The first 200 lines.
FILING FOR LOVE
Mimpi macam apa itu?
Kau sudah beristirahat?
Jangan lupa datang seperti biasa hari ini. Semoga berhasil.
Benar juga. Bekerja.
Pantas saja aku bermimpi buruk.
Ini es Amerikano pesananmu.
Pak Noh.
- Kau baik-baik saja sekarang? - Apa maksudmu?
Saat ada keributan di luar dua hari lalu
kau pingsan karena syok.
Fotonya ada di mana-mana. Kau disebut Pria Pingsan Haemu.
Kudengar perselingkuhannya sungguhan.
Jadi, suaminya itu Pak Son dari Perencanaan Merek Makanan?
Apa yang terjadi pada mereka sekarang?
Kau mengurus soal afair pegawai...
- Da-yeong. - Ya?
Kurasa banyak yang pesan.
Maaf.
Hei, Pak Noh.
Pria Pingsan Haemu.
Kau tampak baik-baik saja. Kau sudah membaik?
- Aku baik-baik saja. - Bagus.
Kudengar kau menangani afair. Bagaimana itu bisa terjadi?
- Kukira kau orang penting. - Hei.
Aku menangani kasus PM, bukan perselingkuhan.
Istilahnya adalah "pelanggaran pribadi".
Kau tidak tahu apa-apa.
Pak Noh.
Ya, Bu Park.
Aku mendengar apa yang terjadi. Kau baik-baik saja?
Aku baik-baik saja.
Senang mendengarnya.
Hei, Pak Noh.
Kau baru datang?
Aku sangat senang bertemu denganmu, aku bisa pingsan.
Bu Joo.
Jangan mengejekku soal itu.
Kenapa tidak? Bukankah aku berhak?
Satu-satunya alasan kau aman tanpa terluka sedikit pun
adalah aku menangkapmu seperti ini dengan kedua tanganku saat kau jatuh.
Kau tahu aku menyelamatkanmu, 'kan?
Pergelangan tanganku terkilir, jadi, aku ke akupunktur.
Tentu, aku sangat berterima kasih.
Tak perlu sungkan.
Aku akan menyusun laporan tindakan untuk Pak Son.
Aku sudah mengurusnya.
Apa?
Aku sudah menutup kasus itu.
Menggugah selera dan lembut, inilah Masigo.
Dengan teknologi makanan inovatif Haemu.
Masigo berhasil mewujudkan gagasan ladang ke meja
dan kami yakin itu akan menjadi merek
yang mewakili Haemu dan memimpin tren pangan global.
Sekian presentasinya. Terima kasih sudah mendengarkan.
Terima kasih.
Terima kasih.
Aku akan melakukan yang terbaik.
Tetap saja itu tidak benar, Bu Joo.
Bagaimana bisa Bu Jeong didemosi ke pabrik dan Pak Son tetap di sini?
Dan dia bisa mempertahankan proyeknya?
Soal siapa yang lebih buruk, Bu Jeong masih lajang
sementara Pak Son sudah menikah, dia lebih merugikan.
Pak Son merugikan siapa?
Pak Son selalu bekerja dengan baik dan dia bertanggung jawab
atas merek baru yang sedang diperjuangkan Tim Pangan.
Bagaimana dengan Bu Jeong?
Dia hanya berperan dalam proyek Pak Son.
Kinerja dan reputasinya di bawah Pak Son.
Dari sudut pandang perusahaan.
Bu Jeong lebih merugikan daripada Pak Son.
Apa aku salah?
Tetap saja, secara moral...
Moral?
Kau pikir kau polisi atau hakim?
Apa perusahaan menghargai kebaikan dan menghukum yang jahat?
Perusahaan hanya perlu peduli
soal untung atau rugi yang disebabkan oleh pegawai.
Karena di sini, itulah etika dan moral kita.
Ada apa?
Kau mengharapkan resolusi yang menggembirakan?
Pasangan yang berselingkuh dipermalukan di tempat kerja mereka?
Kau lebih naif daripada penampilanmu.
Kenapa kau menugaskanku?
Tugas ini
tidak cocok untukku karena aku naif.
Tidak, kau sempurna tugas itu.
- Bu Joo, apa-apaan ini... - Jangan terlalu kesal.
Potongan gaji Pak Son lebih besar.
Belum lagi insiden ini merusak reputasinya.
Itu akan dipertimbangkan pada penilaian kinerja berikutnya.
Lagi pula, ada dampak hukum jika dia dituntut atas perceraian.
Sudah, mari lupakan kasus yang sudah ditutup.
Lakukan tugasmu berikutnya dengan benar.
Apa?
Bukalah. Komentarnya gila.
I AM THE BEST
Ayolah, tolong urus Zona F.
Bisa dibilang itu motel cinta di Haemu.
- Seperti menonton film porno. - "Zona F"?
Semuanya tahu.
Tempat parkir basemen kantor pusat.
- Mungkin tidak ada CCTV. - Ada apa ini?
Aku tidak pernah parkir di sana.
Apa ini kabar baru bagimu?
Zona F di lantai empat parkiran basemen.
Itu tempat bertemu para pasangan di kantor
entah mereka berkencan dengan senonoh atau tak senonoh.
Tempatnya gelap tanpa CCTV yang menyorot ke sana
dan tak banyak yang parkir sejauh itu.
Itu sempurna.
Sepertinya kau tahu banyak, Pak Cha.
Begitulah yang kudengar dari rumor.
Mari kita pastikan faktanya dahulu.
Kita tidak bisa menyelidiki berdasarkan rumor.
- Baik, Pak. - Mengerti?
Pastikan fakta? Dengan siapa?
Tim kami telah menyiapkan
- jaringan humint. - Apa? "Humint?"
INFORMASI YANG DIKUMPULKAN DARI INFORMAN.
- Ya. - Astaga, jangan bicarakan itu.
Tidak ada akhirnya.
Memalukan bagi kedua pihak jika kita menangkap basah mereka.
Kita pura-pura tidak tahu saja.
Kudengar Zona F adalah tempatnya.
PARKIRAN BASEMEN DITUTUP UNTUK PERBAIKAN
Spot di sebelah sana.
Apa lebih menegangkan jika mereka melakukannya di sana?
Entah kenapa orang dengan pekerjaan layak yang melakukan itu.
Aku juga penasaran.
Jika kau melihat hal mencurigakan
tolong laporkan kepada kami.
- Tentu. Jaga dirimu. - Terima kasih.
Jaringan humint kita memastikan rumor itu benar.
Humint apanya?
- Ayo makan. - Baiklah.
Kantin menyajikan tonkatsu, sup doenjang
- kentang rebus... - Bukan di sana.
Aku akan memeriksa daftar restoran terdekat.
Tidak usah.
MALAM INI
Apa yang akan kau lakukan? Ini hari ulang tahunmu.
Pacarmu janji kencan denganmu?
Begini...
Kenapa kau sangat misterius?
Aku penasaran pria seperti apa yang pacaran dengan gadis sepertimu.
Kenapa hidangan kantin makin hari makin tidak enak?
- Benar, 'kan? Makan di luar besok. - Baiklah.
- Bu Yeon. - Apa?
Bukankah itu Pak Kwon, suamimu?
Ya, benar.
Kenapa kau tidak menyapa?
Apa kalian bertengkar?
Kami tidak bertengkar. Kami baik-baik saja.
Ji-yeon, tunggu sampai kau menikah.
Setelah beberapa tahun
kau tersentak saat tangan tak sengaja bersentuhan.
Itu berlebihan.
Kalian berdua lucu sekali.
Sebelum menikah, kalian tidak menyapa
karena berkencan diam-diam.
Tapi kini, semua orang tahu kalian sudah menikah.
Kau malu setelah menikah?
Kami memisahkan pekerjaan dan kehidupan pribadi.
Kau bicara seolah-olah kehidupan pribadimu seru.
Hei.
Apa kalian bahkan melakukannya?
Hentikan.
Kau tak melakukan itu jika bersama keluarga.
Dahulu kau sangat bersemangat.
Kenapa itu mati setelah orang menikah?
Kau akan mati terbakar jika tetap bersemangat.
PESAN BARU DARI YEON DARI URUSAN UMUM
Aku bertemu teman sekolah dan akan pulang terlambat.
Baiklah.
Astaga. Maafkan aku, Pak Kwon.
- Tidak apa-apa. - Aku sangat bodoh.
Aku sungguh minta maaf.
Tidak perlu. Bukan masalah besar.
Bu Seon?
Sebentar, Pak.
- Maaf. - Silakan.
- Bersulang. - Bersulang.
Aku suka ini.
- Benar, 'kan? - Jun-seo.
- Di sini. - Dia terlihat lebih baik sekarang.
- Lama tidak bertemu. - Kau belum berubah sama sekali.
Maaf, aku lupa memberitahumu dia akan datang.
Tak masalah.
Sudah lama kami putus.
Lama tidak berjumpa, So-young.
Ya.
Kau masih sama.
Kau belum berubah.
Aku tidak sama. Aku menua, 'kan?
Tidak.
Kau cantik. Seperti dahulu.
- Apa yang terjadi di sini? - Kau lebih cantik sekarang.
- Kau sama saja. - Aku kehilangan selera makan.
- Maaf. - Tuangkan aku minuman?
No comments yet. Be the first to leave one.