The Witness

The Witness

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

The Witness 2026 S01 NF WEB H264-GRACE
A Commentary by tedi
Retail NF (3 eps)

Tags

webdl
Published on: 2026-06-04
Downloads: 13
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Pada 15 Juli 1992, Rachel Nickell dibunuh di Wimbledon Common.

Putranya, Alex, yang usianya menjelang tiga tahun,

menjadi satu-satunya saksi.

Penyelidikan berikutnya tercatat

sebagai salah satu kasus paling kontroversial

dalam sejarah kepolisian Inggris.

Beberapa tokoh dan bagian cerita

diubah atau ditambahkan demi kepentingan dramatis.

Kau lihat Ayah? Mau melambai ke Ayah?

- Melambailah. - Kedua tanganmu sibuk, ya?

Halo!

Tidak!

Sana!

Semasa kecil, aku jalan-jalan dengan ibuku…

tapi dia tak pulang lagi.

Oke, ayo pakai kaus kaki ini.

Lalu pakai juga sweter ini.

- Ya? - Tidak, aku mau sama Ibu.

- Pakailah. - Biar Ibu saja.

Ayolah, Alex.

Alex, ayolah. Sekali ini saja Ayah yang pakaikan.

Hai!

Alex.

- Pakaikan sweterku. - Sama Ayah saja, ya?

- Sama Ibu saja. - Sana, Ibu lagi bersiap-siap.

- Yuk, biarlah Ibu bersiap-siap. - Maunya sama Ibu.

- Ayo, Bu. - Baiklah.

Oke, Ibu pakaikan.

Kalau kau memaksa.

Oke.

Sini, sweaternya. Yuk, makin cepat kita siap,

makin cepat kita bisa ke taman. Lalu…

- Kita naik sepeda roda tiga. - Ya, nanti kita naik itu.

Kita ke taman dulu, ya?

- Pamit kepada Ayah dulu. - Oke.

Bersenang-senanglah, Sayang.

Kutelepon saat makan siang. Aku mencintaimu.

Aku juga.

Oke, kita butuh apa lagi?

- Sepatuku. - Ya, kira-kira di mana itu?

Ada di situ, tidak? Kau sembunyikan lagi, ya?

Maju! Jangan bikin macet!

Jalan!

Sudah sampai.

Siap? Bisa melompat? Bagus.

Oke, Nak. Peganglah tangan Ibu.

Karena kita akan lewat parkiran. Nanti bisa memanjat berapa pohon?

- Lima belas. - Lima belas?

- Eh, bukan. Seratus. - Seratus?

Bukan, 110.

Seratus sepuluh? Tidak kurang banyak?

Jangan, Sayang. Sini.

- Ikan? - Ya.

Ikan apa? Ikan besar?

- Ikan besar? - Ya. Besar, sedang, dan kecil.

Oh, begitu.

- Pagi, Mas. - Pagi. Hanya satu hari ini.

Ketuk pelan-pelan.

Itu apa? Cacing, ya?

Lihat!

Lihat, 'kan?

Terima kasih.

Sama-sama. Sebentar, pulpennya. Silakan tanda tangan.

Tahu siapa yang pasti suka ini? Katak pasti suka.

- Ya. - Ya.

- Gajah. - Gajah pasti suka.

Sambil melangkah bam, bam, bam.

Pasti kau tak kepikiran…

POLISI

Halo?

Halo, ini André, pacar Rachel?

Siapa ini? Sedang apa di flat saya?

Anda di mana? Anda sendirian?

Hai, saya André Hanscombe. Ayah Alex Hanscombe.

Pak Hanscombe?

- Alex tak di sini. - Di mana dia?

Dia aman. Mohon ikut saya.

- Maaf, boleh pinjam ruangannya? - Tentu, Pak.

Terima kasih.

Apa yang terjadi?

Duduk dulu.

Rachel diserang dan dibunuh dengan pisau.

Yang sabar, Pak.

Ceritakan semuanya.

Aku… Aku perlu tahu kejadiannya.

- Siang. - Siang, Pak.

Tim investigasi. Aku harus ke mana?

Ke situ, Pak.

Dugaan awal?

Sekilas, menurut dugaanku,

serangan awal terjadi agak jauh dari lokasi jasad ditemukan.

Menurutmu dia dipindahkan?

Luka-lukanya sesuai dengan penyeretan,

kemungkinan dari lokasi pertama bercak darah ini.

Setelah itu, jejak darahnya menjadi tidak menentu.

Dia akhirnya dipaksa ke sini.

Di sinilah pelaku memerkosanya dengan brutal.

Dia ditikam berkali-kali.

Siapa itu?

Yang menemukan korban dan anaknya.

Anak itu sepertinya tak mau meninggalkan jasad ibunya.

Permisi. Detektif Kepala Wickerson. Apa anak itu mengatakan sesuatu?

Ya, dia bilang,

"Bangun, Ibu. Bawa ibuku."

Jadi, dia lihat semuanya?

Area ini dijaga ketat. Jadi, tak ada yang bisa mendekatinya.

Kami memberinya obat penenang. Dia baru tertidur.

Cedera anak Anda terbilang ringan,

sebagian besar di wajah. Sambil menunggu dia terbangun,

psikolog anak RS ini ingin bicara dengan Anda.

- Bolehkah… - Sebaiknya kita ke flatmu.

Untuk mengambil yang kalian butuhkan. Kalian tak bisa tinggal di sana sekarang.

- Boleh saya masuk… - Dia baru tertidur.

Pembunuhan brutal terhadap ibu muda mengusik ketenangan

salah satu kawasan paling makmur di London.

Dia diperkosa dan lehernya digorok.

Anak laki-laki itu juga dipukuli

dan ditemukan memeluk tubuh ibunya oleh seorang pejalan kaki.

Anak itu berlumuran lumpur dan darah.

Sepertinya bagian kepalanya dipukuli.

Polisi menyatakan anak itu mungkin lebih dulu diseret ke semak-semak,

lalu ibunya diserang saat berusaha mengejar.

Kenapa anak itu tak dibunuh?

Mundur! Harap mundur!

Ayo, André, kemarilah.

Baik, cukup! Mundur!

Sudah! Cukup!

Tetangga ditawari uang untuk foto-foto isi flat.

Ibu André memakai nama belakang suaminya. Mereka bisa bersembunyi di sana.

Ada yang bisa kami bantu?

Biasanya Rachel yang mengurus ini. Saya…

Saya tak tahu Alex butuh apa.

- Saya bahkan tak tahu dia butuh apa. - Kita butuh pakaian.

Pakaian Anda dan Alex untuk… forensik.

- Mungkin Alex juga butuh mainannya. - Ya.

Ya.

Dia belum bicara apa-apa sejak dipisahkan dari jasad ibunya.

Penting untuk Anda pahami. Kalau mau Alex bisa melewati ini,

Anda tak boleh membohonginya.

Dia harus tahu persis bagaimana situasinya sejak awal.

Yang dia butuhkan sekarang adalah kejujuran dan rutinitas.

Oke.

Terima kasih.

Baiklah.

Dengar.

Terjadi kecelakaan.

Ibu dibunuh.

Dia sudah tiada.

Dia takkan kembali.

Hei.

Sini.

Biasanya mereka berjalan-jalan di sini, tapi dia sempat diganggu ekshibisionis.

Setelah itu, dia mulai menyetir ke Wimbledon.

- Di sana lebih aman. - Ya.

- Oke. - Dia sudah tertidur.

Terima kasih, Bu.

Alex dan Rachel…

Mereka selalu bersama.

- Saya hanya… - Ya.

Saya tahu ini berat bagi…

Bisakah dia dibawa oleh dinas sosial?

Pelaku sudah ditangkap?

Begini, TKP-nya seluas 1.100 hektare,

dan sejauh ini tak ada saksi. Jadi…

Apa?

Apa pun yang Alex lihat bisa jadi sangat penting,

tapi tak ada yang ingin memperburuk keadaan.

Dan bukan kami yang mengambil keputusan.

Tapi jika Alex satu-satunya saksi,

dia dalam bahaya, bukan? Si pembunuh tahu Alex melihatnya.

Dia akan aman di sini.

…saat ini,

belum jelas sejauh apa serangan yang Alex saksikan.

Anak-anak sama sekali tak tahu konsep kematian.

Jadi, yang dia sadari, ibunya meninggalkannya.

Dan seperti kebanyakan anak-anak seusianya,

dia akan berpikir itu salahnya.

Kira-kira, berapa lama traumanya?

Mungkin bisa seumur hidup.

Kenapa?

Kausnya kenapa? Ayo dipakai… Alex.

Aku mau yang dinosaurus.

- Tapi tak kita bawa. - Itu di mana?

Di rumah, tapi kita belum bisa pulang.

- Tapi aku mau yang itu. - Bagaimana kalau…

Desperate Dan?

- Kau suka, 'kan? - Tidak.

Kita tak bisa pulang. Kau harus pakai yang ini.

Aku mau pulang!

- Oh, Keith. Silakan duduk. - Baik.

Beritanya di mana-mana.

Pembunuhannya berbau seks, korbannya wanita cantik.

Tanpa si anak pun, ini pasti laris.

Kita masih jalan di tempat.

Seorang wanita ditikam 49 kali di tempat umum saat siang bolong.

Tapi kita buntu.

Komjen minta laporan perkembangan harian.

Kita sudah ditekan?

Ya, aku butuh detektif yang bisa menanganinya. Bereskan ini.

Dengan segala hormat, Pak, itu bisa menjadi buah simalakama.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left