The first 200 lines.
Mengerikan.
Bu, jangan mengagetkanku.
Pokoknya mengerikan.
- Apanya? - Tentu saja semuanya.
Ini menyenangkan, Bu. Ayolah.
Sayangku, ini sama sekali tidak menyenangkan.
Orang industri, ningrat, dan pejabat Kemenlu yang terhormat
berkumpul di rumah kita.
Seharusnya Ibu tolak.
Ini usulan Ibu, 'kan?
Dan keluarga Coote masih menempati rumah kita
sampai waktu yang sudah disepakati.
- Lady Caterham. - Selamat malam.
Coba lihat, itu mereka.
Bagaimana jamuannya?
- Luar biasa! - Luar biasa!
Lady Caterham, ide bagus mengadakan pertemuan ini.
Ibu pun terpukau melihat topeng-topengnya.
- Benar, Bu? - Tentu saja. Terpukau!
Berkenan ikut bermain bridge ?
Rasanya tidak, Lady Coote.
Oh! Kenapa?
Itu permainan ciptaan orang Amerika saat berlayar.
Oh.
Apa George Lomax sudah datang?
Malam ini kesempatan kami mempererat hubungan.
Kemenlu dan pabrik bajaku
harus saling mendukung untuk proyek yang sangat rahasia.
Oswald, bukan rahasia lagi kalau diumbar terus.
Oh, ya, Sayang. Kau benar.
Tunggu aku.
Terima kasih, Tredwell.
- Ayo, Sayang. - Ya.
Wah! Lomax.
Dia berterima kasih kepadamu, Tredwell?
Sayangnya iya, Nyonya.
Jangan berterima kasih kepada pelayan. Tak ada habisnya.
Kira-kira apa proyek rahasianya?
Satu pelajaran penting yang Ibu petik dari mendiang ayahmu.
Tak bijak terlalu banyak bertanya.
Itulah bedanya antara aku dan Ibu.
Lady Vincent, kau tampak luar biasa!
- Berhenti. - Tak bisa! Kami buru-buru.
Ronny Devereux.
Bundle. Ketahuan, ya.
Dengan topeng seperti itu, mustahil luput. Bagaimana di Kantor India?
Masih banyak orang yang tak tahu letak India.
Kau pasti Bill Eversleigh.
Halo, Bundle.
Kenapa topeng kalian sama?
Kesepakatan kantor Kemenlu, rekan-rekan pegawai pemerintahan.
Dan kenapa kalian sembunyikan beker di balik jas?
Sudah seminggu Gerry Wade ketinggalan sarapan,
jadi kami berniat membantu.
Rahasiakan, ya.
Jangan terlalu jahat. Kasihan Gerry.
Kau takkan kasihan kalau pernah bekerja dengannya.
Boleh kami taruh bekernya sebelum ketahuan orang lain?
Silakan teruskan keisengannya, Anak-Anak.
Dia memang menawan, ya.
Ayo.
- Halo, Socks. - Oh! Halo, Bundle.
Wah, kaget aku.
Langkahmu benar-benar "subtil".
Kau lihat Ronny dan Bill?
Iya.
Gerak-gerik mereka sangat "subtil", ya.
Permisi.
Gerry Wade? Mudah sekali mengenalimu.
Lady Eileen.
- Socks belajar satu kata baru. - Astaga, sudah dua kata tahun ini.
Kebetulan aku ingin bicara denganmu.
Tentang apa?
Kau tahu aku ditempatkan di kamarmu selama di sini?
Sementara aku dan Ibu tinggal seadanya di paviliun.
Semoga kau kerasan.
Malam ini kau begitu memesona, Bundle.
Kau juga.
Tommy selalu bilang kau cocok pakai jas.
Di malam seperti ini, aku rindu kakakmu.
Aku merindu nyaris setiap waktu.
Dia pasti bangga melihat dirimu yang sekarang.
Semoga saja.
Aku yakin itu.
Ajak aku makan malam.
Kau memang tak peduli etiket, ya?
Hidup terlalu singkat untuk itu.
Terbukti dari kehilangan yang kita rasakan.
Lady Eileen,
sudikah Nona makan malam bersamaku?
Wah, Gerry Wade, mengejutkan sekali!
Kapan?
Selasa depan. Aku bisa menjemput sebelum pukul 18.00.
Aku menantikannya.
Apa boleh nanti aku bertanya?
Ada pertanyaan yang ingin kuajukan Selasa nanti.
Pertanyaan macam apa?
Pertanyaan yang kuharap akan dijawab dengan "anggukan".
Gerry Wade, apa kauβ¦
Wade! Wade. Kau ini sedang apa?
Lady Eileen, kau pasti kenal Yang Terhormat George Lomax.
- Wakil Menteri Luar Negeri. - Astaga!
Lady Eileen! Mohon maafβ¦
Kau sudah dewasa!
Tn. Lomax, Anda menikmati pesta Sir Oswald?
Tentu saja!
Tetapi pestanya takkan sempurna tanpa rumah yang indah ini.
Sudah kuminta kau
mendampingi Lady Coote sepanjang malam.
Temani dia makan dan minum, buat dia senang terus
agar hubunganku dengan Sir Oswald terjalin baik.
Tetapi kau malah lalai. Keluarga Coote harus terhibur.
Baik, Tn. Lomax.
Permisi, Lady Eileen. Aku harus bertugas.
Semoga lancar, Tn. Wade.
Kutunggu pertanyaanmu di hari Selasa.
Aku juga menunggu jawabanmu.
Lady Eileen, senang bertemu.
Ikutlah main bridge atau turuti apa pun yang diminta Lady Coote.
Apa pun?
Kurasa ini ide yang sangat brilian.
Aku jadi dummy, ya?
Selalu, Thesiger.
Lady Coote, teman-teman saya senang meledek
kegagalan saya menjadi PNS.
Namun, saya tetap tamu yang sangat asyik
dan tari Charleston saya tak tertandingi.
Jadi pembicaraan orang-orang. Benar, Lady Eileen?
Benar, Jimmy. Kami tunggu penampilanmu.
Sebagai orang rendah hati, aku tak suka pamer,
tetapi demi kau, Bundle, aku siap.
Lady Coote, mengintip kartu lawan itu rasanya kurang elok.
Bagiku sah-sah saja.
Orang terakhir yang menudingku curang menyesal seumur hidupnya.
Semua orang sangat
"subtil".
Haruskah kau segaduh itu, Thesiger?
Kau tidak enak badan?
Kau bagaimana, Bill?
Aku mual.
Siapkan roti panggang tawar dan obat sakit perut, Tredwell.
Kebetulan sudah saya siapkan, Tuan.
Astaga. Dasar anak muda.
Semuanya, selamat pagi!
Pasti masih pada pengar, ya?
Pagi, Socks. Pagi, para lelaki.
- Selamat pagi, Bundle. - Pagi.
Suara bising apa pula itu?
Lady Eileen, Lady Caterham.
Selamat pagi.
Lady Coote, itu suara yang membuktikan Gerry Wade
tak akan bangun meski sebising apa pun.
Karena sekarang sudah terbuktiβ¦
Tredwell, bisa matikan polusi suara itu?
Baik, Nyonya.
Tuan Wade?
Kenapa belum dimatikan juga?
Baiklah, biar aku saja yang mematikan alarmnya.
Kalian berdua harus tanggung jawab.
Minggir, Tredwell.
Lady Eileen, jangan.
Tredwell, minggir.
Matikan.
Tredwell, matikan!
Anda pasti sangat syok, Lady Eileen.
Apa ada yang tahu Tn. Wade minum obat supaya bisa tidur?
Itu tak masuk akal.
Dari dulu dia tukang tidur. Karena itu kalian iseng seperti ini.
Mungkin saja, Lady Eileen,
selama ini Tn. Wade tidur pulas berkat obat tidur.
Aduh, aku ceroboh. Maaf.
KLORAL
Untung tidak tumpah, ya.
Sebaiknya kita pastikan.
Maaf.
Ini bukan barang berharga, 'kan?
Dokter tak menyimak.
Dia tak pakai obat. Untuk apa?
Dia ikut berperang di Somme, Bundle.
Banyak veteran sulit tidur karena dihantui ingatan perang.
Semasa perang, Tommy selalu bercanda di suratnya
bahwa ledakan keras pun takkan bangunkan Gerry.
Pertanyaannya, apa ini kecelakaan?
Alkohol dan obat memang tak boleh dicampur.
Atau, maaf jika lancang, Lady Eileen,
mungkin dia sengaja minum?
Maksudmu dia bunuh diri?
Gerry Wade tak mungkin begitu.
Bisa bantu jelaskan?
Diaβ¦
Dia dapat banyak tekanan di kantor.
Gerry bawahan Lomax.
Dan Lomax memang mengotot ingin acaranya berjalan lancar.
Bisa dibilang, Gerry belakangan ini
tak seperti biasanya akibat tekanan itu.
Benar, 'kan?
Entahlah.
Bill, kau lebih dekat dengannya di kantor.
Baiklah, kita tunggu saja putusan sidang koroner.
Kami akan segera bawa jenazahnya.
No comments yet. Be the first to leave one.