Sasaki to Miyano

Sasaki to Miyano

Download Indonesian Subtitle

Season 1

Release info

Sasaki and Miyano S01 JAPANESE WEBRip NF
A Commentary by tedi
Retail NF

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-09-01
Downloads: 4
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

Kau yang mencari masalah lebih dahulu, jangan coba kabur.

Aku tidak mencari masalah.

Masih mencari alasan

untuk melepaskan diri?

Sungguh tidak dapat dimengerti.

Bagaimana bisa kau mengeroyok orang selain di cerita fiksi?

Bahkan di cerita BL belakangan ini pun,

hampir tidak ada plot seperti itu.

Miyano, ada apa?

Senior Hirano, itu...

Ada siswa di belakang gedung selatan

yang menjadi sasaran kekerasan.

Aku harus menghentikan mereka.

Hei.

Aku akan menghentikan mereka, tolong pegang ini.

Siapa dia?

Permisi...

Pegang.

Apa? Ada urusan apa?

Kalian mengganggu piket.

Kau baik-baik saja? Menjauhlah.

Baik.

Hei! Jangan konyol...

Aku diam-diam

menantikan punggung senior itu.

Miyano.

Selamat pagi.

Senior Sasaki.

Miya sangat manis hari ini.

Bukankah selalu kukatakan padamu?

Jangan sebut aku manis.

Aku tak mau terlihat seperti seorang gadis.

Kalau begitu, hatimu yang manis.

Aku tidak bermaksud begitu.

TAMPAK BELAKANG YANG INDAH

Kenapa jadi seperti ini?

SASAKI AND MIYANO

Kontak fisik senior sangat mengganggu akhir-akhir ini.

Miya, selamat pagi.

Tolong hentikan!

Kalau tidak, nanti ada doujinshi .

Meski aku tidak tahu apa itu, tapi aku tidak keberatan.

Tapi aku keberatan!

SERANGAN BALIK GAGAL

Apa itu doujinshi ?

Bukan apa-apa, tidak perlu dipedulikan.

Juga jangan bertanya pada teman.

Lalu, apa yang sering kau katakan soal uke ,

seme , dan moe ?

Pertanyaan polos ini dari orang yang bukan otaku sangatlah memalukan!

Apa Miya suka membaca komik?

Apakah ada rekomendasi?

Kini pertanyaan yang sulit dijawab yang ditanyakan orang yang bukan otaku.

Itu...

Komik macam apa yang dibaca oleh Senior?

Aku membaca komik anak perempuan yang dibaca adikku, itu cukup menarik,

tapi aku ingin membaca komik yang disukai Miya.

Saat ini, aku hanya punya ini...

Komik? Kau ingin meminjamkannya?

Terima kasih.

Kau harus membacanya di kamarmu sendiri.

Jangan mengeluarkannya dari tas saat kau berada di luar.

Tolong anggap itu sebagai zat beracun.

Aku hanya suka membaca hal-hal semacam ini, tapi bukan

kecenderungan begitu, meski aku

- tidak menyangkal... - Baik, aku mengerti.

Miya, selamat pagi.

Selamat pagi, Senior.

Aku sudah membaca komik yang kau pinjamkan kemarin.

Apa? Bagaimana menurutmu?

Pada akhirnya, kedua pria itu berada di hotel...

Dengar.

Adegan yang ingin dikatakan Senior tidak boleh dikatakan di depan orang lain.

Itu sungguh memalukan.

Mengerti.

Kalau begitu, bicarakan selain adegan itu.

Aku belum pernah membaca komik kategori itu.

Meski sedikit terkejut, tapi itu menarik.

Awalnya,

kukira itu cerita detektif biasa.

Tidak kusangka itu cerita homoseksual.

Meskipun protagonisnya telah mengalami semua jenis kemalangan,

tapi dia bisa melalui semuanya

dengan sikap yang tenang dan keren.

Aku suka bagian itu.

Itu dia!

Karakter itu, itu...

Pria yang menerima semua itu disebut uke .

Meskipun suka menangis dan sangat manis,

tapi di dalamnya dia terlihat seperti pria sejati, itulah yang menawan.

Bagian terakhir.

Aku sangat menyukainya.

Apakah Senior juga?

Aku juga paling suka catatan terakhir dari komik.

Cara mereka mengekspresikan kebahagiaan.

Luar biasa, 'kan?

Ya.

Aku khawatir Senior tak akan suka karena itu BL.

- Aku senang senior merasa itu menarik. - Ini gawat.

Penulis dari komik yang kupinjamkan kepadamu

menggambarkan kebahagiaan berbeda dari pasangan-pasangan berbeda.

- Aku sangat suka penggambarannya. - Manis sekali.

Miya.

Ya?

Pinjamkan aku lagi.

Miya.

Senior...

Frekuensi Senior datang mencariku ke kelas akhir-akhir ini sangat mengganggu.

Aku baru saja membuat biskuit di kelas rumah tangga, untukmu.

Ini hadiah untuk komik.

Terima kasih.

Biskuitnya tidak terlalu manis, tidak apa-apa, 'kan?

Aku tidak terlalu suka makanan manis.

Justru lebih bagus.

Baguslah, sampai jumpa.

Apa?

Kau dan senior itu sangat dekat sampai dia memberimu biskuit?

Tentu tidak!

Bukankah dia anak nakal?

Miyano, kau baik-baik saja, 'kan?

Jangan khawatir tentang ini.

Senior adalah orang baik.

Miyano.

Senior Hirano.

Sasaki sepertinya sering datang ke kelasmu akhir-akhir ini.

Kau baik-baik saja, 'kan?

Tidak bisa berkata baik-baik saja...

Selama Senior Hirano memberiku moe , aku akan baik-baik saja.

Aku tidak mau.

Materi komite.

Bacalah.

Baik!

Aku tahu itu.

Senior dan klub basket Kelas A di tahun pertama.

Siswa laki-laki tampan dengan senyum hangat itu berbicara dengan gembira...

Maaf.

Hanya sedikit lucu.

Jangan salah paham.

Orang itu hanya teman sekamar asramaku.

Pengaturan teman sekamar ini juga sangat bagus.

Terima kasih telah menyediakannya.

Kembali ke topik sebelumnya.

Akulah yang memberi tahu Sasaki di mana kelasmu.

Aku akan sangat menyesal jika dia membuatmu kesulitan.

Bagaimanapun, kau junior yang kuperhatikan.

Senior...

Apa Miya ada di sini?

Aku akan membawanya kembali.

Terima kasih.

- Sakit! Tunggu, Hirano! - Bukankah sudah kubilang?

- Sendiku! sakit! - Jangan masuk kelas lain!

Tidak, aku sungguh ada urusan.

Jangan terlambat masuk kelas!

Aku tahu.

Ada apa?

Aku ingin mengembalikan komik yang kupinjam kemarin.

Baiklah.

Ada apa?

Tidak, fudanshi lebih cocok di bayang-bayang...

Aku mengajak ke sini karena Senior terlalu mencolok.

Murid dari tahun berbeda jarang datang.

Apa pendapatmu tentang komik itu?

Sangat menarik. Sepertinya aku suka humor.

Begitu rupanya.

Apa yang kau lakukan?

Aku mencatat kesukaan Senior.

Sebagai referensi untuk pilihan selanjutnya.

Begitu rupanya.

Manis sekali.

Miya, kau tak suka makanan manis, 'kan?

Karena akan mengganggu pencernaan.

Kau bisa makan sebanyak apa?

Kenapa menanyakan hal semacam ini?

Makan sepotong kue akan membuatmu merasa sangat kembung.

Bagaimana dengan permen?

Aku bisa makan permen rasa wasabi.

Tidak masalah pedas atau tidak, kedengarannya sangat tidak enak.

Benarkah enak?

Senior mau coba?

Ada rasa yang tak dapat dikatakan.

Meskipun kau merekomendasikannya, aku tidak terlalu ingin mencoba.

Miya, bisakah kau minum minuman berkarbonasi?

Tentu saja bisa.

Minuman berkarbonasi tidak terlalu manis.

Sodanya juga terasa...

Apa yang dia lakukan?

Terlihat manis dari belakang, tapi itu laki-laki, memakai celana.

Berkelahi?

Tunggu. Jangan berkelahi di sini.

Hei.

Sakit.

Sasaki.

Hanya ada kau? Di mana yang lain?

Sudah kembali?

Aku sangat ingin bertemu dengannya lagi, tapi dia laki-laki.

Hei.

Sakit sekali.

Dengarkan aku.

Ada apa?

Aku bertanya ke mana yang lainnya.

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left