The first 180 lines.
Bert, ini aku.
Ya, ada apa?
Charlie tak ada di sekolah waktu aku menjemputnya.
Aku sedang menelusuri daerah sekitar, tapi dia tak mengangkat teleponnya.
Apa? Tapi pagi ini kita mengantarnya bersama ke sekolah.
Lucy bilang mereka mengobrol saat makan siang dan belum bertemu lagi.
Bagaimana ini?
Bagaimana kalau dia diserang orang-orang itu lagi?
Hannah, tetap tenang.
Aku tak bisa pergi sekarang. Ada kelas.
Pertama-tama⦠Pergi ke kantor polisi.
Aku akan menyusul secepatnya.
Baiklah. Jangan lama.
Kau di mana, Charlie?
Wah.
THE DARWIN INCIDENT
EPISODE 4 SATU-SATUNYA
Aku datang sendirian.
Tahan dulu.
- Hai. - Yo.
Bagaimana kalau kita mengobrol sambil duduk?
Baiklah. Senang bertemu denganmu, Charlie.
Jadi, mulai dari mana, ya?
Mengapa kau datang ke sini?
Aku terpikir soal kegelisahan dan ketakutan yang dirasakan manusia,
dan aku tersadar bahwa luka psikologis itu lebih parah
serta membutuhkan penanganan lebih cepat dari dugaanku.
Bagaimana menurutmu?
Kau benar sekali.
Pengamatan yang luar biasa.
Sebetulnya, itu lebih menyiksa dan sulit hilang dari rasa sakit fisik.
Akan tetapi,
mereka yang hanya percaya akan dunia fisik buta akan hal tersebut.
Kau benar.
Lain kata, kalian bertiga yang menyerang Ibu, Ayah, dan Lucy
sekarang ini pun sedang melukai mereka.
Jadi, bisakah kalian menyerahkan diri kepada polisi?
Bolehkah aku bertanya?
Bagaimana kau bisa menemukan tempat persembunyian kami?
Polisi pun belum berhasil menemukan kami.
Lukamu itu.
Kalau kau masih di sekitar sini dan menghindari rumah sakitβ¦
Kupikir kau pasti akan ke apotek.
Setelah kuselidiki, hanya apotek itulah yang menjual antibiotik.
Wah. Jadi, kau bersembunyi dan mengikuti orang ini ke sini.
Namun, kau tak mengenali wajahnya, 'kan?
Ya. Namun, aku langsung mengenalinya dari caranya berjalan.
Tahukah kalian kalau setiap manusia memiliki cara berjalan yang unik?
Aku mengenali manusia dari cara berjalan, bukan wajah.
Dua orang ini lebih kentara.
Cara jalan mereka berbeda.
Apakah karena pengaruh pekerjaan?
Aku paham.
Apa yang akan kau lakukan kalau kami menolak menyerahkan diri?
Kalau begitu,
aku akan membuat kalian babak belur dan menyerahkan kalian ke polisi.
Bukankah itu lebih buruk bagi kalian?
Jadi, sebaiknya kalian tak usah gunakan pistol itu.
Baiklah, aku paham.
Tak ada cara untuk mengalahkanmu.
Kami akan menurutimu dan menyerahkan diri.
Charlie, bagaimana kau bisa mengikuti mobil kami dari apotek?
Aku berlari.
Jaraknya paling sedikit 30 kilometer.
Kau tak mengajukan pertanyaan kepada kami, Charlie?
Pertanyaan apa?
Misalnya, identitas kami.
Kau tidak penasaran?
Tak ada gunanya mendengarkan kebohongan kalian.
Kebohongan?
Kau pria yang mendekati Lucy, 'kan?
Lucy bilang kau pembohong.
Ya, aku memang pembohong, tapi pembohong juga bisa berkata jujur.
Kebenaran adalah kebenaran meski yang mengatakannya adalah iblis.
Betul, tidak?
Betul juga.
Jadi, mengapa kalian mau membunuh semua orang kecuali aku tadi malam?
Tentu saja, karena kau spesial, Charlie.
Spesial? Aku?
Tentu saja.
Humanzee. Spesies yang dinamakan hanya untukmu.
Kau tak termasuk ke dalam kelompok simpanse maupun manusia.
Meski memiliki orang tua angkat yang baik dan teman seperti Lucy,
kau tak bisa menjadi mereka.
Bagi mereka, kau tak lebih dari sekadar hewan piaraan yang bisa berbicara.
Namun, kenyataanmu lebih kejam.
Kau itu hasil rekayasa,
tak bisa punya keturunan karena kau adalah hasil persilangan,
dan kau bahkan tak punya hak.
Singkat kata,
kau hanya manusia honorer.
Meskipun tak ada makhluk di planet ini yang spesial sepertimu,
tak ada seorang pun paham besarnya dampakmu.
Charlie, perlakuan buruk dan tak adil terhadapmu harus dikecam.
Kau setuju?
Kami bisa membantu dan mendukung perjuanganmu.
Aku masih belum paham.
Apa yang membuatku spesial?
Kalian, aku, dan semua hewan itu "satu." Makhluk tunggal.
Tiga kilometer sampai tujuan Anda, kantor polisi.
Aku mulai memahamimu sekarang, Charlie.
Baiklah. Kau benar.
Sebetulnya, ada satu hal yang sering kupikirkan.
TINGKATKAN KECEPATAN PERLAHAN
Saat melihat planet ini dari luar angkasa jauh di sana,
tampak bahwa semua makhluk hidup tak ada yang lebih tinggi maupun rendah.
Jadi, mengapa manusia, yang membanggakan nalarnya,
membuat diskriminasi tak logis terhadap yang lain?
Tak bisakah semua makhluk hidup bersimpati satu sama lain?
Seolah-olah semua manusia itu bodoh.
Namun, Charlie,
kau mencoba masuk ke kelompok manusia dengan bersekolah.
Jadi, tidak cukup untuk ada sebagai "satu".
Kau tak bisa kabur dari itu.
Kabur? Dari apa?
Dari fakta bahwa separuh dirimu adalah manusia.
Sampai jumpa.
Apa maksudnya kalian tidak tahu?
Seperti kataku, Bu Stein.
Kami hanya patroli di area. Kami tak mengawasiβ¦
Omong kosong.
Kalian mengganggu dengan menguntit kami.
Andai kerja kalian baikβ¦
Hannah!
Lucy!
Aku dengar dari Bert. Charlie masih belum ditemukan?
Belum. Dia juga belum membaca pesan-pesanku.
Aku harus apa, Lucy?
Yang benar saja.
Bunyi apa itu?
Kecelakaan mobil?
PENJUAL OBAT-OBATAN
Panggil ambulans.
Hei, apa yang kau lakukan?
Jangan bergerak. Turunkan pisaunya!
Tunggu dulu!
Sudah kuduga kau ini masalah, Humanzee.
POLISI
Maju!
Jangan bergerak! Cepat tiarap!
Enam anggota grup ekstremis, ALA, yang terkait dalam pengeboman teroris
di New York City telah ditangkap di Richmond, Virginia.
Dalam konferensi pers,
diumumkan bahwa anggota inti ALA sudah berhasil diidentifikasi.
Direktur FBI
menyatakan bahwa dua pria yang diduga pemimpin grup
masuk daftar buronan FBI.
BURONAN FBI
Salah satunya, Lesley K. Lippman, adalah mantan tentara Angkatan Darat AS
dan dianugerahi medali tanda jasa atas aksinya di Timurβ¦
Kau cukup fotogenik, Mayor Lippman.
Jadi? Apa pergerakan kita selanjutnya?
Wajah kita telah diketahui dan kita kehilangan tentara yang berguna.
Termasuk satu yang kau korbankan.
Kalau tidak begitu, bagaimana kita bisa kabur?
Bukankah mereka bilang Min-su selamat?
Berkat Charlie.
Dia memang unik.
Dia tak berhenti mengejutkanku.
Namun, setelah siuman, mungkin Min-su akan mengadu pada polisi.
Tidak.
Dia tak mengeluarkan sepatah kata pun saat disiksa sebagai tawanan perang.
Dia takkan mengadu.
Baguslah kalau begitu.
Jadi, apa rencana kita?
Apa kita rebut Charlie dari para polisi kampung itu?
Ya, bukan ide yang jelek.
Namun, aku punya rencana lain.
KANAL PIL MERAH
Mari lanjutkan perangnya, Mayor Lippman.
Sudah lama Charlie tak terlihat. Apa dia keluar sekolah?
- Apa? Kau belum tahu? - Soal apa?
Bukankah seorang anggota ALA tertangkap di sekitar sini?
Katanya, Charlie ada bersamanya.
Yang betul?
Jadi, dia sungguh terlibat dengan para teroris itu?
Mengejutkan.
LYDIA LANGSUNG PULANG, YA?
Halo, Hannah. Ini Lucy.
Kau yakin?
No comments yet. Be the first to leave one.