The One Hundred

The One Hundred

Download Indonesian Subtitle

Release info

The One Hundred 2022 THAI WEB-DL AMZN
A Commentary by tedi
Murni Retail AMZN Belum sinkron versi apapun

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2022-12-07
Downloads: 3
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Halo, Semuanya! Selamat datang di Vlog Kat!

Bisa tebak di mana kita hari ini?

Benar, kita kembali di perjalanan,

tapi aku tak bisa menemukan perkemahan.

Di mana itu?

Aku sudah mencari berjam-jam.

Yah, permisi.

Tidak.

TIGA BULAN SETELAH MENYEBARNYA WABAH COVID-19.

Pada 25 Maret 2020,

pemerintah mengumumkan Dekrit Darurat untuk menekan penyebaran virus itu.

Gen. Prayuth Chan-ocha,

Perdana Menteri dan Menteri Pertahanan,

menggunakan kekuatan administratif khususnya

untuk mendeklarasikan Dekrit Darurat

untuk mencegah penyebaran

dari virus corona baru, atau Covid-19,

untuk diberlakukan mulai 26 Maret 2020.

Terima kasih.

Terima kasih, Pak Supir.

Lihat kostummu.

Keren.

Dan ini hotel di mana kita akan habiskan 14 hari ke depan dalam karantina.

Tampak cukup buruk dari luar,

tapi mungkin bagian dalamnya lebih baik, ayo kita lihat.

Terima kasih.

Para tamu, Saya Prawit, manager dari Hotel Srichanpen.

Untuk keamanan kalian dan untuk mematuhi standar pemerintahan,

hotel kami menerapkan aturan ketat untuk menjaga jarak.

Berdasarkan prosedur karantina,

begitu kalian selesai check in, tolong tetap di dalam kamar kalian.

Kalian dilarang keras untuk meninggalkannya.

Tolong akun media sosialmu.

Seandainya kami perlu menghubungimu.

KUESIONER PASIEN COVID-19

PENYAKIT BAWAAN - KEBIASAAN MEROKOK

RUSAK

Hai, ambil termometer ini.

Periksa temperaturmu setiap pagi dan malam, dan tulis di sini.

Staf kami akan datang dan mengambilnya.

Ya?

Periksa darahmu.

Boleh aku masuk?

Tentu.

Ini termometermu.

Periksa temperaturmu setiap pagi dan malam

dan tulis di sini. Staf kami akan datang dan mengambilnya.

Nona Tevika, apa kau punya penyakit bawaan?

Tidak.

Jika ada masalah, segera beri tahu kami.

Agar bisa segera kami tangani.

Apa kau sudah selesai?

Pond.

Bersihkan setiap kamar di tiap lantai.

Kita akan mendapat lebih banyak tamu karantina.

Aku tak bisa lakukan semua itu sendirian.

Terlalu banyak pekerjaan.

- June, pekerjakan lebih banyak pembersih. - Ya, Pak?

Aku memasang iklan beberapa hari lalu.

- Tapi tak ada pelamar. - Kenapa?

Kita masuk berita sebagai lokasi klaster Covid,

itu membuat orang takut.

Benar. Jadi, bantu dia.

Aku akan memeriksa lantai tujuh.

Ayo, sekarang.

Sial!

Pond!

- Ada binatang di sini. - Di mana?

- Ayo dorong kasurnya. - Ada di sini!

- Bantu aku. - Baiklah.

- Sial! - Lipan memakan tikus?

Menjijikkan.

Mereka ke sini!

Kem, kau harus teliti.

Pastikan semua orang tetap di kamarnya.

- Mengerti? - Ya, Pak.

Tunggu...

Pak?

Apa yang kau lakukan? Hei! Pak!

Pak, apa yang kau lakukan?

Ayolah. Mencuri udang?

Kau tak bisa lakukan ini. Ini tidak...

- Tidak. - Apa?

- Apa yang kau...? - Putraku alergi udang.

Maaf soal ini.

Akan kami ambilkan yang baru.

- Kem, bawa dia kembali ke kamarnya. - Ya, Pak.

Tolong ikut denganku.

Bawa dia sekarang.

Lena.

Ya?

Boleh aku tanya sesuatu?

Tentu.

Apa kakakmu selalu mudah marah?

Yah, dia punya masalah kimia di kepalanya.

Tapi tak ada yang serius.

Biar kutunjukkan sesuatu.

Leo baru saja ikut pertandingan Taekwondo Korea Selatan.

Dia menang medali emas.

Biar kutunjukkan rekamannya.

Lihat, dia sangat keren!

Bukan hanya keren dan berbakat,

kakakku juga lajang.

Katakan saja, dan akan kujodohkan kau dengan dia.

Menjajakan kakakmu ke orang asing, ya. Kembalilah ke kamarmu.

Baiklah.

Kenapa Ibu harus operasi?

Ibu tak bisa minum obat saja?

Aku tak mau Ibu kesakitan.

Ibu takkan kesakitan.

Dokter akan membuat Ibu tidur lebih dulu.

Apa Ibu akan kuat lagi?

Tentu saja.

Salah satu tamu sangat alergi pada udang.

Aku ingin penjelasan.

Aku sungguh menyesal.

Aku akan periksa menunya lagi.

Aku takkan toleransi kesalahan seperti ini lagi.

Apa itu jelas?

- Ya, Pak Wit. - Ya, Pak Wit.

Apa ada lagi yang harus kucemaskan?

Ya.

Setelah rekaman ini viral, resor itu terpaksa ditutup.

Fiew, bukankah ini menjijikkan?

Mereka pasti tak pernah membersihkan ini.

Seperti mengunyah penghapus.

Tampaknya enak, tapi seharusnya rasanya juga enak.

Nilainya F.

Hei.

Sudah minum obatmu?

Apa sudah waktunya?

Bagaimana dengan perawatannya?

Lupakan saja.

Aku sudah temui begitu banyak dokter. Tak ada yang menyembuhkanku.

- Kurasa... - Hentikan, Fame.

Aku tak setuju.

Sebagai kakakmu,

aku cemas.

Kita hanya saling memiliki.

- Lagipula... - Hentikan.

Sudah cukup dramanya.

Kau sudah mulai mengedit?

Pelanggan menginginkannya hari Senin.

Kirimkan rekamannya lebih dulu.

Segera.

Sampai nanti.

KLINIK

Kat, kau melihat berkas pendaftaran hari ini?

Oh, tak ada di mejamu?

Ya, Ibu. Malam ini?

Aku tak bisa. Aku bekerja malam ini.

Baiklah, akan kukabari.

Dah, Ibu.

Apa kau harus pulang?

Aku bisa menggantikanmu, jangan cemas.

Kau yakin?

Terima kasih.

Bos Sompol, kau jauh-jauh ke sini. Apa yang bisa kubantu, Pak?

Duduklah.

Oh, baiklah.

Terima kasih, Pak.

- Wit. - Ya?

Aku akan menginap di sini malam ini.

Oh... baiklah.

Tidak masalah, Pak.

Kuberikan kamar suite.

- Bagus. - Tentu saja.

- Dan temanmu... - Oh.

- Dia negatif, jangan cemas. - Oh, baiklah.

- Dan aku juga akan tes lagi. - Baik.

Ini hanya flu biasa. Apa kau takut?

Tidak! Itu hanya flu.

Tak ada yang perlu ditakutkan.

Rawat saja gejalanya.

Aku lega!

Setelah kau meresmikan hotelku untuk menerima tamu karantina.

Aku bernafas dengan lebih mudah.

Kau seperti saudara bagiku.

Aku lakukan yang kubisa. Tak masalah.

Aku sangat berterima kasih, Pak.

- Bukan apa-apa. - Terima kasih banyak.

Terima kasih, Kat. Sampai jumpa besok.

Sampai jumpa.

Oh, satu hal lagi.

Kurasa Nona Fame di Kamar 711

punya semacam penyakit darah serius.

Tapi dia menyangkalnya. Bisa kau catat itu?

Tentu.

- Pak Wit! - Wah...

- Kita punya masalah. - Ada apa, Pond?

Aku melihat...

Apa?

- Kau melihat apa? - Hai, Pak Wit.

- Jadi? - Bukan apa-apa.

Apa?

Kenapa dengannya?

Dan siapa kau?

Buka maskernya.

Aku Kat. Aku baru mulai bekerja di sini dengan May.

Kat?

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left