Jolt

Jolt

Download Indonesian Subtitle

Release info

Jolt 2021 ALL BluRay
A Commentary by tedi
Retail HBO GO Resync for BluRay

Tags

BluRay
Published on: 2022-03-05
Downloads: 172
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Apa yang membuat seseorang luar biasa?

Semua orang mau jadi normal, tapi tidak ada yang mau jadi biasa.

Dan apa itu normal?

Kita semua melihat foto-foto indah di media sosial kita.

Pesta normal, keluarga normal, gadis cilik menawan normal.

Tapi selalu ada yang lebih di balik yang terlihat.

Mayoritas waktu, Lindy terlihat cukup normal.

Namun, terkubur dalam di DNA-nya, dia punya sebuah karunia.

Beberapa menyebutnya sebuah kondisi, atau lebih buruk lagi: kelainan...

Yang menunggu diaktifkan.

Dan itu membuatnya tidak normal.

Saat orang melakukan hal buruk...

Lindy tidak bisa mengendalikan dirinya.

Mungkin jika dia punya keluarga normal penuh kasih...

Dia bisa jadi luar biasa.

Namun, seperti Lindy...

Ayah dan Ibu juga punya keburukan tersendiri.

Entah itu pil Ibu yang membuatnya sangat mengantuk...

Atau bahwa Ayah marah besar saat dia mabuk...

Kita tidak akan pernah tahu.

Apa pun itu, Lindy tidak pernah mendapatkan cinta yang dia perlukan.

Dia malah semakin marah...

Dan kelainannya semakin memburuk.

Lalu orang tuanya mendapatkan diagnosisnya.

Para dokter menyebutnya Kelainan Eksplosif Berselang.

Dia tidak dapat hidup dengan aman di dunia.

Dan tidak seorang pun akan aman di sekitar dia.

Jadi untuk hidup, dia harus hidup sendiri.

Terisolasi dari orang lain sampai obatnya bisa ditemukan.

Jumlah besar kortisol yang mengalir di tubuh Lindy...

Menjadikan dia lebih cepat dan lebih kuat dari orang normal.

Itu menjadikan dia sangat menarik bagi pihak-pihak tertentu.

Tapi kondisinya juga menjadikan dia sangat tidak stabil.

Dan jauh lebih marah dibanding orang normal.

Lindy lekas berang.

Begitu terprovokasi, dia akan mengamuk.

Sampai dia bisa mengendalikan diri, dia tidak berguna bagi siapa pun.

Hidupnya sebagai tikus lab dimulai.

Hasilnya beragam.

Jadi mereka pikir mungkin militer akan memberi dia struktur...

Untuk menyalurkan karunia uniknya.

Atau mungkin tidak.

Berhenti!

Menjauh!

Menjauh dari dia sekarang!

Mereka sangat baik dan suportif.

Pantas saja itu tidak membantu.

Tentu saja semua pengobatan ini hanya memperburuk keadaannya.

Kau pasti mengira mereka akan belajar untuk tidak membuatnya kesal.

Semakin terlihat seolah mereka akan mengurung dia, membuang kuncinya.

Lindy akan sendirian selamanya.

Lalu sebuah terobosan, kesempatan untuk jadi normal.

Perawatan itu brutal, barbar, keterlaluan...

Dan mengejutkannya, efektif.

Ini konyol. Sudah lima menit aku menunggu di sini.

Sesulit apa menemukan kunci mobilku?

Aku tahu, maafkan aku. Tapi beri aku waktu.

Apa "idiot" termasuk dalam deskripsi pekerjaanmu?

Aku tahu. Maaf, Pak. Ada banyak kunci di sini.

Ya, dan tampaknya kau terlalu bodoh untuk digaji sesuai UMR.

- Apa ini kuncimu? - Ya, itu kunciku, bodoh.

- Ini mobilku. - Kurasa kau melupakan sesuatu.

- Apa? - Sopan santunmu.

- Apa ini kuncimu? - Ya, itu kunciku, bodoh.

Jangan harap dapat uang tip.

Justin?

Aku Lindy.

Sebenarnya, aku akan pergi.

Kukira kencan akan menyenangkan...

Tapi kondisi pikiranku sedang tidak baik.

Aku tidak mau tidak datang tanpa kabar...

Karena aku bukan orang berengsek.

Ini lucu. Ini bahkan bukan kencan terburukku.

- Aku merasa tidak enak. Maaf... - Herpes.

- Herpes, klamidia, dan kutil. - Baiklah.

Gadis ini terus menyebutkan semua penyakit kelamin yang diderita.

Itu tidak terduga.

- Kutil pada umumnya tidak terduga. - Tidak punya cerita kencan buruk?

Aku? Tidak ada. Aku tidak terlalu sering berkencan.

Apa itu karena kau selalu pergi sebelum kencannya dimulai?

Tidak. Kencan denganmu cukup baik. Aku biasanya bahkan tidak masuk.

Kenapa tidak?

Aku benci orang.

Misalnya siapa?

Entahlah. Orang yang bicara dengan mulut penuh.

Orang yang mengunyah dengan berisik, orang yang bersenandung.

Pria yang memakai jins dengan sandal jepit.

- Aku tidak suka pejalan lambat. - Ya, tepat.

- Yang bilang, "Semoga harimu baik." - Ya. Aku mungkin tidak inginkan itu.

- Atau orang yang bicara di lift. - Ya, itu buruk.

Selain orang yang berkentut di lift. Itu lebih buruk.

Apa kau berkentut di lift?

- Apa kau berkentut? - Tidak, aku dari Inggris.

- Sudah siap memesan? - Aku akan pergi, aku tidak tahu.

Jika dia tidak makan bersamamu, kami akan memerlukan mejanya kembali.

- Baiklah. - Sekarang.

Baiklah. Aku hanya akan...

Aku akan makan ayam sebentar.

- Pesan ikan, tanpa kacang pinus. - Kami tidak terima perubahan menu.

Aku alergi, jadi...

Itu kebijakan restoran.

- Baiklah. Pesan pasta. - Ada saus kenarinya.

- Daging babi? - Ada remahan pistachio.

Astaga. Mungkin kau bisa menyarankan sesuatu yang bisa kupesan.

- Tolong jangan bernada kasar. - Tidak.

- Kau begitu. - Aku jadi tidak bisa...

Membuat teman kencanku terkesan. Ini memalukan.

Bagaimana dengan ayam?

- Tentu saja. - Terima kasih.

Beri tahu aku jika kau butuh sesuatu yang lain.

Terima kasih.

Jika kau berencana menikam dia dengan pisau, aku tidak keberatan.

Aku harus buang air kecil. Aku akan segera kembali.

Seorang pria baru memberi tahu istrinya bahwa dia selingkuh.

Gigi palsu seorang wanita tua tersangkut di steiknya.

Tapi tunggu, kau harus lihat kencan pertama yang baru kulayani.

Aku bersikap menyebalkan pada si pria dan dia menangis ke serbetnya.

Teman kencannya hanya duduk diam dan melihat dia merasa tidak nyaman.

Astaga. Itu memalukan.

Mempermainkan pelanggan tidak seru lagi.

Itu seperti pertunjukan orang aneh pribadiku.

Pria itu punya alergi terhadap hampir semua yang ada di menu.

Itu menyedihkan.

Aku tahu.

Pecundang.

Dia akan meneleponmu balik.

Sial!

Kau seksi sekali...

Sial.

Ini tidak berfungsi.

Baiklah. Perbaiki.

- Kau mungkin hanya kebal. - Tidak.

Dengar, ini perawatan canggih dan mutakhir.

Baiklah. Aku yakin kau akan dapat hadiah Nobel begitu kau mati.

- Apa itu ancaman? - Bisakah kau memperbaikinya?

- Baiklah. - Baiklah.

Pakailah.

Emosimu pasti intens sampai kau mengalahkan sistem.

Ya. Aku punya tingkat kortisol yang sangat tinggi.

Jadi, emosiku intens sepanjang waktu.

Tapi kau tidak bisa jadikan biokimia sebagai dalih sepanjang waktu.

Jadi kuduga kencannya mengecewakan?

Maksudku...

Mengingat fungsi utamanya adalah menguji apa aku bisa turut serta...

Dalam situasi sosial lazim tanpa memukuli seseorang...

Maka ya, itu mengecewakan.

Separah apa kau menyakiti dia?

Aku bahkan tidak menyakiti dia.

- Siapa yang kau sakiti? - Seorang pelayan.

Itu tidak penting. Alatmu gagal.

Lindy, ini bukan penyembuh. Aku sudah pernah bilang.

Kita hanya bisa dapat kemajuan jika kau berdamai dengan masa lalumu.

- Sudah kuceritakan kisahku padamu. - Tapi ada perbedaan...

Antara membahas masa lalumu dan benar-benar berusaha menerimanya.

Cekik mati?

Pendarahan di leher.

Anggun. Sudah selesai.

Kunaikkan voltasenya. Tapi ada batas dari apa yang bisa diterima tubuhmu.

Kau tidak peduli padaku. Aku hanya sebuah eksperimen.

Untuk apa aku mempertaruhkan pekerjaanku jika aku tidak peduli?

Dan kenapa kau tidak mau mengakui kalau menyukai pria itu?

- Karena aku tidak menyukainya. - Baiklah.

Itu tidak penting.

Semalam itu adalah bukti terapi paparanmu tidak berhasil.

Kau ingin aku melakukan apa?

Kau mau aku menaruh lintah di kulitmu?

Mau aku mengebor lubang di kepalamu untuk membebaskan iblis dalam dirimu?

Mau aku menyuruhmu minum urinmu?

- Itu sudah dicoba. - Menjijikkan.

Omong-omong, kurasa kau harus mengakui...

Bahwa jawaban dari semua masalahmu adalah koneksi manusia yang dekat.

Kelamin tidak akan menyembuhkanku, dr. Freud.

- Aku hanya... - Dan aku juga sudah mencobanya.

Kau jelas suka pria ini, jadi sekali-kali jalanilah hubungan.

- Enyahlah. - Maksudku adalah cinta.

Aku tidak menginginkan pacar.

Kita berdua tahu aku akan menghajar dia.

Mungkin tidak. Tapi entah kenapa kau meninggalkan seseorang...

Yang membuatmu merasakan sesuatu.

Baiklah, aku akan pergi. Kau membuatku kesal.

- Terima kasih. - Sampai jumpa pekan depan.

Aku tidak sabar.

Inti dari hidup adalah koneksi Lakukan panggilan telepon itu

Jadilah bos dan kuasai ruangmu

Terlihat enak.

- Terima kasih banyak. - Tidak buruk, ya?

- Tidak terlihat ada pelayan payah. - Benar.

Aku senang kau menelepon.

Aku tidak mau melewatkan kesempatan untuk mengecewakan wanita cantik.

Bagaimana kau berencana melakukannya?

Entahlah.

Tergantung apa kau menganggap akuntan payah keren atau tidak.

Tergantung. Kau kerja untuk siapa?

Aku kerja untuk perusahaan swasta. Seorang pria bernama Barry.

- Apa pekerjaanmu? - Dulu aku kerja di bidang keamanan.

Baiklah. Jadi kau tahu cara memakaikan borgol?

Bukan pekerjaan seksi, tapi tukang pukul di bar payah.

- Kau bukan tukang pukul. - Ya. Kenapa?

- Berapa bobotmu? 50 kg? - Ukuran tubuh tidak penting, Justin.

- Entah apa yang kau dengar. - Lalu, apa?

More Indonesian subtitles for Jolt

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left