The first 126 lines.
Menarik sekali.
Mengapa kau lebih spesial dari sekadar "satu" bagi Charlie?
Orang tua angkatnya adalah walinya. Lain kata, "sarang"-nya.
Aku bisa memahami mereka spesial baginya.
Namun, kauβ¦
Kalau kau tidak manis maupun cerdas,
kau hanya gadis biasa.
Jadi, aku mencoba menggali.
Lucy. Masa lalumu cukup menarik, ya?
Kau bicara apa?
Oh. Kurasa aku belum pernah melihatmu tertegun seperti ini, Lucy.
Baiklah.
Ini menarik.
Kalian berdua sedang dalam perjalanan pencarian identitas.
Mari menunggu sedikit. Semua ini akan segera berakhir,
dan pintu berikutnya akan terbuka.
THE DARWIN INCIDENT
EPISODE 10 PINTU MENUJU KEMAJUAN PESAT
Itu palsu. Kami tak berniat membunuhmu.
Aku sempat bingung tadi kenapa penglihatanku terbatas.
Charlie.
Apa?
Kalau kau tak mau berbicara mewakili para hewan,
kalau kau hanya mau fokus membantu para manusia, tak masalah.
Namun, saat ini, eksploitasi hewan
membahayakan lingkungan manusia.
Gas rumah kaca dari peternakan mengakibatkan pemanasan global.
Diet hewani menimbulkan krisis kesehatan publik.
Kerusakan ekologis membawa penyakit yang ditularkan hewan liar.
Manusia sendiri mulai sadar akan risiko ini.
Namun, janji manis soal keberlanjutan tak akan mengubah apa pun.
Itulah yang kupelajari di medan tempur.
ALA sungguh bekerja
untuk mewujudkan cita-cita itu.
Dalam jangka panjang, aksi kami akan menguntungkan umat manusia juga,
bukan hanya hewan.
Jika kau mau mengurangi sedikit penderitaan dan kematian di dunia ini,
bergabunglah dengan kami, Charlie.
Kurasa bahasa manusia adalah perangkat lunak yang sangat serbaguna.
Namun, meski seandainya spesies lain mendadak bisa berbahasa Inggris,
itu tak menjamin kalian bisa berkomunikasi.
Apa maksudmu?
Bagaimana, ya?
Maksudku,
aku sama sekali tak merasa bertanggung jawab atas dunia ini.
Aku sekadar terlempar ke dalam sini.
Namun, bukankah kau punya keinginan?
Pertama-tama, kurasa aku mau bersekolah bersama Lucy.
Maaf.
Kau sangat kuat,
tapi tidak berat.
Dengan satu pukulan langsung saja, kau kehilangan tenaga.
Aku takkan melepasmu.
Charlie.
Lucy, bisa berjalan ke sini?
Kau baik-baik saja?
Bagaimana denganmu? Suaramu kenapa?
Tak apa-apa.
Wah, sial.
Sepertinya aku harus menyerah.
Hati-hati. Dia masih punya trik lain.
Sesuai janji, Lucy tak terluka.
Haruskah aku memenuhi janjiku yang satunya?
Menceritakan kisah soal kelahiranmu?
Lucy. Tetap di sini.
Dia di sini.
Dia Lydia Eldred, pemilik rumah.
Apa dia masih bernapas?
Sepertinya dia baik-baik saja.
Lucy Eldred ada?
Kami sedang memeriksa kamarnya.
Dia tak ada.
Aku sangat senang, Charlie.
Bertemu denganmu kembali seperti ini.
Infonya saja. Yang singkat. Atau kuhabisi kau sekarang.
Lima belas tahun yang lalu,
di masa-masa awal ALA, mereka melepaskan ayam-ayam dari kandang,
membuat grafiti di tembok, dan sejenisnya.
Namun, seiring internet mulai merajalela,
jumlah "pekerjaan" pun meningkat.
Suatu hari, ada sebuah permintaan, agar ALA mengekspos sebuah fasilitas
yang melakukan percobaan ilegal pada hewan.
Fasilitas tersebut adalah
Badan Riset Biologis Stollard.
Betul. Tempat di mana ibumu, Eva,
dikurung sebagai hewan percobaan.
Dan yang membuat permintaan itu
adalah seorang peneliti di lab ituβ¦
Dr. David Grossman.
Ayah biologismu, Charlie.
Apa?
Maksudmu, Dr. Grossman yang melaporkan lab itu,
meski dia yang melakukan percobaannya?
Sebelum lanjut, bolehkah aku mengganti topik sedikit
dan menjelaskan lebih detail soal "pekerjaan" ALA saat itu?
Baiklah.
Secara umum, alurnya seperti ini.
Pertama-tama, perusahaan A meminta ALA mengekspos
percobaan ilegal atas hewan yang dilakukan perusahaan B.
Lalu, kami menyerang lab perusahaan B
dan menarik perhatian media, polisi mengambil alih,
dan para pelaku pun tertangkap.
Masa-masa indah.
Tapi kenyataannya,
dua perusahaan tersebut saling bersaing, paham?
Perusahaan A mau merusak reputasi musuhnya dan mengambil keuntungan.
Sementara itu,
mereka sendiri pun pasti melakukan percobaan yang serupa.
Namun, bukan berarti perusahaan B lebih baik.
Dengan begitu, kami dapat sponsor untuk mengisi kas ALA.
Kebanyakan anggota biasa ALA tak tahu soal ini.
Pokoknya, semua ini
untuk menunjukkan bahwa grup hak hewan hanyalah nama.
Sarang para pecundang dan orang tolol.
Aku pun muak.
Kami takkan bisa mengubah dunia kalau begitu.
Bahkan semua yang kami lakukan malah melanggengkan situasi.
Dan saat itulah
Dr. Grossman muncul di hadapan kami.
Permintaannya tak berbeda dari pekerjaan kami biasanya.
Dia memberikan banyak data, bukti dari percobaan ilegal badan tersebut,
dan dia mau agar kami menyerang lab tempat dia bekerja.
Permintaan yang aneh.
Kenapa dia tidak mengajukan bukti-bukti itu
kepada polisi atau asosiasi perlindungan hewan?
Namun, sang doktor tak mau menjelaskan.
No comments yet. Be the first to leave one.