The Wheel of Time

The Wheel of Time

Download Indonesian Subtitle

Season 2

Release info

The Wheel of Time S02E01-08 WEBRip AMZN
A Commentary by tedi
Retail Indo Dubbing

Tags

webrip
web
BRip
Published on: 2023-10-07
Downloads: 144
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 200 lines.

SEBELUMNYA

Sang Kegelapan telah bangkit.

Bisikannya telah terngiang-ngiang di benak kita.

Tapi akan ada satu orang yang bisa melawannya.

Sang Naga telah terlahir kembali. Salah satu dari kalian.

Kau benar-benar sudah gila.

Aku dengar ikatan Aes Sedai dan Pembelanya.

Kau tahu yang dia rasakan.

Ini bisa lebih hangat.

Lebih baik?

Sangat.

Sebelum kau, aku tak punya alasan untuk hidup

dan alasan untuk mati.

Kekuatan ini.

Dimaksudkan untuk perempuan, dan perempuan saja.

Saat kau sentuh...

kau mengotorinya.

Kegelapan cemari Daya Tunggal.

Jadi, lelaki pasti gila jika menggunakannya.

Awasi dia.

Kusembuhkan dia dari pertalian dengan belati,

tapi itu memicu kegelapan dalam dirinya.

Jika menyentuh lagi, dia hilang selamanya.

Aku mencemaskan dia. Matanya.

Saat disiksa, matanya keemasan. Bak serigala.

-Aku bukan Aes Sedai. -Kau bisa jadi itu.

Bukan kau yang mendengarkan angin.

Angin yang mendengarkanmu.

Penyalur terkuat yang pernah kami lihat dalam seribu tahun.

Jika aku sekuat yang kau katakan,

mungkin kau, Aes Sedai, yang seharusnya tak meremehkanku.

Roda memanggil kalian untuk ini,

walau tak bisa menanggungnya.

Perang Terakhir akan tiba.

Apa itu?

Sangkakala Valere.

Untuk Perang Terakhir.

Ada Kawan Kegelapan di wilayah kita.

Jika kita tak hentikan Sang Kegelapan selagi lemah,

dunia akan berubah menjadi gelap.

-Mat! -Ayo. Cepat!

-Cepat! -Mat!

Sampaikan ini ke Menara.

Ada lelaki yang harus mereka cari.

Mat Cauthon.

Kepada siapa harus kusampaikan?

Ajah Merah.

Moiraine menutup ikatan kami.

Rand.

Kau tak bisa menghindari takdirmu.

Kaulah Titisan Naga.

Dia ada di sini, di tengah.

Egwene?

Aku merasakannya, kegilaan itu.

Katakan aku mati

dan tak berhasil kembali.

Di mana Rand?

Dia pergi.

Ungkap ikatannya.

Sumber Sejati tak tersentuh.

Ini cuendillar.

Kukira batu-hati itu tak bisa tergores.

Bahkan oleh Daya Tunggal.

Kukira juga begitu.

Apa artinya itu?

Ini bukan Perang Terakhir.

Aku takut ini yang pertama.

Kini ada satu yang berjalan di dunia.

Yang telah dan akan menjadi, tapi belum menjadi Naga.

Rand al'Thor.

Dia melepaskanku di Mata Dunia dan mengira dia bisa bersembunyi.

Tapi tidak.

Kita akan membunuhnya?

Mungkin dia bisa berguna untukku.

Cepat atau lambat.

Di Zaman ini atau lainnya.

Bu!

Permisi.

Kami sedang berembuk.

Hal yang cukup penting.

Biar kutebak. Ada sesuatu di luar?

Monster, mungkin?

Mari.

Banyak orang menyebutku monster juga,

serta julukan-julukan tak menarik lainnya.

Si Pendusta.

Pengkhianat Harapan.

Kaum Terbuang.

Tahu kenapa mereka menjuluki aku dan Kaum Terpilih lainnya seperti itu?

Tidak.

Karena jika mereka memanggil namaku,

tidak ada yang takut.

Lagi pula, bagaimana kau membuktikan kau bukan monster?

Bagaimana kau membuktikan perbuatanmu baik atau jahat?

Benar atau salah?

Lihatlah makhluk ini.

Separuh manusia,

separuh hewan.

Sangat sulit menjadi sesuatu di antaranya.

Kalau dia tak jahat?

Kalau dia tak salah?

Bagaimana jika dia hanya... lapar?

Lihat aku.

Apa aku terlihat seperti monster?

Tidak.

Aku tahu aku menyukaimu.

Lihat?

Dia baik.

Ayo, cobalah.

Kau terlambat.

Verin, haruskah kau berbicara sekeras itu?

Kau sedang pengar?

Volume bicaraku normal.

Bisa geser ke kiri sedikit?

Sempurna.

Lan!

Kau tahu, hari ini begitu hangat.

Pasti sulit mengayunkan pedangmu dengan memakai celana wol yang berat.

Pengendara datang.

Salah satu pengunjungnya lagikah?

Pasti.

Sudah dua puluh.

Belum ada kabar dari Moiraine tentang mereka dan pesannya?

Jangan tanya aku.

Dia juga tak banyak memberitahuku.

Pengunjung lagi.

Ingin menemuimu.

Suruh dia masuk.

Yang ini dari Illian.

Suruh dia masuk.

Moiraine Sedai.

Mari.

Silakan duduk.

Biasanya aku didatangi pembeli,

bukan sebaliknya.

Apalagi sejauh ini dari pelabuhan.

Tapi kau tetap datang.

Aku tak punya pilihan, bukan?

Setiap orang punya pilihan, Master Domon.

Dan setiap pilihan punya konsekuensi.

Pintu.

Jika kau sudah selesai bersandiwara, aku yakin ada hal yang harus kita urus.

Egwene.

Jangan tersenyum.

Amyrlin kembali? Sudah bicara?

Belum.

Saat kita ke sini, dia bilang kita dipanggil oleh Roda,

tapi sejak meneken Buku Pemula, kita hanya bebersih.

Menjadi Murid adalah ritus peralihan.

Setiap Aes Sedai melakukannya, bahkan Amyrlin.

Itu membangun karakter.

Karakterku sudah cukup.

Bersihkan meja.

Tinggalkan embernya.

Apa lima elemen Daya Tunggal?

Udara, tanah, api,

roh, dan air.

Bagus.

Jika menyentuhnya,

kalian menarik elemen dunia.

Malam ini,

kalian akan minum air di gelas kalian.

Yang berhasil akan lebih unggul daripada yang tidak.

Sekarang, perhatikan.

Tarik benang Bumi dengan tangan kanan,

dari batu-batu Menara Putih ini.

Lalu dengan tangan kiri,

tarik benang air dari kelembapan di udara

atau bahkan gelas di depan kalian.

Sekarang, pintal menjadi satu.

Sekarang, angkat gelas kalian.

Tuang ke pintalan kalian.

Giliran kalian.

Perlu beberapa kali percobaan

sampai airnya benar-benar jernih,

tapi kalian pasti bisa.

Kau punya dua tangan. Lebih mudah jika digunakan.

Aku tak mencari hal mudah.

Kenapa melotot?

Kau bahkan belum merangkul Sumber Sejati.

Agar aku bisa tahu saat kau mengawasiku.

Bayangkan kuncup bunga di benakmu.

Merah muda.

-Lembut, siap untuk... -Tak berhasil.

-Coba lagi. -Sudah.

Di Fal Dara, kalian berdua melihat potensi kalian.

Lady Amalisa meratakan seluruh pasukan Trolloc

berkat kalian.

Bukan kekuatannya, tapi kekuatan kalian.

Butuh kerja keras bertahun-tahun

untuk belajar melakukannya sendiri, tapi kalian bisa.

Kekuatan sebesar itu tak boleh.

Terima takdirmu,

atau takut.

Egwene kuat, lebih kuat dari kebanyakan,

tapi kau,

kekuatanmu sepuluh kali lipatnya, Nynaeve.

Entah kau mau atau tidak.

Lima bulan di Menara, kau belum menyalurkan,

sekali pun.

More Indonesian subtitles for The Wheel of Time

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left