The first 200 lines.
Tidak ada kesempatan dia untuk mengembalikan bola.
Hei, mau ke mana?
Ih!
Selamat malam, Arini.
3 TAHUN LALU
- Permisi, Pak? - Ya?
- Apa betul ini Love. inc? - Betul.
Saya dengar sedang membuka lowongan pekerjaan.
Ya, betul.
Jadi, apa tujuan kamu melamar ke sini?
TEMUKAN PASANGANMU DI SINI!
Saya mau bahagia.
Pelatihan kita nanti akan menyita waktu.
Apakah kamu siap hidup terpisah dari keluarga?
Apakah keluargamu siap ditinggal olehmu untuk sementara?
Saya sudah tak punya keluarga.
Sebelum kita melanjutkan ke tes berikutnya...
saya minta kamu untuk menandatangani kontrak perjanjian ini.
Sebagai bukti persetujuan.
Ini maksudnya apa, ya?
Cukup jelas.
Bahwa pikiran dan waktu kamu seluruhnya hanya untuk perusahaan...
...selama masa kontrak berlaku.
Saya rasa ini perjanjian yang adil
mengingat imbalan yang akan kamu terima.
Arini.
Jangan khawatir.
Di sini, pikiranmu akan terisi dengan kebahagiaan.
Saya jamin, selama pelatihan nanti,
kamu harus buka pikiranmu untuk menyerap materi,
dan mengikuti semua peraturan perusahaan.
Oke?
MASA KINI
AGEN
Hai, Rin.
Arini.
Hai, Rin!
Hai, Arini.
Mau ke kelas, ya?
Semangat, ya.
Selamat datang di Love. inc!
Rin!
Kelas sudah dimulai.
Duduk tegak.
Di meja kalian bentuknya akan seperti ini.
Selalu perhatikan jarak antara ujung meja dengan piring ini
sekitar 2,5 sentimeter.
Memang alat makannya
- banyak sekali. - Memang ada beberapa jenis
- komunikasi... - Jadi, jika kalian
merasa bingung, selalu ingat...
...dengan keluarga, teman,
atau rekan kerja, tapi yang jelas
semua itu harus menimbulkan kedekatan emosional.
Ya.
Berpikir, gesit, sopan, dan profesional.
Baik secara tulisan atau verbal.
Sekarang, tuliskanlah.
Selamat menikmati.
Sebagai agen, kita dituntut untuk bisa bermain peran.
Hari ini, kalian akan memainkan peran yang spesifik.
Ikuti arahan dalam aplikasi dan eksplor diri kalian masing-masing.
Pandangi diri dalam-dalam.
Sebagai agen, kalian harus bisa menjadi siapa saja
dan bertindak apa saja.
Buat klien kalian percaya
dengan apa yang kalian lakukan.
Pastikan mereka tidak curiga bahwa kalian sedang berpura-pura.
Buat klien yakin
bahwa peran yang kalian mainkan adalah diri kalian sendiri.
Tiga, empat, lima, enam, tujuh, delapan, dan satu...
...dua.
Kita ulangi sekali lagi.
Kamu tak suka?
Kalau kamu tak suka, kutantang kamu keluar pukul 00.00 nanti.
Berani?
Ikut aku.
Kenapa dia bisa tak bangun?
Seharusnya kamu bertanya,
kenapa mereka bisa tertidur pulas, dan kita tidak?
Kenapa?
Karena kita melewatkan makanan penutup.
Maksudnya makanan penutup?
Makanan penutup itu bisa membuat kita tertidur pulas.
Brownies itu?
Di tempat ini, waktu tidur kita pun diatur oleh perusahaan.
Kita tak boleh terjaga di pukul sebegini.
Makanan penutup itu memastikan kita semua tertidur lelap.
Mau ke mana?
Mau membuktikan omongan kamu.
Jangan.
Tangan kamu kenapa?
Ini catatan hidupku.
Maksudnya "catatan hidup"?
Untuk mengingat kembali tentang diriku.
Tentang siapa aku.
Kamu tidak tahu siapa dirimu, jadi...
Jangan mengaco.
Ini buku milik siapa?
Siapa yang menulis ini?
Itu adalah catatan kamu selama kamu berada di sini.
Semua isi buku ini...
kamu yang tulis di tempat ini.
Untuk mengingat kembali semua ingatan yang sudah dihapus.
Ini catatanku.
NAMAKU TIARA
Apa tak sakit?
Ya, sakit.
Tapi lebih sakit
kalau kita tidak bisa mengingat kenangan indah dalam hidup kita.
Bekerja di tempat ini menghapus semuanya.
Aku tak mengerti kamu bicara apa.
Aku bingung.
Kamu tahu, tidak?
Ini bukan pertama kalinya kita bertemu,
atau berada di tempat ini.
Maksudmu seperti deja vu ?
Selamat datang di aplikasi pelatihan Love.inc.
Ini adalah pelatihan tahap satu.
Lihat ke cermin dan ikuti instruksi dari aplikasi ini.
Latihan tahap satu ini berfokus
pada pembentukan karakter sebagai seorang agen.
Konsentrasi penuh dan dengarkan petunjuk dengan saksama.
Arini.
Fokus.
Lihat ke cermin.
Hai.
Saya Arini.
Nanti kamu...
bilangnya pacar aku, ya?
Lagi memikirkan apa, sih?
Memikirkan semua yang kugambar dan kutulis di buku ini.
Kenapa, ya, tidak ada satu pun yang aku ingat?
Tapi anehnya, aku malah terus memikirkan seseorang.
Tak tahu kenapa, dia seperti selalu ada dalam kepalaku.
Siapa?
Tak tahu.
Aku tak ingat.
Semua hanya seperti potongan teka-teki di otakku.
Seperti apa orangnya?
Di buku itu, tidak ada catatan tentang dia?
Yang jelas dia laki-laki.
Umurnya...
mungkin lebih tua daripadaku?
Memang usiamu berapa sekarang?
Tak tahu.
Memangnya kamu tahu berapa umurmu?
Ini tanggal ulang tahunku.
Tiara.
Kemarin kamu bilang ke aku
ini bukan kali pertama kita bertemu.
Maksud kamu apa?
Semua yang kita lakukan ini...
sudah pernah kita lakukan sebelumnya.
Tempat persembunyian ini...
buku itu, sengaja kamu sembunyikan di sini.
Terus kenapa, ya?
Ada banyak gambar kura-kura di buku ini.
Semua yang ada di buku itu, kamu yang tulis.
Sama seperti kamu...
aku menuliskan hal-hal yang ingin aku ingat.
Bisa jadi laki-laki yang ada di ingatan kamu...
Dia bagian dari masa lalumu saat bekerja di sini.
Di gedung ini, ada kamera pengawas di semua sisi.
Apalagi di lantai tiga.
Kita tidak boleh ke sana.
Apa mungkin ada sesuatu di lantai tiga?
Maksudmu?
- Sesuatu hanya mereka yang tahu. - Di mana kamu Tony?
Ya, Bu. Diterima, Bu!
Bu Diana meminta kopi ke ruangannya.
Baik, Bu. Segera meluncur, Bu.
MASUKKAN KATA SANDI
MASUKKAN KATA SANDI
KLIEN
Permisi, Bu Diana.
- Ini kontrak para agen baru. - Bagian kedua dari kiri.
Saya permisi.
Tolong ke ruangan saya sekarang.
Baik, Bu.
Saya menumpahkan kopi.
Tolong dibersihkan, ya.
Baik, Bu.
- Terima kasih. - Permisi.
- Mata kamu bagus. - Oh ya?
Kalian lihat?
Kunci suatu hubungan adalah komunikasi.
Dengarkan pasangan kalian.
Usahakan mendengar untuk memahami,
bukan mendengar untuk merespons.
Berikan tepuk tangan pada rekan-rekan kalian.
Sekarang giliran kalian melakukan simulasi komunikasi.
Ayo, maju.
Kalian kami pasangkan secara acak
dengan orang-orang yang sudah kami pilih.
Ini penting sekali karena di lapangan nanti,
kalian akan bertemu dengan klien dari berbagai kalangan.
Boleh aku pinjam tanganmu?
Oke.
Kamu itu orangnya tertutup, ya?
No comments yet. Be the first to leave one.