The first 200 lines.
SEMUA TOKOH, KEJADIAN, LOKASI, ORGANISASI, DAN LAIN-LAIN ADALAH FIKSI
AKTOR ANAK DAN HEWAN DIREKAM DALAM KONDISI AMAN
Hantu tak benar-benar ada.
Setiap hantu memang awalnya menyangkal.
Buktikan bahwa aku hantu.
Baik.
Katakan, siapa namamu?
Aku? Akuโฆ
Siapa aku?
Tak apa-apa. Sebagian besar hantu bereaksi begini.
Mungkin aku kehilangan ingatan.
Apa aku mengalami kecelakaan?
Jika hanya hilangnya ingatan,
kenapa kau mengawang di udara?
Aku mengawang di udara?
Astaga!
Ini mustahil.
Ada hantu lain yang datang?
Dia berada di sini?
Siapa kali ini?
Pria yang berusia pertengahan 30-an.
Dia tak mengaku sudah mati.
Aku belum mati, sungguh!
Dia kini pada tahapan kedua.
Amarah.
- Wah. - Misalnya aku sudah mati.
Berikutnya, kompromi.
Secara teoretis, makhluk spiritual itu tak mungkin.
Wah, pendekatan teoretis?
Ini baru.
Dengarkan. Pada era 1880-an, fisikawan Inggris, William Crookes,
pemenang Hadiah Nobel Kedokteran, Charles Richet,
dan Edison, Sang Penemu Besar, berusaha membuktikan adanya jiwa,
tapi semuanya akhirnya gagal!
Apaโฆ Ada apa?
Apakah dia marah?
Dia tampaknya terlalu berpendidikan untuk memercayai adanya hantu.
Terkadang, ketidaktahuan memang menyenangkan.
Kasihan.
Bagaimana jika kita duduk dan memberinya waktu saja?
Apakah kalian bercanda?
Baik, akan kubuktikan.
Apa-apaan?
Apa yang terjadi?
Ada apa ini?
Mungkin kita harus membawanya pulang dan memberinya makanan enak.
Semoga dia bukan penggemar babi dan kopi.
Tak baik jika begitu.
- Musik. - Benar, musik.
Sebaiknya lagu apa?
Lagu apa yang bagus?
JIKA HANTU (H) ADA, MAKAโฆ
Agar hantu bisa ada,
dia perlu memiliki wujud fisik dan menghasilkan energi.
Tapi ini menentang hukum-hukum dasar fisika,
hukum kekekalan massa dan energi.
Satu hal lagi.
Agar hantu bisa ada, dia perlu melampaui waktu dan ruang.
Ini juga menentang hukum-hukum dasar fisika.
Kesimpulannya,
tak ada bukti ilmiah yang membuktikan adanya hantuโฆ
Kurasa dia dari jurusan IPA.
Akuโฆ
Aku menemukannya!
DR. JEON SANG-HO DI PODIUM SEBAGAI ILMUWAN TERBAIK TAHUN INI
DATA PRIBADI KORBAN JEON SANG-HO
Jeon Sang-ho adalah pemimpin berikutnya dalam bidang ilmu hayat di Korea.
Dia menjadi Ilmuwan Terbaik tiga tahun berturut-turut.
Dia begitu cerdas hingga pantas disebut genius.
SOSOK PENTING BAGI KORBAN
Selamat, ya.
Ketua Kim Tae-jun menyukainya sejak awal.
7 TAHUN SILAM, 2018
Sapalah.
Ini Dr. Jeon Sang-ho. Dia akan segera bergabung ke lab kita.
Ini Kim Su-jeong, putriku.
Halo.
Salam kenal.
Aku membaca makalahmu yang bulan lalu. Mengesankan.
PADA HARI ULANG TAHUNNYA PUN, JEON SANG-HO MEMPRESENTASIKAN TEORI BARU
Kita punya nama dan tanggal lahirnya.
Usianya 26 tahun pada tahun 2018.
Lahir pada tahun 1992, Shio Monyet.
Ada masalah apa?
Ada apa?
Tarik napas dalam-dalam.
Apa?
Tarik napas.
Embuskan.
Tunggu.
Aku peka terhadap debu halus.
Bernapas terlalu cepat membuat aliran darah ke otakโฆ
Sekali lagi.
Begitu kau kuberi tahu
nama dan tanggal lahirmu,
semua ingatanmu akan kembali.
Kau tak akan berhasil jika mencoba menghipnotisku.
Hipnosis adalah keadaan trans yang melingkupi, dan mendistorsi persepsi.
Itu justru mengurangi akurasi ingatan.
Di bidang sains, itu sangatโฆ
Jangan khawatir jika kau merasa ingin muntah.
Hantu tak bisa muntah.
Baik, sekarang.
Kau lahir pada tanggal 10 Juli 1992.
Namamu adalah Jeon Sang-ho.
JEON SANG-HO
UPACARA PENGHARGAAN ILMUWAN TERBAIK
Ketua Kim Tae-jun tak segan membiayai Jeon Sang-ho yang miskin.
Sebagai sesama penggiat ilmu hayat, Jeon Sang-ho dan Kim Su-jeong
segera menjadi akrab.
Setahun kemudian, mereka menikah.
Selamat atas pernikahannya!
Tak lama kemudian, mereka dikaruniai seorang putra.
Suami yang sukses dan istri yang bijak.
Dengan anak yang menggemaskan, dia punya segalanya untuk membina keluarga bahagia.
Pada suatu hariโฆ
Jeon Sang-ho lenyap.
Orang tuanya heran karena dia tak bisa dihubungi, lalu menelepon polisi.
Lihatlah ini.
- Ini darah, bukan? - Ya.
Darah yang ditemukan pada nat-nat ubin ruang tamu
ternyata adalah darah Jeon Sang-ho,
lalu kasus orang hilang pun menjadi kasus pembunuhan.
Aku sedang berlari sore itu.
Di sebelah sanaโฆ
Berdasarkan riwayat kejiwaannya,
Jaksa menangkap Kim Su-jeong karena dicurigai membunuh Jeon Sang-ho.
Tak ada tersangka selain dia.
Kim Su-jeong mengaku bahwa mereka bertengkar,
tapi bersikeras bahwa itu hanya cekcok biasa antar pasangan.
Dia juga mengaku menemui psikiater karena depresi pascapersalinan.
Selain itu, jasadnya tak ditemukan, apalagi senjata pembunuhannya.
Yang terutama, tak ada bukti konkret bahwa Kim Su-jeong membunuh Jeon Sang-ho.
Setelah itu, dia divonis tak bersalah, tapi Jaksa naik banding.
Artinya, mereka menemukan sesuatu yang belum kita ketahui.
Apa solusimu untuk ini?
Hanya Kim Su-jeong yang tahu bukti apa yang dimiliki oleh Jaksa.
Kim Su-jeong harus kutemui.
Kau sudah lebih tenang?
Ya.
Maafkan karena aku bertanya
dalam situasi ini,
tapi apakah kau ingat
siapa pembunuhmu?
Jaksa mengajukan banding.
Artinya, mereka menemukan sesuatu yang krusial,
bisa berupa barang bukti maupun saksi.
Menurutmu apa?
Seluruh percakapan ini dirahasiakan.
Jadi, kumohon katakan sejujurnya.
Apakah istrimu pelakunya?
Akuโฆ
Akuโฆ
Tak membunuh suamiku.
โฆdibunuh oleh istriku.
Kau pasti tenang, ya, karena tak tahu apa-apa.
Tapi aku menghadapi hal yang berisiko.
Aku tak yakin harus menghentikan I-rang.
Bagaimana jika dia kubiarkan, lalu terjadi hal yang buruk?
Aku sangat resah tiap hari.
Tampaknya, I-rang menanggung akibat perbuatanmu.
Ini mengesalkan.
Jadi, jangan tersenyum begitu.
KEDAI BARBEKU TUKANG DAGING DEG-DEGAN
KANTOR HUKUM SHIN I-RANG
Astaga, kemarilah.
Mereka tinggal di rumah mertuamu.
Sudah pasti.
Tinggal di rumah pembunuhan tak akan mudah.
U-juโฆ
Aku mengerti bahwa hatimu hancur, tapi jangan menangis.
Kau harus tegar pada saat seperti ini.
Maafkan aku.
Untuk apa kau minta maaf?
Kenapa semua klien hantuku sangat berbudi?
Ya ampun, aku tak nyaman.
Terima kasih.
AREA TERBATAS, GARIS POLISI SEDANG DALAM INVESTIGASI
Kau akan baik-baik saja? Di sinilah kau dibunuh.
Benda, lokasi, bau, dan semacamnya
bisa sangat membantu dalam memulihkan ingatan.
Aku ingin mengingat semuanya semampuku.
TABEL PERIODIK UNSUR-UNSUR KIMIA
Kau melakukan apa sepulang kerja hari itu?
Aku bertengkar dengan Su-jeong.
Kenapa?
Kenapa hasilnya belum keluar?
Aku lelah. Kita bahas besok, ya?
Kau berlambat-lambat karena ini bukan bebanmu, ya?
Apa?
Ini bukan bebanku?
Maksudmu, aku bukan kerabatmu?
Aku sudah muak.
- Apa? - Aku keluar.
Kau bahkan tak menganggapku kerabat.
Bodoh jika aku berusaha sendirian.
Sayangku.
Apa kau sungguh berusaha membunuhku?
Aku tak peduli kau mati atau tidak!
Aku sudah muak tentang ini.
No comments yet. Be the first to leave one.