Chappelle's Home Team - Luenell: Town Business

Chappelle's Home Team - Luenell: Town Business

Download Indonesian Subtitle

Release info

Chappelles Home Team Luenell Town Business 2023 WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF | 33m Fix common errors

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-09-26
Downloads: 11
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Pada hari Minggu Natal,

aku pergi ke bandara untuk terbang ke Vegas untuk tampil.

Sampai di sana. Penerbangan ditunda sejam. Lalu, penerbangannya ditunda tiga jam.

Kemudian, penerbangannya ditunda lima jam.

Lalu, penerbangan dibatalkan,

yang membatalkan pertunjukanku di Vegas,

di mana orang-orang membeli tiket untuk menontonku sebagai hadiah natal.

Jadi, karena kejadian itu,

kuputuskan untuk mendedikasikan 20 menit penampilanku berikutnya

untuk maskapai penerbangan,

perjalanan udara, perilaku orang di maskapai penerbangan sialan itu,

dan semua bualan itu.

Town Biz, begitulah yang terjadi.

Baiklah.

Pertama, aku ingin memulai dari dalam ke luar.

Mari kita bahas soal sabuk pengaman sialan ini, ya?

Aku ingin bilang, pertama-tama, American dan Delta, Tuhan berkati kalian.

Kalian tak tahu apa arti sepuluh senti tambahan bagi wanita sepertiku.

Tapi aku tak tahu pria mana

yang pertama kali merancang sabuk pengaman ini.

Kenapa bisa... Peta macam apa...

Kenapa tali ini sepanjang ini? Tali ini panjangnya hanya lima senti?

Kita harus jadi manusia karet untuk memakai sabuk ini...

Punggungku hampir keseleo,

mencoba mengencangkan sabuk pengamanku.

Jika kita minta ekstensi, sikap mereka seolah ini transaksi narkoba.

"Ini, ambil." Apa-apaan?

Kenapa sabuknya tak dikencangkan di tengah?

Bukankah itu lebih masuk akal?

Ya!

Karena orang di Amerika Serikat semakin gemuk,

dan mereka perlu mengatur diri sesuai hal tersebut, amin.

Rasio nampan terhadap payudara.

Tidak. Itu juga tidak berhasil bagiku.

Payudara besar populer lagi, dan akan terus begitu.

Aku hanya berpikir maskapai perlu melakukan beberapa penyesuaian.

Beri guntingan pada nampan atau semacamnya.

Tidak, itu diskriminasi. Persetan.

Pengumuman yang mereka buat

saat terjadi keadaan darurat di pesawat,

mereka berkata, "Dalam keadaan darurat,

masker akan turun.

Pasang masker di mulut Anda dahulu sebelum mencoba membantu orang lain."

Kalian tahu? Hei, dengarkan. Beberapa hal tak perlu dikatakan.

Tentu saja aku akan pasang itu di mulutku dahulu!

Kau pikir ini apa?

Aku berjuang demi hidupku

di atas awan ini, sialan!

"Akan kubantu kau. Biarkan aku bersiap dahulu."

Lalu, mereka berkata,

"Pasang masker di mulutmu dan bernapaslah dengan normal."

Kita sedang terjun ke daratan, sialan!

1,255 km per jam! "Bernapas dengan lebih normal?"

Aku membara. Aku akan mulai menikam semua bajingan di sini.

"Bernapas dengan normal?" Apa-apaan?

Kemudian mereka berkata,

"Oksigen mengalir melalui masker,

meski kantongnya mungkin tak mengembang."

Si jalang ini menganggap kita bodoh,

seolah dia akan beri tahu kita apa saja.

Kita akan mati.

Tak ada yang bisa kita tiup atau sedot,

bukan balon, bukan kantong,

bukan penis, bukan apa pun

yang tak akan membengkak dan...

Jalang itu hanya ingin kita memakai masker

untuk meredam teriakan saat kita jatuh.

Dia tak mau dengar itu.

"Kita akan mati! Astaga!"

Dia tak mau dengar.

Hadirin sekalian...

asal kalian tahu, perjalanan udara kalian lebih aman dari sebelumnya.

"Kenapa, Luenell?"

Akan kujelaskan.

Karena aku, Luenell, berada di langit dan mengatur

seperti yang kulakukan di bumi.

Itu benar.

Aku adalah seorang marsekal udara tidak resmi

yang ditunjuk sendiri.

Aku ada di tingkat peringatan siaga sejak 9/12.

Peringatan siaga.

Aku melihat semua hal yang bergerak di pesawat.

Hal pertama yang kulakukan saat naik pesawat,

kumasukkan kepalaku ke dalam kokpit.

Ya, aku mau lihat siapa pilot pesawat ini.

"Apa kabar? Tidur kalian cukup?

Tak ada yang bertengkar dengan istri atau semacamnya, 'kan?

Baiklah."

Aku...

Aku duduk di lorong.

Kalau-kalau ada yang terjadi.

Aku tak mau tersekap di dekat jendela sialan itu.

Orang Kulit Hitam, ingat saat kita suka bilang "tersekap"?

"Bajingan itu menyekapku di toko miras.

Aku hampir telat bekerja karena bercinta dengannya."

Kurasa aku akan memopulerkan kembali

beberapa bahasa gaul lama itu.

Tapi, tidak, karena para pemuda yang kutiduri, mereka...

Mereka bilang mulutku sembrono.

Mereka bilang penyampaianku kasar.

Mereka bilang aku kebanyakan berkata kasar.

Sudah kucoba beri tahu bajingan kecil ini, "Dengar.

Sayang, aku cinta kau. Sungguh.

Dan aku ingin sekali bercinta denganmu.

Aku ingin kau bercinta denganku.

Namun, dalam transparansi penuh,

aku hanya ingin bercinta dengan cepat sebelum naik ke pesawat.

Karena mengutip perkataan nabi besar Tupac Shakur,

'Aku hanya semalam di kota ini, Sayang. Kau mau?'

Kulakukan seks bebas."

Dan ada banyak sekali bajingan kecil di luar sana,

karena, coba tebak?

Aku punya wanita

Aku punya wanita

Di area berbeda, kode area

Aku punya wanita

Hei!

Wanita

Orang kulit putih, jika tak tahu lagunya, itu lagu Spiritual kuno.

Ditulis dan dibawakan oleh penyanyi gospel hebat, Nate Dogg.

Sialan, kalian tak boleh tahu semuanya.

Jadi,

saat di pesawat, ada perilaku tertentu

yang ingin aku bahas.

Pertama...

Oh, tunggu sebentar. Maaf.

Ganja pangan ini, biar kuberi tahu...

Tidak, jangan makan beruang kecil itu.

Beruang kecil itu, gummy bear,

menjauh darinya.

Ia iblis.

Namun, sebentar.

Jadi, kembali ke...

Baiklah, jadi mulutku.

Aku kebanyakan berkata kasar,

jadi aku mencoba menenangkan pemuda bajingan itu.

Kubilang, "Baiklah, aku takkan kebanyakan berkata kasar."

Jadi, aku ingin memopulerkan lagi ungkapan lama yang biasa kita ucapkan.

Ingin kupopulerkan lagi "lakukan".

Oh, dahulu hanya itu yang diperlukan.

Ingat, para pria, mereka berkata, "Ay".

"Ay."

"Ay."

"Ay."

"Mau lakukan itu?"

Para wanita bilang, "Oh, ya."

Kita akan melepon teman-teman kita,

dan begini, "Kawan, kurasa akan kubiarkan dia melakukannya padaku."

Aku tahu sebagian dari kalian di sini akan cukup beruntung

bisa pulang bersama sebagian orang lain di sini,

dan kalian mungkin akan tidur.

Namun, pada dini hari,

suara kecilku yang dalam akan muncul di kepala kalian,

kalian bangunkan pasangan kalian, menatapnya,

dan berkata, "Hei, Sayang, ayo lakukan itu!"

Sebaiknya para wanita lakukan itu juga,

sebab itu yang pria bahas jika kalian tak mau melakukannya.

Kalian harus melakukannya saat mereka ingin.

Baiklah.

Jadi, sebagai marsekal udara tidak resmi...

Aku bekerja dengan serius,

dan ada perilaku tertentu

yang menurutku perlu dibahas di pesawat.

Pertama, akan kuungkapkan di sini.

Aku tak suka kalian budak korporat.

Kalian naik pesawat dengan pantat sialan kalian,

dan mungkin duduk di sebelahku dekat jendela,

dan kalian pakai sabuk pengaman, mungkin, lalu menurunkan nampan kalian.

Kalian taruh laptop kalian.

Penerbangan lima jam dari Oakland ke Kota New York,

sepanjang waktu, orang ini...

Sepanjang waktu!

Aku duduk di samping salah satu psikopat ini sepekan lalu,

dan langsung kutanya dia, "Permisi, apa kau pakai sabu?"

Tidak, sebab bajingan ini tidak melihat ke luar jendela.

Dia tidak minum air.

Dia tidak ke kamar mandi.

Dia tidak melihatku.

Dia tidak makan. Dia tidak merebahkan kursinya.

Dia tidak mendengarkan musik.

Aku melihat laptop sialan itu.

Ada banyak omong kosong juga.

"Apa-apaan semua omong kosong itu?"

Juga,

aku merasa

jika kita masuk ke ruang tertutup,

seperti barisan kursi maskapai penerbangan

bangku gereja, atau kursi bioskop,

tapi kebanyakan maksudku kursi maskapai.

Jika kalian orang asingnya dan kalian masuk,

duduk di mana ada orang lain yang harus izinkan kalian masuk,

kurasa sudah jadi tugas kalian sebagai manusia

untuk setidaknya mengakui kehadiran

orang yang duduk di sebelah kalian.

Jangan bertingkah seolah kalian tak duduk di samping manusia.

Tidaklah rugi berkata, "Hai, apa kabar hari ini?"

Nah, itu bukan berarti aku mau kita mengobrol sampai ke Boston.

Aku tak mau lihat foto anjing kalian atau hal-hal semacamnya.

Aku hanya bilang kalian harus bicara.

Karena jika sesuatu terjadi, kini kalian melibatkanku.

Chappelle's Home Team - Luenell: Town Business subtitles in other languages

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left