The first 200 lines.
UNDERCOVER MISS HONG
Siapa Hong Keum-bo?
"Buku Inspirasi Gaya Busana Hong Jang-mi untuk Usia 20."
Dari Hong Jang-mi. Untuk kakakku, Hong Keum-bo.
Kenapa kau memeriksa barangku?
Apa?
Aku kenal wajah itu.
Dia peraih nilai tertinggi ujian tertulis.
Kita bertemu saat wawancara.
Benar.
"Mohon lakukan peninjauan yang teliti pada soal ujian selanjutnya."
Kardusmu rontok setelah terkena hujan.
Aku sudah bawakan kardus basah ini, tapi dianggap pencuri.
Aku tak percaya anak zaman sekarang.
Duduk!
Kalian perlu memilih kamar dan bereskan semua ini.
Perkenalkan diri.
Kau dulu.
Kak.
Perkenalan amat penting.
Kau tak boleh menyapa seperti orang usia 35 tahun yang bosan
dan sudah muak dengan dunia.
Usia 20 tahun harus sepertiβ¦
Do, re, mi, fa, solβ¦
Itu dia. Sol.
Do, re, mi, fa, solβ¦
Senang bertemu. Namaku Hong Jang-mi.
Aku akan mulai bekerja di kantor pusat Hanmin di Yeouido besok.
Usiaku 20
tahun ini.
Kau bilang 20 tahun?
Tapi kau terlihat tua sekali.
Seperti kubilang, usiaku 20 tahun.
Kakak bagaimana?
Aku Go Bok-hee.
Aku sudah bekerja mulai dari bank papan atas sampai sekuritas,
dan saat ini aku asisten di kantor pusat Hanmin di Yeouido.
Usiaku 29.
Berikutnya.
Hai. Aku Kang Noβ¦
Eun-joo.
Usiaku 25 tahun.
Juga bekerja di kantor Yeouido.
Jadi, semua di kantor pusat.
Halo. Aku Kim Mi-sook.
Aku bekerja jadi teller di Cabang Magang dari Hanmin Investment & Securities.
Berapa usiamu?
Aku 28 tahun.
Apa? Aku yang tertua di sini?
Aku Ratu Lebahnya?
Benar.
Aku pakai kamar besar itu, jadi putuskan di antara kalian.
Siapa yang akan jadi teman sekamarku?
Aku.
Aku jadi teman sekamarmu.
Mi-sook, aku berharap kauβ¦
Siapa cepat dia dapat.
Sampai nanti.
Semoga kita akur.
Dasar anak-anak zaman sekarang!
ASRAMA KOTA SEOUL UNTUK PEGAWAI WANITA LAJANG
Kurasa kau sungguh suka boneka.
Benar.
Aku tinggal di asrama saat sekolah.
Dikelilingi barang kesukaan membuat kehidupan asrama lebih mudah.
Kau mau menyapa?
Ini Rachel, Phoebe,
dan Chandler.
"Hai!"
Aku juga mau mandi.
Semangat!
SMK KOMERSIAL PUTRI JEMULPO
Mari kita pakai merah muda.
Instruktur sekolah riasku bilang
bahwa citra publik seseorang bisa ditentukan oleh warna.
Jika kau merasa gayamu agak seperti ibu-ibu,
pakailah yang serba merah muda.
Aku akan berteman dengannya
lalu tanya siapa orang yang dekat dengan Presdir Kang.
Apa perlu aku mencari kesamaan di antara kami dulu?
Kak, apakah itu Pantai Gwangalli?
Itu Pantai Santa Monica.
Itu di LA, 'kan? Di AS.
Aku akan pindah ke sana.
Aku berjanji
kepada diriku sendiri saat seusiamu.
SANTA MONICA! DATANGLAH KE SANTA MONICA!
TIKET BUS EKSPRES ANEON KE POSAN, 1 MEI 1988
Ibu! Ayah!
- Putri manisku! - Ibu. Ayah.
- Selamat ulang tahun, Nak. - Kalian sehat?
Pasti perjalanannya lama. Ayo pulang.
Kubuatkan makanan lezat.
Aku lapar sekali.
LIBURAN MUSIM PANAS SPESIAL DI LUAR NEGERI SANTA MONICA!
"DI LA YANG ROMANTIS, DI BAWAH MATAHARI CALIFORNIA! PANTAI SANTA MONICA"
Aku janji kepada diri sendiri
bahwa aku akan berulang tahun yang ke-30 di Pantai Santa Monica di LA.
SANTA MONICA!
Berarti kau perlu uang banyak.
Kau mungkin butuh sejuta dolar untuk visa investor.
Akan jadi Go Bok-hee Sejuta Dolar.
Omong-omong, kau harus bersihkan kamar tiap hari.
Melihat debu dan rambut yang tercecer berserakan,
aku sungguh tak tahan.
Aku pun tak tahan.
Kakak.
Cukup sensitif.
Bersih.
Terobsesi AS.
ANTARA REKRUTMEN DAN INFILTRASI
Mana bisa aku bekerja di kantor itu?
Ingat saja satu hal.
Cari saja orang terpintar, tercerdas, dan tempeli dia, apa pun yang terjadi.
Paham?
Orang terpintar dan tercerdasβ¦
Makasih, Jang-mi.
HANMIN INVESTMENT & SECURITIES
Benar, aku Hong Jang-mi.
Aku pegawai pemula usia 20 tahun, Hong Jang-mi.
PELATIHAN PENGUATAN ETIKET UNTUK PEGAWAI WANITA
Anggota baru keluarga Hanmin, senang jumpa kalian semua.
Aku Song Ju-ran, Kepala Staf.
Setelah pelatihan pagi,
kalian masing-masing akan ditugaskan ke departemen kalian.
Mohon periksa penunjukan personel di papan buletin nanti.
Selanjutnya, Ini bukan sesuatu yang mewah,
kami punya hadiah sambutan untuk kalian.
101 HAL YANG HARUS KAU LAKUKAN PADA USIA 20-AN
101 HAL YANG HARUS KAU LAKUKAN PADA USIA 20-AN
Siapa yang punya waktu untuk 101 hal?
Nn. Go Bok-hee akan memimpin pelatihan pagi.
Untuk kehidupan kerja penuh motivasi bagi kalian semua.
Mari ucapkan bersama-sama. Semangat!
- Semangat! - Semangat!
Semangat.
Pegawai pemula wanita di kantor pusat dan cabang
semuanya memakai seragam yang sama.
Ruang loker wanita disediakan untuk berganti setelan.
Setelan?
Setelan seperti hanbok?
Setelan maksudnya baju yang kau pakai, lalu diganti dengan seragam.
Begitu, ya? Kau sungguh pintar.
Kalian bisa berganti dengan seragam selama istirahat 10 menit.
- Ya, Bu. - Ya, Bu.
Ya.
Rambut panjang harus diikat dengan rapi
dan ditutup harnet rapi.
Stoking harus setidaknya 30 denier.
Stoking? Di luar masih panas.
Begitu, ya?
Saat ini cuma kau yang tak pakai.
Di Hanmin, kita percaya dengan Kampanye 119.
Saat jamuan, minum satu jenis alkohol,
satu kali saja,
dan selesai pukul sembilan.
Bagi yang menangani laporan pengeluaran, harap perhatikan dengan saksama.
- Ya, Bu. - Ya, Bu.
Kita makan siang apa?
Berikutnya, kita bahas protokol rapat.
Jang-mi, aku saja.
Ibu memberi uang jajan lebih untuk traktir rekanku.
Simpan saja uangmu.
Hidup di Seoul itu mahal.
Kakak.
Belum pernah ada yang menyuruhku
untuk menyimpan uang.
Kau sudah siap pesan?
Mau roti lapis bulgogi?
Kami pesan tiga.
Pastinya aku akan traktir Go Bok-hee makan siang
dan mengambil hatinya.
Kalian tak menghormati senior kalian?
Kalian berani menjelek-jelekkan aku di belakangku?
Asisten harus bicara dengan bijaksana.
Siapa yang bilang presdir baru akan punya asisten baru?
Kami punya ijazah D4 sekretaris dari universitas.
Kami malah lebih paham soal kualitas asisten.
Seorang teller dari cabang regional menjadi asisten presdir
dan berpikir dirinya setara.
- Apa? - Tak heran orang berpikir
kau adalah "teman" Presdir Kang.
Rumor itu berawal karena cuma itu penjelasannya.
Jadi, tikus yang bertanggung jawab atas rumor vulgar itu
adalah kalian.
Gawat.
Lepaskan aku sekarang!
- Lepaskan dia. - Hentikan.
Kalian siapa, Anak Kampung?
Anak kampung?
Astaga.
Dia mengataiku.
Sebaiknya jangan saling mengejek. Kita semua adalah wanita berpendidikan.
Macam kau "berpendidikan."
Kau cuma pegawai pemula dengan ijazah SMK.
Tak pernah aku begitu dihina dan diremehkan seumur hidupku.
Hei, kunci pintunya.
- Baik. - Apa?
Apa? Kenapa kunci pintu?
- Kenapa⦠- Tetap di sana.
No comments yet. Be the first to leave one.