Release info

Ron Kamonohashis Forbidden Deductions S01E04 JAPANESE WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF Fix common errors

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-10-24
Downloads: 2
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 173 lines.

Sebelum mendiang pergi, ada satu orang yang kembali ke kamarnya.

Bukankah begitu...

Detektif Amamiya?

Amamiya? Tidak mungkin!

Bukan.

Amamiya bukan pelakunya.

Pelakunya adalah orang lain di sini.

Apa maksudmu?

Dia kembali ke kamarnya lebih dahulu.

Aku juga melihatnya.

Memang benar alibinya tak jelas.

Namun, dia juga tak bisa membuat situasi seperti ini.

Izinkan aku membuktikannya kepada kalian sekarang.

Tidak kusangka kesempatan ini tiba dengan cepat.

Ron Kamonohashi.

Kau tak tahu

kalau aku seorang pengajar dari sekolah pelatihan detektif, BLUE.

Begitu kau melakukan pekerjaan detektif, kau akan kusingkirkan.

...kata...

Detektif Isshiki.

Kau malah memojokkanku!

Jangan memojokkanku...

Bukankah begitu, Detektif Isshiki?

Kau sudah mempunyai semua petunjuknya. Itukah yang kau maksud?

Ka... Da...

Begitu.

"Ka..." dan "Da..."

"Karya" berarti legenda Onsen Kirmizi dan "Daun" yang membuat air jadi merah.

Itulah dua kunci untuk memecahkan misteri ini.

Legenda?

Maksudmu, cerita soal gadis yang dikorbankan?

Bisakah itu membuktikan Nona Detektif itu tak bersalah?

Sepertinya begitu.

Hei, Amamiya.

Kau tampak kebingungan.

Legenda apa yang kau maksud?

Ada di pamflet yang diberikan sopir taksi.

Aku tak kemari naik taksi.

Tidak ada taksi di stasiun.

Benar, aku ingat dia bilang begitu.

Maksudmu, kau datang kemari sendiri.

Aku tahu apa yang ingin dikatakan oleh Detektif Isshiki.

Pekerjaan terus menumpuk, dan aku harus berjalan dari stasiun.

Satu-satunya pamflet gedung tambahan adalah yang kubuat sendiri ini.

Aku sungguh minta maaf.

Dia tak sempat melihat pamflet dan tak tahu soal legenda itu.

Dia tak mungkin membuat TKP sepuitis ini.

Bisa dikatakan bukan Amamiya pelakunya.

Detektif Isshiki memang hebat.

Itu masuk akal. Deduksi yang bagus.

Memang benar.

Legenda itu tak tertulis di mana pun selain di pamflet di taksi itu.

Itu bukan kisah yang menyenangkan, jadi kami tak mau menceritakannya.

Jadi, sesuai perkataan Detektif, ya.

Bukan Ron Kamonohashi yang mengungkap, melainkan Totomaru Isshiki...

Lalu, siapa pelakunya?

Aku tak tahu!

Kau bilang pelakunya ada di sini!

Begitu... Kau belum yakin.

Maka kuanggap itu sebagai kutukan.

Kau bercanda?

Aku melihatnya semalam.

Mungkin bukan kutukan, tapi sesuatu supranatural.

Saat aku mau kembali ke kamarku setelah makan malam,

aku melihat kabut putih aneh datang dari arah sungai.

Wujudnya seperti arwah.

Kabut putih?

Aku menemukannya, Toto!

- Lihat sungainya! - Kapan kau ke sana?

Kau lihat kabutnya?

Tidak mungkin.

Itu bola pingpong yang kita hilangkan kemarin.

Dasar bodoh!

Pepohonan dan dedaunan yang terseret hujan deras

membentuk dam dengan bola itu.

Aku tak peduli walau berang-berang muncul! Fokus di penyidikan!

Bisakah kita ambil bolanya dengan sesuatu?

Kubilang, biarkan saja!

Apa itu?

Keset pemandian?

Kenapa ada di sana?

Bisa pakai itu?

Abaikan bolanya!

Isshiki.

Gawat, dia kesal.

Terima kasih atas bantuanmu tadi.

Terima kasih...

Dia kesulitan mengungkapkan rasa terima kasihnya!

Jika ada kecurigaan sedikit pun terhadapku,

aku tak bisa memimpin penyidikan.

Kali ini, kuizinkan kau memimpin.

Aku?

Serahkan padaku!

- Aku tak akan mengkhianati harapan... - Diam!

Aku tak berharap apa-apa!

Cuma kau satu-satunya pilihan!

Maaf, aku salah!

Sulit kupercaya.

Kemarin aku salah masuk onsen juga.

Tidak seperti biasanya kau melakukan kesalahan.

Amamiya.

Ya?

Bagus.

Kau tak salah kemarin.

Pria...

Pria seksi...

Pria apa?

Lambang pria seksi.

Kau tak keberatan itu menjadi kata-kata terakhirmu?

Polisi sudah datang.

Baiklah, kalau begitu.

Kerja bagus hari ini.

Lalu? Ada kabar?

Menurut polisi, dia meninggal karena serangan jantung.

Lalu suaminya bilang dia mengidap penyakit jantung.

Dia pernah dibawa ke rumah sakit karena kejang.

Polisi lain tak mengatakan apa pun?

Biar kudengar bukti kau bekerja sebagai detektif.

Ron Kamonohashi!

Selain itu...

Ada lipan di dinding.

Aduh! Telingaku!

Tidak ada lipan.

Benar, dan aku tak membunuh serangga.

Apa?

Ada apa denganmu? Aku hampir terkena serangan jantung.

Benar juga.

Serangan jantungnya karena sengatan panas yang dialami sebab perbedaan suhu

di dalam dan di luar ruang.

Sesuai dugaan.

Sesuai dugaan?

- Kau sudah... - Ya.

Semuanya masuk akal sekarang.

Detektif Isshiki, inilah saatnya dirimu bersinar.

Ada apa ini?

Ada kejadian lain?

Atau ini soal kejadian yang sama?

Ya.

Ini mengenai kematian wanita itu.

Dengan izin kepolisian setempat, aku akan menyelesaikan kasusnya.

Maksudmu "menyelesaikan"...

Ini kasus pembunuhan.

Lalu pelakunya ada di antara kita.

Pelakunya tahu korban punya masalah dengan jantungnya.

Pelakunya kau,

suaminya.

Kenapa aku mau membunuh istri tercintaku?

Aku mungkin tahu kondisinya,

tapi bukankah wajar jika suaminya tahu?

Selain itu, saat dia meninggal, aku bersama kalian di ruang santai.

Ya, memang benar kau bersama kami di ruang santai.

Namun, itu untuk memastikan kau punya alibi.

Namun, diam-diam kau menyiapkan jebakan

yang memancingnya menuju kematiannya.

- Jebakan? - Ya.

Kau menaruh keset pemandian untuk menutupi jalan masuk ke onsen,

dan menjadikannya jebakan.

Kau serius?

- Dia tak akan sebodoh itu... - Benar.

Dalam keadaan normal, siapa pun bisa menyadarinya.

Namun, penglihatannya cukup buruk tanpa kacamatanya.

Bukankah begitu, Pak?

Saat dia tak memakai kacamata, itu sudah cukup untuk menjebaknya.

Karena jebakan ini, dia jatuh ke onsen seakan dia tersandung

lalu meninggal dunia.

Namun, penyebab kematiannya sengatan panas, 'kan?

Akankah jantungnya berhenti karena jatuh ke air hangat?

Wajarnya, itu tak akan masuk akal.

Namun, bagaimana kalau air di onsen tidak panas,

melainkan hampir beku?

- Apa? - Hampir beku?

Ini onsen terbuka!

Ron.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left