The first 140 lines.
7.200 kredit.
Dari 12.000 kredit yang ada di akademi, siswa wajib mengumpulkan 7.200 kredit
untuk masuk Institut Tinggi dan mengejar posisi Magia Vander.
Crims Serpe!
Stia Viola!
Sion Ulster dan Collete Loire!
Keduanya lulus!
Hei, apa yang kau lakukan?
Kau siswa akademi sihir, tapi kau cuma bisa main jotos?
Pakai tongkat sihirmu!
Dia tak bisa menggunakan sihir untuk melukai golem sedikit pun.
Dia memang Learner. Realisasi sihirnya nol besar.
Sagius Leo.
Zephros Ubie.
Lihanna Owenzaus!
Wignall Lindor!
Lulus!
Bekukan!
Julius sialan.
Lawan kita juga dibekukan.
Julius Reinberg, lulus!
Kemampuan kalian tidak berkurang.
Itu takkan terjadi. Karena festival akan segera dimulai.
Lihanna, Wignall. Aku ingin menyatakan perang.
Aku akan menjatuhkan kalian dengan sihir rahasia baruku.
Terimalah ini sebagai pengganti sapu tangan tantangan.
Aku menantikannya, Julius.
Luar biasa! Itulah kualitas orang-orang yang sudah pasti naik ke Institut Tinggi!
Nona Sempurna dan Tuan Wignall si elf.
Termasuk Julius, cuma mereka bertiga yang memiliki kredit lebih dari 10.000.
Jumlah kredit bisa dijadikan indikator kemampuan siswa.
Jangankan untuk masuk Institut Tinggi, kreditku masih belum cukup untuk lulus.
Padahal ini adalah tahun terakhirku.
Jangan mengganggu, Anak Gagal.
Lenyaplah dari pandanganku.
Ma-Maaf, Julius.
Lulus dengan mulus lagi. Tiga besar memang hebat.
Pencari talenta pasti melirikmu di Festival Sihir Agung.
Oh iya, festival itu sudah dekat.
Kamu harus tampil hebat di Festival Sihir Agung!
Apa?
Habisnya, ujian tulis dan praksis saja tak cukup untuk naik ke Institut Tinggi.
Meski kreditnya kurang dari 7.200,
masih ada beberapa siswa yang masuk menara karena direkrut.
Itu benar, sih.
Semua orang juga berusaha untuk membalik nasib di Festival Sihir Agung.
Festival Sihir Agung.
Acara besar Akademi Sihir Rigarden yang diadakan tiap dua tahun sekali.
Festival ini berisi banyak kompetisi sihir dan kerap dimanfaatkan penyihir senior
untuk mencari talenta menjanjikan.
Dengar, Will.
Fraksi menara menjadikan festival sihir sebagai ajang perebutan siswa berbakat.
Ini sangat mempengaruhi jalan menuju Institut Tinggi.
Di antaranya adalah tongkat sihir raja petir, Thorzeus Fasce.
Tongkat sihir peri agung, Elleaf Canaan.
Tongkat sihir kaisar api, Incindia Barham.
Tongkat sihir ratu es, Albis Vina.
Dengan absennya tongkat sihir raja cahaya, Masterias Noah,
masih ada empat fraksi Magia Vander yang akan mengamati kita.
Jika kita disukai salah satu fraksi, kita akan dijamin masuk menara.
Siswa seperti kita takkan direkrut jika belum mencapai syarat kelulusan.
Kecuali kalau bisa menunjukkan sihir yang lebih hebat dari penyihir senior.
Namun, tidak hanya itu.
Katanya para watcher akan mengawasi Festival Sihir Agung
dan mereka akan membawa orang-orang berbakat ke menara.
Watcher, katamu? Bukankah itu cuma misteri akademi?
Si nol besar sepertiku tak boleh ikut festival sihir.
Aku hanya akan bantu-bantu lagi. Untuk mempersiapkan festival sihir.
Jika kamu ikut tahun ini,
kurasa orang-orang akan berhenti meremehkanmu.
Terima kasih, Collete.
Namun, kalau aku ikut, nanti malah jadi festival olahraga.
Aku pernah ikut di tahun kedua dan itu menimbulkan keributan.
- Hei, itu curang! - Singkirkan dia!
- Pergi! - Jangan ganggu!
Pergi!
Festival Sihir Agung ke-50 yang terburuk sepanjang sejarah.
Itu memang cukup parah, sih.
Aku dianggap biang masalah dan kena trauma karena hal itu.
Ada latihan kreasi sihir.
Dan mereka memanggil penjaga.
Suasana Festival Sihir Agung makin terasa, ya.
Ya.
Ada banyak pencari talenta yang datang dari luar kota Rigarden.
Meski tidak bisa naik ke Institut Tinggi, masih ada banyak jalan menuju kesuksesan.
Festival Sihir Agung memang momen sempurna
untuk menunjukkan kebolehan.
Karena itu, kamu harus ikut menunjukkan kebolehanmu!
Aku tetap tidak bisa. Dari awal, aku tidak bisa sihir.
Collete, ada apa?
Di sini ada semacam penghalang yang disembunyikan dengan rapi.
Apa?! Bukan sihir kunci?
Ada penghalang keberadaan dan suara.
Kurasa ini bisa dihancurkan secara paksa dengan sihir, sih.
Kiki.
Bagaimana?
Bisa!
Kamu hebat, Kiki!
Ta-Tangga rahasia?
Aku dengar suara dari bawah. Ayo kita lihat.
Oke, siapa yang akan memenangkan setiap kompetisi di Festival Sihir Agung?
Ayo tebak orangnya!
Pasang taruhan kalian!
- Aku bertaruh 300 untuk Julius! - Aku bertaruh 500 untuk Tuan Wignall!
Aku bertaruh 800 untuk Lihanna!
Pe-Perjudian rahasia?
Dasar.
Para guru memang tak pernah memeriksa tempat barang siswa,
tapi mereka memanfaatkannya untuk hal bodoh ini.
Sion?
Anak Gagal?
Kenapa kau di sini?!
Kami hanya kebetulan sampai di sini.
Jangan main kekerasan, Sion!
Jika kamu sampai berlaku kasar pada Will tanpa alasan lagi,
aku bakal marah betulan!
Ja-Jadi, kenapa kamu di sini, Sion? Kelihatannya kamu tak ikut berjudi.
Terserah aku, 'kan?
Benar!
Sion tak penasaran dengan jumlah orang yang bertaruh padanya!
Ya!
"Orang yang bertaruh padaku jauh di bawah Lihanna, Wignall, dan Julius!"
"Ih sebel!"
Sion tak mungkin berpikir begitu, 'kan?
"Aku kesepian karena tak dianggap lawan oleh si tiga besar!"
Sion tak mungkin berpikir begitu!
Tutup mulut kalian!
- Maaf, Sion. - Maaf, Sion.
Wah, kamu terganggu karena keunggulan Lihanna dan yang lain?
Ternyata kamu sama seperti kebanyakan cowok.
Aku tidak terganggu.
Aku tak kalah dari mereka.
Aku cuma tertinggal karena hasil ujian tulisku kurang memuaskan.
Aku sudah sering latihan sejak hari itu.
Kemampuan sihirku tak kalah dari Lihanna, Wignall, dan Julius.
Terbang tinggi!
Tunggu, kenapa aku harus menjelaskannya kepadamu?!
Hei, Sion!
- Sion! - Tunggu dulu!
Ini adalah festival besar yang diadakan dua tahun sekali.
No comments yet. Be the first to leave one.