The first 200 lines.
Bagus, kan?
Apa ini, Eyang?
Ini katalis.
Pakai daun?
Ini bukan daun biasa.
Ini namanya daun lontar.
- Apa, Eyang? - Daun lontar.
Daun yang di jaman Majapahit dulu...
...dipakai untuk menulis.
Ingat pesan Eyang, ya?
Selama Eyang "pergi" kamu harus menjaga ini.
Waspada, ya?
- Ya? - Ya.
Sekarang Eyang harus konsentrasi.
Hao!
Rida is outside.
Aku ke sana.
- Hao. - Rida.
- Ayo jalan, yuk. - Yuk.
Hao!
Seminar hari ini tiketnya habis.
Aku yakin, berikutnya kita pasti bisa sewa tempat yang lebih besar.
Amin.
Ya sudah, tunda saja rencana liburanmu.
Aku pergi bukan mau liburan, Rid.
Aku mau menyaksikan kisah-kisah sejarah yang terjadi di negeri ini.
Begitu.
Terserah.
Yang penting, perginya setelah hari Kamis.
Kita masih ada seminar hari itu.
- Masa? - Tidak bisa dibatalkan.
Iya, iya.
Uangnya sudah kupakai untuk DP kamera.
Gimana sih, Rid?
Mari, sudah harus mulai.
- Tunggu sebentar. - Apa lagi?
Sisir rambut yang rapi!
Yang penting sudah mandi!
- Sudah belum? - Ya.
Sudah hilang sedikit jeleknya.
Ayo!
"Retro" yang berarti mundur atau di belakang...
...sementara "Kognisi" yang berarti mengetahui.
Jadi, dengan kata lain, rerto kognisi adalah...
...sebuah kemampuan untuk mengetahui kejadian di masa lampau.
Mas.
Apa itu kaya yang disebut dengan "proyeksi astral"?
Beda, Mas.
Ketika seseorang melakukan proyeksi astral...
...sukmanya akan meninggalkannya lalu masuk ke dimensi lain.
Sedangkan dengan rerto kognisi, perjalanan terjadi di alam bawah sadar.
Jadi, bisa dibilang kita masuk ke spiral waktu yang berbeda.
Seperti pengembara waktu, ya, Mas?
Ya, seperti itu.
Saya harus menekankan pentingnya katalis dalam proses retro kognisi.
Katalis ini merupakan penyambung antara masa kini dan masa lalu.
Nah umumnya, katalis ini berupa benda milik seseorang dari masa lampau.
Semua benda ini terbentuk dari molekul-molekul yang secara aktif...
...merekam peristiwa yang terjadi di sekitarnya.
Rekaman ini kemudian dipancarkan melalui gelombang elektro magnetik.
Mereka yang dikaruniai kemampuan untuk menangkap gelombang tersebut...
...akan bisa melakukan retro kognisi.
Jadi, membiarkan jin Khorinnya menggunakan sudut pandang sang pemilik katalis...
...untuk melihat kejadian di masa lampau.
Mas, ketika retro kognisi...
...berarti itu Mas Hao akan merasuk ke dalam diri si pemilik katalis itu, ya, Mas?
Saya sebenarnya lebih suka dengan istilah "menumpang".
Tapi, itu juga betul.
Mas.
Apakah Mas Hao bisa mengubah masa lalu?
Pertanyaan bagus.
Yang melakukan perjalanan ke masa lalu itu adalah jin Khorin saya.
Jin Khorin saya ini tidak bisa mengendalikan tubuh pemilik katalis.
Jin Khorin saya juga tidak bisa berinteraksi dengan orang lain.
Jadi, dengan kata lain...
...tidak.
Saya tidak bisa mengubah masa lalu.
Selagi retro kognisi...
...orang lain mungkin melihat saya hanya tertidur.
Tapi yang sesungguhnya terjadi, aktivitas ini menguras banyak sekali tenaga.
Mas Hao, pernakah ada kejadian di mana pelaku retro kognisi itu tidak bisa kembali dari masa lalu?
Baik, mari kita sudahi dulu seminar retro kognisi kali ini.
Beri tepuk tangan yang meriah sekali lagi buat Mas Hao Kurniawan!
Permisi. Mas, Mbak.
Ya, Bu?
- Maaf mengganggu. - Ya.
Kalau benar Mas Hao bisa melakukan itu tadi semua...
...maka Mas Hao yang bisa membantu kami.
Membantu apa?
Maaf, siapa namanya, Bu?
Saya Sujatmiko.
Ini istri saya, Bu Sujatmiko.
Kami ke sini bukan untuk ikut seminar.
Begini, Mas.
Sudah dua hari ini putri kami hilang.
Dia gak pulang dari sekolah.
Teman-teman dan pihak sekolah sudah bantu cari...
...tapi belum ketemu juga.
Kami gak tahu harus cari ke mana lagi, Mas.
Bu.
Anak itu belum tentu hilang.
Dia mungkin lari dengan pacar barunya.
Nanti kalau uangnya sudah habis, dia pasti kembali.
Sari tidak seperti itu, Pak!
Seperti tidak tahu anak jaman sekarang saja.
Pacar baru dari mana, coba?
Aku takut Sari malah hamil waktu pulang.
- Diam! - Maaf, Bu.
Maksud ibu itu, minta Hao untuk retro kognisi ke dua hari yang lalu?
Iya Mbak, bener.
Tolong kami, Mas.
Tolong cari tahu keberadaan putri kami.
Saya mohon bantuannya.
- Tolong. - Bu.
- Seharusnya lapor polisi. - Pak...
Lapor polisi lebih jelas.
Kenapa malah minta tolong mereka?
Tolong.
Selamat malam, Bu.
Mas Hao, ini Bu Wati, wali kelasnya Sari.
Dan yang ini...
Rida. Manajernya Hao.
Sebenernya peraturan sekolah tidak membolehkan orang masuk malam-malam seperti ini.
Tapi ini pengecualian.
Terima kasih, Bu.
Mari.
- Minta orang lain saja! - Ya sudahlah, Mas!
- "Manager"? - Daripada "pacar"?
Jadi, di sini terakhir kali ibu ngeliat Sari?
Benar, Mas.
Saya minta maaf, Bu.
Seharusnya saya suruh Sari pulang malam itu.
Nggak apa-apa, Bu.
Sekarang sudah ada Mas Hao yang membantu kita.
Semoga Sari bisa kita temukan lagi.
Benar, kan?
Permisi, Bu, Pak.
Kemampuan saya ini biasanya hanya saya pakai untuk melihat sejarah.
Bukan untuk mencari orang hilang.
Tapi...
...saya akan membantu sebisa saya.
Syukurlah.
Terima kasih sekali, Mas Hao.
Cuma itu yang kami minta, Mas.
Bu.
Ibu punya benda atau sesuatu milik Sari?
Ada, Mas.
Ini gunting Sari.
Kemarin ditemukan temannya.
Permisi, Bu, Pak.
Boleh ke belakang sini, ya?
Sari?
Sudah jam segini, kenapa belum pulang?
Masih ada tugas, Bu.
Tidak dikerjakan di rumah saja?
Tidak, Bu. Mesin jahit di rumah sedang rusak.
Baiklah.
Jangan terlalu malam, ya.
Baik, Bu.
Silakan masuk. Tidak terkunci.
Bu.
Minumlah.
Mas Hao gak apa-apa?
Gimana, Mas?
Saya tahu...
Saya tahu Sari ada di mana.
Bu Wati, punya tali tambang?
Yakin Sari ada di sini, Mas Hao?
Pihak sekolah sudah mencari ke setiap sudut, Mas.
Kecuali satu tempat, Bu.
Di balik pohon itu.
Ada sumur, kan?
Sari diculik pocong?
Kok kamu tahu?
Hanya soal hantu, aku tahu lebih banyak.
Kalau Sari dibawa ke pohon, berarti ya dibawa kuntilanak.
Nah ini di sumur.
Yang suka tempat lembab dan gelap kaya gitu itu, siapa?
Ya tentunya "hantu permen".
Ayo Pak, kita buka.
Bu, Pak, biar saya yang keluarin.
Sari!
Sari!
Ya ampun.
Sari...
Sari...
Sari...
Hao! Hati-hati!
Sari.
Tarik!
Satu, dua, tiga!
Hati-hati, Nak.
Hati-hati, Nak...
Tahan...
Nak, hati-hati. Sari.
Sari...
Hao, cepat naik!
Terima kasih banyak, Mas Hao.
Terima kasih, Mas.
Begini, Pak, Bu...
No comments yet. Be the first to leave one.