The first 200 lines.
SOLD OUT ON YOU
Selamat tidur.
Ya.
Kau juga.
- Akuโฆ - Heiโฆ
Kau dulu.
Beginiโฆ
Kurasa aku tak akan bisa tidur malam ini.
Bagaimana kalau kita membahas
hal yang sangat membosankan hingga membuat orang tertidur?
Kita bisa bahas buku puisi waktu itu.
Sebaiknya tak merusak hari kita besokโฆ
Yah, sebenarnyaโฆ
Cuma sehari, jadiโฆ
Aku tahu buku yang sempurna. Isinya pasti sulit kau pahami.
Ikuti aku.
Buku apa itu?
TATANAN TERSEMBUNYI DALAM DUNIA MATERI
Rupanya kau membaca buku semacam ini.
Sepertinya tadi Pak Seo ingin bicara denganmu.
Apa yang kalian bicarakan?
Kenapa tiba-tiba menanyakan Pak Seo?
Aku penasaran.
Apa aku tak boleh tanya?
Kami membahas pekerjaan.
Pekerjaan?
Baiklah.
Buku ini menjelaskan berbagai jenis ikatan kimia.
Senyawa ionik dan senyawa molekul adalah yang paling penting.
Ion, yaโฆ
Seperti di minuman isotonik?
Benar.
Pertama, kau harus tahu definisi senyawa ion.
Ya, Ayah.
Aku bersama Eric.
Jangan cemas. Akan kuurus semuanya.
Jangan paksa dia terlalu keras.
Baiklah. Dah.
Halo, adikku.
Apa ini?
Kalian berdua tampak serasi.
Apa?
Aku ingin kau tertawa dan tersenyum tanpa khawatir,
seperti yang kau lakukan di foto itu.
Kau sudah bekerja keras.
Kini aku akan mengurusnya,
jadi dengarkan musik favoritmu dan istirahatlah.
Kak.
Ada satu hal yang harus kau bereskan dulu.
Apa namanya?
- HIT. - Benar, HIT.
Beri tahu mereka kau berubah pikiran dan tak mau melakukan siaran.
Aku penanggung jawab peluncuran di Korea. Biar kuurus.
Eric.
Ingat cerita "Katak dan Kerbau" yang kita baca
di Fabel La Fontaine semasa kecil?
Katak terus mengembungkan diri untuk menjadi sebesar kerbau.
Akhirnya, apa yang terjadi?
Dor. Katak itu meletus dan mati.
Seharusnya ia jalani hidup seperti biasa.
Bukankah begitu?
Manajer pabrik itu baik-baik saja?
Ya. Dia penakut, jadi aku yakin dia akan tutup mulut.
Kita memberinya banyak uang.
Setelah urusan dengan HIT selesai, musnahkan semua esens yang ada di sana.
Baik, Bu.
Pak Park, sedang apa di sini?
Mengagetkan saja!
Astaga. Kau mau memeras uang dari Mechoori lagi, kan?
Tidak.
Bagaimana denganmu? Kenapa kau mencari Bu Dam?
Apa kau menyukainya?
Tidak, aku suka Bu Eomโฆ
Astaga.
Memang anak kecil tahu apa? Cepat pergi ke sekolah.
- Suka-suka aku. - Suka-suka aku juga.
Baiklah. Tak usah.
Itu juga tidak boleh.
Kau tak mengizinkanku melakukan apa pun. Ada apa denganmu?
Karena kau minta hal yang tak bisa kuizinkan.
Mereka bertengkar?
Aku juga mau ke kebun.
Istirahatlah sampai kakimu sembuh.
- Aku ingin bersamamu. - Tidak boleh.
Lagi-lagi bilang tidak boleh.
- Ayo bertaruh denganku. - Bertaruh?
Jika aku menang, ke depannya kau cuma boleh bilang "baiklah".
Jika kalah, aku tak akan protes lagi. Setuju?
- Setuju. - Baiklah!
Baik. Kusembunyikan di satu tangan,
lalu kau tebak yang mana.
- Mengerti? - Ya.
Jangan lihat.
Ayo, berbaliklah.
Baiklah.
Tebak di mana!
Kanan? Kiri?
Kiri? Kanan?
Kanan!
Salah!
Tak ada! Hore!
Aku menang, jadi kau harus selalu setuju. Ya?
Permainan macamโฆ
Baiklah.
Kalau begitu, boleh aku ikut ke kebun hari ini?
- Astaga. Baiklah. - Bagus.
- Ayo. - Tungguโฆ
Kita ke kebun seperti ini?
Kalau begitu, sampai sana saja.
Ya?
Baiklah.
Kenapa menutupi mataku? Mereka tak melakukan apa-apa.
Kau iniโฆ
Mereka saling tergila-gila!
Kenapa kau kesal?
Mechoori harus berakhir dengan kakakku.
Lupakan.
Kau mau ke mana?
Tentu saja ke sekolah. Ke mana lagi?
Kau bilang tak mau ke sekolah. Ada-ada saja.
- Hei, Mechoori. - Kau sudah datang.
Bu Dam juga datang!
- Halo. - Kalian awal.
- Halo. - Astaga.
Wajah Bu Dam bersinar cerah.
Kau benar.
Mechoori tampak lebih ceria lagi.
Kenapa dia terlihat begitu bahagia setelah mengacaukan festival kemarin?
Apa terjadi sesuatu tadi malam?
Fokuslah bekerja.
Astaga, bikin malu saja.
Mereka sudah dewasa. Itu wajar. Tak masalah.
Cukup. Kembalilah bekerja.
Hei, Kwang-mo. Kenapa terlambat sekali?
Kau harus tepat waktu.
Aku ada urusan.
Hai, Mechoori.
Tatapan apa itu?
Ada apa?
Tak ada apa-apa.
Baiklah.
Semuanya, seperti biasa, bekerjalah dengan sepenuh hati!
Penuh cinta dan kasih sayang!
Baiklah, ayo kerja!
- Ayo kerja! - Ayo kerja!
Ya, kau hanya perlu memeriksanya.
Baiklah, dah.
Bisa geser sedikit?
Biar kumatikan.
Lahir dan besar di Deokpung,
aku Park Kwang-mo dan hari ini aku akan memperkenalkan
pengusir babi hutan.
Apa ada pengusir babi hutan?
Astaga.
Apa ini?
Mengagetkan saja.
Siaran kami dimulai sepuluh menit lagi.
Pak Park!
Jung-muk!
Jung-muk!
Jung-muk, lihat ini. Menurutmu apa artinya?
Oh, ya. Wanita ituโฆ Diaโฆ
Pemain panco.
Ya. Kau ingat dia, kan?
Singkat cerita,
Bu Eom baru saja mengirimiku swafoto
dan bilang siarannya sepuluh menit lagi.
Apa artinya? Kenapa dia kirim? Untuk apa?
Dia memintamu membelinya.
Untuk tambah penjualan.
Begitu?
Ya.
Hubungkan ke agen.
Mengirim dengan sepenuh hati. HIT Homeshopping.
Aku mau beli produk yang dijual Produser Eom Sung-mi.
Maksudku,
susu formula dari kambing organik Kilimanjaro.
Ya, yang itu!
Aku mau pesan sepuluh dengan kualitas tertinggi.
Baik!
DETAIL PESANAN
Hei, kau mahir bahasa Korea standar.
Lumayan, kan? Kau juga bisa kalau berlatih.
"Aku sudah membelinya."
Jung-muk, tanpamu, aku pasti membuat kesalahan besar.
- Benarkah? - Terima kasih.
- Pergilah. - Dah.
Bagaimana kalau kita pulang juga?
Kau mau duluan? Aku mau bereskan ini.
Hei!
Sampai kapan kau akan melakukannya?
Sekitar sepekan?
Baiklah, aku mengalah. Hari ini saja.
Baiklah.
Boleh aku memilih trek lari kita besok?
- Baiklah. - Tunggu.
Bagaimana kalau libur saja?
- Baiklah. - Tidak, tunggu.
Sekalian saja tak usah lari sore ini.
Ayo istirahat total.
No comments yet. Be the first to leave one.