Women at War

Women at War (Les Combattantes)

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Women at War S01 FRENCH WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-01-19
Downloads: 26
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

PERSEMBAHAN NETFLIX

12 September 1914. Prancis telah berperang selama sebulan.

Perang diharapkan singkat,

tapi sejauh ini mengakibatkan kematian 300,000 tentara.

Di Saint-Paulin, di Vosges,

tentara Prancis berjuang menahan invasi Jerman

dan mencegah musuh mencapai Paris.

Saat para pria pergi ke garis depan,

wanita menggantikan mereka di ladang, pabrik, rumah sakit…

Ini adalah kisah empat wanita.

EPISODE 1

Apa yang kau lakukan!

Waktuku sedikit! Hentikan dia!

Lepaskan dia. Dia Bapa Louis. Ladangnya di sisi lain.

Apa yang dia cari?

Pembunuh.

- Siang, Bu. - Siang.

Tolong, berkasmu.

- Asalmu? - Paris.

Ada keperluan apa di Saint-Paulin?

Untuk bekerja. Aku terdaftar.

Tak apa, dia pelacur.

Lagi pula bukan dia.

Silakan.

Selamat pagi! Polisi.

Tolong tunjukkan berkasmu.

Jeanne Charrier.

Mau ke mana?

Ke Pont-à-Mousson, menjemput ibuku.

Keadaan tak aman. Aku tak mau dia sendirian.

Kau bawa apa?

Koper kosong untuk pindahan ibuku.

- Kau kenal Suzanne Faure? - Tidak.

- Apa yang kau cari? - Aku?

Tak ada.

Dia dikirim dari Paris. Dia mencari wanita.

Pembunuh.

- Kau mau ke mana? - Ke biara di Saint-Paulin.

Masuklah. Aku akan mengantarmu.

Jangan takut.

Tandu!

POLISI NASIONAL

Tandu!

Ada yang terluka!

Ayo bantu aku!

Tolong aku!

Tandu!

Terima kasih, Bu.

Ada yang terluka!

Terluka!

- Jaga dirimu. - Ya.

Cepatlah!

Ayolah, demi Tuhan!

Ayo! Lebih cepat!

Bertahanlah, para prajurit!

Ada yang terluka!

Terluka!

Tolong aku!

Suster Geneviève!

- Di mana Suster Kepala Agnès? - Di gereja.

Terima kasih.

Lindungilah kami.

Kita kehabisan ruang. Aku minta pemindahan ke rumah sakit,

tapi perangnya di sini.

Di sinilah mereka harus dirawat. Maaf.

Jangan minta maaf.

Penderitaan diterima di rumah Tuhan. Kau bisa mengandalkan kami.

Terima kasih, Suster.

Tegarlah, Mayor!

Cepat, taruh dia di ranjang!

- Berapa banyak? - Entahlah. Banyak.

Jerman telah merebut Saint-Amand. Mungkin sebentar lagi Saint-Paulin.

Dokter Bruand! Pisahkan yang terluka!

Ayo!

Kau tak boleh di sini.

Ikuti aku.

Kau tak apa-apa?

Ya.

Kubawakan keju, susu, dan rasberi.

Pergilah dari sana.

Tiga wanita sendirian, sangat dekat garis depan. Itu gila!

- Kata Ibu kita harus masukkan jerami… - Selalu buat alasan.

Dia tak akan pergi.

Jangan tunda lagi.

Akan kubuatkan kamar di biara. Kau akan aman.

- Tapi… - Tidak ada tapi!

Jika kau tak di sini besok, kujemput.

Lisette.

Janji, bicaralah dengannya.

Aku tiba di tempat penuh misteri ini

Untuk memuaskan tubuhku...

Gadis itu membelaiku Wanita simpanan yang cantik

Dia menegakkan tubuh Persis seperti ini

Aku langsung terbang ke surga...

Ayo!

Ayo menari!

Itu indah.

Ya, ada apa?

Aku mencari kerja.

Sudah penuh.

Tidak. Kami punya kamar.

Bersulang!

Maria meninggalkan kita.

Beri aku sebotol.

Siapa namamu?

Marguerite de Lancastel.

Dan kau ada di daftar?

Ya.

Kami tak mau ada masalah dengan Angkatan Darat.

Risikonya tak sepadan.

Sayang, bisa beri kami minuman lagi?

Ada 20 pelanggan per hari.

Jika tak sanggup, pergilah. Aku tak suka gadis mewah.

Pengalamanku lebih dari 20 tahun. Dan kerjaku cepat.

Aku tak akan buat masalah. Aku ingin bekerja.

Di Paris sepi pelanggan. Dan di sini…

Ada tentara.

Juliette! Tunjukkan kamar Maria.

- Ayo. - Cepat!

Siapa mau apa?

Tunggu, lihat yang bisa kulakukan!

Jangan berebut vaginaku. Kita bisa cari solusi.

Aku akomodatif.

Jalan, Maria.

Kau dengar kata Bos. Kau tak diterima!

Bosmu serius…

Yang di bar itu istrinya?

Saudarinya.

- Sudah tahu soal gaji? - Aku tahu cara kerjanya.

Gaji dipotong untuk bayar pengeluaran mereka?

Kamar, seprai, makanan…

Rumah bordil butuh uang.

- Ya. - Kami semua ada 15 orang.

Jangan buat masalah.

Yang terakhir mencoba…

Dia tak kembali. Aku tahu.

Ini bukan bordil pertamaku.

Jangan lama-lama, Suzanne. Detektif itu tak akan menyerah.

Kenapa bantu wanita sepertiku?

Aku tak tahan dengan ketidakadilan.

Aku bahkan tak tahu namamu.

Jeanne.

Jeanne Charrier.

Terima kasih, Jeanne.

Kita akan pergi lagi. Akan baik-baik saja.

Kita ke Pont-à-Mousson besok. Lusanya, ke Swiss.

Itu Compoing!

- Kau dengar aku? Itu Compoing! - Di mana?

Jeanne!

Jeanne! Kau baik-baik saja?

Jeanne! Kau terluka?

Aku tak mengejarmu.

Di mana dia?

Ayo!

Ayo pergi.

Situasinya jauh dari ideal,

tapi aku akan ke garis depan, dan aku mengandalkanmu.

Maaf, Tn. Dewitt.

Mau jalankan pabrik,

tapi tak ada surat pembebasan.

Kami seharusnya sudah direkrut!

Kita pertaruhkan regu tembak. Kami tak mau disebut pembelot!

Surat akan turun.

Kakakku memastikan Kementerian menyetujui permohonan kita.

- Kenapa lama sekali? - Percayalah padaku.

Hanya masalah waktu.

Perang tak akan lama.

Kalian akan ada di tangan yang tepat.

Istriku tahu semua berkas, klien, dan prosedurnya.

Dia kenal kalian semua.

Aku memercayainya.

Dipimpin oleh wanita akan mengguncang mereka.

Itu bagus.

Aku mengenalmu.

Mereka akan segera mematuhimu.

Apa?

Kau bisa tinggal.

- Dapat pembebasan wajib militer. - Ya. Tapi aku harus pergi.

Aku insinyur, dan aku bisa membantu Prancis. Kau mengerti?

Jangan cemas, sebulan lagi aku pulang.

Hei.

Aku janji.

Aku memercayainya, Ibu.

Kami sudah menikah 10 tahun.

Seperti saat dia tangani renovasi pabrik dan memakan banyak biaya.

Untuk membawa pabrik kita ke abad ke-20.

Dia mungkin tak tahu apa itu as roda!

Dan Caroline tak punya naluri bisnis.

Ibu.

Ibu, kumohon.

Janji kau akan berusaha.

Baik.

Kembalilah padaku.

Menurutmu pasukan Jerman akan segera pergi?

Kuharap begitu.

Aku ingin pulang.

Tak bisa, Sayang.

Menurutmu ada yang tidur di kamarku?

Mustahil.

- Kita mengunci pintu. - Mungkin masuk lewat jendela.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left