Doona!

Doona! (이두나!)

Download Indonesian Subtitle

Release info

DoonaE05CiumanTakBerarti1080pNF
A Commentary by koleksifilmserial

Tags

1080
Published on: 2023-10-30
Downloads: 19
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

DOONA!

EPISODE 5 CIUMAN TAK BERARTI

Apa tugasnya?

- Hai. - Oh, sudah datang.

- Aku pergi, ya. - Ya.

Sudah pulang?

Bisa kita bicara sebentar?

Tentu. Bicara saja.

Mau bicara apa?

Kakiku mengenaimu?

Maaf.

- Kenapa kemarin kau melakukan itu? - Kemarin?

Oh, benar.

Kita berciuman, ya?

Tak ada alasan.

Apa ada alasan lain untuk itu?

Kenapa? Kau tidak suka?

Kau menyukaiku?

Apa kau suka padaku?

Tidak, 'kan?

Aku tidak mencium temanku sendiri.

Karena itu,

jangan melakukan hal di luar batas pertemanan.

Aku paham.

Kau merasa kesepian dan ingin dihibur seseorang.

Perasaan itu bisa menipu dirimu.

Itu bisa membuatmu terluka.

Hei.

Kau membosankan.

Usiamu baru 21 tahun. Kenapa hidupmu serius sekali?

Aku tak mengharapkan cintamu.

Itu membuatku berdebar.

Aku tak mau merasakan itu karena hal tak berarti.

Boleh saja berdebar.

Yang lain pun begitu.

Kau tak ada bedanya.

TERSEDIA KAMAR WANITA RUMAH BERSAMA LANTAI 1

Tunggu sebentar! Tolong tahan pintunya. Tunggu!

Tunggu aku!

Terima kasih!

Maafkan aku.

- Terima kasih. - Kenapa tak naik lift berikutnya?

Kau!

Apa?

Kau Raja Ciuman!

Gadis Samba?

Benar, aku Gadis Samba!

Aku Gadis Samba! Astaga, kebetulan sekali.

Mau ke mana? Ada kelas?

Tidak, aku…

Aku akan menghubungimu untuk cerita detailnya.

- Aku hubungi segera. - Ya.

Terima kasih.

- Tampunglah aku di tempatmu. - Aku pergi.

Suamiku!

Dasar bajingan! Enyahlah kau!

- Aku harus apa lagi? - Hei.

Aku diusir dari asrama.

Bisakah kau membantuku?

Sial!

Tentang ucapanmu tempo hari…

Maksudmu, pernyataan cintaku?

Ya.

Aku ingin berikan jawaban.

Tak perlu buru-buru.

Entah kenapa, aku tahu jawabanmu.

Aku menyukai orang lain.

- Jika aku membuatmu salah paham… - Won-jun?

Kau tak pernah membuatku salah paham. Aku pura-pura tak tahu.

Maafkan aku.

KLUB SASTRA SPARK

KAU MINGGAT? TAK AKAN AYAH BERIKAN UANG LAGI

JANGAN PULANG SEKALIAN

WANITA PALING AMAN TINGGAL DI RUMAH

JAWAB TELEPON AYAH

PULANGLAH SEBELUM JAM SEMBILAN

JANGAN KELUYURAN SEPERTI PELACUR DI BAR

SELAMAT TINGGAL

AYAH BLOKIR KONTAK

Won-jun.

Tempat apa ini?

- Indah sekali. - Sudah datang?

Kemarilah.

Dari sini kelihatan indekosmu.

Aku baru tahu atap gedung ini terbuka.

Banyak yang tak kau ketahui.

Sedang memikirkan apa?

Aku berpikir,

dari semua gedung ini, tak ada yang aku miliki.

- Hanya itu. - Kita sama.

Tidak bagimu.

Kenapa tidak?

Aku hanya asal bicara.

Kukira kau tak pernah memikirkan hal seperti itu.

Jin-ju.

Jangan sok tahu tentang hidupku.

Ada apa denganmu?

Ada yang aku salah pahami tentangmu?

Maaf.

Aku tak bermaksud membahas ini.

Aku jadi sangat menjengkelkan.

Jangan pergi terlalu jauh.

Hanya itu yang ingin kukatakan.

Kumohon jangan terjadi sesuatu lagi.

Aku tidak kuat.

Semuanya, Choi I-ra pindah!

Samba!

Samba!

Jjajangmyeon, jjamppong!

Samba!

Mundur, maju, mundur!

Kiri, kanan…

- Pria menarik tempo hari! - Di mana?

Hai, Pria Menarik!

- Pria Menarik! - Benar dia orangnya!

Apa kabar?

Bagaimana kabarmu?

Apa-apaan ini?

Aku mengundangnya karena dia diusir. Keputusan bagus, 'kan?

- Hei! - Wah!

Pria Menarik!

Dream Sweet!

- Dia Lee Doona, Dream Sweet. - Halo!

- Halo. - Lee Doona!

- Halo! - Halo.

Cantiknya!

- Cantik sekali. - Cantik!

- Dia sangat cantik. - Won-jun.

Lihatlah, Lee Doona…

Oh, dia sudah sampai.

Terima kasih.

Aku yang mengundangnya. Keputusan bagus, 'kan?

- Yun-taek! - Hei!

- Ambillah ini. - Di sini.

- Minggir. - Jangan!

Yun-taek, di sini!

- Hei! - Kenapa?

- Bukan! - Taruh saja.

- Bagus di sini. - Yang benar saja!

Tidak!

- Tidak! - Taruh saja…

Won-jun, tunggu aku!

Kenapa bajumu begitu?

- Itu piama? - Manis, 'kan?

Teman-temanku menghabiskan banyak uang untuk hadiah pindahan.

Kau mau juga?

- Untukmu saja. - Aku tahu kau juga mau.

- Hei. - Kenapa?

Doona orang seperti apa?

- Dia lebih tua darimu. - Apa-apaan?

Kami sebaya.

Berikan sedikit informasi. Aku harus tinggal bersamanya.

Bagaimana karakternya?

Aku sama sekali tidak tahu,

apa yang ada di pikirannya.

Aku sudah datang!

Kau beli bir?

Ayo minum habis-habisan!

- Aku mau satu. - Ya.

- Ini berat. Kau bawa sendirian? - Ada kuli panggul dari lantai dua.

Kenapa? Mau ikut masuk?

- Tidak. - Aku tak akan mengizinkan.

Sekarang kau dikucilkan. Dah!

Kau tahu Kooksu juga?

- Tentu aku tahu. - Sungguh?

Dia mewarisi bisnis dan jadi bos!

Hebat sekali! Aku kesal mendengarnya.

Kesal!

- Kesal! - Namanya Kooksu?

- Namanya Su-jin! - Namanya Su-jin!

Pergilah nasib sial!

Kook Su-jin. Benar?

- Benar. Dia sangat lucu! - Ya, benar sekali.

Lalu, apakah kau tahu Apotek Bahagia?

Tentu! Itu masih ada.

- Tempat itu masih ada? - Ya.

- Apakah kau tahu? - Tentang apa?

Kooksu pernah menyukai putri pemilik apotek itu.

Dia selalu beli minuman energi di sana, dan jadi kecanduan.

Dan Won-jun yang selalu menemaninya, juga ikut kecanduan.

Dua bocah bodoh itu setiap hari teler begini.

Kenapa kau keluar?

I-ra sedang menelepon ibunya.

Kau pasti tak nyaman tinggal bersama orang lain.

Aku lama tinggal di asrama.

Kau yang pasti tidak nyaman.

Ini menyenangkan, seperti karyawisata.

Karyawisata?

Aku tak pernah pergi karyawisata.

Ayo kita pergi bertiga lain waktu.

Memakai seragam sekolah.

Ide bagus.

Kenapa kau

tiba-tiba mencari teman sekamar?

Kau sendiri?

Kenapa kau keluar dari rumah?

Semuanya tentang waktu.

Masalah-masalah yang berbelit,

dan yang sudah menumpuk,

itu semua meledak karena hal sepele

More Indonesian subtitles for Doona!

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left