Hacks

Hacks

Download Indonesian Subtitle

Season 5

Release info

[π—–π—Όπ—³π—³π—²π—²π—£π—Ώπ—Άπ˜€π—Όπ—»] π—›π—”π—–π—žπ—¦ π—¦πŸ¬πŸ±π—˜πŸ¬πŸ΅ 𝗛𝗠𝗔𝗫-𝗔𝗠𝗭𝗑 π—ͺπ—˜π—•
A Commentary by Coffee_Prison
π‘«π’–π’“π’‚π’”π’Š : πŸ‘πŸ“:𝟎𝟎 || π‘Ίπ’–π’ƒπ’•π’Šπ’•π’π’† π‘Ήπ’†π’•π’‚π’Šπ’ 𝑯𝑴𝑨𝑿 || *ΰͺ‘ΰ±Ώα₯£Ι‘ოɑ𝗍 π–¬ΰ±Ώπ“£π—ˆπ“£π—π—ˆπ“£

Tags

webdl
official_release
hbo_max_synced
amazon_prime_video_synced
Published on: 2026-05-22
Downloads: 18
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

- Membangunkanmu! - The Breakfast Club.

Kalian sudah selesai?

Selamat pagi, Semuanya. Ini DJ Envy, Jess Lucu, Charlamagne Sang Dewa.

Kami adalah The Breakfast Club.

Ada tamu istimewa di sini, Deborah Vance.

Hei, apa kabar, Semuanya? Panggil aku Deborah Sang Dewa.

Deborah, bicaralah. Sudah berapa lama kau tidak bersaing?

Delapan belas bulan. Ya.

Satu setengah tahun, aku tak diizinkan secara hukum

untuk tampil atau bicara di depan umum.

- Satu kali kulakukan, aku dipenjara. - Astaga.

Tapi itu kedaluwarsa tengah malam.

Aku tahu tempat pertama aku ingin memecahkan kesunyianku

adalah di sini di The Breakfast Club bersama teman baikku, Charlamagne.

- Ya, benar. - Orang tak tahu kalian teman lama.

- Ya, kami teman lama. - Itu benar.

Kami sebenarnya memiliki kuda pacuan bersama.

Namanya Wheat Thin. Akan kutunjukkan.

Ya, dia manis. Semangat yang luar biasa. Surai yang indah.

Ya, dia bekerja keras, bermain lebih keras.

Hebat, Wheat Thin. Baiklah.

Dari sanalah Jess mendapatkan rambutnya.

Jangan lakukan padaku.

Tapi orang tak mau dengar soal Wheat Thin.

Mereka mau dengar soal pertunjukanmu yang terjual habis Kamis depan

di Madison Square Garden.

Bagaimana rasanya? Itu seperti puncak untuk komika.

Seperti yang kau tahu, saat aku berhenti dari Late Night

aku agak terpukul di depan umum

dan aku tidak yakin bisa menjualnya habis.

Tapi kau tak hanya menjual habis. Kau jual habis dalam sepuluh menit.

Ya, benar.

Astaga, tiket itu terjual lebih cepat daripada Wheat Thin.

Pertunjukanmu sepekan lagi. Apa yang kau siapkan?

Ini agak sulit, Envy.

Aku punya pelatih, terapis fisik, koreografer, pelatih vokal.

Kami bekerja tanpa henti untuk memastikan

ini 9/11 terbaik yang pernah ada di New York.

Kami sangat senang melihatmu

dan aku senang kau mampir melewati kami.

Kehormatan bagiku. Aku anggota lama The Breakfast Club.

Kau sungguh mendengarkan kami atau musiknya?

Keduanya. Temanku Kiki memberitahuku semua yang hebat.

Aku sering mendengarkan That Mexican OT.

- Baiklah. - BigXthaPlug, 9 Vicious.

- 1900 Rugrat. - Baiklah.

Bisakah kita keluar dengan sedikit GloRilla?

- Bukan Glo Besar. - Ya, Glo Besar.

- Mari putar Glo. - Mari putar Let Her Cook.

Ya. Itu bagus.

Lift hidrolik membawaku naik dan naik.

Kurasa ini akan terlihat terlalu jauh di atas panggung.

Bisa kita turunkan ini? Anggap saja 90cm.

Mari kita coba itu. Ingat itu. Terima kasih.

Halo, Madison Square Garden. Aku kembali dari kematian.

Seperti Yesus, aku suka mengundang

12 pria homoseksual untuk makan malam.

- Lapisan ini harus diubah. - Kita akan mengubahnya.

Itu harus berubah sekarang karena aku harus berlatih memakainya.

Ini hal-hal yang membuatku gugup.

Terima kasih, New York. Aku masih Deborah Vance. Selamat malam.

Pada saat itu, aku Yesus yang disalib.

Inilah tiga pria bijakku, dan...

Halo, New York!

Apa kabar, New York?

Apa kabar, New York?

Pukulan bagus.

Ayo, naik ke sana. Begitulah rasanya.

Hei, Cantik.

- Kau siap mengguncang Garden? - Hampir.

Aku hanya kesulitan tidur.

Aku tak mau minum Ambien pekan ini karena aku harus tetap waspada.

- Tentu. - Aku hanya butuh istirahat.

Hanya ada satu hal lagi yang membantuku tidur nyenyak.

Deborah Vance, apa ini panggilan bercinta?

Jangan norak. Naik saja ke jet pribadimu dan kemarilah.

Berangkat!

Jadi, untuk generasi tanpa stabilitas ekonomi

dan prospek pekerjaan yang sedikit

hal-hal kecil jadi satu-satunya hal yang bisa kita kendalikan.

Pertanyaan terbesarnya menjadi...

"Siapa yang membuat makan malam?"

Bagus sekali.

Dia memang yang terbaik, penyampai kebenaran.

Terima kasih.

- Terima kasih. - Ya.

Dengar, dalam situasi lain, aku akan mengatakan.

"Beri kami waktu untuk berdiskusi."

Tapi karena kami sudah sepakat denganmu, aku akan jujur.

Aku tak tahu kenapa kau harus menceritakan kisah ini.

Ya, kurasa karena aku memikirkan ide itu

dan membawanya kepadamu.

- Tentu. - Harus. Ya. Itulah alasannya.

Aku hanya merasa banyak penulis dari generasimu

bisa lakukan acara ini.

Tentu. Ya, kurasa yang membuatku merasa paling cocok menceritakan ini

adalah aku merasa bisa menyeimbangkan

mendiskusikan beban berat dari sistem ekonomi ini

- dengan komedi keras. - Benar.

- Lalu semacam karakter nyata. - Dengannya, kau dapat yang lucu.

Mereka menolak Friends enam kali sebelum membuat Friends.

- Lalu ada Friends. - Ya.

Ini lebih baik dari itu, tergantung pada pemerannya.

Aku mengerti. Hanya saja rasanya kurang personal.

- Baiklah. - Dengar, kami menyukaimu.

Kami sangat bersemangat tentangmu.

Tapi ide ini secara khusus, itu tidak memicu kebahagiaan bagiku.

Sial.

Bukan yang ini.

- Kau punya yang lain? - Ada. Dia punya...

Kau punya banyak ide. Sejujurnya... Dia seperti Shakespeare yang teler.

Tapi tidak teler karena dia tak punya masalah.

Tapi jika Shakespeare seorang wanita, yang mungkin dia dahulu.

- Mungkin. - Maka dia seperti itu.

Banyak sekali ide.

Beberapa baru, beberapa lama, beberapa IP, jika kau mau itu.

- Dan beberapa tidak. - Baiklah.

Jadi, kita akan berkumpul kembali. Kita akan membicarakannya.

Kita akan mencari tahu apa yang masuk akal untukmu.

Kita akan mengembalikannya dan itu akan bagus.

Aku suka ini. Aku suka ini. Ini memicu kebahagiaan.

- Akan kubawakan yang lain. - Silakan.

Sial.

Maaf.

- Selamat pagi. - Selamat pagi.

- Tidurmu nyenyak? - Ya.

- Tidak apa-apa. Silakan. - Hei, Tyler.

Apa kabar?

Tentu.

"Paket pesangon." Apa...

Astaga.

Diusir oleh sekelompok anak komputer aneh.

Omong-omong, aku selalu benci komputer.

Mereka merusak segalanya.

Deborah, kurasa ini diskriminasi usia.

Ya, selamat bergabung.

Kau tertinggal 40 tahun, tapi kami senang menerimamu.

Aku sudah memberikan 35 tahun untuk Palmetto.

Aku membantu membangun tempat itu!

Aku mengerti. Itu mengerikan.

Apa yang harus kulakukan sekarang, Deb?

Entahlah. Maafkan aku.

Aku benci mengatakan ini, tapi aku harus bersiap. Aku harus berlatih.

Tinggallah beberapa hari. Datang dan tonton pertunjukannya.

Kau pikir aku tak akan tinggal untuk menontonmu di Garden?

- Ayolah. - Tentu saja.

- Semua akan baik-baik saja. - Ya.

Benar.

Percayalah padaku.

Baiklah.

Saat aku lapar, seluruh kepribadianku berubah.

Aku memesan gorengan polenta. Di mana pelayan kita?

Sial. Astaga... Tunggu, itu dia. Itu dia.

- Halo. - Ava?

- Hai. - Ini Jack.

- Hai. - Jack, ini putriku, Ava Cecilia.

Nama konfirmasi, tidak nyata.

- Tapi senang bertemu denganmu. - Senang bertemu denganmu juga.

Jadi, apa Deborah akan merasakan karpet merah untuk acaranya?

Karena Jack dan aku baru-baru ini, kami resmi sebagai pasangan publik

saat kami difoto di makan malam Penghargaan Selancar Angin Nasional.

Jack adalah mahaguru. Dia peringkat kelima nasional.

Ya, dia mengencani peselancar angin lain

dan aku mencurinya.

- Membawaku pergi. - Aku membuatnya terpesona.

- Masa-masa liar. - Benar sekali.

- Perilaku gila. - Seksi sekali. Sulit dipercaya.

- Bisakah kau... - Maaf. Jadi, bagaimana presentasimu?

Tidak berjalan lancar.

Sepertinya aku tak akan punya acara.

Apa? Mereka tak tahu betapa cemerlangnya kau?

Aku punya ide untuk acara tentang peselancar angin.

Matthew McConaughey, dia akan cocok untuk itu.

Itu terdengar sangat menjual.

- Benarkah? - Ya. Beginilah caranya, Sayang.

Ya. Tidak. Ava kenal orang-orang.

Dia akan menyelesaikannya. Siapa yang harus dia kirimi surel?

Menyebalkan. Ada banyak ide episode dan aku bahkan belum membahasnya.

Maafkan aku. Mereka bodoh.

Terima kasih. Ya, aku akan mencari cara, tapi...

- Bisa berikan ponselnya? - Ponselmu atau ponselku?

Telepon. Aku ingin memesan layanan kamar.

Kau tak memesan layanan kamar lewat telepon.

Kau memindainya dengan kode QR di ponselmu.

Jadi, jika aku ingin memesan layanan kamar

aku tidak bisa memakai telepon?

- Tidak. - Aku harus menggunakan ponselku?

Ya.

Tapi aku tak bisa telepon siapa pun?

Benar. Ya. Tidak.

Pantas saja kalian semua autis sekarang.

Kau tak pernah bicara dengan siapa pun.

Aku harus mulai memakai kamera tubuh di dekatmu.

Astaga.

- Hal-hal yang kau katakan... - Jangan minum itu!

Apa? Kenapa?

Jangan pernah mengambil minuman dari minibar.

Harganya sudah dinaikkan 700 persen.

Aku tak mau ditipu.

Akan kuminta Damien pergi ke Duane Reade

More Indonesian subtitles for Hacks

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle β€” sync, quality, typos.500 characters left