The first 185 lines.
Ron! Kau ada di dalam?
UNDANGAN OBSERVASI HUJAN METEOR
Hai, Toto.
Kau membawa kasus?
Matamu mengerikan!
Kenapa matamu seperti itu?
Aku terlalu asyik menikmati kemudahan modern.
Kanvas fantastis berisi orang-orang, pemandangan, dan impian.
Bilang saja TV!
Kebohongan, Kebenaran, Hal Supranatural!
KEBOHONGAN, KEBENARAN, HAL SUPRANATURAL!
Siaran langsung hari ini telah dimulai!
Kebohongan, Kebenaran, Hal Supranatural!
Aku pembawa acara kalian, Onoyako.
Dalam acara ini, cenayang dan ahli bedah saraf bertarung
saat kita menginvestigasi kemampuan paranormal.
Yang akan memamerkan kemampuannya, idola kalian semua, Pak Torage.
Lawannya adalah ahli bedah saraf yang terkenal akan "tangan mukjizat"...
dr. Mofu, kita sedang siaran.
Sudah mulai?
Mohon menghadap ke kamera.
Dia terluka parah?
Sebelumnya, dia pakai perban lebih banyak.
- Maaf. - Dokter, wajahmu...
Aku sedang memotong apel, lalu pisaunya memantul.
Maaf, aku tak pandai memakai perban.
Dokter Mofu agak aneh, tapi jadi lebih menarik.
Dia sungguh ahli bedah berpengalaman?
Dia dokter yang tersohor, mampu mengoperasi otak dengan ketepatan
hingga 0,001 milimeter.
Aduh!
Daguku terjepit saat menggeser mik.
Aduh!
Dia terlalu kikuk!
Baiklah, Pak Torage.
Apa yang akan kau tunjukkan?
Kini saatnya aku serius.
Aku akan mengendalikan otak hanya dengan tulisan.
Sepertinya menarik!
Kau pasti bisa, Torage!
Kau percaya akan kemampuan paranormal?
Tidak sama sekali.
Lalu kenapa kau mendukungnya?
Jika kemampuan paranormal itu nyata, menyelesaikan kasus akan lebih seru.
Misterinya akan lebih kompleks dan menyenangkan.
Aku yakin kau pasti akan percaya dan hanya berseru, "Hebat!"
Aku tak sesederhana itu. Jangan membuatku terkesan konyol.
Jika kemampuanku tak memengaruhimu,
aku akan memberikanmu 100,000 yen.
- Ada yang mau mencoba? - Aku!
Kalau begitu, pria yang memakai parka putih.
Hore! Akan kudapatkan 100,000 yen itu!
Sebagai penjelasan, yang akan kulakukan bukanlah hipnosis.
Aku akan langsung mengendalikan otaknya menggunakan kata-kata di papan.
Sukarelawannya memakai
headphone peredam suara yang disiapkan pihak studio.
Dia tak bisa mendengarkan apa pun.
Namun, begitu dia melihat kata ini...
LOMPAT
Tubuhku...
Tidak mungkin!
Hebat!
Dia melompat seperti perintah di tulisan.
Mari beri tepuk tangan meriah untuk Pak Torage!
Berikutnya, kata ini.
LARI
Mengabaikan apa yang dia inginkan, otaknya akan mengikuti perintah ini.
Yang benar saja!
Hebat!
Dia mulai berlari!
Kata-kata tersebut sungguh mengendalikan otaknya?
Akankah dr. Mofu menyadarinya?
Dia mengejek ilmu saraf.
Mari dengarkan bantahan dr. Usaki.
Benarkah pria ini dipilih secara acak?
Tentu saja. Apa alasanmu sampai meragukannya?
Seperti sidik jari, gerakan manusia tak bisa diubah.
Kugunakan aplikasi analisis gerak biologis untuk mengamati sukarelawan,
dan hasilnya menunjukkan dia pernah menjadi sukarelawan.
Dia penonton yang dibayar oleh Pak Torage.
Dia menyadarinya.
Itu semua sudah diatur?
Inilah buktinya!
Layarnya retak!
Bukankah biasanya ponsel jatuh ke arah datangnya truk sampah?
Aku tak seceroboh itu...
Hentikan tuduhan semacam itu.
Jika kata ini memanipulasi otaknya, akankah kau percaya ini sungguhan?
KEMATIAN
Kata di papan itu "kematian"!
Bagaimana, dr. Usaki?
Akankah kau percaya jika sukarelawannya mati?
Tentu saja dia tak akan mati.
Itulah jawabanku.
Astaga...
Kalau begitu...
Dia mati.
- Gawat! - Hentikan siarannya!
Panggil ambulans!
Masukkan peringatan!
MOHON TUNGGU SEBENTAR
Tidak mungkin...
Itu siaran langsung. Tidak ada waktu lagi.
Pak Isshiki.
Kami mengonfirmasi kematian pria itu, kami telah amankan areanya.
Terima kasih.
Siapa dia?
Aku Kamoji Karbitan.
TORAGE
Aku fan karbitan Torage.
Kalau begitu, kau tak boleh masuk!
Dia seorang ahli, datang untuk membantu penyidikan.
Permisi.
Aku akan membalas dendammu, ya?
Siapa dia?
Torage! Aku melihatmu di TV.
Lalu kau siapa?
Aku fan karbitanmu.
Jangan bilang "karbitan"! Berdirilah!
Kenapa fanku ada di sini?
Maafkan aku.
Aku mau bertanya kepadamu.
Jangan bersikap tak sopan.
Bagaimana caramu membunuhnya?
Itu sungguh tak sopan!
Itu pertanyaan wajar.
Tidak wajar!
Dia menarik.
Kemampuan paranormalku membunuhnya.
Namun, dengan hukum dan sains terkini, kau tak bisa mengadiliku.
Dia mengakui pembunuhan?
Jika penyebab kematiannya supranatural, kita tak bisa menangkapnya.
Kau memang hebat!
Bisa tanda tangani ini untukku?
Itu buku catatanku!
Di kertas sekecil ini?
Lagi pula, aku fan karbitan.
Kau punya spidol? Pakailah spidol yang kau pakai di papan.
Apa?
Setelah kutandatangani ini, pergilah.
Tulisannya terlalu tebal.
Itu karena dia kesal!
Jika ahli bedah saraf itu memercayai kemampuanku,
aku tak akan perlu melakukan hal yang ekstrem.
Bukankah seharusnya dia yang diadili?
Astaga...
Aku Shikata, asisten dr. Usaki di rumah sakit.
Dia sungguh terkulai lemas.
Tidak ada yang menganggap pembunuhan itu salahnya.
Tidak.
Saat seseorang terlibat dalam perawatan,
aku bertanggung jawab karena membiarkan seseorang mati.
Dokter Mofu, setelah kejadian ini, kau percaya akan kemampuan paranormal?
Entahlah.
Aku memeriksanya, tapi penyebab kematiannya adalah racun.
Racun?
Dia mengalami lumpuh layuh, dan bibirnya membiru.
Mungkin itu neurotoksin.
Mungkin tetrodotoksin atau bisa ular...
Dia sudah mengalami serangan jantung sebelum ambulans tiba,
kemungkinan toksin botulinum yang lebih keras.
Pendapat kita sama.
Kau dokter yang hebat.
Aku menyadari bercak di tengkuknya berasal dari jarum beracun.
Menurutmu bagaimana?
Pendapatku juga sama.
Kita sepemikiran.
Kau juga dokter?
Aku fan Torage.
Kau tak perlu sejujur itu!
Jika ada bekas suntik jarum beracun,
mungkinkah Torage menembakkan panah atau semacamnya?
Itu tak mungkin.
Dia tak melakukan hal mencurigakan
dan tak akan bisa menembak dari posisi itu.
Juga tak ada orang di belakang sukarelawannya.
Walau berusaha keras, aku tak bisa menjelaskannya!
Ini memang tampak tak mungkin dilakukan oleh manusia.
Pasti hal supranatural...
Hore! Torage menang telak! Perayaan besar untuk fannya!
Kau keji!
Ada alasan dr. Mofu tak boleh kalah.
Sebab itulah, walau dia melakukan operasi semalaman,
dia memaksakan diri untuk mengikuti acara ini...
Sebaiknya kita pecahkan kasus ini agar dr. Mofu bisa tidur nyenyak.
No comments yet. Be the first to leave one.