The first 200 lines.
Cass berkawan baik dengan Crowley.
Mereka berburu Lucifer bersama-sama.
Itu benar -- yang satu malaikat, yang satunya iblis,
dan tampaknya, mereka memecahkan kejahatan.
Lucifer sekarang menjadi Master Rock pecundang.
Dia merasuki Vince Vincente.
Bintang rock? Si brengsek itu.
Pria yang biasa berguling dengan rambut ungu tergerai sebokong
dan pelindung penis berduri.
- Itu 'kan waktu era 80-an. - Apa, kau membelanya?
Tidak. Maksudku, album ketiganya semacam...
bagus juga. Aku membencimu saat ini.
Aku melihat semua perubahan pada diri Vince, oke?
Vince saat mabuk, Vince saat depresi,
menjadi Vince "Dewa Berambut Emas" yang brutal.
Vince yang melemparku ke pintu...
itu bukan dia.
Jika kau dengar kabar darinya, jangan sungkan menghubungi.
Oke, Agen... Beyonce.
Wadah ini perlahan mulai luntur.
Aku yang terbiasa pada keterbatasan satu wadah,
harus membunuh wadah dan melompat ke wadah cacat berikutnya.
Maka Anda ingin agar aku membuat wadah ini permanen?
Yang cukup kuat untuk menahanmu?
Yang terlihat bagus untukku.
Festina!
Red, apa yang kau perbuat?
Mempercepat proses pembusukan, Tuanku.
Pelacur tua!
Kau tak bisa menghancurkanku!
Belum, tapi aku bisa mengirimmu jauh, sangat jauh.
Cobalah temukan wadah baru di dasar laut.
Abi! Aah!
- Penguasa kegelapan. - Apollyon.
Beelzebub.
Sebagai hambamu yang rendah hati, kami mohon padamu.
Kami menyebut nama-Mu sebagai pemanggil.
Tunjukkan diri-Mu!
Ular. Setan.
Lucifer! Tunjukkan diri-Mu!
Curahkan kebesaran-Mu padaku.
Biarkan aku bermandikan kemurkaan-Mu yang suci.
Basahi aku, Lucifer.
Hentikan itu, Gordy.
Dude, itu tak lucu.
Dude, kau meminta Lucifer membuatmu basah kuyup.
Aku tidak menulisnya, oke?
Mantra ini disetujui oleh Perkumpulan Pemuja Setan Amerika.
Aku menemukannya online.
Ya, seperti kau temukan "artefak" itu.
Hadapi saja, Adam, "Bulu Iblis," milikmu
lebih palsu dibanding ibu tiriku Fendi di Chinatown.
Ini nyata. Itu cuma batu.
Well, sudah jadi fosil. Bulu dari sayap Lucifer.
Si penjual menggalinya dari salah satu tempat peristirahatannya.
Lucifer punya "tempat peristirahatan."
Lucifer punya "sayap."
Kau begitu bodohnya.
Sebenarnya...
Aku sedang mencari benda itu.
Tak mungkin! Bagaimana-
Aah!
Hiya.
Kau...
Mantranya bekerja! Pemanggilanku sebenarnya -
Satu-satunya hal yang "memanggilku" adalah benda ini.
Wadah ini sudah mulai luntur,
dan perjalananku di bawah laut tidak membantu.
Dengan sedikit kuasa...
Hei.
tidak bertahan lama, tapi tak apalah.
Jadi, uh, kau dan sobat...mu,
semacam pengikutku di Bumi masa kini?
Karena... oof.
Tidak, tidak, tidak, tidak, tidak, tidak. Tak mungkin kau ini Lucifer.
Kau Vince Vincente. Ibuku sangat memujamu .
Kau... lumayan terkenal.
Hah.
Lumayan terkenal.
== sync, corrected by elderman == @elder_man == Penerjemah : saimyosho - @swara1st ==
"Twerking." Hebat.
Ah. Serius?
Apa? Jadi saat aku berusaha menggali informasi
Men of Letters wilayah Inggris, mengawasi kasus baru,
dan kau malah sibuk dengan permainan
yang sempat tenar 5 tahun lalu?
Menurutku Mom belum cukup siap bermain Snapchat.
Kau bermain melawan Mom? Ya.
Mom yang tidak tahu
apa itu ponsel sebulan yang lalu?
Ya.
Tampak seperti bukan pertandingan yang adil.
Kau mengakuinya?
Hah!
Bagaimana keadaannya belakangan ini?
Dia sehat. Kau tahu, dia - dia sibuk.
Hei, Cass.
Halo, Dean. Kau masih suka bepergian
bareng teman pelawakmu era 80-an Crowley?
Sayangnya begitu.
Ada kabar mengenai Lucifer?
Sebenarnya, ya. Lihatlah berita.
Sebentar.
Tak mungkin.
Jadi ini berita hari ini.
Kami berada di depan gedung studio rekaman DeathSiren...
Oh, tak mungkin. ...bersama Vince Vincente.
Ya, itu, eh, itu sangat bagus
bergabung dengan band kembali bersama lagi.
Di studio, perasaanku seperti terpacu.
Belum pernah merasakan semangat di usia ini.
Banyak orang mengatakan bahwa gaya rock Anda
takkan bisa menyesuaikan di jaman kekinian.
Apa yang ingin Anda sampaikan?
Pergilah ke neraka.
- Katakan dia bukan Lucifer. - Kami tak tahu.
Cass, kurasa kau pernah bilang Rowena punya sesuatu yang hebat.
Bukankah seharusnya dia terbakar bersama wadahnya?
Ya, tapi kami tak tahu. Kami tidak -
Halo, boys. Lama tak jumpa.
Kami membentuk tim penyelamat dunia, dan kemudian nihil.
Tak ada kabar, tak ada pesan.
Ya, kami tak peduli. Crowley - Lucifer.
Lucifer. Pikirkan hal ini.
Dari semua aliran rock yang pernah ada,
Band Ladyheart-lah yang sangat Paleolitik (lawas).
major label kembali mensponsorinya di tahun 2016
hanya untuk dinosaurus itu?
Rasanya ini bukan seperti mengubah sejarah
secara alami, bukan?
Mungkin Lucifer menemukan cara untuk menyembuhkan wadahnya.
Ya, tapi masih... Maksudku, apa-apaan?
Dia berada di L.A. Kita bertemu di sana.
Oh, L.A.
Ya.
Kau mau kemana?
Aku kenal seseorang.
Halo, Russell.
Bro Crowley.
Sebentar. Biar kuselesaikan meditasi ini dulu.
Baiklah!
Jadi... apa yang membawa mu berkunjung ke
Kota Para... Malaikat?
Kau tahu ini adalah kota ku .
Ha!
Kenapa dengan semua omong kosong Maharishi ini?
Aku pindah ke Westside tahun lalu.
Mulai bermeditasi setiap hari, yoga, jus hijau.
Sangat membantu menjaga ego dan amarah.
Tapi cukup tentangku. Bagaimana kabar mu , hah?
Kesehatan? Keluarga?
Neraka?
Tak ada masalah, tak peduli, dan sangat sehat.
Well, kabar baik. Kabar baik.
Aku punya pasangan berkualitas muda-dan-bersinar untukmu.
Haus bakat muda. Jiwa yang matang untuk dipanen.
Kau merasa senang dengan... pengaturan kami sejauh ini?
Oh, merasa terpukul.
Jiwa ya jiwa. Mm.
Tapi ada kebijakan tertentu
untuk memanen jiwa Swift atau Drake.
Ah. Kau menyukainya?
Ini hadiah dari Dre.
Kisah kembalinya Vince Vincente ini...
adalah lelucon, 'kan? Tidak.
Sangat serius, kawan.
Kami mengumpulkan, mengemas ulang, dan menjual ulang
segala sesuatu dari masa lalu kami.
Kenapa tak memberikan si rambut logam kesempatan?
Ya baiklah. Aku juga meragukannya,
tapi Vince datang padaku dengan nada pembunuh.
Personil band Ladyheart bersatu kembali.
Mengingat, hasil penjualan mereka, kira-kira, 10 juta.
Begitu pula dengan band Hootie & Blowfish.
Dan aku juga akan membawa mereka kembali.
Aku tahu Ladyheart mungkin sekedar lelucon,
tapi band ini memperoleh peringkat-grafik-teratas.
Dan bicara soal Vince,
dia tampak berbeda, kau tahu?
Berenergi. Terlahir kembali.
Menyala.
Seperti orang baru.
Tepat sekali.
Baiklah. 450 mil menuju L.A.
Daerah kemacetan, Botox,
terlalu banyak tuntutan, kurang berprestasi,
bau keringat putus asa.
Maksudku, kau tak bisa bernapas. Pantainya beracun.
Kau bisa temukan dude dengan celana skinny mengenakan kacamata hitam.
Oh.
Terobsesi-gambar narsis.
Meski sebenarnya, aku suka celana yoga.
Kapan terakhir kali kita berada di L.A.?
Sekitar 10 tahun lalu, melumpuhkan arwah penuh dendam?
Man, tampaknya seperti beberapa dekade lalu. Bukan?
Hei.
Aku berusaha bicara denganmu.
Apa? Kau...
Kau dengarkan apa?
Uh, podcast. Kenapa?
No comments yet. Be the first to leave one.