Septet: The Story of Hong Kong

Septet: The Story of Hong Kong (七人樂隊)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Septet The Story of Hong Kong 2020 CHINESE WEB-DL KLIKFILM
A Commentary by tedi
Murni Retail KlikFilm Belum sinkron versi apapun

Tags

Web-DL
web-dl
web
WEB-DL
Published on: 2023-01-08
Downloads: 25
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Aku Sammo Hung, nama panggungku Yuen Long.

Aku "Kakak" mereka.

Pukul 7 setiap pagi, kami berlatih sebelum sarapan.

Kami harus berlatih sampai siang sebelum bisa makan.

Hal pertama yang kami lakukan adalah berdiri dengan tangan...

...itu sangat sulit!

Aku Yuen Jing.

Aku sedang mengawasi!

Guru datang!

Guru datang!

Selamat pagi, Guru!

Aku menerimamu di sekolah, tapi sisanya terserah padamu.

Gagal berlatih selama masa mudamu, tanggung akibatnya nanti.

Sebaiknya kalian berlatih keras!

Busungkan perut kalian.

Angkat kepala kalian!

Rapatkan lengan!

Angkat kepala kalian!

Apa yang kau lakukan?

Alarmnya berbunyi, Guru.

Saat aku di sini, aku yang memutuskan! Kembali!

Turunlah!

Setelah 30 menit berdiri dengan tangan...

...pergelangan tangan selalu sakit...

...di saat seperti ini, kami takut...

...Guru akan melanjutkannya dengan lengkungan punggung.

Lengkungan punggung!

Turunkan bokong kalian!

Salto Burung Gereja!

Lompatan salto!

Salto Northern Fall!

Lompatan Harimau!

Kau sebut itu Salto Pendek?

Itu hanya Salto Monyet!

Itu tetap Salto Monyet!

Ada apa?

Aku tidak tahu caranya, Guru.

Kalau begitu, minggir!

- Aku juga tidak tahu, Guru. - Minggir!

Harimau Berguling.

Tendangan Terbang Kiri-Kanan.

Baiklah, sekian untuk saat ini.

- Sammo! - Ya, Guru.

Pimpin latihan selagi aku pergi...

...dan ajari yang muda cara melakukan Salto Pendek!

Ya, Guru.

Terima kasih, Guru!

"Rombongan Seni Tiongkok Tampil Di Hong Kong"

Saat Guru tidak ada di sini...

...aku memimpin latihan...

...dan Guru akan mendengarkan dari bawah.

Tendangan Terbang Kiri-Kanan.

Tendangan Terbang Kiri-Kanan.

Salto Pendek.

Salto Northern Fall.

Triple Salto Pendek dan Lompatan.

Harimau Melompat.

Sama sekali tidak buruk!

Seperti kata pepatah, "Bermain dengan api dan kau akan terbakar."

Suatu hari, kami benar-benar mendapat masalah.

Bangun!

- Bangun, apa yang kau lakukan? - Guru!

- Katakan! - Maafkan aku, Guru!

Aku memintamu memimpin latihan, dan kau berani bermalas-malasan?

Beraninya kau bermalas-malasan!

- Maafkan aku, Guru! - Kau minta maaf?

Turunlah!

- Berdiri dengan tangan! - Ya, Guru.

Tunjukkan semua saltonya!

Sedang apa kau di sana?

Keluarlah!

Maafkan aku, Guru!

Hanya pecundang yang menangis sebelum dipukul.

Berbaris!

Angkat kepalamu!

Guru, aku tak bisa menahannya lagi.

- Kakak! - Jangan ikut campur!

Kenapa keringatku hangat sekali?

Ambilkan tembakau untuk menutup lukanya!

Sejak saat itu...

...kami tak bermalas-malasan bahkan saat Guru tidak ada.

Ayo, satu per satu!

Cepat, jalan!

Cepat, ayo.

Satu per satu!

Waktu berlalu seperti panah, hanya bergerak maju.

Masa lalu hanyalah kenangan.

"Disutradarai Oleh Sammo Hung"

Dahulu, tentang ungkapan "Epiphyllum mekar dengan cepat"...

...aku tak terlalu menyukainya.

"Tahun 1961"

Selamat pagi...

Berdiri!

Selamat pagi, Murid-Murid.

Selamat pagi, Kepala Sekolah!

Ada yang tidak berdiri.

Kenapa kau tidak...

Maaf.

Aku tidak sadar kau sangat pendek.

Maafkan aku.

Jangan khawatir, Kepala Sekolah...

...yang lain selalu memanggilku Pendek.

Kenapa kau tidak duduk di depan?

Kau tinggi, kau bisa melihat papan tulis dari belakang.

Baiklah.

Duduklah.

Kelas ini tentang komposisi.

Ada yang bisa memberitahuku...

Tunggu sampai aku menyelesaikan pertanyaannya.

Maaf, aku menumpahkan air padamu.

- Ayo ganti baju, ya? - Baiklah.

Baiklah, bangun.

Kembalikan celananya kepadaku besok.

- Mengerti? - Ya, Bu Wong.

Bagus.

- Terima kasih, Bu Wong. - Sama-sama.

- Terima kasih, Bu Lin. - Sama-sama.

Itu milikku.

Itu milikku.

Kalian bertiga!

Bangun!

Sulitkah memperhatikan di kelas sekali saja?

Jika kau sangat benci belajar...

...aku akan minta Kepala Sekolah membiarkanmu berhenti sekolah.

Baik...

...kami akan pergi jika kau mengembalikan uang sekolah kami!

Ini tiga lembar lima dolar, Kepala Sekolah.

Terima kasih, Bu Lin.

Ambil ini.

Aku tak mengeluarkan kalian.

Ambil lima dolar kalian dahulu.

Selain itu, pada tanggal satu setiap bulan...

...kalian tidak perlu membayar uang sekolah.

Simpan uangnya...

...dan serahkan kepadaku di sini pada akhir bulan.

Sebelum itu...

...jika kalian nakal lagi...

...atau memakai uang sekolah...

...aku tak akan menerima uang kalian...

...dan langsung mengeluarkan kalian.

Ini salahmu karena meminta bertemu Kepala Sekolah!

Ini salahmu, beraninya kau menyalahkanku sekarang?

Kau mengambil kertas mainanku!

Kenapa kau menyalahkanku?

- Kenapa kau mendorongku? - Ayo!

- Yang ini? - Bukan, yang ini.

Aku mau dua ini.

- Aku mau ini! - Aku mau dua.

Dua?

Ini juga bagus.

Bu Wong!

Yee, menjaga kios sendirian?

Aromanya enak.

Mau sup pencuci mulut?

Gratis.

Kau baik sekali, tapi tidak, terima kasih.

Ayolah, jangan menolakku.

Bu, boleh dia duduk di sini?

Tentu.

Makanlah telur.

Terima kasih.

Isi penuh.

Kepala Sekolah sangat kurus.

Terima kasih, Bu Lin.

Mari makan.

Kelinci itu mendekati garis finis, penebusannya dalam jangkauan.

Kura-kura itu bergerak perlahan...

...hingga baru tiba di garis awal saat itu.

Namun, berdiri di puncak, dia tetap tenang.

Mengecilkan kepala dan kakinya ke dalam cangkangnya...

...dia melompat ke udara...

...dan berguling menuruni lereng seperti batu.

Akhirnya, dia bergegas melewati garis finis sebelum kelinci.

"Tahun 2001"

- Bukankah kau si Pendek? - Benar.

Aku Pohon Kacang, ketua kelas!

- Halo, Pohon Kacang! - Ketua kelas.

- Halo. - Apa itu kau?

- Kau sudah banyak berubah. - Aku hampir sama.

- Dia belum berubah sedikit pun... - Begitukah?

- ...aku langsung mengenalinya! - Itu karena kau pintar!

Cukup, duduklah dahulu!

Lama tidak bertemu!

Kepala Sekolah datang!

Kepala Sekolah!

- Selamat ulang tahun! - Kepala Sekolah!

Selamat ulang tahun, Kepala Sekolah!

Selamat ulang tahun, Kepala Sekolah!

Kalian ingat?

Kami tidak diizinkan tetap di kelas saat istirahat...

...tapi ada tiga anak laki-laki yang tinggal diam-diam.

Dan lampu neonnya rusak saat kita kembali.

- Bisa tebak apa yang terjadi? - Kenapa?

Ternyata mereka melempar gunting.

Mereka terlalu bersenang-senang dan memecahkan lampu neon!

Mereka bertiga adalah monster di kelas!

Terutama kau, Yee!

- Aku lagi? - Benar!

Lalu ada saat di tengah kelas...

...Bu Wong memergoki mereka bermain kertas mainan...

Septet: The Story of Hong Kong subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left