The first 200 lines.
Tunggu. Biar kuulangi.
Awal lagunya seperti itu.
Kudengarkan beberapa hari lalu di radio
dan katanya mengatasi insomnia.
Katamu pola tidurmu sedang berantakan.
Coba dengarkan saat tak bisa tidur, ya?
Ini Seoul.
Boston, tolong merespons.
Hei, Anak Teknik.
Chan.
Hei, Chan!
Untuk kado? Bisa kuukir jika kau mau.
Pemenang kontes desain adalahβ¦
Song Haran!
Aku? Kau bercanda, bukan?
Ini tidak terduga.
Pemula tahun kedua menang.
Selamat, Haran.
- Selamat, ya! - Serius?
- Selamat! Kau layak menang! - Selamat!
Terima kasih!
Tak bisa kupercaya!
Chan! Chan! Chan!
Pena yang kau berikan untuk ulang tahunkuβ¦
Kugunakan untuk menggambar desain dan menang kontes perusahaan!
- Hebat! - Menang?
Terima kasih banyak!
Kau tahu,
kau adalah penyelamatku.
Hei, bau hujan.
Kau tahu bau khas sebelum hujan itu?
Aku suka bau itu.
Namun, baunya cepat hilang, jadi aku hanya berdiri dan menciumnya.
Itu bau bahan organik yang menyebar.
Sebutannya petrikor,
terjadi saat bahan organik dari tumbuhan menyebarβ¦
Hei, Kutu Buku. Stop.
Pori-pori di celah batuanβ¦
Berhenti merusak kesenanganku dengan omongan ilmiah, Kutu Buku.
Intinya, mencium hujan membuat suasana hatiku nyaman.
Kau cobalah lain kali. Sangat kusarankan.
Namun, masalahnya adalah selalu berakhir dengan flu menyebalkan.
BERSIN!
Hei, itu jejak kondensasi.
Andai aku bisa naik pesawat dan menemui Chan.
Pacarmu yang belajar di Boston?
Kudengar Chan sibuk meneliti hingga tak pulang saat liburan.
Bu Eunchan, kau kenal pacar Haran?
Sedikit.
Dia adikku.
- Apa? - Benarkah?
Mari nikmati libur empat hari kita dan bekerja keras untuk musim berikutnya.
- Ya, Bu! - Ya, Bu!
Empat hari?
- Hei, Yujeong! - Kami mau kumpul nanti. Kau luang?
Kenapa kau berlari?
Aku akan ke Boston untuk menemui Chan.
Nanti kuceritakan semuanya.
Chan, aku lihat jejak kondensasi tadi.
Namun, itu membuatku ingin naik pesawat untuk menemuimu.
Jadiβ¦
Ini dia! Aku di bandara!
Luar biasa, bukan?
Aku harus pulang hanya dalam beberapa jam,
tetapi aku mau bilang sesuatu secara langsung.
Aku akan tiba sekitar pukul 13.00 di Boston, jadi bersabarlah.
Tunggu.
Aku berubah pikiran. Akan kukatakan sekarang. Sebentar.
Chan.
Aku mencintaimu.
Aku mencintaimu, Chan.
TAKSI BOSTON
Tolong ke BIT.
5 MENIT, 1,12 KM
Lima menit lagi.
Hei!
EUNCHAN
Halo?
Haran, bagaimana ini?
Chanβ¦
Chanβ¦
SEOUL, TUJUH TAHUN KEMUDIAN
Ayo mulai.
Satu, dua, tiga.
Bagus.
- Baiklah. - Beberapa lagi dan selesai.
Baik.
Permisi. Mau lewat.
- Hai. - Hei. Pakaiannyaβ¦
Aku suka tekstur yang ada di sini.
Bagus.
- Bagus! Kau tampak bagus. - Sempurna.
Lipat. 1,27 cm.
Bu Kim datang.
Perbaiki lipatan 1,27 cm sebelum dilanjutkan.
Segera mulai menjepit!
Pencahayaan.
Redupkan lampu latar sepuluh persen dan sesuaikan lampu pengisi.
Semuanya, bergerak.
Baik.
Cepat!
Cepat, Semuanya!
Bagus.
Dua, tiga.
Bagus.
Bagus. Kerja bagus, Semuanya.
Kerja bagus, Semuanya.
Ratu mode Korea,
pimpinan Nana Atelier.
Tepuk tangan untuk ratu kita, Nana.
Tidak perlu.
Tepuk tangan untuk penanggung jawab.
Penanggung jawab dari pakaian hingga pemotretan.
Tepuk tangan untuk desainer utama kita, Song Haran!
Permisiβ¦
Maaf, tetapi kurasa dia tak di sini.
Pergi ke mana dia?
Dia tak di sini?
Apa yang terjadi?
Dia tadi di sini.
Dia bahkan menyetujui foto-foto pilihan terakhir.
Menghilangβ¦
Dia menghilang lagi, seperti biasa.
Rutinitas Nn. Song tak pernah berubah.
Dia seperti gajiku.
Selalu menghilang.
Benar.
Kedatangan
Pak Yeon datang ke hotel kita.
Sewa mobilnyaβ¦
Pergi ke mana dia?
Dia berkeliaran lagi?
Kalian ingat yang baru kuberi tahu?
- Ya! - Ya!
Baiklah, ayo.
Berapa satu tambah satu?
- Dua! - Dua!
Ben, lihat. Hasilnya bagus, bukan?
Pasti kau satu-satunya orang di dunia yang selalu berteman
dengan semua orang di pesawat.
Begitukah?
Rasanya membuat nostalgia.
Kapan kali terakhirmu di Korea?
Sekitar tujuh tahun lalu.
Bukankah keluargamu di Korea?
Kenapa kau tak pulangβ¦
Ben. Ayo pergi ke Sungai Han setelah rapat.
Tidak, tunggu. Mungkin Namsan?
Aku punya daftarnya, Bung.
Baiklah. Mari periksa daftar tujuan Seoul-ku.
Pertamaβ¦
Aku tak mau dengar! Bisa mengantuk.
Kalau begitu, aku sendiri saja.
Bagus. Lakukanlah.
Aku benar-benar kembali.
IN YOUR RADIANT SEASON
Senang bertemu. Aku Yeon Taeseok.
Senang bertemu, Pak Yeon!
Aku sangat ingin bertemu denganmu.
Setelah berkomunikasi lewat sur-el,
aku ingin bertemu,
tetapi aku sangat antusias.
Aku tidak terlalu antusiasβ¦
Anggap saja dia
seperti golden retriever yang suka semua orang.
Begitu rupanya. Golden retriever.
Namun, bahasa Korea-mu sangatβ¦
Aku Ben.
Istriku orang Korea dan mertuaku tinggal di Pangyo.
- Benar. Ben. - Ya.
Berdiri di sini, Ben.
Ini perkenalan formalku.
Aku yang mengajukan proyek ini
dan penyelia Studio Animasi CAN, Seonβ¦
Begini, banyak orang keliru, jadi biar kuberi tahu dahulu.
Namaku Seonu Chan, bukan Seon Uchan.
Yang ini juga?
Tunggu. Sebentar. Aku tak bisa bawa sendirian.
Kau pasti bisa, Sayang.
- Kerja bagus, Semuanya. - Kerja bagus.
- Kerja bagus, Semuanya. - Kerja bagus.
Setelah memastikan semuanya lengkap, mari rapikan dan pergi.
Kita harus pergi sekarang jika mau ke pesta lanjutan.
Apa yang terjadi?
Kurasa Nn. Song tidak tiba lebih awal.
- Akan kuajak dia ke pesta. - Stop!
Sol, magang pemula kita.
Kau masih tak tahu tentangnya.
Sayang, apa kau pernah makan siang dengan Nn. Song sebelumnya?
- Ya atau tidak? - Tidak pernah.
Dia selalu pergi awal saat makan siang, pasti sibuk menemui orang.
- Sama sekali tidak. - Setiap hari, setiap waktu.
Kau pikir masuk akal untuk selalu punya rencana?
Astaga. Maksudmu, dia sengaja menghindari kita?
Benar.
Dia suka merenung sendirian.
Dia benar-benar bukan tipeku.
Selalu menghilang ke mana dia?
PARK GENIUS
Dua poin.
No comments yet. Be the first to leave one.