The first 200 lines.
Minta maaflah soal...
Sebelumnya di Young Sheldon...
Kenapa kau selalu memihaknya?
Aku benci keluarga ini.
Aku menanganinya sampai kau datang dan melindasku.
Sheldon gusar.
Ini bukan tentang Sheldon. Ini soal berpikir kau selalu benar.
Kau mau ke mana?
- Aku melarikan diri. - Kalau begitu, aku ikut.
Kau sungguh ingin memulai ini lagi?
Benarkah?
Ya, aku ingin menghabiskan malamku diteriaki
oleh putriku, putraku, dan istriku.
Maaf, aku tak tahu kau sangat tak bahagia.
Karena kau tak pernah bertanya.
Hai, George.
Hai, Brenda.
- Kau ingin ditemani? - Tentu.
BIR
Lalu Missy mulai mengoyak semua orang. Tak heran pacarnya memutuskannya.
Kasihan.
Tapi itu bisa melatihnya saat suaminya mencampakkannya.
Aku turut sedih soal itu.
Kau tahu, sebenarnya itu sudah berakhir cukup lama.
- Itu bisa terjadi. - Tapi...
Dia mengurus anak-anak malam ini dan para gadis minum setengah harga.
Jadi, anggap saja aku seorang gadis.
Baik, Bu.
Sepertinya kau butuh miras dengan bir itu.
Miras? Aku harus ke sekolah besok pagi.
Aku tak sadar kita berdua di sini untuk malam gadis.
Kami butuh miras di sini.
Bagaimana aku bisa bersaing dengan anak kelas tujuh?
Ibu bahkan tak mengizinkanku mencukur kakiku.
Bisakah kita pulang?
Kau bisa, aku tidak.
Seperti yang kita tahu, hutan sangat menakutkan, aku sangat takut.
Kurasa kau di sini sampai matahari terbit.
Agar aku bisa melihat apa yang membunuhku? Tidak mau.
Bisakah setidaknya kau kembali mengeluhkan anak lelaki
agar aku bisa tidur?
Kami pernah makan Ring Pop yang sama.
Seolah tak ada artinya.
- Kau dahulu pemandu sorak? - Ya.
Ya, kau tak tahu harus melihatku seperti apa sekarang.
Tidak, aku melihatmu di sana.
Aku bisa melihatmu di puncak piramida itu.
Aku di bawah dan kau tahu itu.
Tapi setidaknya, aku bisa memakai sweter.
Kau dan aku sama.
Aku suka Skynyrd.
Aku menonton mereka bermain di Dallas.
Kau bercanda? Tahun berapa?
Aku baru dikeluarkan dari sekolah kecantikan.
Kurasa tahun 1976?
Aku ada di pertunjukan itu.
Yang benar saja.
Nazareth menjadi band pembukanya.
Astaga, benar.
Benar.
- Dunia ini kecil. - Ya.
Kau mau berdansa?
Aku? Tidak.
- Ayolah. - Tidak.
- Ada banyak orang di sini. - Ya.
Bagaimana jika kita pergi ke tempat lain?
Apa yang kau pikirkan?
Herschel membawa anak-anak.
Astaga. Maafkan aku.
Itu keterlaluan.
Kau baik-baik saja?
George.
- Halo? - Mary? Ini Brenda.
George ada di rumah sakit.
Apa? Apa yang terjadi?
Entahlah. Menurut paramedis, jantungnya bermasalah.
Dia baik-baik saja?
Entahlah. Dokter sedang bersamanya.
Baiklah. Aku akan segera ke sana. Sampai jumpa.
Georgie?
Anak-anak, pakai baju kalian. Kita...
Sekarang aku butuh buku catatan baru.
Karena di dalamnya tertulis Missy dan Marcus selamanya.
Astaga.
Kurangi monyet, perbanyak Clint.
Itu dia.
- Halo? - Anak-anak bersamamu?
Tidak. Kenapa?
George di rumah sakit dan anak-anak hilang.
Ada apa dengan George?
Jantungnya bermasalah. Aku tidak tahu harus bagaimana.
Baiklah.
Pergilah ke rumah sakit
dan aku akan pergi ke rumahmu untuk mencari anak-anak.
- Terima kasih. - Pikirmu mereka bersama Georgie?
Aku juga tidak tahu di mana dia.
BISBOL
Kau yakin bosmu takkan datang?
Ya. Kita tidak yakin, jadi, mari kita lanjutkan.
Kau tidak akan memeriksa itu?
Tidak.
Tapi bagaimana jika itu darurat?
Bukan.
Aku akan mematikan ini.
Ayah...
Apa dia akan baik-baik saja?
Aku juga tidak tahu.
Sekarang bantu aku menemukan anak-anak itu.
Baiklah. Aku tahu ke mana mereka pergi.
Bagus. Omong-omong, kau di mana?
Di tempat kerja.
Malam-malam begini? Kenapa?
Aku harus mencari anak-anak.
Brenda.
Kau sudah mendengar kabar?
Belum.
Apa yang terjadi?
Aku bertemu George di bar.
Lalu tiba-tiba, dia mulai mengalami sakit dada.
Syukurlah kau ada bersamanya.
Aku sungguh tak melakukan apa pun.
Jangan bilang begitu.
Entah apa yang akan terjadi jika kau tak ada di sana?
Ya.
Missy!
Sheldon!
Apa-apaan kau?
Kau membuatku takut.
Kau membuatku takut.
Semua orang membuatku takut.
Ayah di rumah sakit. Kita harus pergi.
- Dia baik-baik saja? - Entahlah.
Ayo.
RUMAH SAKIT DAERAH MEDFORD
Ny. Cooper, suamimu akan baik-baik saja.
Puji Tuhan.
Itu angina pektoris ringan.
Kami akan merawatnya untuk observasi,
tapi dia sudah sadar dan kau bisa menemuinya sekarang.
Terima kasih, Dokter.
Aku akan pergi dari sini. Temui George.
Apa? Tidak.
Kau mungkin telah menyelamatkan nyawanya. Dia pasti ingin berterima kasih.
- Tapi kurasa lebih baik aku... - Brenda!
Aku bersikeras.
- Baiklah. - Baiklah.
Ayo.
Hai.
Hei.
Lihat siapa yang bersamaku.
Hei, George.
Brenda?
Kau baik-baik saja? Kau butuh dokter?
Astaga. Aku hanya...
senang bertemu denganmu.
Hei, kabar baik.
Ayah kalian baik-baik saja dan akan pulang dalam beberapa hari.
Syukurlah.
Berterimakasihlah kepada pengobatan modern.
Baik. Kalian berdua tidurlah.
Nenek?
Nenek pikir aku memberi Ayah serangan jantung?
Apa?
Tidak. Ini bukan salahmu.
Aku sangat kejam kepadanya.
Aku juga kejam kepadanya.
Yang kulakukan jauh lebih buruk.
Itu benar. Saat kita menerima hukuman, kau yang harus dihukum paling berat.
Baiklah. Kalian semua tidurlah.
Tapi aku hanya kaki tangan. Tak adil jika kami...
Tidurlah.
Nenekku tidak mengerti.
Saat aku merasa cemas,
aturan dan strukturlah yang menenangkanku.
Belum lagi melodi santai dari lagu tema Star Trek.
Hentikan itu.
Begitu aku ditenangkan.
Dia harus mendorongku dengan kursi roda, ya?
Dia bisa saja membiarkanku mengemudi.
Kau kehabisan napas saat masuk ke mobil.
Kau dengar itu?
Haruskah kita membicarakan kejadian malam itu?
Apa yang terjadi malam itu?
Kita bertengkar hebat.
Itu. Ya.
Lupakan saja.
Bagaimana bisa?
Itu malam yang buruk.
Sebaiknya dilupakan saja.
- Aku suka itu. - Selesai.
Malam itu tak pernah terjadi.
Terima kasih.
Berikutnya, lagu dari Lynyrd Skynyrd.
Butuh sedikit kedamaian dan ketenangan.
Karena ayahku sudah pulang dari rumah sakit,
ibuku memerintahkan kami untuk membiarkannya bersantai.
Apa yang bisa lebih menenangkan daripada diskusi bersemangat
soal peraturan sosial dan moralitas?
Ayah.
Apa?
No comments yet. Be the first to leave one.