Die Now

Die Now (端脑)

Download Indonesian Subtitle

Release info

Die Now Episode 6
A Commentary by novi mustika

Tags

other
Published on: 2018-03-13
Downloads: 23
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 197 lines.

Temboknya berhenti. Cepat tarik aku ke atas!

Jangan berbelas kasih pada musuhmu.

Apa yang terjadi?

Apakah kau takut tadi?

Menurutmu, jika aku menendangmu,

maka aku akan menang?

Aku tidak akan menyia-nyiakan kebaikanmu.

Jadi di dalam hatiku, aku adalah gadis yang jahat?

Aku tidak bermaksud begitu.

Sudahlah. Tidak apa-apa.

Aku sudah terbiasa.

Aku memang orang yang tidak bisa dipercaya.

Selama kau tidak menaikkah kesulitan misinya.

Kita seharusnya bisa segera menemukan pintu keluarnya.

Permainan ini sudah menguji kepercayaan dalam sebuah tim.

Kita sudah lulus ujian mereka. Kemenangan seharusnya tidak terlalu jauh dari kita.

Xia Chi, bisa menjadi satu tim denganmu

alangkah bagusnya.

Pemandangannya berubah. Sepertinya kita harus menghadapi bos besar.

Selamat sayangku Xia Chi, kau sudah belajar untuk menjawab sebelum diriku.

Sudahlah, tetapi aku kesepian.

Di sini tidak mungkin ada hantu kan?

Aku agak khawatir.

Tidak.

Yang perlu kita khawatirkan saat ini adalah manusia.

Manusia?

Ya.

Pemain lain.

Hati-hati!

Targetku adalah nomor 3. Kau nomor berapa? Di sini sudah bukan urusanmu lagi. Kau harus pergi.

Luar biasa! Kau mungkin masih belum tahu

bahwa kau adalah target nomor 3.

Dia sudah tahu sejak awal, bodoh!

Oh, manis sekali!

Mengharukan sekali.

Tetapi aku tidak percaya. Ini semua palsu.

Permainan ini palsu.

Karena kau sudah tahu kalau itu palsu, kenapa kau masih ingin membunuh?

Karena uang yang kau menangkan itu nyata.

Itu adalah uang yang nyata. Jika aku membunuhmu,

aku bisa memenangkan beberapa juta.

Kau berani?!

Jadi kau begitu ingin menjadi pahlawan? Aku akan membantumu memuaskan harapanmu.

Pergilah ke neraka!

Gadis bodoh, aku akan membunuhmu!

Nomor 5, apakah aku targetmu?

- Tidak. - Kalau begitu apakah kau bersama dengan mereka?

- Tidak. - Kalau begitu kenapa?

Karena nomor 7 adalah

si manis kecilku.

Apa?

Siapa bilang kau bisa menyatakan cinta padanya? Tidak kusangka sainganku adalah paman sepertimu.

Memalukan sekali bagiku!

Kau mesum!

Beraninya kau mendapatkannya dari kedua sisi?!

Pokoknya,

jika kau menginginkan nomor 7, kau harus melewatiku.

Pokoknya,

jika kau ingin nomor 3, kau harus melewatiku terlebih dulu.

Pokoknya, jika kau ingin nomor 7, kau harus melewatiku terlebih dulu.

Tunggu, tunggu, aku agak bingung. Biarkan aku berpikir.

Untuk membunuh nomor 3, aku harus membunuh nomor 7. Untuk membunuh nomor 7, aku harus membunuh nomor 5.

Sepertinya ketiga lainnya sudah dikeluarkan.

Nomor 5 bisa menggunakan kartu sebagai pisau terbang.

Dia sepertinya adalah lawan yang kuat. Jika kita berkelahi,

Nomor 7 mungkin akan bergabung, dan nomor 3 juga akan membantu mereka. Ini agak sulit. Satu lawan tiga.

Semuanya, hari ini cuacanya lumayan bagus...

Hari ini adalah hari yang indah.

Matamu yang mana yang sebenarnya bisa melihat cuaca?

Kakak, kalimatmu tidak cocok dengan apa yang baru saja terjadi.

Pesawat!

Bohong.

Semuanya, berbincanglah dengan baik!

Bersenang-senanglah!

Si manis kecil, apakah kau baik-baik saja?

Pokoknya, selain aku seorang,

aku tidak akan membiarkan mereka melukaimu.

Tunggu.

Ada sesuatu yang ingin kutanyakan padamu.

Gadis yang aku bicarakan di pintu masuk permainan, apakah kau pernah melihatnya sebelumnya?

Apa yang terjadi padanya?

Gadis? Gadis apa?

Itu sangat rahasia.

Untuk membuatku memberitahumu, kecuali...

Apa yang kau coba untuk lakukan? Kau mesum! Aku peringatkan kau!

Menjauhlah darinya.

Xia Chi, ayo pergi! Jangan pedulikan dia.

Maaf semuanya, aku pergi dulu.

Da-dah.

Aku menang!

Selamatkan aku...

Permainan ini berdasarkan kerjasama tim.

Biarkan aku membantumu sekali.

- Ya Tuhan! - Ayo pergi. Giliran kita.

Jangan khawatir. Misi ini untuk menguji kerja sama tim.

Ini menekankan kerja tim. Dia sendirian.

Bagaimana mungkin bisa menang?

Aku tidak akan mencelakai kalian.

Apakah sungguh tidak apa-apa?

Tidak ada jalan lain. Coba saja.

Aku suka pria yang memiliki keberanian.

Kami tiga bersaudara adalah teman sejak kecil.

Aku adalah yang paling kecil.

Kami saling mencintai satu sama lain,

dan bersumpah bahwa kita tidak akan pernah terpisah selamanya.

Sampai suatu hari, kami pergi keluar sendirian ke hutan.

Sampai tengah malam, kami masih belum menemukan jalan pulang.

Kami tidak tahu dimana kami, dan tidak ada banyak makanan tersisa pada kami.

Jadi kami membagi makanan untuk dihidangkan

supaya kami bisa bertahan lebih lama, dan menunggu bantuan.

Keraguan tercipta.

Jadi kami takut untuk tidur dan kelaparan selama dua hari.

Makanan semakin menipis.

Aku tidak tahan lagi. Aku ingin tidur. Tetapi jika aku tidur, mereka akan mencuri makanan.

Jika aku tidak makan, aku akan mati. Aku harus mengambil makanan sebelum mereka.

Aku membunuh kedua kakakku, dan kemudian mengambil seluruh makanannya.

Dan aku terus berlari, meninggalkan masa lalu yang menakutkan itu.

Tetapi setelah itu, aku kembali ke titik yang sama.

Tidak peduli seberapa jauh aku berlari,

akhirnya tetap saja kembali ke jasad kakak-kakakku.

Kakak-kakakku tidak akan melepaskanku.

Cerita yang menakutkan.

Tetapi siapa yang tahu apakah sistem ini membuatnya atau tidak.

Mekanisme ini membutuhkan setidaknya dua orang untuk menekannya bersamaan.

Supaya pintunya bisa terbuka.

Di tempat tanpa kepercayaan ini,

kalian masih tidak mengkhianati rekan kalian.

Bersama sampai akhir, kalian membuatku mengerti apa itu kepercayaan.

Jika kami bersaudara bisa seperti kalian, saling mempercayai satu sama lain,

maka kami pasti bisa berjalan keluar dari sini.

Selamat pada kalian bertiga karena telah menyelesaikan permainan ini!

Sekarang kalian mempunyai dua pilihan.

Satu berjalan keluar dari pintu dan menyelesaikan permainan ini.

Kedua, kembali ke lobi dan menyelesaikan misi pilihan.

Jika kau kalah, seluruh poin misi akan dikurangi dan kau tidak akan mendapatkan nilai tambahan.

Aku tidak mau kembali!

Kita tidak mudah bisa bertahan hidup.

Tetapi... Aku sudah mendengar tentang misi ini yang tidak memberikan poin.

Ada hadiah materi setelah kau menyelesaikannya.

Aku sudah menyelesaikan misi jenis ini sebelumnya.

Semua hadiah itu adalah sampah.

Tetapi jika si manis kecil ingin bermain, aku bisa menemanimu.

Tidak, terima kasih.

Baguslah!

Ayo kita mengambil hadiah kita bersama kalau begitu,

atas nama tim.

Baiklah, atas nama tim.

Kematian adalah sesuatu yang terlalu menarik untuk diabaikan.

Ini adalah mayat yang terbaik yang kudapatkan hari ini.

Kenapa? kenapa kau melakukannya?

Apakah kau benar-benar berpikir bahwa aku akan menyelesaikan misi dengan wanita bodoh ini?

Jika bukan karena aku membutuhkannya untuk melewati misi utama,

aku tidak akan menyelamatkanmu.

Dan tidak semua orang

sepertimu, yang bisa tetap hidup setelah bersikap seperti itu padaku.

Si manis kecil, apakah kau marah sekarang?

Dia tidak punya poin tersisa.

Jika dia kalah, dia akan mati!

Memangnya kenapa? Orang pada dasarnya akan mati.

Tetapi kau sudah menang. Apa gunanya membunuhnya?

Kau benar. Ingin menang

dan ingin membunuh adalah dua hal yang berbeda.

Aku hanya ingin membunuh.

Lagi pula, bahkan jika dia tidak mati di tanganku, dia akan mati di tangan orang lain.

Si manis kecil, kita akan segera bertemu lagi.

Selamat telah menyelesaikan permainan ini, kau dihadiahkan 15 poin. Rata-rata rating

adalah B. Saldo akunnya adalah 21,5 poin, saat ini berada di bawah penarikan dari permainan.

Aku kembali ke saat dimana aku memasuki permainan ini.

Kali ini aku tidak melompat ke depan.

Nama kita, yang satu Musim Semi (Chun)

dan yang satunya adalah Musim Panas (Xia).

Kurasa kita bisa bertahan lebih lama daripada mereka.

Mari kita ambil hadiah kita bersama.

Atas nama tim.

Xia Chi,

Masih pagi. Apakah kau punya rencana?

Qing Zhi,

aku tidak merasa sehat hari ini.

Bagaimana jika kita akhiri sampai di sini hari ini?

Ya?

Baiklah. Ajak aku keluar jika kau ada waktu.

Siapa?

Aku mati sia-sia.

Ini semua karena kau tidak melindungiku dengan benar. Aku mati karenamu.

Kau. Kaulah yang membunuhku. Kau!

Bukan aku!

Siapa?

Siapa kalian sebenarnya? Lepaskan aku!

Lepaskan aku!

Siapa kalian?

Terima kasih kepada penerjemah Bahasa Indonesia: sunkizz

Kita bertemu lagi, Xia Chi.

Chun Xu Xiang?

Aku memintamu untuk mengundangnya, bukan menculiknya!

Sekumpulan kepala babi bodoh.

Ini adalah tamu VIP-ku. Pergi dan menghadap ke dinding selama 5 jam sebagai hukuman kalian.

Baik.

Die Now subtitles in other languages

More Indonesian subtitles for Die Now

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left