Season 1

Release info

[π‚π¨πŸπŸπžπžππ«π’π¬π¨π§] 𝐒𝐩𝐫𝐒𝐧𝐠 π…πžπ―πžπ« π’πŸŽπŸπ„πŸŽπŸ‘ 𝐏𝐕/π€πŒπ™π 𝐖𝐄𝐁
A Commentary by Coffee_Prison
π‘«π’–π’“π’‚π’”π’Š : 𝟎𝟏:πŸŽπŸ’:𝟏𝟎 || π‘Ίπ’–π’ƒπ’•π’Šπ’•π’π’† π‘Ήπ’†π’•π’‚π’Šπ’ 𝑷𝑹𝑰𝑴𝑬 𝑽𝑰𝑫𝑬𝑢 || *π‘ͺπ’“π’†π’…π’Šπ’• 𝒕𝒐 𝘈π˜ͺ𝘴𝘺𝘒𝘩 𝘠 (π‘·π’†π’π’†π’“π’‹π’†π’Žπ’‚π’‰) || ΰͺ‘ΰ±Ώα₯£Ι‘ოɑ𝗍 π–¬ΰ±Ώπ“£π—ˆπ“£π—π—ˆπ“£

Tags

webdl
Published on: 2026-01-20
Downloads: 56
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kini aku ingat

pria ini.

Kau baik-baik saja?

Aku tak apa-apa.

Kita harus cari Se-jin.

Mungkin dia tak bisa turun karena ramai.

Kurasa di gerbong depan.

Itu dia. Pria yang bersama Se-jin.

Sial.

Sial.

Permisi.

Maaf, mau lewat.

Pak.

Sun Jae-gyu?

Choi I-jun.

Ternyata kau masih hidup.

Kau pria yang bersama Se-jin?

Hei.

Kenapa bawa gadis SMA kemari?

Aku mencarimu sepuluh tahun. Hanya itu yang kau katakan?

Setidaknya tanyakan kabarku.

Aku tak peduli soal itu.

Kau…

Tak peduli?

Jawab aku.

Apa hubunganmu dengan Se-jin?

Aku tidak tahu dan tidak ingin tahu

hubungan kalian.

Mau bicara ataupun berkelahi, lakukan nanti.

Kutanyakan sebagai guru Se-jin.

Di mana dia sekarang?

Biar kuperkenalkan diri.

Aku…

Kakak Se-jin.

Kakak?

Entah kenapa gurunya harus datang kemari,

tetapi jika kau kira Se-jin kabur,

tak perlu khawatir.

Pengaburan ini

diawasi sepenuhnya olehku sebagai kakaknya,

dan orang tua kami tahu di mana dia.

Apa?

Tunggu.

Jadi, rencana besarku ini bukan kabur,

tetapi jalan-jalan?

EPISODE 3

Maafkan aku.

Kudengar Se-jin akan menginap di rumah pria

dan aku takut.

Aku memberi tahu Paman tanpa memastikannya.

Ini ternyata salah paham, tetapi maksudmu baik.

Siswa di SMA kita sekelas tiga tahun berturut-turut,

jadi, lebih seperti keluarga dari teman. Wajar kau cemas.

Ya, datang kemari adalah pilihan tepat.

Kau berani, Han-gyul.

Choi Se-jin pasti sangat marah.

Kau pengkhianat, Han-gyul Jahat.

Dia sungguh mengadukan aku?

Juga wali kelas munafik itu.

Kenapa Sun Jae-gyu bersama Yoon Bom?

Tunggu.

Kakak tahu nama guruku?

Apa? Itu…

Aku dengar tadi, di kereta.

Omong-omong,

Sun Jae-gyu kerja apa di sana?

Hanya ada dia dan Han-gyul? Tak ada keluarga lain?

Jjun?

Ini tentang paman Han-gyul atau tentang aku?

Sebenarnya apa hubungan Kakak dengan paman Han-gyul?

Jadi, apa artinya "gangho"?

"Gang" itu sungai, dan " ho" itu danau.

Perbandingan dengan alam seperti ini disebut metafora.

Astaga, lagi-lagi.

Hei, Sun Jae-gyu!

Maaf, tak ada yang menjaganya di rumah.

Maaf, Semua. Aku minta maaf.

Jika karena keponakanmu

I-jun gagal masuk Universitas Hanguk,

kau akan tanggung jawab?

Dia bukan anakmu.

Kenapa kau harus membawanya ke sekolah?

Kau tak punya keluarga di rumah?

Ayahku pergi melaut. Kakakku…

Pernah lihat kakaknya?

Aku tak pernah melihatnya.

Makanya itu.

I-jun.

Tidak, I-jun. Tenanglah.

Tenang.

Apa?

Kau sedang apa?

Apa ini?

Kukira kau hanya pintar. Kau pandai mengurus bayi juga?

Keluargaku juga punya

makhluk kecil seperti ini.

Aku mau belajar.

Kemarilah.

Astaga.

Beri tepuk tangan untuk I-jun!

Dia serbabisa.

Kami awalnya berteman…

Dan berakhir sebagai orang asing.

Satu romantis, yang satunya penuh aksi.

Melihat gaya dan penampilan kalian, kalian seperti orang asing.

Kami memang asing.

Katanya dia mencarimu selama sepuluh tahun.

Untuk apa orang asing mencari selama itu?

Jika dia bersikeras mencariku, alasannya jelas.

Alasan apa itu?

Abaikan saja dia.

Dia ada atau tidak, hidupku baik-baik saja.

Kita seharusnya ke jalan raya. Kenapa malah hotel?

Lima jam dua puluh menit, sekitar 400 km perjalanan.

Kita pergi sejauh itu.

Jarak pulang juga sama. Itu pasti melelahkan.

Aku tahu kau lelah menyetir, tetapi…

Aku tak lelah sama sekali.

Bukan aku yang lelah, tetapi dia.

Anak yang biasa makan dan tidur teratur,

makan mi instan dan bergadang malam ini.

Bukankah dia harus mandi dan tidur?

Namun…

Turun.

Maaf soal tadi.

Hubungi aku.

Maaf.

Ini akhir pekan. Semua kamar…

Penuh?

Sepertinya tak ada kamar. Kita pulang saja.

Ada.

Ada kamar keluarga, satu kasur besar dan kecil.

Kami ambil.

Apa?

Itu kamar keluarga untuk keluarga. Ada masalah?

Kalian keluarga, aku bukan.

Katamu sekolah itu keluarga.

Kau tak paham ungkapan?

Kenapa semua kau anggap harfiah?

Kau mau beraksi di kamar denganku?

Mana mungkin.

Berarti tujuan kita hanya satu.

Tidur.

Kamar keluarga amat cocok untuk itu.

Ini jauh lebih murah dari dua kamar.

Kenapa tak bisa?

Sial.

Ini kamar keluarga. Ini tak ramah keluarga.

Mandilah terlebih dahulu.

Kau lebih dahulu.

Han-gyul, kau lelah. Mandilah dahulu.

Ya, kau lebih dahulu.

- Baiklah. - Ya.

Kenapa mendadak olahraga?

Kebiasaan.

Kau sibuk?

Mana mungkin aku sibuk di sini?

Naik ke punggungku.

Untuk apa aku naik ke punggung orang tua siswa?

Ini tak seperti olahraga karena tanpa beban.

Pegang kakiku.

Aku sibuk.

Kau seorang guru. Kenapa tak konsisten?

Katamu tak sibuk.

Guru macam apa?

Baiklah.

Seratus kali, ya?

Kau olahraga di luar saja.

Ada kolam renang dan pusat kebugaran di sini.

Jangan di dalam kamar.

Han-gyul.

Cepat keluar.

Apa dia tidur?

Apa itu?

Dia sendirian?

HATI-HATI LANTAI LICIN

WANITA ITU

"Wanita itu"?

Siapa "wanita itu"?

Teman wanita? Teman mesra?

Mungkin mantan pacar?

Pergi ke mana dia?

Astaga! Nak!

Kau baik-baik saja? Astaga!

Hei, Nak! Astaga, bagaimana ini?

Pak Sun Jae-gyu?

Tetap di sana!

Jangan bergerak!

Tetap di sana!

Tetap tenang!

Astaga.

Kau baik-baik saja, Nak?

- Jangan menangis. - Tak apa-apa?

- Ji-u! - Ibumu datang.

Kau tak apa-apa?

Bapak itu menakutkan.

Kenapa? Apa yang terjadi?

Bapak itu melakukan sesuatu kepadamu?

Bu.

Dia takut, tetapi yang terjadi…

Spring Fever subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Spring Fever

Comments (3)

  • Riska Yuniar
    Isinya bukan subtitle episode 3
  • Riska Yuniar
    The content is not the subtitle of episode 3
  • Riska Yuniar
    The content is not the subtitle of episode 3
Keep it about this subtitle β€” sync, quality, typos.500 characters left