Starting Over Again

Starting Over Again

Download Indonesian Subtitle

Release info

Starting Over Again 2014 FILIPINO WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF Fix common errors

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-01-24
Downloads: 13
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

MULAI LAGI DARI AWAL

Aku mencintaimu, Pak Marco!

Ayo.

Aku mencintaimu Pak Marco!

Aku mencintaimu Pak Marco!

Aku mencintaimu!

Aku mencintaimu!

Aku mencintaimu Pak Marco!

Akhirnya, nona Gonzales.

Harus kuakui.

Pertama kali melihatmu,

Aku tak menyukaimu.

Mereka bilang kau hanyalah sakit kepala parah.

Sejak kedatangan Amerika, Spanyol pergi.

Kakak Rizal membawa jasadnya dari sini di Paco Park,

dan memindahkannya ke Luneta.

Akhirnya dilakukan pencarian untuk surat yang dia tinggalkan dalam sepatu.

Tapi sudah terlambat.

Di dalam sepatu itu...

...tak ada yang bisa ditemukan.

Itu membusuk.

Apa yang sebenarnya dia tulis?

Kita tak tahu.

Dia melihatku.

Tunggu aku!

Tunggu... Tunggu!

Oke murid-murid, cukup untuk hari ini.

Kita bertemu lagi hari Senin.

Sampai jumpa.

- Sampai jumpa, Pak. - Baiklah.

- Pak. - Ginny! Pergilah dan rayu dia.

Pak! Tunggu.

- Ini akan cepat, aku janji. - Nona Gonzales...

Tunggu! Aku janji ini akan cepat. Aku janji.

Tunggu. Di sini...

Oh! Geser ke sini. Di sini.

Oke.

Ada apa, Nona Gonzales?

Pak, aku tak mau ini membusuk seperti surat Rizal,

karena ku yakin jika ada yang ingin kau katakan, harus segera dikatakan.

Ya, Nona Gonzales. Apa yang ingin kau katakan?

Aku mencintaimu, pak.

Hari ini, 14 Februari 2004, akan menandai sejarah percintaan kita.

Selamat hari "Valentine", pak.

Tahun depan, akan jadi "Happy Anniversary", oke?

Selalu menyenangkan, Nona Gonzales.

Terima kasih.

Aku jatuh cinta kepadamu hampir empat tahun, Pak.

Sejak hari pertama kelas sejarah kita.

Suatu hari, kuharap kau menyadari

bahwa kau layak mendapatkan cinta ini.

Bagaimana dia akan menyadarinya jika kau tak mengirimnya?

Kirim apa?

Kau bisa kirim surel sendiri atau ke orang lain.

Dan kau bisa tentukan tanggal yang kau mau untuk menerimanya.

Berapa lama?

Tergantung.

Bisa minggu, bulan, atau bahkan tahun

sejak kau menulis surel itu.

Masalahnya dengan Ginny adalah

dia menulis untuk Marco ratusan kali,

tapi dia tak punya nyali mengirimnya.

Hei. Tentu aku akan mengirimnya.

- Ayo kita kirim sekarang. - Tidak.

- Tidak! Jangan lakukan. - Aku sungguh akan mengirimnya.

Ini adalah maket bangunan dengan tampilan arsitektur masa depan

Oh, bagusnya...

- Indah, bukan? - Ini sungguh beda.

Ginny, aku berharap punya umur panjang untuk melihat ini.

Ya, Pak. Aku pun berharap begitu.

Sekali lagi, Selamat!

- Sekarang, ke sana. - Baiklah.

Jadi ini kesenangan kedua.

Tapi aku juga harus mengakui itu,

Aku tahu bahwa kau memiliki keistimewaan dalam dirimu.

Kau punya semangat.

Ginny... Selamat!

Terima kasih. Selamat untukmu juga.

Rumah itu milik nenekku.

Aku tahu, Pak. Itu mengapa aku bertanya apa aku bisa gunakan

sebagai subjek tesisku tahun depan.

Ayo...

Marco, di sini kau rupanya.

Kau tahu...

Aku sudah ke tiga toko buku, tapi tak ada,

Aku masih tak bisa menemukan bukunya.

Sayang sekali. Aku butuh untuk referensi.

Pak.

Seperti yang kukatakan,

untuk tesisku tahun depan, rumah nenekmu...

- Aku memberimu pisang goreng... - Oh, pisang!

Terima kasih.

Ginny... Ginny.

- Sampai jumpa. - Terima kasih.

Sampai jumpa.

Nona Lala Lioness memakanmu hidup-hidup lagi.

- Apa mereka pacaran? - Tentu tidak.

Ini stan penjara, bukan stan pernikahan.

Aku cuma pinjam. Tak ada borgol di stan pernikahan.

- Akan ku kembalikan segera. - Tidak.

Ini 150 peso. Kau hanya memberiku 50 peso.

- Aku tak punya uang lagi. - Aku juga.

Aku bangkrut. Kami relakan tiketnya

agar kau bisa ikuti Pak Marco ke stan horor.

- Banyak semut di badanmu. - Hei!

Lepaskan aku.

Hei! Hentikan.

Pak!

Pak!

- Pak. - Duluan ini.

Hei! Tunggu.

Pak, tolong pilih Nona Lala.

Pak, mau menikah denganku?

Pak. Dia belum bayar!

Kau tak bisa menikah. Dia penipu.

Pak, kami sudah bayar.

Kau harus menikahi Nona Lala.

Pak, kumohon.

Kau milikku.

Pak, dia sungguh penipu.

Aku terima Lala Florence

menjadi calon istri tercinta

saling memiliki dan melindungi

mulai saat ini dan seterusnya

mulai saat ini dan seterusnya

dalam kaya maupun miskin

dalam kaya maupun miskin

dalam sakit maupun sehat

dalam sakit maupun sehat

sampai maut memisahkan.

Kau telah mengabaikannya begitu lama.

Katamu dia punya waktu setahun untuk sendiri.

Ini belum setahun.

Tentu.

Pak Marco.

Nona Torres.

Sudah selesai mendaftar?

Belum, Pak. Antriannya masih panjang.

Pak! Ginny...

Aduh.

Nona Gonzales.

Apa kau masih ingin gunakan rumah kami untuk tesismu?

Ya.

Rumah ini dibangun ayahku tahun 1935.

Empat generasi keluarga kami tinggal di sini.

Ayahku sangat mementingkan pendidikan,

itu sebabnya hampir semua dari kami menjadi guru.

Banyak hal terjadi di rumah ini.

Dalam Perang Dunia II...

- Ma... - Apa yang membuatmu lama?

Kami terjebak macet.

- Apa kau membawa puding? - Ya, ini dengan Marco.

Ginny, ini orang tuaku.

Ini Ginny.

Ginny. Kau mau puding?

Tidak, Pak. Aku masih kenyang.

Sampai mana tadi?

Kau lihat Sungai Pasig?

Ayahku dulu selalu memberitahu kami,

Santa Ana seperti Tagaytay pada masa itu,

kota pendidikan sesungguhnya,

di mana kau bisa istirahat dan menghabiskan waktu bersama keluargamu.

Tumbuh berkembang.

Bagi kami ini adalah tempat berlindung.

Kami suka rumah ini.

Tapi sayangnya, kurasa kini waktunya kami harus relakan rumah ini.

Kami sebenarnya mencari pembeli.

Sayang sekali...

...rumah ini sangat bernilai

Hanya beberapa yang bertahan selama bertahun-tahun.

Jangan dijual.

Ya, sebagian besar keluarga ada di luar negeri.

Kami juga sering berada di sana

karena kami membangun sekolah di sana.

Omong-omong, cuma Marco yang tinggal di sini.

Kau tak apa-apa?

Ya.

Ini pukul 10 malam.

Transportasi umum terdekat tiga blok jauhnya.

Di setiap blok, banyak pria yang mabuk. Aku akan mengantarmu pulang.

Baiklah, Pak Marco.

Jika kau memaksa

bagaimana bisa aku tolak?

Di mana asramamu?

Oh, tidak. Akhir pekan aku pulang ke rumah ayahku.

Di mana dia tinggal?

Di Batangas.

- Di Batangas? - Ya.

Kau tak bisa tarik ucapanmu. Katamu kau akan mengantar pulang.

Yang gerbangnya terbuka.

- Jaga dirimu, ya? - Ya, jangan cemas.

Mengapa kau berubah? Dasar jalang.

Oh! Ayah.

Ayah!

Ini lagu kesukaan ibu dan ayahku.

Ayahku memainkan lagu ini saat: A. Dia senang atau B. Dia sedih.

Oh! Tidak, tidak usah.

Aku baik-baik saja. Ayah dan aku selalu begini.

Ayah. Kau harus bangun.

Satu... dua... tiga!

Starting Over Again subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left