The first 200 lines.
ARENA ES LEMON OAKS MARKAS TIM ICE HOUNDS
Selamat siang, Semuanya. Aku Hans McKenlooper,
juru bicara tim Ice Hounds dari Lemon Oaks.
Aksi di sekitar gawang sangat seru siang ini.
Seperti biasa, tim Ice Hounds ketinggalan
akibat banyak kesalahan kecil dan ceroboh.
Tim Hounds menguntit musuh lamanya, Norsemen, 4-2.
Pertanyaan dalam pikiran semua orang,
"Kenapa pemain bintang Lemon Oaks menjadi cadangan?"
- Alex! - Alex!
Alex Pearson bermain lagi!
Goose, aku kosong.
Gustavo mengoper ke Pearson yang menerima puck
dan langsung menyerang.
Pearson mengecoh ke kanan, lalu melaju ke tengah arena.
Meluncur bagai dewa hoki Yunani.
Hati-hati!
- Dia membidik untuk menembak. - Pearson, lebih waspada! Ayo!
- Dia mencetak angka! - Bagus!
Kau hebat!
Tiga gol dan trigol bagi Alex Pearson.
Memberinya rekor tim baru!
Tak perlu. Terima kasih. Ini upaya tim.
TUAN RUMAH 3, TIM LAWAN 4
Tiga gol darimu. Kami tak layak mendapatkanmu.
Pearson sukses lagi, tapi masih tertinggal satu angka.
Ayo pakai serangan tekananku, mereka tak akan menduganya.
- Alex. - Maaf, Titus bagianku.
Oper puck pada Alex.
Ayo, Hounds!
Hounds masih tertinggal satu angka.
Kenapa tak semua pemain bisa sebaik Alex?
- Ayo, Kawan. - Pearson meminta puck.
- Gustavo tak memberinya. - Sudah kudapat. Mau apa kau?
Tampaknya mereka berebut puck.
Mereka jatuh miring.
Nowitzki merebut puck!
Mencetak gol kemenangan!
Permainan selesai. Ice Hounds kalah 5-3.
Kekalahan menyedihkan lagi bagi Hounds tercinta kita.
Tapi permainan yang luar biasa oleh Alex Pearson,
memberinya trigol lagi. Maju terus, Alex.
Kenapa kau senang sekali? Kita kalah.
Goose, hoki tak selalu tentang menang dan kalah,
tapi tentang menantang diri untuk menjadi yang terbaik,
dan aku bermain hebat!
Kau juga ikut membantu.
Maaf soal benturan kecil tadi.
Tak masalah, aku tahu aku terlalu lambat.
Tapi serius, kupikir kita seharusnya bisa menang tadi.
Goose.
Ayo pikirkan lagi. Kemenangan dan kekalahan tim kita imbang.
Kita tak akan pernah lolos ke kompetisi.
Tapi jika terus main seperti ini,
aku bisa masuk tim All Stars SMA.
Maksudku, mungkin kau harus pikirkan soal Ice Hounds.
Aku memang memikirkan Ice Hounds.
Pikirkan betapa tenar tim ini jika aku masuk All Stars.
- Mau main gim video di rumahku? - Ya.
Tidak, ada yang harus kulakukan.
Aku sudah bilang kepadamu. Apa?
- Menjaga adikmu. - Ya.
Dia baru diberi makan dan minum. Dia akan baik-baik saja, 'kan?
Aku bisa datang dan bermain satu level.
Pulanglah, Alex.
- Setengah level? - Tidak.
- Limun? - Tidak.
- Apa saja? - Tidak.
Halo, Alex.
Halo, Ny. Jacklitz.
Kau tampak sangat bersemangat hari ini.
Ambil angka tiga ini, bawa ke kolom berikutnya.
Bukan begini yang diajari di sekolah, Ayah.
Mungkin tidak, tapi berhasil saat darurat.
Saat darurat, ini berhasil.
Baik, aku sudah pulang. Ayo mulai perayaannya.
Akhirnya. Dari mana saja kau?
Ayah harus mengajar 12 menit lagi.
Apa masalahnya? Anggap ini waktu berharga bersama Emily.
Lagi pula, Ayah bisa pergi saja. Ada Ingrid.
Ingat, Ingrid adalah pramuwisma,
bukan pengasuh anak. Lalu...
Karena berbagai alasan,
Ayah ingin kau di sini menjaga Emily. Mengerti?
Tadi ada pertandingan, Ayah. Terima kasih sudah bertanya.
Ayah tahu kau bertanding tadi dan yakin kau pasti hebat.
Ayah akan menonton andai tak mengajar lima kelas semester ini.
Aku tahu.
Maaf, apa Ayah tak bisa mencoba menonton satu pertandingan saja?
- Tentu bisa. - Terima kasih.
Baiklah, makan malam beku ada di meja.
Pastikan adikmu makan sedikit sayuran.
Pastikan dia selesaikan PR sebelum menonton TV.
Baiklah.
Ini akan berujung pada mobilku, benar?
Besok Ayah juga akan berada di universitas seharian,
jadi, jangan lupa jemput Emily dari rapat Bumble Bee di sekolah,
pukul 16.00.
Baiklah.
Jangan lupa, Ny. Jacklitz selalu di rumah
- jika ada hal darurat. - Ya.
Aku yakin dia sangat membantu seperti Ingrid di saat krisis.
Jangan tersinggung, Ingrid.
Tidak. Kau tak boleh menonton Bunny Friends Forever.
- Ini episode baru. - Tidak. Aku pernah menonton.
Jangan tunjukkan wajah sedih,
karena hari ini, kita menonton Extreme Sports.
Lompatan tinggi.
Tikungan pertama, apa semua peserta akan lolos?
Lepas kendali. Ini yang menyenangkan, semua...
- Tidak. - Berikan, Alex!
- Kumohon. - Tidak.
Kumohon.
Aku yang mengendalikan TV plasma. Terserah aku.
Volume suara.
- Ini dia. - Sudah sampai.
Tinggal sisa lima peserta.
Dia takut...
Makan berondong jagung saat ini pasti asyik, 'kan?
SEKOLAH DASAR LEMON OAKS
Kita sudah lama bersama-sama.
Kalian harus mempelajari buku ini di rumah sendirian
sampai markas Bumble Bee menugaskan kalian di gugus baru.
- Ada apa, Ny. M? - Mereka membubarkan kami.
Gugus 57 hancur di sekitar kami.
Bahkan saat kita bicara.
Ayah Izzy beruntung mendapat pekerjaan baru di Chicago.
Kami akan segera berangkat.
Aku sudah bicara dengan semua ibu lain, mereka tak bisa.
Tampaknya tak ada yang bisa mengambil alih.
- Ini tak mungkin terjadi. - Kita sudah lama bersama.
Tapi kalian tetap Bumble Bee.
Kalian hanya akan terpisah
dan masuk gugus yang sudah ada. Hebat, 'kan?
Tapi aku, Abigail, Ursula, dan Tina
membentuk gugus karena kami sahabat.
Bagaimana denganku?
Rachel juga teman kami.
Permisi.
- Apa yang harus kita lakukan? - Teman-Teman.
Baiklah, cukup berteriaknya!
Anak-Anak, jangan takut.
Salah satu dari ibu kalian akhirnya akan mengajukan diri.
Ibuku sopir truk angkut barang jarak jauh, sering bepergian.
Aku punya empat saudara lelaki yang sulit mengendalikan diri.
Aku tak bilang ini akan mudah, tapi bisa diselesaikan.
Kalian mungkin harus membuat mereka merasa bersalah.
Jadi, tunjukkan wajah sedih kalian.
Tampaknya agak dipaksakan.
Tidak, tunggu. Semuanya, tirukan Rachel.
Aku tak sedang menunjukkan wajah sedih.
Walau mereka bisa memilih Ketua Gugus untuk kami,
itu akan butuh waktu lama.
Kita tak akan bisa ikut jambore.
- Benar juga. - Aku lupa tentang jambore.
- Jambore? - Jambore satu-satunya
acara terpenting Bumble Bee tahun ini.
- Kami tak bisa ikut begitu saja. - Ya.
Banyak hal yang dibutuhkan untuk memenuhi syaratnya.
Kedengarannya menyenangkan.
Anak-Anak, maafkan Ibu. Ibu ada urusan,
- jadi, rapat dibatalkan. - Bagaimana ini bisa terjadi?
Sulit dipercaya.
Alex akan menemani sampai orang tua kalian datang.
Apa? Tidak, ada seratus hal keren yang harus kulakukan.
Izzi, ikut Ibu. Anak-Anak, kita bertemu lagi
di pesta makan perpisahan jika sempat.
Selamat tinggal, Izzi. Kami semua akan merindukanmu.
- Aku akan merindukanmu. - Semua tak akan sama tanpamu.
- Selamat tinggal. - Sampai jumpa.
Alex, bisa pimpin rapat, jangan hanya menjaga kami?
- Kumohon? - Tidak.
- Kumohon! - Kumohon!
Tidak!
Tak mungkin aku akan ditunjuk menjadi Ketua Gugus kalian.
Rapat Bumble Bee Gugus 57 ini dilanjutkan untuk membahas...
Saat bicara, kau harus pakai Bunga Bicara Gugus 57.
Artinya itu giliranmu dan hanya kau yang boleh bicara.
Emily salah pakai seragam,
dia tak boleh memakai mahkota ratu.
Hal itu melanggar aturan.
Hal itu tak melanggar peraturanku, mungkin dia...
Tuan Putri Bumble Bee, atau apalah.
Alex.
Bolehkah aku menjadi gadis vampir Bumble Bee?
Apa?
Ya. Aku tak peduli. Kalian boleh memakai
- apa pun yang kalian mau. - Kau tak pegang Bunga Bicara.
Baiklah, aturan baru, Bunga Bicara kini tak penting.
Tak ada lagi Bunga Bicara, tak ada di sana, jangan lihat.
Apa pun yang kalian lakukan sebelum aku datang, lanjutkan.
Kami tak melakukan apa pun.
Bu Moffat butuh waktu lama untuk bilang meninggalkan kami.
Ya.
Apa yang ingin kalian lakukan? Tina?
Baiklah, ada yang lain?
Kita bisa melihat gambar pemuda tampan.
- Tentu. - Baiklah.
Tidak, aku tak setuju.
Kita bisa lakukan Go For It.
No comments yet. Be the first to leave one.