The first 153 lines.
Kembali dalam "Keepin' it Kodos".
Dibintangi oleh Kang.
Makan malam sudah siap? Bos kita akan segera tiba.
Yang ini terus memakan dirinya sendiri.
Halo, Gurita-gurita. Aku sudah matang.
Apa hanya aku yang kesakitan?
Hanya kau yang tak mau diam tentang itu.
Makanan yang lezat sekali.
Rasanya aku mau meledak karena kenyang.
Keren, aku muntahan.
Makanan enak seperti itu, pantas mendapat promosi hipergalaksi.
- Hipergalaksi! - Hipergalaksi!
Tunggu, aku tak punya keluarga lagi.
Sekarang kau punya, Nak. Sekarang kau punya.
Zona Ned.
- Homer, apa yang kau lakukan? - Menurunkan frisbee dari atap.
Ini dia frisbee -nya.
RSU Springfield
Gegar otak.
Pendarahan. Terluka parah.
Ned, kau hampir mati karena tumor otak.
Untunglah bola boling itu melepasnya dari kepalamu.
Selamat datang kembali, Bung.
Kau terlihat sangat pucat. Kau butuh udara segar.
Selagi di sana, bisa ambilkan frisbee -ku dari balkon?
Baiklah. Tapi demi Tuhan, ini yang terakhir kalinya.
Ya, ampun, ini akan sakit sekali.
Itu lebih baik.
Ayolah, Ned. Hanya karena kau
meramalkan kematian Dr. Hibbert...
...bukan berarti bisa melihat masa depan.
- Hanya sebuah kebetulan aneh. - Tolong aku.
Seorang berandal mengikat sepatuku di kabel telepon.
- Saat aku memakainya. - Coba lepaskan dirimu.
Aku akan menangkapmu, Orang Kecil.
Sebuah kemunduran lagi.
Apa ini? Ramalan keduaku menjadi nyata.
Tuhan, kenapa Kau beri penglihatan
tak suci penuh petaka ini?
Ditutup Setelah Tiga Pertunjukan.
Tak perlu kekuatan khusus untuk meramalkan itu.
Flanders, kau lihat frisbee -ku?
Aku bisa meramalkan kematian orang!
Kematian orang-orang?
Ramal aku.
Kenapa aku mati? Terlalu banyak kesenangan?
- Kena longsoran gadis bugil? - Kau meninggal makan roti isi.
- Roti macam apa? - Country Parmesan?
Dijual
Tn. Flanders, kenapa kau pindah?
Karena aku melihat diriku...
- ...menembak ayahmu. - Di lingkungan ini?
- Siapa yang belum pernah? - Takdir tak bisa dilawan.
Jika memang harus menembak ayah, ingat motto keluarga kami.
- Jangan di wajah. - Jangan khawatir.
Aku tak akan membunuh ayahmu.
Flanders, membunuhku?
Kau belum pernah membunuh, kau akan mulai dengan orang penting?
Homer, jangan menantang para Tuhan. Maksudku Tuhan.
Hanya ada satu Tuhan. Hanya satu.
- Kadang ada tiga. - Chief, pinjam pistolmu.
Tentu saja, Penduduk. Silakan.
Ayo, tembak aku di mana saja. Aku takut sekali.
Ned Flanders menodongkan sebuah pistol padaku.
Bahkan secara tak sengaja juga tak bisa.
Walau kupukul selongsongnya, seperti ini.
- Berhenti memukul selongsongku. - Tak akan.
Kau tak memberiku pilihan.
Aku seharusnya menembakmu tapi tak kulakukan.
Aku mengubah masa depan.
Menghancurkan Inti.
Apa yang sudah kulakukan?
Kuubah masa depan jadi lebih buruk.
Homer, menjauhlah dari pabrik nuklir itu.
Baik, aku takkan kembali. Mulai besok.
Hari ini ulang tahun Lenny, mereka menyajikan kue es krim.
Tapi kau akan membunuh kita semua.
Tapi ada kue es krim.
Aku harus menemukan Homer, dia akan meledakkan seluruh kota.
Kau harus menerima hal buruk dan hal baik.
Homer!
Homer, jangan tekan tombol "menghancurkan inti".
Tekan tombol "menghancurkan".
Hancurkan Inti
Jangan lakukan. Kau akan membunuh semuanya.
Lakukan... Bunuh semuanya.
Rasanya lama sekali untukku menekan tombol ini.
Hei.
Harus membunuh sahabat.
Homer, jatuhlah ke belakang.
Dasar bodoh...
Homer, aku marah sekali padamu. Kau pasti meledakkan kota...
...agar terhindar dari tugas membersihkan garasi.
- Beruntungnya Homer. - Menurutmu begitu?
Garasinya juga ke surga.
Mungkinkah aku bisa meledakkan surga?
Homer Simpson, saatnya kau terima ganjaranmu.
- Ini frisbee -mu. - Ada prasmanan besar di sini?
Tentu. Menjauh saja dari salad tiga kacang buncis.
Kau bukan bosku.
Empat Pemenggalan Dan Sebuah Pemakaman.
Halo, Bung!
Kau berhasil mengejutkanku.
Kau tak perlu pisau mahal untuk menarik perhatianku.
Tidak dengan jambang yang lucu itu.
Ayo, cium aku.
Itu bukan sebuah ciuman!
Moto Kami. Apa Ini Semua, Jadinya?
Sepertinya Pembunuh Berjambang menyerang lagi.
Bagaimana dengan mayatnya?
Bedaki dia untuk Pangeran.
- Apa artinya itu? - Pangeran akan mampir.
Aku mau dia bersih saat dilihat pangeran.
- Bisa kami bantu, Inspektur? - Lihat siapa ini.
Detektif ulung Eliza Simpson.
Dan saudaranya yang mudah kagum...
- ...Doktor Bartley. - Apa ini? Sebuah kenop pintu.
- Bagus. - Ada petunjuk apa di tubuhnya?
Kami tak butuh petunjuk. Kami sudah menangkap pembunuhnya.
Kumohon.
Orang Hindu misterius ini jelas pelaku pembunuhannya.
Kurung dia hingga kita temukan orang yang lebih gelap.
Aku bukan pembunuh.
Aku hanya penyetor sederhana makanan Inggris yang menjijikkan.
Lidah burung, puding kepala, pai belut.
Pai belut? Itu kesukaanku.
Kami, orang Inggris, banyak makan sampah.
Inspektur, bisa bicara sebentar?
Tentu saja.
Kembalilah ke dalam.
- Kau tadi bicara apa? - Begini.
Aku penjual bunga yang sopan.
Dan aku lihat pria aneh ini. Sedikit terganggu.
Tak waras di mata. Sangat terganggu.
Dia tahu aku memperhatikannya.
Dia menjatuhkan ini, lalu kabur. Astaga.
Ya, ampun!
Sepertinya kasus ini melebihi keahlianmu, Gadis Kecil.
Kuambil tantangan itu, Inspektur.
Semoga beruntung.
Mari kita lihat tersangka kasus penculikan anak itu.
- Aku tak akan menjadi dewasa. - Kau akan dewasa di penjara.
Ya, aku mengenali mata pisau ini. Aku menjualnya satu set.
Tujuh Pedang Osiris yang terkenal.
Kau tertarik novel bergambar?
Itu juga termasuk petualangan David si Tekun.
Cukup, Bung! Aku perlu tahu siapa yang membeli pedang-pedang itu.
Baiklah. Akan kuperiksa catatanku.
Barang berhargaku boleh kaulihat tapi jangan sentuh yang antik.
Gunakan pertimbanganmu dengan perhiasanku.
Astaga! Aku tahu para misionaris ini!
Kubilang kepada penduduk setempat cara berhubungan seksnya salah.
Tolong! Pembunuh!
No comments yet. Be the first to leave one.