The first 200 lines.
Choi Jae-hee, anggota grup idola Gold Boys,
yang diperiksa sebagai saksi dalam kasus pembunuhan Kang Woo-seong,
semalam mengalami kecelakaan dan saat ini dikonfirmasi
kritis dan tak sadarkan diri.
Pihak berwajib sedang menyelidiki
situasi dan penyebab kecelakaan.
Saksi melaporkan Pak Choi menunjukkan
tanda-tanda tak stabil sebelum kejadian
dan ditemukan dokumen yang diduga wasiat di TKP,
mengarahkan penyelidik mempertimbangkanโฆ
Kami mengontrol pendarahannya dengan kraniotomi
dan menyingkirkan hematoma.
Saat ini kami cuma bisa membiusnya di ICU
dan mengawasi kondisinya dengan ketat.
Kalau begitu,
apa yang akan terjadi kepadanya?
Jika area luka pada otaknya terus membengkak
dan tekanannya menekan saraf,
dia bisa mengalami kerusakan neurologis.
Apa maksudnya itu?
La-ik.
Apa yang terjadi?
Apa yang terjadi?
Hei, kemarilah. Ayo bicara.
Aku harus menemuinya sendiriโฆ
Hei! Kau tak boleh di sini sekarang.
- Kau harus keluar sebelum reporterโฆ - Itu yang kau cemaskan?
Jae-hee jadi seperti itu!
Kenapa diaโฆ
Kenapa dia bunuh diri?
Mereka menemukan surat.
Surat bunuh diri yang mengatakan dia akan mengaku.
Apa?
Bagaimana kondisi Choi Jae-hee?
Katanya dia mungkin tak akan selamat.
Saat kuperiksa riwayat teleponnya,
dia mencoba menelepon beberapa orang selain kau.
Dia menelepon Do La-ik dan Geum Bo-sang.
Yang mengangkat telepon cuma Bo-sang,
tapi sepertinya dia langsung menutupnya dan tak bicara banyak.
Orang cenderung begitu saat mau bunuh diri.
Mereka memegang ponsel karena tertekanโฆ
Kudengar ada surat bunuh diri di TKP.
Ponselnya kami amankan.
Semuanya tertulis di sana, "Aku membunuh Kang Woo-seong.
Akan kutebus dengan kematianku. Maafkan aku."
Tapi ada yang membuatku bingung.
Kenapa Choi Jae-hee
meneleponmu pada akhirnya?
Kalian tak akrab.
Entahlah. Aku juga penasaran.
Sebenarnyaโฆ
Jae-hee mengirimkan pesan suara hari itu.
Benarkah?
CHOI JAE-HEE - PESAN SUARA
Kenapa kalian tak angkat?
Kau sedang bersama La-ik?
Aku dalam masalah dan butuh bantuan.
Ada sesuatu yang lupa kukatakan.
Tentang hari saat Kak Woo-seong tewas.
Aku menelepon Kak Woo-seong lagi saat fajar, di parkiran.
Aku yakin itu bunyi nada deringnya.
Tapi jika dipikirkan, nada dering itu
berasal dari sisi kebun.
Ya, karena ituโฆ
Dia pasti salah dengar.
Mungkin, tapi bukankah itu aneh?
Orang yang menulis surat bunuh diri dan mengaku
bicara seperti itu sebelum mati.
Maksudmu, Choi Jae-hee bukan pelakunya?
Jika bunyi yang dia dengar benar-benar ponsel Woo-seong,
artinya pembunuhnya mengambil ponselnya
dan kabur ke arah sana.
Bisa tanyakan penghuni di sana apa mereka melihat sesuatu malam itu?
Hentikan ini.
Kau bukan pengacara La-ik lagi.
Kau ingat?
Kau pernah mengatakan,
"Jika terus menahan masa lalu,
kau akan tertinggal sendirian.
"Kau harus maju."
Ini sudah kali kedua.
Kau tahu hukuman pelanggaran berulang lebih berat?
Apa boleh buat? Aku harus mencari nafkah.
Omong-omong,
apa yang kau pikirkan saat berdiri di sana?
- Apa? - Katamu kau ingat aku.
Kita bertemu di rumah abu setiap tahun, pada hari yang sama.
Saat berdiri di sana,
di depan abu mendiang, apa yang kau pikirkan?
Kenapa kau bertanya?
Karena jika aku jadi kau, aku pasti malu hidup seperti ini.
- Apa katamu? - Alasan hukumanmu diringankan
adalah karena kehidupanmu yang berat.
Tapi itu bukan alasan.
Seberat apa pun masa lalumu,
memakainya untuk membenarkan cara hidupmu tidak baik.
Kau tak tahu apa-apa tentangku.
Bukan aku yang sembarangan kepadamu, tapi kau sendiri.
Tiap aku di sana,
aku membuat janji yang sama.
MENDIANG MAENG JI-YONG, MENDIANG PARK SU-HEE
Aku akan hidup dengan hormat.
Jika terus menahan masa lalu,
kau akan tertinggal sendirian.
Orang yang mengandalkan kemalangannya
tak bisa kubela.
Setelah kau mengatakan itu, aku mengubah hidupku.
Aku mengubur masa laluku dan terus maju.
Tapi kenapa malah kau yang menahan masa lalu sekarang?
Kenapa kau belum berpaling dari Do La-ik?
Kau melarangku begitu.
Do La-ikโฆ
Sudah pergi.
Dia bukan bagian dari dunia kita.
Ayah dengar pelakunya ditangkap.
Tersangka mengaku, tapi sedang koma.
Investigasinya harus ditunda sampai dia bangun,
jika dia mati, kasusnya ditutup.
Apa rencanamu?
Jika kau cuma bermain aman dan defensif begini,
ada saatnya kau tak bisa menyerang
dan pilihanmu cuma menyerah.
Gadis yang kau selidiki kali terakhir, Hong Hye-joo.
Kau tahu dia putri Pimpinan Hong dari Grup Imhwa?
Ya, aku tahu.
Pimpinan Hong murka.
Sepertinya gadis ituโฆ
Punya hubungan dengan Do La-ik,
dan Pimpinan tak suka.
Jika kita menyalahkannya
dan dia dipenjara 20 tahun,
Ayah pasti akan masuk politik
dan posisimu makin kuat di kejaksaan.
Itu skenario yang sempurna.
Sayangnya tak berhasil.
Aku tak tahu Ayah berniat begitu.
Byung-gyun.
Dulu sekali,
Ayah mengalami hal serupa.
Kami punya tersangka.
Motifnya kuat, tapi tak ada bukti.
Dia tak mau mengaku.
Sekeras apa pun kami menekan, dia terus bersikeras tak bersalah.
Laluโฆ
Dia gantung diri
di penjara.
Itu menyebabkan keributan.
Orang menyebutnya interogasi koersif
dan Ayah hampir kehilangan lencana.
Tapiโฆ
Kau pikir bagaimana Ayah di sini?
Jika mau,
kau bisa menyerah di sini dan mengakhirinya.
Tapi masih ada peluang.
Itu tergantung kepadamu.
Halo, ini Choi Jae-hee.
Orang yang sebenarnya membunuh Kang Woo-seong
bukan Kak Do La-ik, tapi aku.
Rasa takut dan amarahku pada masa depan yang suram
mendorongku ke arah yang salah.
Aku membuat kesalahan yang tak bisa diperbaiki.
CHOI JAE-HEE
Aku akan minta maaf kepada Kak Woo-seong.
Aku akan segera menemuinya.
Laluโฆ
Tolong sampaikan maafku kepada Do La-ik.
Kematianku sepenuhnya ulahku.
Bukan salah orang lain.
Aku akan menebusnya dengan nyawaku.
Tolong maafkan aku.
Aku tak punya tempat.
Aku tak tahu harus ke mana.
Jadi, aku cuma berjalan.
Lalu berakhir di sini.
Sekarang semua orang mengatakan Jae-hee pembunuhnya.
Bukan aku, tapi dia.
SURAT PENGAKUAN JAE-HEE MENGGUNCANG KASUS
Aku sulit memercayainya.
Kenapa diaโฆ
Mereka menemukan pisau
yang diduga senjata pembunuhan
dan surat bunuh diri di mobilnya. Kau sudah dengar, kan?
Dalam suratnya
dia mengaku membunuh Kang Woo-seong.
Polisi menganggapnya bukti mutlak.
Dengan konfirmasi percobaan bunuh dirinya,
kasusnya akan ditutup.
Apa itu masuk akal?
Kejaksaan tidak akan membuka kembali kasusnya.
Mereka sudah dikritik karena cuma fokus padamu
dan melewatkan pelaku sebenarnya.
Jika kasusnya dibuka lagi,
itu sama saja mengakui seluruh kasus ini kacau balau.
Aku tak peduli soal itu.
Aku mau kebenarannya.
Beri tahu aku.
Apa kau pikir dia pelakunya?
Polisi, kejaksaan, semua orang di luar,
Mereka mengatakan dan memercayai sesuka mereka.
No comments yet. Be the first to leave one.