The first 200 lines.
Hari ini panas sekali.
- Panas sekali. - Panasnya menyengat.
Halo.
Hai. Kamu di sini.
Kenapa kamu tidak memakai celana pendek?
Kamu harus menunjukkan kaki cokelatmu.
"Dia pasti terkesan dengan kaki Ji Hyo yang kecokelatan"
Stoking gelap.
Jika kugulung celanaku, ini jadi celanda pendek.
Stoking gelap. Astaga. Itu kaki yang kecokelatan.
Kamu menata rambutmu hari ini? Tidak.
Aku hanya mengeringkannya.
Kamu tampak energik saat pagi.
Bukan begitu. Aku hanya...
Aku menata rambutku. Aku mengeringkan rambutku.
Aku tidak boleh bicara denganmu.
Tidak, itu menyenangkan. Semuanya lancar hari ini.
Belum ada yang datang. Apanya yang bagus?
- Hari ini... - Apa yang berjalan lancar?
Hanya kamu yang merasa senang.
- Aku merasa bugar hari ini. - Halo.
Ini musim panas, jadi kalian memakai celana pendek.
- Panas. - Halo.
Kalian sudah datang.
- Hai. - Hei.
Kalian tidak boleh melakukan ini tanpaku.
Mari kita mulai.
- Halo. - Kacamatanya bergetar seperti ini.
- Senang bertemu denganmu. - Seok Jin.
- Seok Jin. - Lihat celanamu.
Jangan muncul dengan piama.
Kenapa kamu memakai piama?
Aku sudah membicarakan ini. Aku bertanya,
"Bukankah ini berlebihan?"
- Dia bilang tidak. - Kuteken di sini.
"Bukankah ini berlebihan?"
- Dia bilang tidak. - Kuteken di sini.
Aku bisa meneken ini untukmu.
- Seok Jin. - Ini manis.
- Aku tahu. - Aku suka.
Adakah hidangan mi yang ingin kalian makan di cuaca seperti ini?
- Naengmyeon. - Mi kedelai.
Aku mau naengmyeon Pyongyang.
- Mi soba. - Mi kedelai.
- Mi soba. - Mi soba di piring.
Ada restoran mi kedelai di Yeouido.
- Mi pedas dan mi kedelai. - Mi kedelai.
- Kalguksu. - Mi soba.
- Kalguksu. - Yeoduido punya mi kedelai lezat.
Lomba hari ini disebut Lawan Panas dengan Mi.
Kita akan mengadakan
tur hidangan mi musim panas untuk menghilangkan panas musim panas.
Aku suka mi untuk musim panas.
Kamu akan menyukai lomba ini.
"Jae Seok dikenal sebagai pencinta mi"
"Dan semua anggota juga menyukai mi"
Mi untuk musim panas.
- Bagus. - Sepertinya kamu menyukainya.
- Dia suka mi. - Kamu menyukainya.
Aku mau mi kedelai.
- Kamu suka mi. - Ya.
- Aku mau naengmyeon Pyongyang. - Kamu suka mi?
- Aku suka sekali mi. - Baiklah.
Kalian ingat lomba saat kalian meminta warga merekomendasikan
hidangan dan hanya makan makanan yang mereka sebutkan?
- Ya. - Tentu saja.
Lomba ini akan sama.
Kalian akan meminta warga merekomendasikan hidangan.
"Hidangan mi apa yang kalian sukai untuk musim panas?"
- Tanyakanlah ini. - Sudah pasti naengmyeon.
- Aku suka naengmyeon. - Makanlah yang mereka sebutkan.
- Baik. - Untuk selesai kerja,
kalian harus menyelesaikan satu garis lurus di papan bingo.
Di papan bingo dengan sembilan slot,
kalian bisa menulis hidangan mi yang kalian sebutkan
seperti mi kedelai dan naengmyeon.
Kalian hanya boleh makan hidangan yang direkomendasikan,
centang slotnya setelah makan.
Untuk melengkapi satu baris lurus, kita harus makan tiga hidangan.
Tapi masalahnya...
Kalau begitu, kita mungkin bisa langsung pulang.
Aku akan memberi kalian kesempatan
untuk mengisi papan bingo dengan hidangan yang kalian inginkan.
Baik. Itu bagus.
Permainan ini disebut Dikte Satu Hati, Satu Tubuh.
Kami akan mengizinkan kalian mendengar berbagai suara.
Aku benci musim panas.
Dan kalian akan menuliskan apa yang kalian dengar.
Jika jawaban kalian bertujuh sama, kalian berhasil.
- Benarkah? - Itu sederhana.
Ini bukan soal pengetahuan. Tulis saja yang kamu dengar.
Kita mendengar berbagai suara, dan kita hanya menulis satu?
Tidak, kalian akan mendengar satu suara.
Hanya satu suara?
Dia tidak bisa mendengarmu. Apa yang bisa dia lakukan?
- Ini seperti tes mendengarkan. - Jangan libatkan dia.
Dia bahkan tidak bisa mendengarmu.
Dia butuh komentator.
- Kalian mendapat lima kesempatan. - Baik.
Jika berhasil sekali,
kalian bisa mengisi papan dengan hidangan yang kalian inginkan.
Hanya sekali?
- Ya. - Aku yakin itu sulit.
- Kita pasti bisa. - Jika kalian gagal lima kali,
kru produksi akan menambahkan
- hidangan yang mereka inginkan. - Baik.
- Baik. - Mari kita lakukan itu.
Jika menyelesaikan satu baris,
- kita bisa langsung pulang. - Benar.
Naengmyeon harus ada di tengah.
Itu akan bagus.
- Kita harus melakukan itu. - Harus di tengah.
- Kalian tidak boleh curang. - Tentu tidak.
Yang benar saja.
Kami profesional.
- Kami tidak berniat curang. - Benar.
Boleh salah mengejanya?
- Ya. - Terima kasih.
Kalian hanya perlu menulis
- jawaban yang sama. - Yang sama?
- Baik. - Tulis saja yang kamu dengar.
Jika kamu salah mengejanya, jawabanmu tidak akan sama.
Jadi, aku menanyakannya.
- Jadi... - Kata seperti "sama".
Kamu harus berhati-hati.
- Akan kuberikan pertanyaan pertama. - Baik.
Hei.
- Hei. - Astaga, ini...
- Kamu bercanda? - Hei.
Ini... Hei.
- Mainkan lagi. - Astaga.
- Sekali lagi. - Mainkan lagi.
"Itu suara yang aneh"
- Ini... - Serius.
Bagaimana kita menulisnya?
Ini terlalu mudah.
Ini suara zebra.
- Apa? - Apa...
Apa itu zebra?
"Mereka belum pernah mendengar suara zebra"
Kalian hanya perlu menuliskan apa yang kalian dengar.
Maksudmu suaranya?
Aku menulis "anjing".
- Apa yang kamu lakukan? - Begitu rupanya.
- Kita tidak bisa melakukan ini. - Aku sudah selesai.
Aku hanya menuliskan suara utamanya.
- Aku hanya... - Bukan suara sepele.
Aku hanya menulis apa yang kudengar.
"Mereka menuliskan jawabannya"
- Sudah selesai? - Hanya yang kudengar.
Satu, dua, tiga.
"Mengungkap jawaban mereka"
"Eumheuheuheu heuheu."
"Huhuhuhu huhu huhuhu."
"Mereka menggambarkan suara zebra secara berbeda"
Tidak.
"Oh higseuhig."
"Jawabannya sangat aneh"
- Seok Jin. - Ini...
- "Oh..." - Perhatikan saja suara utamanya.
- "Oh..." - "Oh higseuhig?"
"Zebra Seok Sam terdengar unik"
Baiklah. Kalian gagal.
- Ini terlalu sulit. - Bagaimana bisa kami berhasil?
Kalian hanya perlu menjawab satu pertanyaan dengan benar.
- Jadi, ini... - Bagaimana caranya?
Sederhanakan saja.
Cobalah mengintip jawaban orang di sebelahmu.
Ini seperti...
Sepertinya kita harus
menulis sesuatu seperti ini.
- Jae Seok, itu lebih mudah. - Ini...
- Bagaimana cara menulis ini? - Jae Seok.
Aku bisa menulis ucapanmu.
- Benar. - Kamu bisa?
Sesuatu seperti ini.
- Bukankah itu "appalareuria"? - "Appalareuria."
- Benar. - "Apalareuria".
- Apalareuria. - Mari kita lakukan lagi.
Tolong beri kami yang mudah.
- Baiklah. - Fokus saja pada suaranya.
Pertanyaan berikutnya.
- Ini mudah. - "Ityiyiyi."
- Tunggu. - "Yiyi".
- Lebao. - Itu suara Lebao.
"Itu suara Lebao"
"Kelihatannya lezat sekali"
Itu Lebao.
- Ayo lakukan ini - "Ityiyiyi."
"Ini jauh lebih mudah"
"Ititititit"
Jangan meniru suaranya.
Suku kata pertama memiliki konsonan terakhir.
Kedengarannya seperti "it" enam kali.
"Mereka mendiskusikannya"
- Sudah selesai? - Ya. Kita pasti bisa.
- Aku sudah selesai. - Satu, dua, tiga.
- Sudah selesai. - Sudah selesai.
- "Ititititititit." - "Ititititititit."
Jawaban Seok Jin sama denganku.
No comments yet. Be the first to leave one.