The first 200 lines.
HAMPTON TIMUR, LONG ISLAND
Hai.
Apa kau sudah dekat? /Aku semakin dekat.
Cuaca tidak bersahabat akhir pekan ini.
Kau salah. Cuacanya sempurna.
Aku suka hujan.
Cepat, aku punya kejutan untukmu.
Secepatnya aku sampai.
Berusahalah lebih cepat, kejutannya harus berangkat pukul 7.
Apa kejutannya?
5 wanita baru saja tiba, 2 di antaranya membawa meja pijat.
Jadi sepertinya kalian akan melakukan spa.
Sangat luar biasa!
Lihatlah sisi baiknya.
Oh ya?
Aku tak tahu, aku belum memikirkannya.
Begini sisi baiknya.
Kau tidak dapat berbincang ketika berdandan.
3 hari bersama dengannya,
setiap kebohongan yang kau pernah katakan, dia akan mengingatnya.
Katakan yang sebenarnya, ubah nama dan lokasinya.
Jawab pertanyaan dengan pertanyaan dan jadilah pendengar yang baik.
Mengerti!
Tidak, bukan "mengerti".
Dia sangat ingin mengenalmu.
Aku ingin kau mengerti risikonya.
Aku mengerti risikonya.
Kita akan segera membuktikan itu.
Hei, Cruz. Kita punya panduan tentang ini.
Kau akan memiliki lembar contekan lain kali, oke?
Kita khawatir tentang "lain kali" saat kita menjalankannya.
Hai.
Pertemuannya dipindahkan ke Gedung Putih.
Gedung Putih. Mengapa?
Siapa saja yang akan datang?
Aku belum tahu. Aku akan menjemputmu.
Kita akan bicara di dalam mobil.
Pertemuanku dipindahkan ke Gedung Putih.
Aku dengar.
Dengar dari siapa?
Jika mengetahuinya penting bagimu, aku akan beritahu.
Apa kau tahu siapa yang ada di pertemuan ini?
Kau tak tahu?
Aku tahu siapa yang hadir sewaktu di Langley.
Yang jelas bukan Presiden.
President bertemu dengan Raja Charles pada Perjalanan London.
Memang bukan urusan Presiden.
Kau tidak merencanakan rute bus dengan sopir. Kau hanya perlu beritahu arah yang dituju.
Yang kutahu Sekretaris Negara telah membatalkan perjalanannya ke Polandia.
Brengsek.
Siapa yang memberitahu?
Kami tidak melakukan itu. Dia meneleponku secara rahasia.
Aku istrimu. /Kau memiliki aturan yang sama.
Jika kau memberikan sesuatu, kau mendapatkan sesuatu.
Kau menjajakan seks sekarang?
Tidak, aku akan memberimu sesuatu yang benar-benar kau inginkan.
Sesuatu yang akan membantumu.
Penasihat Keamanan Nasional menanyakan apakah kau
pergi ke San Antonio.
Dia tidak perlu meneleponmu untuk menjawab pertanyaan itu.
Tidak.
Mereka gelisah.
Sangat gelisah. Khawatir seseorang membocorkan. Menanyakan apakah aku tahu.
Giliranku.
Ada seorang penyusup... Qudrah Petrol.
Yang benar saja, Kate. Kau katakan informasi berguna.
Bukan dari kami.
Negara mana?
Bukan negara. Kelompok.
Kelompok mana? /Lebih seperti perusahaan induk.
Kau membuatku berpikir sangat keras, Kaitlyn.
Itu karena kau tidak menanyakan pertanyaan yang tepat.
Bukan negara, bukan negara bagian.
Kau menyebutnya kelompok. /Begitulah.
Perusahaan induk, artinya banyak perusahaan kecil...
Apa 2 gedung tertinggi di New York?
Hari ini?
One World Trade Center dan Menara Central Park.
Kelompok seperti ini adalah alasan kedua gedung itu menjadi bangunan tertinggi.
Itu penyusupmu. /Itu penyusupku.
Dia menjalankan semacam...
Apa yang kami sebut bank untuk teroris.
Menarik. /Tentu.
Tak yakin bagaimana itu membantuku.
Itu akan membantumu.
Akan membantumu ketika kami menangkapnya, karena itu berarti
minyak bernilai 80 miliar dolar di pasar gelap kembali ke pasar terbuka.
Aku akan terlambat.
Kate, kau berasumsi mengembalikannya ke pasar terbuka adalah hal yang baik.
Tidak begitu?
Ini adalah masalah perspektif, menurutku.
Perspektif siapa?
Siapa yang menanyakan pertanyaan yang salah sekarang.
SINGA BETINA
Selamat datang kembali, Nona Adid.
Terima kasih. /Koper di bagasi?
Aku bepergian seperti ini.
Apa aku...
Boleh aku masuk?
Silakan. /Terima kasih.
Zara!
Kita harus bergegas atau mereka tidak akan punya waktu untuk melakukan semuanya.
Semuanya apa?
Kau akan tahu.
Ayo.
Ah!
Ooh...
Aduh.
Sial.
Andai saja mereka tahu sakitnya untuk terlihat cantik.
Kalau saja aku tahu.
Seberapa sering kau melakukan ini?
Kau belum pernah ke spa?
Aku... canggung dengan orang.
Aku tidak suka dicolek.
Kau tak pernah melakukan perawatan wajah? /Tidak.
Tapi kau pernah ke Hammam. /Tidak.
Bagaimana tidak? /Kami tidak punya uang.
Kau punya uang untuk berbelanja di Kuwait. /Pamanku punya uang.
Untuk melelang diriku kepada seorang suami, dia memberiku sebagian.
Makan malam paling mewahku adalah bersamamu.
Perjalanan pertamaku dengan jet adalah bersamamu.
Perjalanan pertamaku di dalam Range Rover keparat adalah bersamamu.
Maaf, aku tidak bermaksud untuk mengutuk.
Tuhan mengirimmu pada keluarga yang salah, kurasa.
Atau ada kekacauan di rumah sakit pada hari kau dilahirkan.
Kau pantas mendapatkan semua itu.
Aku rasa pamanmu bukanlah orang yang tepat untuk mencarikanmu seorang suami.
Aku rasa itu adalah pekerjaan baruku.
Tapi itu akan rumit, seorang seperti Ehsan bukan untukmu.
Kau butuh seorang pemimpi.
Tetapi pemimpi tidak punya uang.
Aku akan mencarikanmu seorang pemimpi dengan uang.
Seharusnya ada.
Aku tak bisa menjanjikanmu tampan, uang, dan pemimpi,
tapi aku akan memberimu 2 dari 3 itu.
Aku tak peduli dengan uang.
Itu karena kau tidak pernah memilikinya.
Jelaskan padaku pria yang sempurna,
jadi saat aku pergi belanja, aku tahu siapa yang harus dicari.
Ah... Baik.
Mampu.
Mempertahankan keyakinannya.
Aku tidak terlalu peduli apa keyakinannya selama dia mempertahankannya.
Membelaku.
Menatap mataku ketika dia berbicara.
Seperti apa dia? /Aku tidak peduli.
Aku pikir kaulah yang seorang pemimpi.
Ini adalah hal yang paling tidak nyaman dalam hidupku...
dan itu mengatakan sesuatu.
Ini membuat tubuhmu rileks.
Dan kulitmu akan bersinar seperti matahari.
Jika ini membuatmu tidak nyaman,
aku khawatir yang terjadi padamu dan lumpur.
Lumpur?
Sekarang apa kau sudah rileks?
Nona
Aku akan mengantarmu ke pancuran.
Jubah mandi dan handuk.
Ada di mana-mana, ya?
Oh! Sial!
Ya, itu, eh...
Pancuran yang sangat besar.
Tidak kecil.
Pernah mandi uap sebelumnya, aku yakin.
Ya, aku pernah mandi uap.
Aku dulu bertinju.
Tinju? Aku tidak tahu tinju.
Mulakima.
Oh, bertarung? Tentu saja.
Apa memar-memar itu? /Sudah lama tidak melakukannya.
Tetapi saat aku melakukannya, kita harus berkeringat untuk lolos timbangan.
Cobalah untuk menjadi sangat kurus sebelum menimbang,
lalu masukkan kembali semua air ke dalam tubuhmu sebelum bertarung.
Aku pernah berada di ruang uap.
Tak pernah melihat ada di rumah, tapi aku tahu.
Tapi tetap saja.
Tidak ada kecelakaan mobil.
Itu perbuatan seseorang.
Kenapa kau membiarkannya melakukannya?
Aku tidak membiarkannya.
Seorang pria tidak langsung menghajar.
Mereka mulai dengan mendorong dan menampar.
Kemudian memukul, lalu menghajar.
Jika kau dihajar kau membiarkannya karena kau tidak akan pergi hanya dengan tamparan.
Itu adalah yang terakhir. Aku memastikannya.
Bagaimana kau memastikan?
Aku memukul wajahnya dengan wajan besi hingga mukanya hancur
lalu lari menyelamatkan diri.
Lalu kau datang kepadaku. /Lalu aku datang kepadamu.
Tatap mataku dan beri nama 5 sahabatmu.
Jangan berpikir, lakukan saja. Berikan nama-nama mereka.
Itulah yang aku perkirakan. Kita memiliki kesamaan.
Sekarang tarik napas dan pikirkan. Dan beri aku 1 nama.
Kau.
Aku ingin menjadi...
Aku akan menjadi...
Aku ingin menjadi temanmu.
Dan akulah yang akan membelamu.
Apa kau bersedia menjadi temanku?
No comments yet. Be the first to leave one.