Season 1

Release info

[Erai-raws] Tsue to Tsurugi no Wistoria - 01
Wistoria Wand and Sword S01E01 JAPANESE WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF Resync for WEBRip

Tags

webdl
Published on: 2024-07-07
Downloads: 105
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 143 lines.

Hal apa yang paling dihargai di akademi sihir prestisius ini?

Tentu saja talenta sihir.

Lantas apa yang bisa dilakukan

oleh siswa tanpa talenta sihir untuk bertahan di akademi ini?

Jawabannya adalah...

Mengalahkan monster di dungeon!

Aku juga bisa!

Aku juga bisa selama berjuang keras!

Bahkan tanpa sihir!

(Episode 1 Tetap Tajam Sebagai Pedangmu)

Dengan menambah sedikit energi sihir ke campuran bijih barka dan bubuk agni,

kita bisa menciptakan belerang.

Dan itu bisa menjadi katalis sempurna untuk api.

Betul. Dan sekarang,

aku akan menunjuk seseorang untuk maju.

Will!

Will Serfort!

Will Serfort!

Sa-Saya di sini. Ada apa, Pak Edward?

Aku menunjukmu untuk maju.

Begini lagi.

Baik.

Ada apa? Ini hanya realisasi sihir kecil.

Seperti biasa, cukup kendalikan api dengan katalis itu.

Oh api!

Muncullah!

Will...

Tenang!

Bisa-bisanya siswa akademi prestisius tak bisa menggunakan sihir paling dasar.

Kurasa ini sudah biasa bagi "learner"

atau siswa yang hanya mahir menghafal teori di buku.

Sungguh mengecewakan.

Oh api, tunduklah!

Jangan seenaknya pamer kebolehan,

Sion Ulster.

Maaf, Pak Edward.

Will tampak kurang sehat.

Jadi, saya memberinya sedikit bantuan.

Kurasa ini sempurna.

Seperti yang kalian lihat,

sihir adalah segalanya di dunia ini!

Sihir adalah otoritas!

Energi sihir adalah kekuatan!

Penyihir adalah pahlawan!

Talenta sihir sangat dihargai di akademi sihir.

Siswa nol besar tanpa talenta sihir yang hanya bermodal pengetahuan

tak layak mengenyam pendidikan di tempat mahardika ini.

Sebaiknya si pungguk yang merindukan bulan

segera meninggalkan akademi ini.

Kau masih terlihat memalukan hari ini, Anak Gagal.

Sion.

Sepertinya kau mau ke dungeon lagi.

Sampai rela membasmi monster lemah demi kredit?

Kau enggak malu, ya?

Hentikan itu!

Hai, Collete! Kenapa siswi teladan sepertimu

mau membela siswa gagal ini?

Itu tak masuk aka-

Will lebih baik darimu dan lebih giat dari semua orang!

Jangan hina sahabatku!

Colette...

Baik dan giat saja tak cukup untuk menjadi penyihir hebat.

Apalagi,

menjadi seorang Magia Vander.

Baiklah. Aku tak punya waktu untuk si nol besar.

Turuti saja kata-kata Pak Edward dan segera tinggalkan akademi ini.

Jangan diambil hati, ya.

Pak Edward juga jahat banget. Kamu dipermalukan seperti itu.

Tidak apa-apa, Colette.

Soalnya aku memang tidak bisa sihir.

Will.

Selain itu,

aku merasa beruntung karena dikhawatirkan cewek imut sepertimu.

Ka-Kamu kenapa, sih?!

Kamu tampak polos, tapi kata-katamu mematikan!

Apa sih maumu?! Pujianmu sia-sia, lo!

Tunggu dulu!

Kamu enggak tebar pujian sana-sini, 'kan?

Ma-Maaf.

Sejak kecil, aku sering diajari menghargai cewek lewat pujian.

Tapi, kata-kataku adalah fakta karena kamu benar-benar imut.

- Tak ada niat tersembunyi- - Udah, udah!

Udah, enggak perlu bahas itu lagi!

I-Iya.

Aku panik banget!

Aku adalah Colette Loire! Putri bangsawan, meski cuma nama!

Aku harus tetap bermartabat!

Ada apa, Will?

Tidak apa-apa.

Aku hanya takjub

karena langitnya sangat indah hari ini.

Ya, kamu benar.

Di hari yang cerah dan hangat ini

sang penyihir terkuat, Magia Vander, masih berjuang menopang langit hari ini.

Dahulu kala,

orang-orang terjebak di kegelapan tanpa mengenal keberadaan langit

dan dunia ini tertekan karena ancaman dari Penjajah Angkasa.

Lima penyihir hebat bangkit untuk menghadapi mereka.

Para penyihir itu menghalau mereka, menciptakan penghalang besar di langit,

dan mendatangkan perdamaian.

"Magia Vander."

Sebutan mereka menjadi gelar penyihir terkuat

yang diwariskan sampai sekarang.

Gelar tertinggi penyihir yang diidamkan semua orang.

Apa sang Putri Es, Albis Vina, sedang melihat kita dari atas sana?

Tentu saja.

Dari balik jendela puncak dunia,

dia sedang melihat ke sini.

"Bulan" dan "matahari?"

Benar!

Katanya ada "bulan" dan "matahari" yang mengambang di langit asli!

Masa sih, Elfaria?

Terus, ada "matahari terbenam" yang indah di balik cakrawala!

Itu adalah pemandangan terindah di dunia

karena semuanya jadi berwarna merah.

Jika kita pergi ke puncak menara yang paling dekat dengan langit...

Jika kita menjadi Magia Vander, mungkin kita bisa lihat matahari terbenam.

Kalau begitu, ayo kita lihat bersama!

Ya! Itu adalah janji kita!

Itu hanyalah janji semasa kecil.

Namun, dia adalah genius sejati.

Dia jadi Magia Vander termuda berkat talentanya yang luar biasa,

dan dia pergi ke puncak menara.

Sementara itu,

aku cuma si nol besar yang lebih rendah dari orang biasa.

Demi memenuhi janji itu,

aku masih berjuang mati-matian hanya untuk berdiri di sampingnya.

Kamu...

...bodoh!

Pak Workner, tolong tenang dulu!

Kamu nekat pergi ke dungeon lagi? Terlebih lagi, ke strata tujuh sendirian?!

Lama-lama nyawamu bisa melayang!

Ma-Maafkan saya, Pak Workner!

Namun, saya berhasil menambah kredit-

Bukti kekalahan Evil Guard diterima.

Will Serfort berhak mendapat dua kredit.

Bagus!

Apa kamu masih ingin menjadi Magia Vander?

Apa tidak boleh?

Dengarkan aku.

Untuk bisa pergi ke puncak menara, kamu harus naik tingkat ke institut tinggi.

Kamu butuh segunung kredit dari ujian tertulis, realisasi sihir, dan praksis.

Tanpa kemampuan sihir,

More Indonesian subtitles for Wistoria: Wand and Sword

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left