The Fifth Element

The Fifth Element (Le Cinquième Élément)

Download Indonesian Subtitle

Release info

The Fifth Element 1997 REMASTERED BrRip x264 YIFY
A Commentary by tedi
Retail NF Resync for BluRay

Tags

bluray
Published on: 2026-05-28
Downloads: 37
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

MESIR 1914

Ayo!

Kumohon!

Aziz.

Aziz.

Aziz, cahaya!

"Aziz, cahaya!"

AZIZ CAHAYA!

Bagus.

Kita mulai lagi.

Jika ketiga planet tengah mengalami gerhana,

lubang hitam seperti sebuah gerbang terbuka.

Kejahatan akan datang.

Menyebarkan teror dan kekacauan.

Lihat ular itu, Billy? Iblis terbesar.

- Pastikan kau catat soal ularnya. - Sudah kucatat.

Sudah kucatat semua ularnya.

Jadi, kapan ular itu akan muncul?

Jika ini adalah lima

dan ini satu,

tiap lima ribu tahun.

Jadi, aku masih ada waktu.

Kau bawa air untuk mereka.

Anak baik. Biar kuberikan. Pergilah bersama Tuhan.

Terlindungilah dari setan.

Kau lihat di sini orang berbeda atau simbol dari orang berbeda,

mengumpulkan keempat elemen kehidupan.

Air, api, tanah, udara

melingkari elemen kelima.

Elemen

kelima.

Maafkan aku, Tuhan.

Mereka tahu terlalu banyak.

Bapa. Bagaimana kabarmu hari ini?

- Baik. Apa kau punya gelas? - Tentu saja.

Bapa, senang melihatmu. Ini hal yang menakjubkan.

Lihat. Ini penemuan terhebat dalam sejarah.

Ya. Kau pasti haus sekali.

Ya, maaf.

Ini seperti strategi pertarungan.

Di sini kebaikan, di sini kejahatan.

Di sini senjata melawan kejahatan.

Aku akan jadi terkenal.

Mari bersulang untuk ketenaranmu.

Ya. Untuk ketenaran.

Bersulang.

Kau tak bisa bersulang dengan air. Billy, di tasku.

- Grappa. - Ya.

Ini yang tidak kumengerti.

Ini bisa merupakan sesuatu

Prasejarah, mungkin. Entahlah.

Tapi tunggu.

Di sini. Ya.

Lihat.

Mereka datang.

Orang ini,

makhluk yang sempurna.

Aku tahu ini kuncinya. Aku tahu.

Cahaya surgawi ini yang mereka bicarakan.

Apa itu cahaya surgawi?

Aziz, cahaya.

Jauh lebih baik. Terima kasih, Aziz.

Tuhanku.

Bapa, ini hal paling menakjubkan yang pernah kulihat.

Bukankah begitu?

Apakah kau orang Jerman?

Tuan, aku tahu dia akan menemukan sesuatu.

Tapi jangan khawatir. Aku datang tepat pada waktunya.

Pastur, kau dan mereka sebelummu

telah melayani kami dengan baik.

Tapi perang akan melanda,

batu-batu itu tak lagi aman di bumi.

Ini

sungguh mencengangkan.

Elemen kelima.

Ambil batu itu.

Tuanku, jika Tuan mengambil senjata itu,

kami tak berdaya ketika kejahatan datang kembali.

Dalam 300 tahun lagi, saat kejahatan kembali,

kami juga akan kembali.

Profesor.

Profesor.

Diam di tempat!

Aku punya senjata!

Mengertilah, mereka teman kita.

Teman?

Bapa, mereka membunuh profesor. Mereka monster.

Akan kujelaskan semuanya. Billy.

- Kau di pihak mereka? - Lihatlah aku.

Lihat aku. Aku temanmu.

- Tidak, Bapa. - Billy, lihat aku.

Tolong letakkan senjata itu.

Tidak.

Billy, tidak!

Cepat, tembok itu menutup!

Ini misimu sekarang.

Ajarkan pengetahuanmu pada pastur berikutnya

seperti yang diajarkan padamu.

Akan kulakukan sesuai perintahmu, tapi cepatlah!

Kau masih ada waktu!

Waktu tidaklah penting.

Hanya hidup yang penting.

Akan kupenuhi misiku!

Kalian bisa mengandalkan aku!

Akan kuteruskan pengetahuan itu hingga kalian kembali.

Sebarkan penstabil kapal.

TIGA RATUS TAHUN KEMUDIAN

Indikator oksigen stabil.

- Ada sesuatu? - Tidak.

- Bahkan tentang suhu? - Alat analisis rusak.

Satu menunjukkan sejuta derajat yang lain minus 5.000.

Ayo kita lihat.

Mulai terlihat bentuknya.

Kirimkan pesawat uji coba.

Hadirin sekalian...

NEW YORK - MARKAS BESAR

...Presiden Teritori Federasi.

Anda terhubung dengan Jenderal Staedert 30 detik lagi.

Kujaga tempat duduk ini untukmu, Bapa.

Presiden telah tersambung.

Kami sudah siap.

Aku harus bicara pada Dewan Agung. Hanya fakta-faktanya saja.

Belum ada hasil dari analisis kimia dan molekuler.

Semua kaliber meleset.

Kami memulai pencitraan termonukleatik.

Jadi, maksudmu, kau belum tahu apa ini?

Belum. Kami hanya tahu bahwa ini semakin besar.

Ada saran?

Prinsipku adalah tembak dulu, tanya kemudian.

Aku tak suka tamu tak diundang.

- Baik, kalau begitu. Staedert. - Bapak Presiden?

Ya?

Pastur Vito Cornelius, ahli fenomena perbintangan.

Aku punya teori lain, Pak.

Kau punya 20 detik.

Bayangkan jika benda ini tak bisa dikenali

karena memang tak ingin.

Di mana pun ada kehidupan, ada pula kematian.

Karena itu adalah kejahatan. Kejahatan murni.

Alasan lagi untuk tembak dulu.

Kejahatan melahirkan kejahatan, Bapak Presiden.

Menyerangnya hanya membuatnya bertambah kuat.

Pesawat uji coba akan tiba lima detik lagi.

Kecepatan tumbuh 27 persen.

Teori bagus, tapi kita tak punya waktu untuk itu.

Waktu tidak penting, Bapak Presiden. Yang penting adalah kehidupan.

Kau benar. Itulah yang akan kita lakukan.

Kita akan melindungi hidup 200 milyar warga negara.

Jenderal, tembak kapan pun siap.

Pasang rudal 120-ZR. Tandai sasaran.

TAK ADA AKTIVITAS PERMUKAAN

Struktur permukaannya menjadi padat.

Sepertinya mengantisipasi serangan. Itu menunjukkan inteligensi.

Inteligensi yang paling mengerikan yang dapat dibayangkan.

120 sudah dipasang.

Kapal berada dalam formasi tempur. Rudal telah siap, Pak Presiden.

- Staedert. - Ya, Pak.

- Aku ragu. - Aku tidak, Pak Presiden.

Staedert, apa yang terjadi? Kau dengar aku?

Staedert! Apa yang terjadi?

- Kau menghancurkannya? - Sebentar lagi, Pak Presiden.

Diameter planet bertambah sebanyak 200 persen.

Planet bergerak menuju kapal.

Kita punya sesuatu yang lebih besar dari 240?

Tak ada, Pak.

Staedert, kau mendengarku? Pergi dari situ.

Aku tak ingin sesuatu terjadi. Kau dengar aku?

Pergi dari situ. Kau dengar aku, Staedert?

Dengar.

Ini presiden! Itu adalah perintah.

Kau mengerti? Kau dengar aku?

Pergi dari sana! Staedert! Jawab aku!

Astaga!

BROOKLYN SELATAN NEW YORK

PUKUL 02.00 18 MARET 2263

Empat kali sehari!

JANGAN MENDEKAT

Aku mencoba.

"Berhenti adalah tujuanku."

Ya.

Aku sudah bangun.

Ya ampun. Baik, aku bangun.

Astaga.

Ya. Ya?

Hei, Dogbrain. Ini Finger.

- Hei, Sayang. - Aku juga sayang padamu, Mayor.

Lama kau tak panggil begitu, sejak pelatihan.

- Aku bicara pada kucingku. - Aku lupa.

Kau memilih kucingmu daripada sesuatu yang nyata.

Setidaknya dia kembali.

Masih merindukan wanita murahan itu? Lupakanlah. Masih ada sejuta lainnya.

Aku tak ingin sejuta. Aku hanya mau satu.

Yang sempurna.

- Itu tak ada, Mayor. - Aku tahu itu.

- Apa? - Aku temukan fotomu.

- Bagaimana wajahku? - Buruk.

Pasti foto lama.

Dengar. Bawa taksimu untuk pemeriksaan enam-bulanan.

- Tak mau. - Secepatnya.

Aku tak butuh itu.

More Indonesian subtitles for The Fifth Element

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left