My Country: The New Age

My Country: The New Age (나의 나라)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Naui Nara S01 KOREAN NF WEB-DL DD+2 0 H 264-playWEB
A Commentary by tedi
Retail NF (16 eps)

Tags

webdl
Published on: 2024-08-05
Downloads: 14
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SERIAL NETFLIX ORIGINAL

DRAMA INI KISAH FIKSI BERDASARKAN KEJADIAN BERSEJARAH

BEBERAPA ORGANISASI DAN TOKOH DALAM DRAMA INI FIKTIF

PARA MENTERI BERDISKUSI DAN MEMBERI TAHU RAJA SEBELUMNYA,

"WARGA SERING GELISAH PADA AWAL MULA REVOLUSI,

BIARKAN BAWAHAN YANG BERKONTRIBUSI DAN KELUARGA KERAJAAN

MEMILIKI PASUKAN PRIBADI UNTUK MENCEGAH INSIDEN"

LALU RAJA SEBELUMNYA BERKATA, "KAU BENAR"

HARI PERSELISIHAN ANTARA PANGERAN, AGUSTUS 1398

EPISODE 1

Di istana atau Chwiwoldang?

Kita bunuh Putra Mahkota dahulu?

Atau...

Yang Mulia sedang kembali ke istana.

Habislah kita saat matahari terbit.

Kita hanya bisa menang dengan Hwi.

Dia tak sepenting itu. Kenapa kau keras kepala?

Selain itu, siapa tahu? Dia mungkin kabur.

Bidik!

Maaf, aku terlambat, Yang Mulia.

Ambil alih Komando Angkatan Darat dan Dewan Musyawarah.

Pergi ke Chwiwoldang dengan pasukanmu

dan serang mereka.

Nam Jeon ada di sana.

Apa kata sandi kita?

Kata sandi kita...

sanseong.

Masuk.

Minggir.

Inilah akhirmu.

Kau bahkan tak perlu maju.

Kau bukanlah akhir dariku.

Akan kubunuh ayahmu dan bunuh diri di sini.

Lanjutkan jalan yang dibuat dengan darahku.

Selain dosa-dosa yang harus kutebus, darahmu juga?

Ayahku tak boleh mati

oleh pedangmu.

Kurasa kita sudah

selesai.

10 TAHUN LALU, 1388, TAHUN MUNDURNYA WIHWADO

Pernah dengar buntangjigeom ?

Kau mulai lagi.

" Bun ", "debu". " Tang ", "memikat".

Astaga, cerdik sekali.

Jangan membuat lelucon ilmu berpedang.

Pedang seperti Konfusius, panah seperti Mengzi?

Itulah masalahmu. Kau terlalu serius.

Lebih baik daripada ceroboh.

Hati-hati saat turun. Kau bisa terluka.

Awas, ada panah.

Satu nyang .

Astaga, yang benar saja.

Jangan menembak saat aku bicara!

Seharusnya tahan napasmu saat menembakkan panah.

Dua nyang .

Jika harus napas diam-diam dan tak bicara, jadi ikan saja!

Sebab itulah kau kena.

Mau kuberi tahu harus apa agar tak kena?

Tentu, katakanlah!

Ayo!

Kau mau menyerah?

Tidak.

Kau sungguh keras kepala.

Sesulit itukah mengakui kekalahan?

Untuk apa mengaku kalah?

Aku takkan pernah kalah pada orang yang curang.

Ampuni rakyat jelata ini, dasar orang kaya.

Jangan bicara begitu.

Mereka yang lahir dari selir hanya dianggap setengah bangsawan.

Sebenarnya, seperempat, jika ibumu budak.

Bagian tak lengkap dan tak penting,

itulah diriku.

Benar. Tapi yang itu terbuat dari perak, sementara aku batu kerikil.

Kau selalu bicara omong kosong, ya.

Konon sebagian nasibmu bergantung pada siapa yang melahirkanmu.

Aku iri denganmu, Seon-ho. Ayahmu kaya.

Tembakan beruntun bernilai tiga. Kau utang lima nyang .

Sial.

Berhenti.

Jalan.

Astaga, sulit kupercaya kita harus begini karena poster bodoh itu.

"Poster"?

Ada yang memasang poster tak resmi.

- Jalan. - Warga tak boleh berpendapat,

- mereka hanya bisa bicara ke tembok. - Itu tak berguna.

Bicara dan teriak hanya menyakitimu.

Berhenti.

Jalan.

Dia cukup tampan.

Kebahagiaan dan rasa sakit selalu ada dalam hidup.

Jika hal-hal baik terjadi dalam hidup,

hal-hal buruk juga akan terjadi.

Jadi, tetap tegar dan...

Astaga, sudah kubilang, buang saja.

Berikan kepadaku.

Kubilang, berikanlah.

Siapa itu?

Astaga, Petugas Park.

Kita jadi sering bertemu.

Memangnya mereka binatang?

Akan kuberi mereka pelajaran.

Jika jadi kau, akan kubujuk dan manjakan dia.

Butuh orang lain untuk garuk punggungmu saat tua.

Baik, aku paham. Di mana dia?

- Aku akan... - Tunggu!

Kau harus bayar aku sebelum pergi.

Astaga.

Jika kabar ini tersebar, maka habislah kita berdua.

Aku akan tetap diam agar kita bisa hidup lama.

Si berengsek itu. Mereka sembunyi di mana?

- Dasar bedebah! - Astaga!

- Astaga! - Sayang.

- Astaga. - Hei, kembalilah!

Ke mana bedebah itu pergi?

Berhenti! Hei, berhenti!

- Hei! - Pemandangan yang indah.

Berhenti!

Itu digambar dengan kaki?

KING U HARUS HENTIKAN RENCANANYA MENGUASAI LIAODONG

Ini ujian militer pertama dalam 20 tahun.

Mereka mau menguasai Liaodong.

Para pemimpin peleton akan mati duluan,

jadi, mereka harus rekrut sebanyak mungkin.

Ada perang saat kita tak punya cukup makanan?

Rakyat sekarat karena Raja bersikap seperti bedebah.

Kau mau ikut ujiannya?

Jika lulus, aku dapat sepuluh seom beras.

Itu harapanku satu-satunya,

jadi, aku harus lulus. Kalau kau?

Lulus saja tak cukup. Jika tak bagus, maka tak ada artinya.

Kau dibutakan ambisi egoismu

sampai tak melihat negara ini mulai runtuh.

Apa? Apa masalahmu?

Rakyat tak bersalah akan mati

karena perang ini dipicu oleh raja amoral.

Seharusnya kau menghentikannya, tapi apa?

Sepuluh seom beras?

Tak berguna jika nilainya tak bagus?

Dasar berandal.

Sampai di mana tadi?

Katamu, "Dasar berandal."

Ayolah. Aku tak mungkin bicara sekasar itu.

Kau juga bilang bahwa mata kami membara dengan ambisi egois.

Jangan konyol.

"Membara" seperti "bermata merah"? Kalian kelinci?

Hei, kau yang bersaputangan biru.

Sial.

Kawan-kawan, sampai nanti!

Apa maksudnya?

Mereka pemasang poster. Tangkap!

- Sial. - Lari!

- Lari! - Berengsek!

Mereka pemasang poster. Tangkap!

Mereka meniup trompet.

Seratus batang perak per orang.

Penggal jika perlu.

- Kau mau ikut? - Ya!

Kalian ini lintah? Pergilah, ya.

- Karena kau kami terlibat. - Berpencar!

Hei.

Kau yang pasang poster, lalu apa? "Kawan-kawan"?

Sebaiknya lepaskan.

Jika tidak?

Habislah kau.

- Lepaskan. - Tak bisa.

Kau harus kupukul dulu.

Lewat sini!

Mereka hilang, Pak.

- Cari di semua tempat! - Baik.

Mereka takkan percaya jika kubilang bukan aku yang pasang poster.

Jika tertangkap, mereka akan menyeret dan patahkan kakiku.

Aku harus bagaimana?

Jangan khawatir. Kami hanya mau kepalamu.

- Walau bukan aku pelakunya? - Kami hanya memenuhi kuota.

Dengan kata lain,

orang tak bersalah lain akan mati jika aku kabur?

Kami akan jebak rakyat jelata

agar tak ada masalah lagi nanti.

Masalah...

Sudah ada satu masalah.

Itu maksudku.

Bukan aku.

Tapi kalian.

Pertemuan mengerikan. Jangan sampai kita bertemu lagi.

Kau juga takkan bisa cegah perang dengan memasang poster itu.

Raja lalim takkan jadi bijak dalam semalam.

Memang benar.

Seperti katamu, perang akan terjadi,

dan banyak orang tak bersalah akan mati.

Tapi benarkah ini? Ini hal yang benar?

Semua berubah jika kau terus membicarakan dan melawannya.

Aku mengemukakan amarahku karena itu salah.

Karena itu tak benar.

Coba gantung dirimu dengan jaring laba-laba. Kau takkan mati.

Takkan ada yang berubah jika kau lakukan itu.

Sebab itulah mereka diinjak-injak.

Mereka dipukuli karena kotori jubah bangsawan,

sampai kakinya dipatahkan,

dan digantung sampai mati karena melawan pemikiran itu.

Berhenti.

My Country: The New Age subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left