180

180

Download Indonesian Subtitle

Release info

[๐—–๐—ผ๐—ณ๐—ณ๐—ฒ๐—ฒ๐—ฃ๐—ฟ๐—ถ๐˜€๐—ผ๐—ป] ๐Ÿญ๐Ÿด๐Ÿฌ (๐Ÿฎ๐Ÿฌ๐Ÿฎ๐Ÿฒ) ๐—ก๐—™๐—ซ ๐—ช๐—˜๐—•
A Commentary by Coffee_Prison
๐‘ซ๐’–๐’“๐’‚๐’”๐’Š : ๐ŸŽ๐Ÿ:๐Ÿ‘๐Ÿ’:๐Ÿ’๐Ÿ || ๐‘บ๐’–๐’ƒ๐’•๐’Š๐’•๐’๐’† ๐‘น๐’†๐’•๐’‚๐’Š๐’ ๐‘ต๐‘ฌ๐‘ป๐‘ญ๐‘ณ๐‘ฐ๐‘ฟ || *๐‘ช๐’“๐’†๐’…๐’Š๐’• ๐’•๐’ ๐˜“๐˜ช๐˜ข ๐˜ˆ๐˜จ๐˜ข๐˜ต๐˜ฉ๐˜ข (๐‘ท๐’†๐’๐’†๐’“๐’‹๐’†๐’Ž๐’‚๐’‰) || เชกเฑฟแฅฃษ‘แƒษ‘๐— ๐–ฌเฑฟ๐“ฃ๐—ˆ๐“ฃ๐—๐—ˆ๐“ฃ

Tags

webdl
Published on: 2026-04-17
Downloads: 65
Hearing Impaired: No
FPS: 25

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Bukankah kau terlalu besar untuk bermain itu?

Tidak, dia temanku.

Temanmu?

Kau ini, Mandlaโ€ฆ

Kau harus pulang, makan, dan pergi ke latihan kriket.

- Tampaknya kita akan telat. - Bagus.

Mereka masih merundungmu?

- Iya. - Mandla, kau ingat kata Ayah?

- Harus kulawan. - Kenapa tak kau lakukan?

Karena mereka akan lanjut

- kalau kau tak melawan. - Mereka lebih besar dariku.

- Kau melapor kepada Pelatih? - Iya.

Apa katanya?

Aku tidak boleh cengeng.

Ayah akan berbicara dengan pelatihmu.

Tak apa-apa, Ayah. Hanya satu roti lapis.

Kuberi mereka satu, aku masih punya satu.

Ayah.

Tak apa-apa. Kau baik-baik saja?

- Ayah. - Tidak apa-apa.

Ayah!

Aku takut.

Semua baik-baik saja.

Hei, kau!

Hei, Sarafina, keluar!

Keluar dari mobilmu!

Keluar dari mobilmu!

Kumohon. Anakku ada di belakang.

Maaf.

Ada seorang bocah di belakang.

Halo, Nak.

- Halo, Nak. - Nak.

Ayahmu akan baik-baik saja, ya?

Kenapa menatapku begitu, Bajingan?

Kutembak kepalamu.

Kutembak kepalamu.

Tenang.

- Kau, keluar. - Keluar!

- Keluar. - Keluar.

Keluar dari mobil.

Heiโ€ฆ

- Tidak, Spyker, kauโ€ฆ - Jangan banyak omong.

Bukan masalah, Bos. Kami hanya bermain-main.

PEMBUANGAN MOBIL EEZY

Hanya mengobrol sambil minum bir.

Lalu, dia bertanya aku di mana dan bersama siapa.

Aku takkan membahayakanmu.

Tidak mungkin.

Lalu, kenapa mereka mencarimu?

Bos, aku bokek dan butuh uang.

Jadi, kau pikir tak ada masalah

kalau bosnya, Rolo, mau membunuhku?

Kau memberi tahu sopirnya aku di mana, bersama siapa, dan sedang apa.

Itu bukan masalah?

Maafkan aku, Bos.

Aku melakukan kesalahan, Bos.

Bos, kumohon. Aku butuh pekerjaan ini.

Kumohon, Bos.

- Baik. - Maafkan aku.

Baik.

Aku akan menolongmu.

Iya, Bos.

Kau akan ke atas sana.

- Lihat puncak mobil itu? - Iya, Bos.

Itu posisi barumu.

Aku memberikanmu pemandangan lengkap

dari pembuangan sampah ini. Kau paham?

- Jangan teledor. - Oh, Bos.

Terima kasih banyak, Bos.

Sangat membantu, aku kehabisan kata-kata.

Terima kasih banyak, Bos.

Lalu?

- Hai, anakku yang tampan. - Hai!

Hai, Bu.

Halo, anakku yang tampan. Apa kabar?

- Baik. - Bagus.

Bagaimana di sekolah?

Ada dua pria membawa senjata.

Mereka membidik Ayah.

Lalu, ada perempuan berteriak.

Apa?

Bukan apa-apa.

Kau baik-baik saja?

Baik. Habiskan makananmu.

Apa yang terjadi?

Kejahatan geng.

Portia, di siang hari.

Mereka sangat santai, tak bergegas, melenggang tanpa cemas.

Mereka bertatapan, lalu melihat anak kita,

seperti sedang merencanakan sesuatu.

Sebaiknya dia jangan keluar.

Tidak. Jangan.

Zak, kau yakin?

Dia baik-baik saja. Aku jamin.

Baiklah.

Ambil tasmu dan siap-siap.

Ayo, cepat.

Mandla, cuci tanganmu.

Kau sungguh baik-baik saja?

Iya, yakin.

Tak apa-apa kalau tidak.

Sial, bau busuk apa ini, Kak?

Bau sekali.

- Iya. - Busuk.

- Yesus! - Kentara, ya?

Ini dari mana? Mandela Village?

Aku dapat dari Stivovo.

- Stivovo? - Iya.

Buang saja.

- Tak baik disimpan. - Tidak.

Aku tak bisa membuangnya.

Aku beli dengan harga murah. Harga diskon.

- Diskon? - Iya.

- Untuk ini? - Iya.

Baunya seperti tak disimpan di dalam kulkas setelah dari truk.

Tidak, dia punya kulkas, tapi tak terlalu besar.

Aku cuma mau mencobanya. Kenapa marah-marah?

Ya ampun.

Tidak.

Terima kasih.

Hei, jangan sentuh pesananku.

- Iya, aku tahuโ€ฆ - Kau kenapa?

โ€ฆkenapa berteriak?

- Mau burger? - Terima kasih.

Bilang pada keponakanku, ayahnya berengsek.

Boleh minta 50 rand?

- Pergi. - Kau tega pada manula?

Terserah.

Aku butuh sopir baru.

Karwas?

Apa dia pandai menyetir?

Baik, pergi dengannya hari ini.

Ajari dia cara menyetir dan bekerja.

Tapi aku harus menemanimu, Bos.

Tidak, aku aman.

Hanya sehari, jangan cemaskan aku.

Hei!

Ambil embernya dan taruh di sana.

Cepat, segera.

- Kau bisa menyetir, 'kan? - Iya.

- Ayo pergi. Injak koplingnya. - Iya.

Injak rem, nyalakan mobil, lalu jalan.

Jangan terintimidasi orang lain di jalan, jalan saja.

Jalan! Cepat!

Cepat! Ayo.

Bukan begitu!

Injak koplingnya. Iya, betul, jalan!

Bukan! Setir yang benar.

Apa? Apa yang kau lakukan?

PENDAFTARAN STNK - SIM

Siap.

Iya. Lanjutkan.

Pak, kenapa antreannya panjang?

- Selamat pagi. - Iya, selamat pagi. Kenapa panjang?

Ini jam minum teh.

Jam sebegini? Kau bercanda.

Pulang saja.

Apa katamu?

Kubilang pulang.

Halo?

Apa?

Iya, baik. Aku ke sana.

Mandla.

Di mana mereka?

Kalian ada masalah apa?

Tak ada yang memberi makan?

Sekali saja menyentuh anakku lagi,

aku akan melapor pada polisi.

Asal kalian tahu, tak ada roti lapis atau kue di penjara.

- Jelas? - Pak Sikow?

Panggil aku Pak Sigcawu.

- Kelakuan Anda tak pantas. - Tak pantas?

Apa merundung dan mencuri dari anakku itu pantas?

Jangan ceramahi aku.

Respons "pantas" -mu adalah memanggil anakku cengeng?

Para badung ini juga mencopot kancing anakku. Temukan.

Pantas apanya?

Ayah sungguhan mau mengadu kepada polisi?

Tidak, Nak. Ayah hanya mengancam mereka.

Masih ada satu roti lapis.

Ayah mau separuh?

Tidak, Nak.

Terima kasih banyak. Kau sangat baik.

Awas, ada orang tolol, hei!

Mandla, kau tak terluka?

Kau yakin?

Hei, kau! Apa yang kau lakukan?

- Hei, kau bilang apa? - Aku bilang, kau tak bisa menyetir!

- Ayah, jangan keluar. - Hei, kau!

Cara menyetir macam apa itu? Keluar sini, mendekatlah.

Aku mau dia mendekat. Aku mau dia di sini.

Aku mau memberinya sesuatu.

Kau mabuk? Kau tak lihat lampu merah?

Maaf. Aku yang tadiโ€ฆ

Tutup mulutmu.

Kau melanggar lampu merah?

Kau yang melanggar. Kau mabuk?

Hei, ini Afrika Selatan. Kenapa terburu-buru?

Omong kosong. Semua melihatmu. Kau bodoh, ya?

Aku bisa menarik buah zakarmu

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle โ€” sync, quality, typos.500 characters left