The first 200 lines.
~~ Diterjemahkan oleh Suchi ~~
- Itu tak akan muat untuk mu. Terlalu banyak makan pizza. - Pergilah!
- Hey? - Apa?
- Mereka untuknya? - Ah...
Jadi sudah selesai?
Eh?
Tak seorang pun.
Kau mengerti? Tak seorang pun.
Salvatore bertemu dengan pria itu sendirian. Pak tua Getty.
Seminggu yang lalu mereka menemukan kesepakatan. Sudah selesai.
- Apa itu bagus? - Apa?
- Bagaimana? Nominalnya? - Lumayan.
Terimakasih tuhan.
Kau yang memberitahuku. Aku pikir kita semua melakukannya dengan skema bodoh ini.
Bagaimana kalau yang ini?
Yang benar saja Regina. Ini sudah banyak lubang nya. Baju ini sudah berbulan-bulan.
- Jadi? - Mereka akan mengatakan: petani calabrian yang khas.
Bagaimana dengan yang ini?
- Apa? - Kau romantis.
Dimana itu? Dimana? Dimana?
Pauline, Pauline.
Ini dia. Lihatlah.
Aku suka pakaiannya.
Oh, ini di California.
Tahun 1960... Aku tak tahu.
Little Paul masih kecil saat itu,
dan aku benar-benar di depan,
uh, memompa minyak dan membersihkan kaca depan.
Kau terlihat bahagia.
Oh. Oh, ya. Memang.
Hancur tapi... bahagia.
Kemudian surat ini datang dari pria tua itu.
"Dear Paul, aku senang untuk mendengar kabarmu dari George
"bahwa kau bekerja keras memopa minyak untuk Getty Oil.
"Tempat yang lebih baik untuk dipelajari tentang industri minyak
"selain dari pelanggan itu sendiri?
"Sudah waktunya kau dipromosikan.
"Datanglah ke Italia. Ini saatnya kita bertemu.
Ayahmu tercinta."
Ayahmu tercinta."
Oh.
Well, setidaknya aku tidak akan melakukan untuk memilih dia keluar dari kerumunan.
Aku bahkan tidak tahu jika aku bisa mengenalinya.
- Sudah lama. - Ayahmu sendiri?
Oh, itu sudah 15 tahun.
- Dia tidak seperti ayahmu. - Paul.
Hai, uh... Ayah.
Hmm. Kau mungkin memanggilku Paul.
Gail, aku tidak menyangka.
Ya. Senang bertemu denganmu.
Kenapa kau tidak memberitahu ku kalau istrimu sangat cantik?
Oh, well, aku...
Aku yakin penerbangannya memuaskan.
Oh, itu sangat luar biasa.
- Terima kasih. - Apa kau kakek ku?
- Ya. - Well, apa kabar?
Sekarang, apa kabar?
- Aku Paul. - Aku juga Paul.
Aku tahu, agak canggung.
Ah.
Apa kau tidak punya pengasuh?
- Oh, tidak, tidak. Kami tidak punya, uh... - Kemari.
- Kami tidak mampu membayarnya. - Sayang.
Benarkah?
Ayo, Paul ku.
Hey, bisakah kau suruh dia untuk diam?
Dia lelah, lapar dan bosan. Begitu juga denganku.
Gail, ini penting.
Aku tahu.
Apakah seni Renaissance
tidak membuat pengunjung muda kita tertarik?
Oh. Maaf.
Dia tidak seperti biasanya jadi, um...
Hanya saja ini waktunya untuk dia makan malam.
Well, sebenarnya ini waktunya untuk dia tidur.
Oh, orang Italia makan terlambat,
membayar terlambat, mereka melakukan segalanya terlambat...
tapi tentu saja mereka bisa melukis.
Paul, akan ku tunjukkan kau sesuatu.
Apa kau tahu palu itu?
Ya.
- Dan apa kau tahu tentang paku itu? - Ya.
Well, itu, pria muda,
adalah semua yang perlu kau ketahui tentang penyaliban.
Sekarang, orang-orang ini di sini
telah memutuskan bahwa pria tua ini dengan jenggotnya,
Peter, seharusnya tidak percaya
pada hal yang dia percayai,
jadi mereka mengambil palu dan beberapa paku
dan mereka memukul nya langsung melalui tangannya
dan kakinya ke bagian itu dari kayu di sana.
Bang, bang, bang. Lihat?
Dan kemudian mereka menancapkan sepotong kayu di udara
dan meninggalkannya tergantung di sana sampai dia mati.
Bagaimana menurutmu mengenai itu?
Apa kau ingin tahu apa yang terjadi
dengan teman malang ini di sini?
Itu sangat tidak menyenangkan.
- Herodes sedang makan malam ... - Well, mungkin lain kali.
Ya. Ya.
Kami akan pergi untuk makan malam.
dan akan ku tunjukkan seekor kelinci padamu.
Lihat burung itu, kelinci kecil.
Lihat burung itu.
Oh. Apa kau melihat burungnya?
Tidak.
Aneh.
Aku juga tidak.
Seekor burung!
Apa yang kau katakan?
Hati-hati dengan burung, kelinci kecil.
Hati-hati dengan burung itu.
Burung apa?
Oh, lihat, sekarang, ada orang lain juga
yang akan menemui mu.
The sandman.
Dia datang untuk mengucapkan selamat malam.
Lihat dia dengan seksama.
Hitung sampai tiga.
Satu... dua...
tiga.
Bagaimana kau melakukan itu?
Aku menyukainya.
Aku tidak peduli dengan anak-anak,
tapi dia yang ku suka.
Bawa dia ke tempat tidur, oke?
Kita ada bisnis yang harus di bahas.
Ya. Tentu.
Kau punya sebuah selera. Aku bisa melihatnya.
- Sebuah selera? - Mm-hmm.
Aku melihat mu mencari pada pelayan itu di belakang sana.
Oh, aku pria yang sudah menikah dam bahagia, tuan.
Mungkin benar tapi tidak relevan.
Minum, Makan. Seks. Selera.
Kau butuh itu untuk kesuksesan.
Dan kemudian tentu saja ada uang.
Kau juga punya selera untuk itu?
Well, kita pasti bisa menggunakannya sedikit lagi. Itu sudah pasti.
Jangan pura-pura tidak menonjolkan diri dan tunduk dengan ku.
Ada jutaan kepercayaan.
Ratusan juta dan kau tahu itu.
Apa itu selera mu?
Ya, kelihatannya seperti itu, bukan?
Tapi kau hanya bisa mengemudi satu mobil dalam satu waktu.
Kau hanya bisa tinggal di satu rumah pada suatu waktu.
Tidak.
Uang seperti apa yang memberi mu kekuatan ...
dan itu...
adalah rasa sakit yang nyata, pemuda.
Kekuatan.
Sedikit itu membuat mu menginginkan banyak hal,
dan banyak hal itu membuat mu menginginkan semuanya.
Kau ingin beberapa?
Well?
Ya tuhan.
Ini promosi, kan.
Jadi, kenapa itu terlihat seperti kau baru saja dipecat?
Karena ini di Saudi Arabia.
- Oh. - Ya. Oh.
Dia ingin aku menjalankan semua pengaturan disana.
Semua hal.
Ini pekerjaan yang besar. Besar sekali.
Dia menunjukkan kasih sayangnya padamu.
- Ya? - Ya.
- Dia menyukaimu. - Ya?
Dia juga menyukaimu, pria tua.
Sebenarnya, aku, aku melihat dia menatap belahan dada ku.
- Tidak. - Ya.
Ya tuhan, mata itu.
Hanya beberapa tahun, kan?
Dan kemudian kita akan pindah
- kembali ke Amerika. - Ya
Aku ikut kalau kau pergi.
Terima kasih.
Well, minumlah.
Karena kita semua akan menjadi orang Saudi
is some potato hooch
bahwa kita membeli seorang Badui.
Dan ku harap kau senang mengenakan cadar.
Karena itulah yang akan kau gunakan.
Jangan bodoh.
Ya tuhan, ini luar biasa...
wayang kulit.
Dia tidak pernah melakukan itu denganku.
Dia tak pernah melakukan apapun.
Anak yang malang.
Kakek!
Well, well, well.
Para arkeolog telah menyisiri tempat ini,
dan kau menemukan ini.
2.500 tahun
sudah menunggu mu untuk ditemukan.
Kau akan pergi jauh, anak muda.
Boleh aku minta ini? Tidak, kamu menginginkannya kembali.
Baiklah, kau bisa memilikinya kembali.
Kau hanya perlu menebak
di tangan mana yang ada benda tersebut, oke?
Salah.
Ah...
Kami pergi ke mana-mana, kami berempat.
No comments yet. Be the first to leave one.