, dia…

Pokoknya, ada seseorang yang makan usus sapi

dan melakukan ini.

Kenapa itu terus teringat?

Apa maksudmu?

CHOI I-RA

Oh, Jeong-hun!

Hai.

- Cepat sekali. - Kau terlihat sibuk.

- Oh, itu? - Ya.

Kebetulan aku sedang haus!

- Terima kasih. - Ya.

Sangat menyegarkan!

Kau butuh bantuan apa?

Jurusanku ada peragaan busana.

Kau bantu mengepas saja, tak perlu jadi model.

Aku akan traktir makanan enak. Kumohon!

Untuk sekarang…

Jeong-hun.

- Apa? - Bisakah coba pakai yang ini?

Salin di sana. Panggil aku jika kesulitan.

Ini…

Aku tanyakan satu hal. Kenapa mudah sekali bagimu?

Itu tidak benar, I-ra. Aku tak pernah melepaskanmu.

Hatiku selalu untukmu!

Sial, omong kosong apa itu?

Aku baru menyadari, kaulah satu-satunya wanita dalam hidupku.

Hei.

Kau kehabisan uang?

Sekarang aku menyukai pria lain, dasar bajingan!

Sayang!

Coba lihat. Seperti ini cara memakainya?

Benar begini?

Itu…

- Ya. - I-ra.

Jangan begini. Ayo kita mulai dari awal.

Apa-apaan ini? Aduh, sakit!

Aku mohon.

Bayar hutangmu pada istriku.

Beraninya kau menyentuh dia. Mau mati?

Wangi uang!

Coba kau cium.

Tos! Ayo, tos!

Kau harus lakukan ini. Ulangi.

Sekali lagi. Tos!

Halo.

Kau berkunjung ke rumahmu?

More Indonesian subtitles for Doona!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left