Scrubs

Scrubs

Download Indonesian Subtitle

Season 9

Release info

Scrubs S09 WEB-DL HOTSTAR
A Commentary by tedi

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
TS
Published on: 2023-11-16
Downloads: 32
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 182 lines.

Sacred Heart. Delapan tahun kenangan hebat.

Tempat ini akan hidup selamanya.

Mereka merubuhkan RS lama dan membangun sekolah kedokteran.

Aku hanya kembali untuk mengajar beberapa kelas.

Pertama-tama, aku harus melakukan ritual keberuntungan pagiku.

Tujuh. Satu ciuman keberuntungan untuk setiap bulan kau di sana.

-Kau sudah selesai? -Belum.

Dan terima kasih telah membuat dada ibumu jauh lebih besar.

Mereka sangatlah besar.

Kurasa aku bisa meletakkannya di kepalamu. Cobalah.

Baiklah.

-Seperti topi seberat 10 galon. -Keren, 'kan?

Donny, jangan bertanya sekarang. Ini pribadi.

Mereka masih melihat.

Kubilang ini pribadi! Berbalik!

Itu berat.

Mengajarlah dengan baik hari ini.

-Sampai jumpa. -Sampai jumpa.

Aku masih bisa merasakannya di kepalaku.

Betapa manisnya dia.

Sebagian diriku benci betapa tak asingnya tempat ini.

Kuharap aku bisa menemukan cara untuk membuat ini terasa baru.

Ya, ampun. Hari pertama sekolah kedokteran. Semuanya baru.

Lihat semua orang ini yang tak tahu dulu aku pakai penopang punggung.

Aku bisa menengok ke kiri.

Pemandangan baru, suara baru, bahkan bau yang baru.

-Kiwi. -Apa?

-Aku mencium bau kiwi. -Itu sampoku. Aku suka kiwi.

Aku juga suka.

Sebenarnya tidak. Kiwi berbulu, seperti kelamin monyet.

Jangan cium bau orang. Itu aneh.

-Aku Lucy. -Aku tak peduli.

Cari kelompok, Lucy. Cari sekutu.

Hai, aku Lucy.

Aku Cole.

Setelah kelas, kau mau ke suatu tempat dan bercinta?

-Kau melewatkan beberapa tahapan. -Ayolah.

Kau sudah tahu apa kau mau atau tidak. Apa masalahnya?

Tak tertarik.

Kedokteran adalah

suatu karier yang buntu.

Berkat perusahaan asuransi dan pengacara malapraktik

kalian tak punya harapan dalam menemukan profesi

yang dihargai atau memuaskan pada bidang yang dulunya mulia ini.

Satu-satunya pengecualian pada aturan ini adalah berikut ini.

Jika kau cukup beruntung masuk sekolah kedokteran bagus

maka anak-anakku sekalian, kalian punya kesempatan bagus.

Sayangnya, kalian hancur.

Sebab menyebut sekolah ini payah adalah pujian yang sangat jujur.

Dan hanya aku guru yang hebat dan aku sudah benci kalian semua.

Kalian mau tahu alasannya?

Kalian bukan mahasiswa kedokteran sama sekali.

Kalian pembunuh yang dikirim kemari untuk membunuh para pasienku.

Jadi intinya, jika kalian berhasil membunuh seorang pasien

silakan ambil kelingking atau telinga sebagai kenang-kenangan.

Aku mengerti itu. Tapi tolong ketahui ini juga.

Aku siap mengawasi kalian. Jadi, waspadalah. Selamat siang.

Semoga semua orang menikmati orientasi dengan Dr. Cox.

Aku Dr. Mahoney, penasihat mahasiswa.

Ini pizza yang tak enak. Mulailah makan.

Kau tak bergabung, Kakek?

Itu karena umurmu tua untuk seorang mahasiswa kedokteran.

Aku disuruh beri nama panggilan yang lucu untuk pembinaan tim.

Kau berhasil.

Dengar, Drew.

Aku tak suka berurusan dengan orang.

Dan semua anak-anak ini menghormatimu.

Aku tak kenal dengan mereka.

Aku bisa merasakan ikatannya. Dan kupikir, berhentilah mengeluh.

Balasannya, akan kubiarkan kau melakukannya.

Dengar. Abaikan saja aku.

Kumohon.

Aku harus jawab semua pertanyaan menyebalkan kalian.

-Ya, Kelamin Monyet. -Aku hanya mau berterima kasih

atas nama kami semua, karena telah memberi kami pizza.

Insiden bau sudah diperbaiki.

Aku diberi uang untuk membelinya.

Beserta kamar gratis dan papan "layani kebutuhan emosionalmu".

Berbicara tentang itu, sedikit masalah administrasi.

Jika kalian akan bunuh diri, terutama kau, Mata Sedih

lakukanlah di luar kampus sebab dokumennya akan menyulitkan.

Semuanya, perhatikan.

Limpaku ada di sini.

Tampaknya itu area pribadiku.

Bukankah akan lebih mudah jika kau melihat yang kau lakukan?

Ini caraku melakukannya, Cole.

Atau mungkin kau tak nyaman karena ini kepala orang hitam

di tubuh palsu orang kulit putih.

Itu benar, Semuanya. Itu benar di sini.

Di kelasku, kalian akan dinilai berdasarkan warna kulit.

Yang berkulit putih, angkat tangan.

F.

Itu dia.

Turk, di atas sini!

Bung, apa yang kau lakukan?

Kukira akan lebih dramatis jika kita memandang dari jauh

lalu lari untuk saling bertemu.

Tapi jika kita bertemu di tengah, kita akan ada di dalam RS.

Padahal ini terasa seperti urusan luar RS.

Jika kau hitung sampai angka 10 sebelum lari

aku akan turun dan mendatangimu.

Aku sudah mulai menghitung.

Tiga, empat

-Hai, Dr. Turk. -Jangan sekarang, Denise.

-Aku terlambat. Aku pergi dulu. -Ayo.

Ini cinta lelaki, jangan pedulikan perasaan pria lainnya

Tahan hatimu di langit

Aku akan ada untuk menyayangi dalam keadaan buruk

Aku akan ada untuk berbagi masa senang

Ini cinta lelaki antara dua pria

Baumu seperti penjara.

Kapan kalian terakhir bertemu?

Pagi ini. Kami berangkat bersama.

Tapi kami sudah tak kerja bersama lebih dari setahun.

-Tahu apa yang ingin kulakukan? -Ke Vermont dan meresmikan ini?

Bicara pada tanganku. Ingat ini?

Elang.

Hai, Perry. Aku tak sabar untuk mengajar bersamamu.

Lanjut, Elang.

Astaga.

Itu pakaianmu untuk mengajar?

Kuberi tahu, ini jaket Michelle Pfeiffer di film Dangerous Minds.

Hanya perlu jahit tambalan sikunya dan membuang bantalan bahunya.

Kau tahu apa yang terjadi pada si tukang kebersihan?

Kawan, itu terjadi setelah kau pergi.

Kapan temanmu akan kembali?

Tak akan. Dia pergi selamanya.

Dia di sini, 'kan?

Di mana aku bisa sembunyikan dia?

Tapi dia akan kembali.

-Tidak. -Setelah liburannya berakhir.

Tidak.

Dan tak ada yang pernah melihatnya lagi.

Dr. Kelso, sedang apa di sini?

Aku mengajar beberapa kelas.

-JD juga akan mengajar di sini. -Turk.

Kadang aku akan mengajar mereka. Kadang mereka akan mengajarku.

Tapi kami akan selalu saling mengilhami.

Kau masih saja aneh.

Apa itu jaket wanita?

-Tidak, ini jaket pria yang kecil. -Ya, itu dari Dangerous Minds.

Dia tak perlu tahu itu. Dr. Kelso, aku dengar tentang wafatnya Enid.

Aku turut berduka.

Kau mencapai titik terbawah lalu bangkit.

Bisa kurasakan bahwa yang terburuk sudah berlalu.

-Sudah berapa lama dia wafat? -Sekitar dua hari.

Aku sering terbang.

-Selamat, kurasa. -Bukan itu.

Maksudnya aku sering keluar masuk rumah sakit.

Aku Ben. Penyumbatan pembuluh darah di perut.

Aku Lucy, mahasiswa kedokteran.

Tampaknya kau perlu anggur.

-Terima kasih, Ben. Aku perlu. -Jangan curi makanan dari pasien.

Berkumpullah, Para Pembunuh.

Aku lihat itu. Muntahkan. Kini, makanlah kembali.

-Kau pendengar yang baik. -Bagus.

Perhatikan contoh 19.

Kupanggil dia 19, bukannya memanggil nama kalian

aku akan memanggil sesuai urutan kalian saat ini di kepalaku.

Kini, siapa yang tahu arteri apa yang ada di atas chiasma optik

yang mengarah ke daerah otak? Supermodel di belakang.

Aku cukup yakin itu arteri otak anterior.

-Apa? -Arteri otak anterior.

Aku tak mengerti satu kata pun yang dia katakan.

Dan aku bisa mengajar siapa pun, tapi kau harus berbahasa Inggris.

-Aku orang Australia. -Aku masih tak mengerti.

Semuanya, pergilah.

Maaf tentang masalah anggur itu.

Jangan cemas, 42.

Apa urutanku turun karena aku bicara padamu?

Kenapa Michael ada di kamarku?

Namanya bukan Michael.

Nama Serbianya tak bisa kuucapkan, jadi kupanggil Michael. Dia suka.

Aku tak suka. Namaku Ilyavich.

Mike, pergilah.

Michael bilang, kau suruh semua orang untuk mendatangiku

-untuk cerita masalah mereka. -Itu benar.

Kuselidiki kau. Kau pernah sekolah kedokteran saat umur 21.

Dan kau tak hanya gagal, kau hancur. Bagaimana penjara?

Dingin. Kau tak mau membiarkanku.

Aku akan ambil jalan yang benar dan tak bahas suaramu yang berat

dan semua fotomu ini dengan teman-temanmu.

More Indonesian subtitles for Scrubs

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left