Season 1

Release info

Good Night World S01 JAPANESE NF WEB h264-QUiNTESSENCE
A Commentary by tedi
Retail NF

Tags

web
Published on: 2023-10-12
Downloads: 27
Hearing Impaired: No

Indonesian subtitle preview

The first 174 lines.

SANDI BARU

HALO, DUNIA!

Mayday! Ini Caravan 2!

- Kami diserang di Amber. - Ternyata kita dikawal cupu!

- Kita kehilangan poin lagi? - Mereka terlalu cepat!

Aku tertembak! Lanjutkan tanpa aku!

Cepat bantu kami!

Dasar Perompak...

Sial!

Jangan sampai lolos!

Tiga hari kita mengejar. Kita harus menghabisinya.

Lengan kiriku mati rasa. Otakku rusak kelamaan begadang.

Cari saja minuman energi atau apalah!

Aku tak sudi buruan kita dicuri Perompak.

Aku mengerti!

Pemain-pemain Granada tidak becus,

tak heran Perompak menjadi congkak.

Bisa apa mereka?

Isinya hanya pemain, bukan game master.

Mereka masih menjaga ketertiban, 'kan?

Kalau diminta saja.

Itu dia!

Ayo!

Berengsek! Mereka seenak jidat saja!

Masalahnya, kita selalu kalah cepat.

Kita harus pakai strategi pertahanan proaktif.

Dengan kata lain, siapa cepat, dia dapat, bukan?

Tapi itu mungkin meningkatkan ketegangan.

Celaka.

Jika terus begini, kita akan memasuki Bukit Senja!

Celaka kenapa?

Itu markas empat party terkuat di PLANET.

Jangan berurusan dengan mereka.

Komplotan maniak pecandu gim itu?

Keluarga Akabane.

Kita harus merelakan Naga Merah.

Mampus kita jika mereka melihat kita.

Apa? Kau bercanda?

Aku sampai cuti kerja demi mengejar naga itu!

Apa-apaan? Recehan begini?

Astaga, jangan-jangan itu...

Sisik Terbalik Naga Merah, Mata Naga Merah, dan...

Itu...

Ichi. Ichi dari Keluarga Akabane!

Sial. Tak ada kantong empedu?

Hei. Kau mau merampas buruan kami?

Kembalikan!

Hei! Jangan! Dia pemain pembunuh.

- Naga Merah itu buruan kami! - Sudahlah...

Kembalikan!

Menurut aturan, item menjadi milik dia yang menghabisi.

Jadi, itu item-item itu milikku sekarang.

Masa bodoh! Sudah tiga hari kami memburunya!

Dasar payah.

Tiga hari kalian saja bukan apa-apanya satu pukulanku,

lantas butuh berapa lama menghabisinya?

Diam, dasar pecandu gim berengsek!

Daripada adu mulut, kita selesaikan dengan ini saja, bukan?

Memang tidak sakit, tapi mati di dunia virtual itu hina, 'kan?

Kena banned juga menyesakkan.

Hentikan! Ambil saja itemnya. Turunkan pedangmu.

Sayang sekali. Aku sedang tak boleh membunuh pemain.

Ikut aku.

Jika ada perkara di bukit ini, bosku yang memutuskan.

Jika kita pergi, kita pasti akan mati.

Jika kita bisa dapatkan itemnya, aku tak apa-apa kena banned.

Ap... Hei!

Astaga! Kau sudah kembali, Ichi.

Ap...

Mereka temanmu?

Bukan, Bu May.

Mereka penyusup.

Berarti mereka tamu kita, 'kan? Biar kubuatkan teh.

Kak Ichi!

Oh, A.

Aku dengar raungan di luar. Tadi itu naga?

Ya, Naga Merah. Aku menaklukkannya.

Wah! Beruntung sekali.

Ada tamu?

Halo. Aku AAAAA.

Aku sembarang saja bikin nama.

Astaga.

Kalian berdua terluka, 'kan?

Oh! Ini karena kelamaan bertempur.

Ini.

Sembuh!

Sembuh total hanya dengan "Sembuh".

Mau makan apa? Orang tetap lapar meski di dunia virtual.

Oh... Tidak.

Tak perlu repot-repot.

Santai saja. Aku sudah memasak.

Pak Shiro membuat gim ini...

Kenapa ada kekeluargaan di sini?

Inikah party terkuat pecandu gim?

Gim ini seru.

Cobalah, Kak.

- Tidak. Sepertinya susah. - Ayolah. Jangan bilang begitu.

Pak Shiro!

Itu bos Keluarga Akabane! Shiro Akabane!

Dia pemain seperti kita, 'kan? Kenapa dia terlihat begitu menakutkan?

Pak Shiro, tadi ada Naga Merah tersesat.

Mereka mau mengeklaim bahwa item naga itu hak mereka.

Naga itu kuhabisi karena menuju kemari.

Mereka tak boleh mengeklaim bahwa itu hak mereka, bukan?

Jika kita mati di sini, berapa banyak uang dan statistik hilang?

Banyak sekali.

Mustahil mengambilnya dari sini.

Aku akan berhenti bermain saja.

Ichi, berikan item itu kepada mereka.

Tapi kenapa, Pak Shiro?

Peraturan PLANET saat ini tentang jarahan dan item masih cacat.

Masalah timbul jika pemain level tinggi masuk.

Baiklah jika itu maumu, Pak Shiro.

Terima kasih banyak!

Terima kasih juga.

Maaf atas masalah yang disebabkan Ichi.

May, jika tak keberatan, tolong pindahkan mereka ke kota terdekat.

Tentu!

Kota mana yang kalian mau?

Mulai sekarang, kita nikmati gim ini bersama.

Baik!

Pak Shiro sangat keren.

Apa kau tahu?

Mereka berempat menguasai 5% wilayah di PLANET!

Lima persen? Tapi ada puluhan ribu pemain!

Ratusan juta jika pendaftar baru dihitung!

Luar biasa!

Menghabisi Naga Merah sekali tebas? Makin kuat saja kau, Ichi.

Kak Ichi, wajah tanpa ekspresimu hancur kalau Pak Shiro memujimu.

Diam!

Jangan memuji kekuatannya melulu.

Nanti Ichi keterusan mengasah jurus.

Yang penting melakukan yang kita suka, baik di PLANET atau kehidupan nyata.

Aku mengerti.

Sekarang, ayo makan! Bantu aku merapikan meja.

- Baik! - Baik!

Mari makan!

Makan yang lahap.

Sudah kuduga, makanan Bu May sangat enak.

Terima kasih.

Kenapa fitur PLANET sedetail itu, ya?

Pasti ada pengembang gila detail.

Bukannya aku tak suka.

Akan kuganti.

Suasananya seperti di rumah karena hal kecil seperti ini, ya?

Lapar sekali.

Astaga...

Tempat sialan ini...

Itulah dunia nyatamu.

Orang-orang berengsek di dunia penuh sampah.

Bagus.

Otot pun tak ada.

Sial. Taruh saja makanannya di luar.

Asuma Arima. Adikku yang berengsek.

Murid teladan menyebalkan.

Dia memandang rendah kakaknya.

Ada apa, Taichiro?

Jangan bicara padaku, dasar ayah berengsek.

Kojiro Arima. Ayahku yang berengsek. Sampah terbesar di dunia.

Manusia berengsek yang lahir dari sampah.

Sampah, sampah, pokoknya sampah!

Mencari makanan?

Mau makan ini?

Aku tak sudi. Apa sebenarnya maksudmu?

Kau pikir kau bisa membodohiku? Kau membuatku muak!

Taichiro, bagaimana kab...

Apa?

Lupakan. Bukan apa-apa.

Katakan! Buat apa kau bicara jika tak bisa melanjutkannya?

Itu sebabnya kau bikin aku muak!

Aku mua...

Bohlamnya

hampir mati.

Taichiro, punggung Ayah sakit belakangan ini...

Comments

No comments yet. Be the first to leave one.

Keep it about this subtitle — sync, quality, typos.500 characters left