Christmas in Paradise

Christmas in Paradise

Download Indonesian Subtitle

Release info

Christmas in Paradise 2022 Bluray DTS-HD MA 5 1 X264-EVO
A Commentary by tedi
Retail Lionsgate Resync for BluRay

Tags

BluRay
x264
TS
HD
Published on: 2023-08-16
Downloads: 5
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku sangat mencintainya, Felix.

Dia sangat cantik.

Persis seperti ibunya.

Kita akan memiliki Natal paling tenang tahun ini.

Hanya kita bertiga.

Ya.

Sekarang, kau yakin orang tuamu tidak akan keberatan

- kita tidak menemui mereka tahun ini? - Mereka tidak masalah, sayang.

Aku bilang ke mereka kalau kita akan menemui mereka di Tahun Baru.

Oh bagus, aku tidak bisa menghadapi perjalanan ini.

Maksudku, si kecil ini menggemaskan tapi dia sangat melelahkan.

Di tambah, aku benci liburan.

Aku merasa kalau semua orang menyebalkan.

Nah, kita akan sendirian.

Keluargaku cukup mengerikan tahun lalu.

Keluargamu sangat gila.

Aku tahu.

Tapi semuanya berakhir dengan baik, sayang.

- Aku mencintaimu. - Aku mencintaimu.

Halo.

Siapa ini?

Ini Caroline. Adikmu?

Caroline, apa kau sudah gila menelpon malam-malam seperti ini?

Joanna, apa yang kau bicarakan? Ini belum malam, baru jam 8 malam.

Aku meninggalkan tiga pesan untukmu dan kau tidak pernah menghubungiku.

Apa itu Chloe yang menangis?

Siapa lagi? Dia sedang tidur dan kau membangunkannya.

Hanya Tuhan yang tahu berapa lama waktu yang kubutuhkan untuk menidurkan lagi.

Ya, aku minta maaf, tapi kenapa kau meletakkan telepon di kamarnya?

Itu tidak masuk akal.

Dia tidur bersamaku, Caroline.

Sekarang, apa yang kau inginkan?

Kau sudah dengar kabar dari Vicky?

Tidak, tentu saja aku tidak pernah bicara dengan Vicky akhir-akhir ini.

Dia pergi ke Tibet, mencoba menemukan dirinya sendiri.

Tentu saja. Aku ada di London.

Kita harus mengadakan pertemuan darurat antar saudara.

Ya, Tuhan. Apa lagi yang di lakukan keluarga Christmas?

Ayah!

Dia menghilang!

Apa?

Lagi?

Adik-adik! Cepat masuk.

Aku harus menyusui.

Dari semenjak kau menelpon, aku belum tidur sama sekali.

Aku lelah sekali.

Yang kulakukan hanyalah mengambil semua ini, membawanya kemari

dan begitu aku kembali lagi.

Ini ada lagi. Oh, ya.

Iya Caroline, pohonku belum di beri hiasan.

Bisakah kau berhenti memandanginya?

Aku tidak memandanginya.

- Iya, kau memandanginya. - Aku baru beli pohonnya kemarin.

Pohonnya indah.

- Dia manis sekali. - Iya.

Dia adalah gadis kesayangan ayah.

Jadi, senang bisa melihatmu di London, Caroline.

Bagaimana keadaan di istana?

Oh, kau tahu, luar biasa.

Baiklah, bisa kita mulai pertemuan darurat ini?

Baiklah, itu artinya aku harus pergi.

Tidak, sayang. Sayang, tetap di sini.

Tidak, tidak apa-apa. Ini tidak masalah.

Kalau kau membutuhkanku, aku di atas bersama gadis kecilku.

Ayo, sayang.

Kita biarkan Ibu bicara dengan adik-adiknya.

Aku menerima telepon dari Jackie dua hari yang lalu.

Kami membangun semacam persahabatan.

- Benarkah? - Iya.

Dan coba tebak?

Dia dan ayah berpisah sejak dua bulan yang lalu.

Ayah bilang padanya kalau dia sudah tidak lagi mencintainya

dan dia memintanya untuk mengemasi barang-barangnya dan pergi.

Begitu saja?

Kalian lihat itu?

Akhirnya dia bisa melihat siapa dia yang sebenarnya.

Dan aku langsung tahu siapa dia saat pertama kali bertemu dengannya,

ingat itu.

Ya, sebenarnya menurutku dia cukup baik.

Maksudku, ketika aku bicara dengannya kemarin,

dia tampak sedih dengan semua ini.

Dan dia sangat mengkhawatirkan ayah.

- Kau juga bicara dengannya? - Ya, tentu saja.

Jadi, dia sudah berusaha menghubunginya

dan dia benar-benar menghilang.

Tetangga pergi memeriksa rumahnya dan semuanya terkunci rapat.

Tapi Jackie masuk ke dalam rumah dan dia sempat melihat,

laporan tagihan kartu kredit ayah.

Dan Ayah sudah melakukan pembayaran

hotel di Nevis, di Karibia.

Aku sudah usaha menghubungi di sana, dia tak menerima teleponku sama sekali.

Benar-benar menghilang.

Sepertinya ayah mengalami reaksi emosional yang besar.

Dia pasti sangat depresi.

Apa... Apa kata ibu tentang semua ini?

Ya, ibu dengan berlayar ke Sungai Nil bersama Paman John.

Ya, tapi ini tidak apa-apa. Ini tidak masalah.

Semuanya baik-baik saja.

Kenapa? Kenapa ini baik-baik saja?

Karena aku sudah memasan tiket untuk kita bertiga.

Kita akan berangkat ke Karibia sore ini.

Apa?

Ya. Meningkatkan moral ayah, memberinya sedikit semangat,

dan kita semua akan kembali ke Inggris tanggal 22,

tepat di saat natal.

Kalian berdua sudah gila. Itu adalah...

Ide yang luar biasa.

Aku tidak bisa tidak mendengar kalian.

Sayang, kau harus melakukan ini.

Kau tahu, cari ayahmu, berjemur,

dan kembali tepat di hari Natal.

Aku tidak mungkin meninggalkan kalian berdua.

Itu akan membuatku menjadi seorang ibu yang buruk.

Kau adalah ibu yang baik.

Tapi kau butuh istirahat.

Ini hanya untuk beberapa hari. Dan kau tampak sedikit...

Apa?

Lelah.

Benarkah?

Ya, maksudku...

Baiklah, aku... Aku butuh tidur.

Tentu saja, sayang.

Bagus. Kau mungkin ingin siap-siap sekarang.

Kita berangkat jam 4.

- Jam 4? - Apa?

Oh, sayang.

Ibu harus pergi, sayang.

Dan dia tidak pernah meninggalkanmu,

tapi dia harus pergi dengan adik-adiknya yang menyebalkan itu.

Baiklah, ayo kita lakukan ini.

Hebat. Ayo kita selamatkan ayah.

Tuan dan nyonya, beri sambutan yang meriah untuk saudaraku,

Tn. James Christmas!

Jimmy Ray Love!

- Terima kasih. - Bagus sekali.

Tn. Christmas, nama yang bagus untuk liburan, iyakan?

Bisa aku mendapatkan 'Ho ho ho'?!

- Ho ho ho! - Ho ho ho!

Satu, dua, tiga, empat!

Wow Megan, kau sangat bersemangat tadi.

Ya, aku juga bisa mengatakan hal yang sama kepadamu, James.

Aku suka sentuhan Karibia di lagu itu.

Permisi, bos.

Kau keberatan jika aku mengganggu momen ajaib ini

untuk menawari minuman?

Frank, kau benar-benar hebat.

Margarita buatanmu yang terkenal itu, terima kasih.

Aku akan buatkan dua gelas. Akan segera datang.

Kau akan tinggal selama Natal?

Itu satu minggu lagi, iyakan?

Aku sudah berjanji pada diriku sendiri,

aku tidak akan lagi membuat rencana apapun.

Jika kau bisa buat rencana untuk sore ini,

mungkin kau bisa bergabung dengan sesi yoga pantai kami.

Guru kami, Vaughn, dia sangat hebat.

Baik, aku akan ikut.

Nah, Tn. Rhythm, kau sudah punya kencan.

Jimmy!

Hei, James!

Apa yang kau lakukan di sini?

Ayo, kemari!

Aku akan belikan kau minuman!

Kau punya tempat yang bagus di sini.

Kau sedang melihat pemilik baru surga kecil ini.

Aku belum benar-benar pindah kemari, tapi

aku semakin sering menghabiskan waktu di sini.

Selamat.

Boleh aku tanya pertanyaan pribadi padamu?

Tentu.

Di Amerika kau adalah seorang bintang terkenal.

Kenapa kau bersembunyi di pulau kecil di Karibia,

bernyanyi di sebuah bar di pantai?

Kurasa semua orang di pulau ini memiliki pertanyaan yang sama.

Aku tidak tahu.

Aku tidak pernah ikut bergosip.

Aku akan jujur padamu.

Dulu...

Aku akan bangun di pagi hari hanya untuk menulis lagu.

Musik adalah segalanya.

Aku sudah menulis banyak lagu.

Dan beberapa kali mendapat keberuntungan.

Sangat beruntung.

Tapi ayahku selalu bilang,

'Aku lebih suka menjadi beruntung dari pada menjadi baik.'

Dia benar tentang itu.

Bagaimanapun juga...

apa yang naik harus turun.

Ya, aku mengetahuinya dengan cara yang berat.

Bisnis musik

semuanya menjadi hanya tentang bisnis.

Musiknya sendiri hilang.

Mengering.

Aku tidak bisa menulis apapun walaupun aku mau.

Tidak ada inspirasi.

Suatu hari aku berpikir

musik adalah benang merah

antara hati, jiwa dan alam semesta.

Ya. Bagaimanapun juga...

Aku masih mencari.

Aku hanya tidak tahu apa yang kucari.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left